3 Contoh Koperasi Serba Usaha dan Fungsinya

Share this Post

Table of Contents
shopee pilih lokal

Ada berbagai jenis koperasi, salah satunya koperasi serba usaha.

Koperasi serba usaha adalah koperasi yang melakukan lebih dari satu unit kegiatan, yaitu unit usaha simpan pinjam dan unit usaha waserda.

Jadi, kegiatan ekonominya lebih dari satu bidang usaha seperti, perkreditan, penyediaan dan penyaluran sarana produksi dan keperluan sehari-hari, hingga pengelolaan serta pemasaran hasil.

Peran koperasi di Indonesia sangatlah penting karena bisa membantu masyarakat pedesaan untuk menggerakan roda perekonomian.

Menurut pasal 33 ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945, arti koperasi itu sendiri adalah salah satu pelaku ekonomi yang disusun dan dijalankan sebagai usaha bersama dari anggota dan untuk kesejahteraan seluruh anggota.

Melalui koperasi ini, masyarakat yang ada di pedesaan dapat belajar banyak hal. Jadi, tidak hanya belajar bertani, beternak, dan berkebun, tetapi juga belajar pemasaran, manajemen, hingga administrasi keuangan.

Yuk, cari tahu mengenai koperasi, khususnya pengertian koperasi serba usaha adalah seperti apa yang telah dikutip dari berbagai sumber berikut!

Baca Juga: Syarat Bikin SKU yang Kamu Perlu Tahu agar Dapat Izin Usaha

Pengertian Koperasi Serba Usaha

pengertian koperasi serba usaha adalah
Foto: Usaha Rumahan (Pexels.com)

Secara umum, koperasi dibagi menjadi berbagai jenis. Mulai dari koperasi produksi, koperasi konsumsi, koperasi simpan pinjam.

Nah, koperasi serba usaha adalah koperasi yang memiliki jenis-jenis usaha tersebut. Singkatnya, koperasi serba usaha adalah koperasi di dalamnya memiliki gabungan dari berbagai jenis usaha.

Bentuk usaha yang dilakukan oleh koperasi serba usaha bisa berupa gabungan antara koperasi produksi dan koperasi konsumsi atau antara koperasi produksi dan koperasi simpan pinjam.

Dengan koperasi serba usaha yang memiliki berbagai jenis usaha di dalamnya, maka koperasi dapat lebih maksimal dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Hal ini karena jumlah pendapatan usaha yang didapatkan dari beberapa jenis usaha tersebut bisa lebih besar.

Namun, pengelolaannya pun lebih sulit dibanding jenis koperasi lainnya. Oleh sebab itu, dibutuhkan sistem atau manajemen yang teratur dan terampil.

Kemampuan manajemen koperasi yang baik dapat menjaga kondisi keuangan di dalamnya meski jenis usaha yang dijalankan beragam.

Baca Juga: Ini 5 Cara Melakukan Riset Produk, Bermanfaat bagi Bisnis!

Contoh Koperasi Serba Usaha

contoh koperasi serba usaha
Foto: Toko Kelontong (Unsplash.com)

Sebenarnya, ada berbagai contoh koperasi serba usaha yang dapat kamu temui di lingkungan sekitar. Contoh-contoh koperasi serba usaha adalah sebagai berikut:

1. Koperasi Sekolah

Salah satu contoh koperasi serba usaha adalah koperasi yang didirikan oleh unit sekolah. Jadi, para pelajar di sekolah bisa mendaftarkan diri sebagai anggota koperasi.

Koperasi sekolah bisa dikelola oleh peserta didik atau guru dan tenaga kerja lainnya di sekolah.

Dalam operasinya, koperasi sekolah bisa menjual berbagai kebutuhan peserta didik sekaligus menyediakan unit simpan pinjam.

2. Koperasi Karyawan

Sama halnya dengan koperasi sekolah, koperasi karyawan juga termasuk ke dalam koperasi serba usaha.

Koperasi ini biasanya berada dalam lingkungan perusahaan dengan para karyawan yang menjadi anggotanya.

Koperasi karyawan bisa menyediakan kebutuhan untuk karyawan dalam bentuk barang sehari-hari. Bisa juga menjadi sarana untuk simpan pinjam para anggotanya.

Baca Juga: 13 Peluang Usaha di Desa yang Bisa Kamu Rintis

3. Koperasi Unit Pertokoan

Contoh lain dari koperasi serba usaha adalah koperasi unit pertokoan, seperti toko kelontong yang menjual barang-barang konsumsi atau keperluan untuk sehari-hari.

Koperasi unit pertokoan yang satu ini tidak bisa menjual berbagai kebutuhan untuk masyarakat umum, jadi hanya diperbolehkan bagi anggotanya.

Karena koperasi hanya menjual barang-barang kepada para anggotanya, harganya pun cenderung lebih murah sehingga sangat menguntungkan.

Keuntungan Koperasi Serba Usaha

Foto Ilustrasi Koperasi Serba Usaha. (Sumber: Canva.com)
Foto: Ilustrasi Koperasi Serba Usaha (Canva.com)

Tahukah kamu menjadi anggota dari koperasi serba usaha dapat mendatangkan sejumlah keuntungan? Kira-kira apa saja yang didapat para anggota. 

Pastinya, ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk kamu bergabung juga. Coba cek informasi lengkapnya di sini.

1. Berbagi Risiko dan Keuntungan

Hal yang paling ditakutkan ketika memulai sebuah usaha adalah adanya kemungkinan merugi. Nah, ini bisa diatasi dengan koperasi serba usaha. 

Ketika kamu mengalami kerugian, kamu tidak harus menanggungnya sendiri. Kamu bisa berbagi dengan anggota lain. Jadi, ini tidak memberatkan kamu seorang saja. 

Namun, ketika kamu mendapat keuntungan, tentu saja harus dibagi secara merata dengan sesama anggota. Adil bukan? 

2. Mudah Modal

Sebuah usaha juga tidak akan berlangsung bila modal belum terkumpul. Nah sayangnya, terkadang biaya tersebut sulit didapat. Apalagi kalau kamu melakukan sebuah usaha perseorangan. 

Dengan menjadi anggota koperasi serba usaha, hal tersebut bisa teratasi, lho. Ada kemungkinan kamu mendapatkan funding yang sulit didapatkan ketika kamu usaha sendiri saja. 

Sistemnya, koperasi bisa mengumpulkan modal dari anggota lainnya. Kamu sebagai anggota bisa mendapatkan pinjaman. Pastinya, bunganya lebih rendah dibanding kamu pinjam ke bank. 

Baca Juga: 7 Doa Usaha Lancar agar Dagangan Membawa Berkah

3. Skill Bertambah

Ini baru pertama kalinya kamu membuat bisnis usaha? Pastinya, ada beberapa bidang yang kamu belum kuasai sehingga perlu bantuan orang lain sementara waktu. 

Dengan menjadi anggota koperasi serba usaha, kamu tidak akan sendirian. Kamu bisa belajar sejumlah skill baru kepada anggota lainnya, sepeti keterampilan finance, pengaturan keuangan, dan juga manajemen. 

Umumnya, sesama anggota koperasi akan saling bertukar ilmu. Jadi, sudah pasti ada beberapa skill baru yang bisa kamu pakai. 

4. Punya Hak Memberi Keputusan

Walau usaha dijalankan bersama, keputusan bisnis tidak akan dibuat secara sepihak. Umumnya, dilakukan secara musyawarah untuk mufakat. 

Bahkan, kamu memiliki hak untuk memberi keputusan yang berkaitan dengan sistem kerja koperasi. Itu sebabnya, kamu bisa aktif memberikan pendapat ketika ada rapat anggota yang membahas sebuah keputusan.

5. Koneksi Lebih Luas

Kata peribahasa, “belajarlah sampai ke Negeri China.” Hal ini menjelaskan kalau pengetahuan mau lebih luas mesti berani keluar dari zona nyaman. 

Hal ini sama dengan membuat jaringan atau koneksi bisnis. Kamu jangan terpaku dengan lingkunganmu saja. Namun, mencari jaringan yang lebih luas lagi. 

Biasanya, anggota koperasi serba usaha berasal dari berbagai macam profil. Nah, dari sini kamu bisa mendapatkan koneksi baru dan juga pengalaman baru. Tah heran juga kalau nantinya ada kolaborasi. 

Baca Juga: Analisis Prospek Usaha untuk Memaksimalkan Potensi Bisnis

Fungsi Koperasi

fungsi koperasi
Foto: Kerjasama Bisnis (Unsplash.com)

Berdasarkan UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, fungsi koperasi yaitu:

  • Membangun dan meningkatkan potensi serta kemampuan ekonomi. Khususnya para anggota yang terdaftar dan umumnya bagi masyarakat sekitar dalam peningkatan status ekonomi dan status sosial.
  • Koperasi adalah badan usaha dengan peran penting dan aktif dalam membantu meningkatkan kualitas hidup anggota dan masyarakat sekitar.
  • Menguatkan ekonomi rakyat dengan menjadi dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional Negara Indonesia. Perannya dalam fungsi ini adalah sebagai sokoguru (tiang penyangga utama) ekonomi di Indonesia.
  • Mengusahakan perannya dalam meningkatkan ekonomi di Indonesia dengan landasan asas kekeluargaan dan asas demokrasi.

Baca Juga: 10 Bisnis yang Sedang Naik Daun, Wajib Tahu untuk Jadi Inspirasi!

Peran Koperasi

peran koperasi
Foto: Uang Koin (Unsplash.com)
shopee pilih lokal
shopee gratis ongkir

Ada pun peran koperasi secara umum yaitu:

1. Menciptakan Lapangan Pekerjaan

Koperasi yang banyak ditemui di kota-kota kecil atau pedesaan ini bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di lingkungan sekitar.

Orang-orang di sekitar koperasi yang membutuhkan pekerjaan dapat memiliki penghasilan dari operasional koperasi ini. Jadi, koperasi juga bisa memeroleh sumber daya untuk mengelola usahanya.

Dengan begitu, kehadiran koperasi di Indonesia diharapkan dapat menolong masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan.

Secara tidak langsung, terciptanya lapangan pekerjaan dari koperasi bisa mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan di Tanah Air.

2. Menggerakan Ekonomi Sekitar

Tidak hanya menciptakan pekerjaan untuk masyarakat di pedesaan, koperasi juga dapat menggerakan roda perekonomian sekitarnya.

Hal ini karena tenaga kerja yang menjadi sumber daya pelaksanaan koperasi bisa memberikan peran aktif dalam ekonomi lokal maupun nasional.

Ekonomi di daerah pedesaan juga bisa lebih maju karena adanya modal dari keanggotaan koperasi.

Cara menggerakan ekonomi melalui koperasi ini pun bisa dilakukan melalui penyesuaian usaha dengan keterampilan para masyarakat di desa.

Misalnya, koperasi yang bergerak dalam bidang usaha pengadaan alat-alat pertanian yang dibutuhkan oleh petani.

Dengan adanya koperasi tersebut, maka petani bisa membeli kebutuhan alat-alat pertanian di koperasi dengan harga yang lebih murah. Pada akhirnya, kinerja petani akan menjadi lebih baik.

3. Meningkatkan Kesejahteraan Anggota

Koperasi merupakan usaha unit bersama yang memiliki tujuan untuk mensejahterakan seluruh anggotanya. Ini termasuk dalam fungsi lain dari koperasi.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya adalah dengan membagikan Sisa Hasil Usaha (SHU).

Biasanya, semakin banyak anggota sebuah koperasi, maka akan semakin besar pula potensi keuntungan yang didapatkan.

Adanya pembagian SHU tersebut bisa sangat menguntungkan bagi setiap anggotanya.

Tujuan koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota juga dijelaskan dalam pasal 3 UU No. 25/1992, yang berbunyi:

“Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan UUD 1945”.

Baca Juga: Ingin Merintis Bisnis Syariah? Ini 5 Langkah Memulainya

Prinsip Pelaksanaan Koperasi

3 Contoh Koperasi Serba Usaha dan Fungsinya
Foto: Prinsip Koperasi (Unsplash.com)
shopee pilih lokal

Dalam melaksanakan kegiatan usaha, koperasi memiliki prinsip-prinsip yang perlu ditegakkan. Berikut prinsip operasi koperasi, yang diterangkan dalam Bab III, Bagian Kedua, Pasal (5) UU No 25 tahun 1992:

  • Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.
  • Pengelolaan dilakukan secara demokratis.
  • Pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota.
  • Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal.
  • Kemandirian.

Dalam mengembangkan koperasi, maka koperasi juga melaksanakan prinsip koperasi sebagai berikut:

  • Pendidikan perkoperasian.
  • Kerja sama antar koperasi.

Baca Juga: Tips Usaha untuk Pemula agar Bisnismu Sukses

Itu dia penjelasan mengenai koperasi, khususnya koperasi serba usaha. Semoga informasi berguna untuk kamu, ya!

Sumber:

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X