Kebutuhan Sekunder: Ciri, Faktor, dan Contohnya

Share this Post

Kebutuhan Sekunder
Table of Contents
shopee pilih lokal

Dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia, terdiri dari kebutuhan primer, sekunder, dan tarsier. Lantas, apa itu secondary needs atau kebutuhan sekunder?

Selama menjalani kehidupannya, manusia memang perlu memenuhi berbagai macam kebutuhan. Nah, macam-macam kebutuhan ini dibagi berdasarkan tingkatnya. Salah satunya kebutuhan sekunder.

Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer (kebutuhan utama) telah terpenuhi.

Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang apa itu secondary needs yang dilansir dari berbagai sumber!

Baca Juga: 10 Bisnis Franchise di Bawah 5 Juta, Bisa Cepat Balik Modal!

Beda Kebutuhan Primer, Sekunder, dan Tersier

kebutuhan primer sekunder tersier
Foto: Ilustrasi Kebahagiaan (Unsplash.com)

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kebutuhan manusia terdiri dari tiga jenis yakni primer, sekunder, dan tersier. Apa saja perbedaan di antara tingkat kebutuhan tersebut?

Bagi kamu yang belum tahu, basic needs atau kebutuhan primer adalah kebutuhan yang sifatnya paling mendasar dan harus manusia penuhi untuk mempertahankan hidupnya.

Setelah itu, barulah tingkat kebutuhan selanjutnya meningkat menjadi secondary needs atau kebutuhan sekunder yang dapat dipenuhi ketika kebutuhan dasar telah lengkap.

Biasanya, ini mencakup kebutuhan psikologis karena tujuannya untuk menambah kebahagiaan hidup.

Sementara kebutuhan tersier merupakan tingkat kebutuhan manusia terakhir setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi.

Umumnya, kebutuhan ini digunakan untuk meningkatkan harga diri, prestise, atau gengsi.

Baca Juga: Cara Design Landing Page, Ada Fitur Cekatan yang Permudah Prosesnya

Ciri-Ciri Kebutuhan Sekunder

ciri kebutuhan sekunder
Foto: Pengemudi Mobil Pribadi (Unsplash.com)

Untuk membedakan secondary needs dengan jenis kebutuhan lainnya, ada beberapa ciri-ciri yang perlu kamu ketahui, di antaranya:

1. Tidak Bersifat Mendesak

Berbeda dengan jenis kebutuhan primer yang merupakan kebutuhan pokok dan harus dipenuhi, secondary needs tidaklah demikian.

Kebutuhan sekunder biasanya tidak bersifat mendesak, sehingga tidak harus dipenuhi saat itu juga.

Selain itu, kebutuhan nomor dua setelah kebutuhan pokok ini juga tidak menganggu keberlangsungan hidup seseorang. Jadi, waktu pemenuhannya bisa kapan saja.

2. Menciptakan atau Menambah Kebahagiaan

Ciri lain dari secondary needs dalam kehidupan ialah bisa menciptakan atau menambah kebahagiaan.

Hal itu berhubungan dengan tujuan kebutuhan sekunder yang umumnya untuk memenuhi kondisi psikologis, yakni perasaan senang, puas, dan bahagia.

Ketika kamu sudah berhasil memenuhi kebutuhan pokok dan bisa mewujudkan secondary needs, tentu diri sendiri akan merasa lebih bahagia, bukan?

3. Pemenuhan Kebutuhan Berdasarkan Daya Beli

Secondary needs adalah kebutuhan yang dapat dipenuhi setelah kebutuhan dasar terwujud dan hal ini bisa bergantung pada daya beli seseorang.

Misalnya pada seseorang yang memiliki penghasilan tinggi, biasanya akan semakin besar keinginan mereka untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat sekunder.

Sifat kebutuhan sekunder yang bukan sebagai keperluan pokok ini membuatnya tidak terlalu diprioritaskan oleh mereka dengan penghasilan rendah. T

entu saja, mereka akan lebih mendahulukan kebutuhan yang sifatnya primer.

Baca Juga: 15 Aplikasi Keuangan Pribadi untuk Bantu Kelola Finansialmu!

4. Bisa Berubah Sesuai dengan Kondisi

Kebutuhan sekunder dapat berubah sesuai dengan kondisi karena bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Jadi, kebutuhan yang dianggap bersifat sekunder pada sebagian orang mungkin telah menjadi kebutuhan primer.

Misalnya pada era serba digital seperti saat ini, memiliki smartphone sudah termasuk dalam kebutuhan pokok untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

5. Ketersediaan Barang Tidak Menentu

Berbeda dengan kebutuhan pokok yang biasanya banyak dijual dan mudah ditemui di pasar, ketersediaan barang-barang yang sifatnya sekunder bisa saja tidak menentu.

Hal ini karena tidak semua orang membutuhkannya sehingga jumlah penjualnya mungkin terbatas. Beberapa barang juga mungkin akan dijual dengan jumlah tertentu saja.

Misalnya sepeda motor yang mungkin telah dianggap sebagai kebutuhan primer oleh orang di perkotaan.

Namun, bagi mereka yang di daerah pedalaman menganggap sepeda motor sebagai kebutuhan tersier sehingga akan lebih sulit untuk menemukan barang tersebut.

6. Mempermudah Hidup

Secondary needs bisa membantu kamu dalam mempermudah hidup. Sebab, contoh kebutuhan yang bersifat sekunder ini dapat menjadi pelengkap kebutuhan pokok. Jadi, kamu bisa menjalankan aktivitas lebih mudah dan cepat.

Misalnya penggunaan kendaraan pribadi yang bisa mempercepat kamu untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya.

Ada juga alat elektronik yang dapat membantu kamu mempermudah penyelesaian tugas.

Kemudian, terdapat alat komunikasi seperti smartphone yang bisa membantu proses memberi dan menerima pesan antar individu.

Baca Juga: Consumer Insight: Definisi, Manfaat, dan Cara Optimalkannya

Faktor yang Memengaruhi Kebutuhan Sekunder

faktor yang memengaruhi kebutuhan sekunder
Foto: Pengguna Telepon Genggam (Unsplash.com)

Terciptanya kebutuhan sekunder dalam keinginan seseorang setelah kebutuhan primernya terpenuhi, dapat dipengaruhi oleh beragam faktor, seperti:

1. Perkembangan Zaman dan Teknologi

Salah satu faktor yang dapat memengaruhi secondary needs ialah perkembangan zaman dan teknologi seiring perubahan waktu.

Zaman yang semakin modern diiringi dengan perkembangan teknologi canggih, membuat kebutuhan manusia berubah.

Misalnya, kebutuhan akan memiliki smartphone saat ini meningkat pesat karena semua aktivitas didominasi dengan teknologi. Berbeda dengan zaman dahulu yang masih serba tradisional.

2. Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan juga bisa membawa pengaruh yang cukup besar pada kebutuhan tingkat sekunder.

Hal ini bisa kamu lihat dari kebutuhan orang yang tinggal di suatu lingkungan, pasti akan berbeda dengan orang lain di lingkungan lain.

Contohnya masyarakat yang tinggal di lingkungan pegunungan tentu akan berbeda kebutuhannya dengan orang-orang yang bermukim di wilayah sekitar laut.

3. Agama atau Kepercayaan

Agama atau kepercayaan yang dianut masyarakat juga termasuk dalam salah satu faktor yang dapat memengaruhi secondary needs.

Misalnya masyarakat yang beragama Islam akan membutuhkan perlengkapan ibadah berbeda dengan umat agama lainnya.

4. Pengaruh Adat dan Istiadat

Selain itu, ada juga adat dan istiadat di masyarakat sekitar yang dapat memengaruhi tingkat kebutuhan manusia.

Pasalnya, setiap daerah memiliki kebiasaan dan kebudayaan yang beragam sehingga kebutuhannya dapat berbeda-beda.

Apalagi di Indonesia yang penduduknya terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya. Kebutuhannya pasti sangat beragam antara satu orang dengan orang lainnya.

Baca Juga: 10 Cara Menjalani Frugal Living, Berikut Manfaatnya

Contoh Kebutuhan Sekunder

contoh kebutuhan sekunder
Foto: Ilustrasi Televisi (Unsplash.com)

Agar kamu semakin paham dengan kebutuhan sekunder, cari tahu juga contoh-contohnya berikut ini, yuk.

1. Alat Komunikasi

Komunikasi termasuk dalam contoh secondary needs karena biasanya baru akan terwujud usai kebutuhan pokok terpenuhi.

Alat komunikasi memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan sehari-hari karena bisa mempermudah proses menyampaikan dan menerima pesan antar individu.

Contoh alat komunikasi dalam hal ini bisa meliputi smartphone.

2. Alat Elektronik

Selain alat komunikasi, ada juga alat elektronik yang bisa menunjang kebutuhan sehari-hari manusia dalam menjalankan aktivitasnya.

Alat elektronik ini bisa meliputi televisi, laptop, mesin cuci, setrika, kulkas, dan masih banyak lagi.

Seluruh alat elektronik tersebut dapat melengkapi proses aktivitas harian sehingga kamu sabagai manusia bisa menyelesaikan tugas lebih cepat dan mudah.

Baca Juga: 10+ Cara Mengemas Paket, Tetap Aman Sampai Tujuan

3. Perlengkapan Rumah Tangga

Contoh lain dari secondary needs yakni perlengkapan rumah tangga. Alat-alat penunjang kebutuhan rumah tangga akan sangat membantu para penghuni yang tinggal di dalamnya merasa lebih bahagia.

Misalnya adanya tempat tidur yang bisa menunjang waktu istirahat kamu menjadi lebih nyaman.

Ada juga perlengkapan rumah tangga lain seperti meja, kursi, lemari, dan masih banyak lagi yang bisa menunjang fungsi rumah menjadi lebih baik.

4. Alat Transportasi

Selanjutnya, ada alat transportasi pribadi seperti sepeda, motor, mobil yang bisa menunjang aktivitas sehari-hari.

Dahulu, kendaraan pribadi mungkin merupakan kebutuhan tersier. Namun saat ini, berubah menjadi kebutuhan sekunder karena perannya sangat membantu fungsi dan aktivitas manusia sehari-hari.

Baca Juga: Ini 4 Langkah Membuat Chatbot Telegram untuk Bisnismu

5. Surat Kabar

Surat kabar merupakan salah satu kebutuhan manusia yang bisa digunakan untuk memeroleh informasi. Tanpa surat kabara, kamu mungkin akan sulit mendapatkan berita terkini.

Oleh karena itu, surat kabar menjadi kebutuhan yang cukup penting untuk menambah pengetahuan.

6. Hiburan

Contoh kebutuhan lain yang sifatnya sebagai kebutuhan sekunder yakni hiburan. Melalui hiburan, seseorang bisa merasa lebih tenang, santai, dan senang.

Jenis hiburan bisa meliputi hal apa saja, yang membawa perasaan positif. Misalnya karaoke bagi yang suka bernyanyi, menonton bioskop bagi pecinta film, dan lainnya.

7. Rekreasi atau Wisata

Rekreasi atau wisata juga termasuk dalam kebutuhan sekunder karena sifatnya bisa membuat seseorang merasa lebih bahagia.

Banyak orang yang melakukan rekreasi dan wisata untuk melepas penat dari padatnya aktivitas sehari-hari. Pilihan rekreasi atau wisata pun tergantung pada individunya sehingga bisa berbeda-beda.

Misalnya rekreasi ke pantai, pegunungan, air terjun. Bisa juga rekreasi dengan cara city tour, pergi ke pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya.

8. Olahraga

Olahraga merupakan kebutuhan jasmani yang bisa membuat kamu merasa lebih bahagia dan sehat. Ini penting dilakukan secara rutin untuk menyeimbangi kesibukan aktivitas sehari-hari yang menguras waktu dan tenaga.

Dengan kesehatan tubuh yang prima berkat olahraga teratur, kamu pun bisa menjalankan kegiatan lebih lancar. Produktivitas pun meningkat sehingga kebutuhan ini perlu dipenuhi.

Baca Juga: Catat! Ini Cara Aman Pakai Paylater Untuk Berbagai Kebutuhan

Tips Memaksimalkan Kegunaan Kebutuhan Sekunder

tips memaksimalkan kebutuhan sekunder
Foto: Ilustrasi Menabung (Unsplash.com)
shopee pilih lokal
shopee gratis ongkir

Meskipun secondary needs bukanlah kebutuhan pokok, akan tetapi setiap orang perlu memenuhi kebutuhan ini jika mereka memiliki kemampuan untuk mewujudkannya.

Nah, kamu pun bisa menerapkan beberapa tips berikut agar kebutuhan tingkat dua setelah basic needs lebih maksimal penggunaannya:

1. Buat Skala Prioritas

Apabila semua kebutuhan pokok kamu telah terpenuhi, barulah bisa coba mewujudkan kebutuhan sekunder yang diinginkan.

Namun sebelum itu, coba buat dahulu daftar kebutuhan sekunder yang dapat menciptakan atau menambah kebahagiaan kamu.

Lalu, tentukan skala prioritas untuk mengetahui manakah jenis kebutuhan yang benar-benar diperlukan agar pemanfaatannya lebih optimal.

Buatlah keputusan dengan rasional dan sebijak mungkin agar pemenuhan kebutuhan sekunder tidak menyebabkan rasa penyesalan karena kamu sekadar kalap belanja.

2. Atur Keuangan dengan Baik

Biasanya, biaya yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan bersifat primer ini cenderung lebih besar daripada kebutuhan pokok.

Oleh karena itu, kamu perlu mengatur keuangan untuk memenuhi kebutuhan sebaik mungkin.

Lebih baik lagi, kamu bisa menabung terlebih dahulu baru mewujudkan secondary needs agar siklus keuangan untuk kebutuhan pokok tidak terganggu.

Salah satu tips efektif yang bisa kamu terapkan ketika menabung, yaitu sisihkanlah uang di awal setelah memeroleh penghasilan. Barulah kamu dapat membelanjakan sisanya untuk kebutuhan sehari-hari.

Jangan lupa untuk bersikap konsisten selama menabung sehingga uang yang kamu simpan bisa cepat mencapai target keuangan yang diinginkan.

Baca Juga: Peluang Bisnis Briket Arang Batok Kelapa dan Cara Memulainya

3. Pertimbangkan Secara Efektif

Mengingat biaya yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan ini tidaklah sedikit, kamu perlu bersikap bijak dalam berbelanja. Jadi, buatlah pertimbangan yang seefisien mungkin.

Misalnya dengan melakukan perbandingan harga dari beberapa produk serupa yang memiliki fungsi sama. Dengan begitu, kamu bisa mengeluarkan biaya yang lebih sedikit.

Namun, dengan manfaat barang yang sesuai kebutuhan.

Selain itu, pilihlah produk yang berkualitas agar waktu pemakaiannya bisa lebih panjang. Jadi, kamu tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk melakukan pembelian berulang karena produknya awet.

Itu dia penjelasan seputar kebutuhan sekunder dalam kehidupan manusia yang perlu kamu pahami. Semoga informasinya bisa menambah wawasan kamu, ya.

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X