Ini 7 Cara Melakukan Riset Produk, Bermanfaat bagi Bisnis!

Share this Post

Table of Contents
shopee pilih lokal

Riset produk sangat penting dan krusial untuk dilakukan jika kamu ingin bisnismu berkembang. Namun apa yang dimaksud dengan riset produk?

Riset produk merupakan salah satu komponen dalam riset pasar. Ini merupakan langkah penting dalam mengembangkan dan meluncurkan produk apa pun.

Riset pasar melibatkan pengumpulan informasi berharga mengenai audiens targetmu. Mulai dari karakteristik pembeli, kebutuhan keinginan, hingga di mana mereka suka berbelanja.

Secara spesifik, riset produk dapat membantumu menguji konsep produk, mengevaluasi ide, mengecek produk pesaing, menentukan harga produk, dan menghindari kesalahan produksi.

Setelah produk diluncurkan, riset masih tetap harus dilakukan untuk mengukur kepuasan pelanggan dan melakukan perbaikan.

Riset produk penting untuk dilakukan, karena ide produk terbaik sekalipun tidak ada artinya jika tidak ada pasarnya.

Kamu tentu tidak ingin menghabiskan banyak uang untuk meluncurkan produk yang tak laku.

Pada tahap inilah kamu memerlukan riset produk. Melalui riset, kamu dapat mengidentifikasi masalah potensial dan menghindari kesalahan merugikan.

Selain itu, kamu dapat memastikan ada pasar untuk produkmu dan memastikan kualitas terjaga agar mampu bersaing dengan kompetitor.

Kamu bisa memulai dari menguji berbagai aspek desain produk, seperti nama dan kemasan, serta bagaimana pengaruhnya terhadap pelanggan.

Kemudian, kamu bisa menganalisis kemungkinan hambatan dam memikirkan bagaimana caranya memperpanjang siklus hidup produk atau product life cycle.

Baca Juga: Simak Fungsi Perencanaan Produksi agar Bisnismu Efisien!

Cara Melakukan Riset Produk

riset produk
Foto: Petugas Laboratorium (freepik.com)

Kini kamu tahu betapa pentingnya riset produk bagi pengembangan bisnis ke depannya. Selanjutnya kamu pertu tahu cara melakukannya.

Setidaknya ada beberapa tahap yang perlu kamu lakukan dalam melakukan riset produk. Mengutip Netigate, berikut ini panduan umum cara melakukan riset produk.

1. Tentukan Keingan dan Kebutuhan Pelanggan

Pada langkah penting ini, baca feedback dan opini di berbagai media sosial serta blog pribadi. Hal ini untuk mengetahui apa yang diinginkan audiens targetmu pada suatu produk atau layanan.

Kumpulkan pula feedback dari pelanggan yang sudah menggunakan produkmu, kemudian lihat keluhan dan saran apa yang paling umum. Jika memungkinkan, konsultasikan dengan pakar di bidang tersebut.

2. Mengembangkan dan Mewujudkan Ide

Buatlah sebuah tim dan kembangkan ide produk, misalnya melalui workshop kreatif atau sesi brainstorming.

Kamu perlu melibatkan komunitas online yang aktif, idealnya audiens target, dalam survei panel misalnya.

Tanyakan apa hal yang mereka rasa kurang dari pengalaman menggunakan produkmu. Sering kali, mereka sudah memikirkan tentang produk lain yang mereka sukai.

3. Pilih dan Optimalkan Sebuah Ide

Gunakan penyaringan ide secara kuantitatif dan kualitatif untuk memilih ide yang akan kamu kembangkan.

Dari segi kuantitatif, kamu bisa melakukannya melalui survei online untuk mendapatkan data mengenai produk yang diinginkan responden.

Data tersebut kemudian dikombinasikan dengan informasi kualitatif yang lebih mendalam dari wawancara atau melalui focus group discussion (FGD).

Gunakan proses yang sama untuk mengoptimalkan ide produk yang sudah dipilih.

Baca Juga: 7 Tujuan Review Produk untuk Toko Online-mu, Bantu Yakinkan Pelanggan

4. Lakukan Uji Prototipe

Berdasarkan informasi yang kamu kumpulkan pada langkah sebelumnya, kamu dapat mengembangkan prototipe atau purwarupa produk.

Gunakan riset pasar untuk menguji validitas prototipe dan peluang keberhasilannya pada masa depan.

Apakah kelompok pelanggan yang kamu pilih untuk uji prototipe menyukai produk tersebut?

Apakah mereka menganggap produk tersebut sesuai dengan ekspektasi mereka terhadap bisnismu?

Berbagai hal ini perlu menjadi pertimbanganmu dalam melakukan evaluasi setelah uji prototipe. Berbagai feedback dan masukan dari pelanggan penting untuk melakukan riset selanjutnya.

5. Menyusun Strategi Pemasaran

Dalam menyusun strategi pemasaran, gunakan berbagai informasi yang kamu kumpulkan sebelumnya untuk riset produk.

Dari situ, kamu bisa tonjolkan kekuatan dan keunikan produkmu.

Kemudian tonjolkan pula bagaimana produkmu dapat menciptakan pengalaman pelanggan yang baik dan sesuai ekspektasi.

Padukan hasil riset produkmu dengan hasil riset terhadap merek, harga, dan kompetitor.

6. Evaluasi Biaya dan Keuntungan

Selama proses riset, penting untuk mempertimbangkan aspek ekonomi produk. Evaluasilah biaya produksi, distribusi, pemasaran, serta perkiraan pendapatan dan keuntungan yang diharapkan.

Hal ini akan membantu Anda menetapkan harga yang sesuai dan mengoptimalkan strategi bisnis Anda.

7. Pemantauan Pasca-Peluncuran

Setelah produk diluncurkan, terus lakukan pemantauan terhadap kinerja produk dan umpan balik pelanggan.

Analisis data penjualan, ulasan pelanggan, dan metrik kinerja lainnya untuk mengidentifikasi peluang perbaikan atau pengembangan produk di masa depan.

Baca Juga: 5 Manfaat Sentiment Analysis Bagi Bisnis, Tingkatkan Kualitas Produk dan Layanan

Manfaat Riset Produk untuk Bisnis

riset produk
Foto: Penggunan Sample Produk (freepik.com)

Melakukan riset produk bisa mendatangkan berbagai manfaat bagi bisnismu.

Dengan melakukan riset produk, setidaknya kamu sudah selangkah lebih siap dalam menghadapi persaingan pasar.

Berikut ini sejumlah manfaat dari riset produk yang bisa kamu rasakan pada bisnismu.

1. Keunggulan Kompetitif

Perusahaan yang melakukan penelitian rutin pada produk, selalu unggul di pasar global. Selain itu, tetap berada selangkah lebih maju ketimbang kompetitor.

Riset produk yang ideal, dapat menawarkan manfaat profesional tertinggi untuk bisnis apa pun yang memiliki tujuan jelas.

2. Inovasi

Nilai sebuah riset produk juga termasuk tinggi dan penting.

Hal ini karena kegiatan ini menawarkan ruang lingkup inovasi yang dapat membantu mengembangkan teknologi bernilai tinggi.

Pada gilirannya nanti, hasil riset ini dapat membantu bisnismu mengembangkan desain serta strategi untuk perusahaan ke depannya.

Baca Juga: Tujuan Riset Pasar untuk Tarik Pelanggan, Ini Tips Melakukannya

3. Memenuhi Tujuan Bisnis

Sebuah bisnis sebaiknya memiliki tujuan yang jelas mengenai keberhasilan produk atau layanan apa pun yang mereka tawarkan.

Adanya tujuan, membuat bisnis memiliki kejelasan peta jalan pengembangan bisnis pada masa mendatang.

Jika produk atau layanan disediakan tanpa tujuan apa pun untuk berkembang, ada kemungkinan besar bisnis tersebut akan mundur.

4. Memperpanjang Product Life Cycle

Setiap produk memiliki siklus hidupnya tersendiri.

Ada banyak contoh mengenai perusahaan yang hilang dari peta persaingan bisnis karena tidak mampu mengikuti pesatnya perkembangan zaman dan teknologi.

Riset produk merupakan salah satu cara untuk memperpanjang usia suatu produk. Penting bagi suatu produk untuk memiliki fleksibilitas dan dapat mengikuti perkembangan pasar.

Demikian penjelasan mengenai riset produk.

Setelah mengetahui betapa pentingnya riset produk bagi kemajuan sebuah bisnis, kamu perlu mempertimbangkan untuk melakukannya pada bisnismu.

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X