5 Manfaat Sentiment Analysis Bagi Bisnis, Tingkatkan Kualitas Produk dan Layanan

Share this Post

sentiment analysis
Table of Contents
shopee pilih lokal

Apakah kamu mengetahui apa yang dimaksud dengan sentiment analysis dalam pemasaran? Yuk, simak penjelasannya berikut.

Melansir Brand24, sentiment analysis adalah salah satu metrik yang dapat menyediakan konteks, yang diperlukan untuk menilai kinerja pemasaran.

Dikutip dari Business News Daily, sentiment analysis juga bisa diartikan sebagai media pemindaian kata-kata yang ditulis atau diucapkan oleh seseorang untuk menentukan emosi yang kemungkinan besar mereka rasakan saat itu.

Kamu dapat melakukan analisis sentimen ini dengan menganalisis cakupan teks yang luas dari berbagai sumber, pada produk atau layanan tertentu untuk memahami sikap keseluruhan pelanggan terhadapnya.

Analisis sentimen bisa membantu kamu untuk memahami bagaimana perasaan pelanggan dan apa yang mereka inginkan dari produk atau layananmu.

Pada akhirnya, hal ini bisa mendorong pendapatan dan meningkatkan reputasi merek. Jadi, melakukan analisis sentimen merupakan proses penting dalam pemasaran.

Mari cari tahu lebih lanjut seputar sentiment analysis melalui artikel di bawah ini.

Baca Juga: 6 Manfaat Analisis SWOT bagi Evaluasi Bisnis

Jenis-jenis Sentiment Analysis

jenis sentiment analysis
Foto: Pexels.com

Ada banyak jenis analisis sentimen yang bisa dilakukan oleh sebuah brand untuk keperluan marketing.

Ini dia lima jenis utama sentiment analysis beserta penjelasannya yang perlu kamu pahami:

  • Graded Analysis

Graded analysis atau analisis bertingkat merupakan jenis analisis yang paling sederhana.

Penilaiannya menggunakan peringkat. Misalnya, dari angka 1 sampai 5.

Bisa juga diganti dengan kata-kata berupa “sangat baik”, “memuaskan”, atau “di bawah rata-rata”.

  • Emotion-detection Analysis

Emotion-detection analysis adalah alat analitik yang bisa menetapkan perasaan seperti kesedihan, kemarahan, frustrasi, dan kebahagiaan dengan cara mencocokkan teks ke daftar kata yang ditandai dengan salah satu emosi ini.

Alat ini cukup akurat untuk mengetahui perasaan dan harapan individu. Penggunaannya pun cukup efektif dalam jangka waktu tertentu.

  • Fine-grained Analysis

Dengan fine-graded analysis, kalimat akan dipecah menjadi bagian-bagian penyusunnya dan dianalisis secara lebih rinci.

Analisis sentimen ini paling sering digunakan untuk mengukur opini di media sosial, terutama dalam kasus manajemen krisis.

Hasil analisis dapat menentukan komparatif seperti “x lebih baik dari y” dan dapat menilai sentimen pada subjek tertentu mulai dari “sangat positif” hingga “sangat negatif.”

  • Aspect-based Analysis

Aspect-based analysis cukup mirip dengan fine-graded analysis karena metode ini mencari sentimen positif atau negatif berdasarkan masukan.

Misalnya, ketika pelanggan menuliskan “keyboard komputer saya rusak” pada laman chatbot. Maka, chatbot akan mengenali bahwa pelanggan membutuhkan bantuan dan kemudian meneruskan percakapan ke operator manusia untuk mendapatkan bantuan.

  • Intent Analysis

Jenis sentimen analisis ini dapat menentukan apakah suatu pernyataan adalah pertanyaan, penghargaan, keluhan, saran, pendapat, jaminan pemasaran, atau berita.

Contoh penggunaan intent analysis ini, yaitu bagaimana Gmail mengurutkan pesan masuk sebagai “Sosial”, “Promosi”, “Pembaruan”, dan “Forum”.

Baca Juga: 4 Manfaat Chatbot Untuk Tingkatkan Penjualan Toko Online

Cara Kerja Sentiment Analysis

cara kerja sentiment analysis
Foto: Pexels.com

Setelah mengetahui jenis-jenisnya, lantas bagaimana cara kerja sentiment analysis ini?

Analisis sentimen bekerja dengan cara memeriksa teks yang digali dari berbagai sumber.

Misalnya, forum online, platform media sosial (seperti Twitter, Facebook, dan LinkedIn), percakapan chatbot, layanan dukungan, posting blog, email, dan situs web pihak ketiga.

Artificial intelligence dan machine learning menjalankan algoritme pemrosesan bahasa alami untuk menganalisis teks dari berbagai sumber tersebut.

Kemudian, perangkat lunak analisis sentimen ini akan mencoba memahami konten emosional teks dari sudut pandang manusia.

Meski bermanfaat untuk bisnis dalam meningkatkan produk atau layanan, akan tetapi sentiment analysis masih memiliki kekurangan.

Misalnya, masih sulit bagi teknologi untuk menunjukkan perbedaan antara pesan dengan sikap dan sarkasme yang tulus, pesan palsu dan yang asli, atau menunjukkan konteks di balik kata tertentu.

Dilansir List Link, penggunaan analisis sentimen juga tak bisa berfungsi optimal apabila pengguna menggunakan kosa kata atau tata bahasa yang tidak sesuai.

Contohnya, pengguna sering salah mengeja kata, menggunakan konstruksi kalimat yang salah, dan lain-lain yang pada akhirnya bisa mempersulit penggunaan analisis sentimen karena inkonsistensi berbagai bahasa dari pengguna.

Baca Juga: 7 Cara Meningkatkan Social Media Engagement

Manfaat Sentiment Analysis Bagi Bisnis

manfaat sentiment analysis
Foto: Pexels.com

Terdapat berbagai keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari penggunaan sentiment analysis, berikut di antaranya:

1. Mengembangkan Strategi Pemasaran

Manfaat melakukan analisis sentimen yang pertama, yakni bisa membantu kamu dalam mengembangkan strategi pemasaran yang berbasis data dan wawasan pelanggan.

Dengan sentiment analysis berbasis alat dan teknologi canggih, kamu pun dapat menganalisis data secara otomatis pada skala yang lebih jauh melampaui apa yang dapat dilakukan oleh analisis manusia secara manual, dengan akurasi yang tak tertandingi, dan secara real time.

Data tersebut pun bisa membantu kamu dalam membuat strategi pemasaran yang lebih tepat dan menyasar target audiens secara akurat.

2. Bantu Brand dalam Memahami Pelanggan

Hasil data dari analisis sentimen yang kamu lakukan juga bisa membantu brand dalam memahami calon pelanggan mereka.

Hal ini karena alat analisis sentimen dasar dapat memberikan informasi yang kuat tentang sentimen pelanggan dan pengalaman pelanggan dengan cara menyoroti tema umum yang muncul pada feedback pelanggan secara online.

Pada akhirnya, kamu pun bisa berkomunikasi lebih baik dengan pelanggan, baik dalam hal apa yang harus dikatakan dan di mana tempat yang tepat untuk mengatakannya agar memberikan hasil maksimal.

Berdasarkan informasi dari Reputation, analisis sentimen ini pun pada akhirnya bisa membantu kamu dalam menganalisis tren dan perasaan pelanggan sehingga mempermudah dalam membuat keputusan dan campaign pemasaran digital.

Baca Juga: Simak Fungsi Perencanaan Produksi agar Bisnismu Efisien!

3. Mengembangkan Produk atau Layanan Berkualitas

Melalui sentiment analysis, kamu bisa mengetahui bagaimana perasaan pelanggan dan apa saja harapan mereka pada sebuah produk atau layanan.

Informasi ini bisa kamu manfaatkan untuk membuat produk atau layanan yang lebih baik dan tentu saja, lebih relevan dengan kebutuhan pelanggan.

Produk atau layanan kamu pun menjadi lebih berkualitas karena telah menyesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan target pasar.

Tidak hanya bisa membantu kamu dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengembangan produk yang lebih baik di masa depan, kamu juga bisa mengurangi tanggapan negatif atau kritik pelanggan.

Pelanggan pun akan lebih senang dan puas dengan brand kamu.

4. Analisis Reputasi dan Kompetitor

Alat analisis sentimen juga bisa membantu kamu dalam melihat seperti apa reputasi brand milikmu di mata pelanggan.

Misalnya, mengetahui apakah pelanggan puas dengan produk atau layanan yang diberikan.

Kamu juga bisa mengidentifikasi bagian mana yang masih kurang tepat sehingga dapat melakukan perbaikan segera.

Tidak hanya sampai di situ, kamu tak hanya dapat melihat suasana hati setiap pelanggan dalam satu sesi, sebab indikator visual dapat menampilkan bagaimana suasana hati ini berubah secara real-time.

Kamu pun bisa mendapatkan wawasan langsung tentang target audiens sehingga proses pembuatan produk serta pelayanannya bisa terus ditingkatkan.

Baca Juga: 5 Cara Pelayanan Prima yang Memuaskan Pelanggan!

5. Meningkatkan Penjualan

Melalui data hasil sentiment analysis yang bisa digunakan untuk pengoptimalan produk maupun pelayanan, kamu akan lebih mudah dalam menarik hati pelanggan.

Ketika pesan kunci negatif ditemukan dari penggunaan analisis sentimen, tim pemasaran pun akan bekerja keras untuk memecahkan masalah dan mengoptimalkan kualitas produk.

Dengan begitu, penjualan kamu bisa meningkat dan membantumu dalam menghasilkan lebih banyak keuntungan.

Itu dia penjelasan terkait sentimen analisis bagi bisnis. Yuk, terapkan sekarang juga untuk mendapatkan seluruh manfaat di atas bagi bisnismu.

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X