Cara Design Landing Page, Ada Fitur Cekatan yang Permudah Prosesnya

Share this Post

cara membuat landing page
Table of Contents

Yuk, ikuti cara design landing page berikut ini.

Landing page atau halaman arahan merupakan halaman yang digunakan untuk mengubah pengunjung menjadi prospek bisnis kamu.

Dengan adanya halaman arahan, kamu bisa membuat pengunjung melakukan tindakan tertentu.

Misalnya mendorong pengguna untuk berbelanja online, berlangganan newsletter di email, atau tindakan lain yang kamu kehendaki.

Desain landing page biasanya dibuat dengan tujuan atau fokus tertentu. Jadi, pengunjung bisa mengaksesnya dengan lancar dan melakukan tindakan yang dikehendaki secara lebih mudah.

Biasanya, landing page didesain dalam satu halaman dengan beberapa bagian terpisah dan tidak terlalu panjang.

Beberapa bagian yang ada dalam landing page ialah header, subheader, tombol CTA, dan gambar untuk mewakili pesan atau tujuan kamu.

Landing page dapat dibuat menggunakan template desain gratis yang bisa kamu temukan di internet atau menyesuaikannya dengan kebutuhan merek.

Lebih lanjut, berikut cara design landing page yang bisa kamu terapkan untuk keperluan bisnis agar hasilnya maksimal.

Baca Juga: 6 Fungsi Landing Page bagi Bisnis, Bisa Tingkatkan Brand Awareness!

Cara Membuat Landing Page

cara membuat landing page
(Foto contoh landing page. Sumber: Freepik.com)

Ini dia cara design landing page yang bisa membantu kamu dalam menghasilkan konversi tinggi dengan cepat:

1. Tentukan Tujuan Campaign

Cara membuat landing page yang pertama ialah menentukan tujuan campaign. Halaman arahan yang kamu buat harus memiliki tujuan jelas dan terukur.

Hal ini penting untuk membantu kamu menyusun setiap komponen pada landing page. Dengan tujuan jelas, kamu juga bisa menentukan elemen dan template apa yang akan digunakan.

Beberapa tujuan yang bisa kamu capai dengan membuat landing page yaitu mendorong pengunjung untuk:

  • Mengisi survey atau formulir.
  • Mendaftar uji coba gratis.
  • Mengunduh e-book secara gratis.
  • Memesan produk atau menggunakan layanan tertentu.
  • Mendaftar webinar atau event tertentu.
  • Mengunduh voucher atau kupon dengan penawaran menarik.
  • Menggunakan email untuk berlangganan newsletter/bulletin.

2. Pilih Template Desain yang Diinginkan

Cara design landing page selanjutnya ialah memilih template yang kamu inginkan sesuai tujuan dan branding merek.

Penggunaan template akan membantu kamu untuk design landing page secara lebih efisien. Beberapa template juga hadir secara customize sehingga kamu bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan.

Carilah template yang menarik dan gunakanlah sesuai kebutuhan kamu.

Biasanya, design landing page yang baik memiliki struktur berupa judul, elemen visual berupa gambar atau video pendukung, formulir, CTA, dan copywriting.

Dalam membuat design landing page, kamu juga perlu memerhatikan warna yang digunakan. Sebaiknya, gunakanlah warna-warna yang kontras dan cerah untuk menarik perhatian target audiens.

Selain itu, penting bagi kamu untuk memastikan gambar atau video yang digunakan memiliki kualitas baik.

Hal ini karena sebagian besar orang lebih cepat memproses visual daripada teks.

3. Buat CTA yang Menarik

Dalam setiap landing page, ada CTA (Call-to-action) yang digunakan untuk membuat pengunjung melakukan tindakan sesuai kehendak kamu.

Agar pengunjung yang mengakses halaman arahan mau melakukan tindakan tersebut, kamu perlu membuat design landing page dengan CTA semenarik mungkin.

Pastikan kamu membuat CTA yang deskriptif dan spesifik. Jadi, pengunjung bisa langsung mengetahui maksud dari ajakan bertindak yang kamu buat.

Beberapa contoh CTA yang bisa kamu gunakan yaitu “Beli Sekarang”, “Mulai Uji Coba Gratis”, “Pelajari Lebih Lanjut”, dan lainnya yang bisa kamu sesuaikan dengan tujuan.

Baca Juga: Rekomendasi Template Landing Page Gratis Terbaik

4. Lengkapi dengan Elemen Visual

Jangan lupa untuk melengkapi halaman arahan kamu dengan elemen visual sehingga terlihat lebih menarik di mata pengunjung.

Dalam membuat design landing page, sebaiknya kamu menampilkan gambar produk, stok foto, atau ilustrasi khusus.

Penggunaan elemen visual sebagai pendukung biasanya akan membantu pengujung untuk memahami isi landing page kamu.

Dengan elemen visual yang tepat, kamu pun berpotensi menghasilkan lebih banyak konversi.

Pastikan elemen visual yang kamu gunakan berkualitas tinggi agar tampilan landing page terlihat lebih menarik.

Selain itu, hindari penggunaan visual yang menganggu tampilan latar belakang landing page. Sebab, hal ini bisa mengaburkan pesan yang ada dalam halaman arahan.

5. Tambahkan Testimoni sebagai Bukti

Cara membuat landing page berikutnya yaitu tambahkanlah testimoni sebagai bukti sehingga memperkuat pesan yang ingin kamu sampaikan kepada pengunjung.

Testimonial merupakan hal yang penting dalam pemasaran online. Ini bisa membantu kamu mendapatkan kepercayaan dari target audiens.

Survey konsumen yang dilakukan oleh Bright Local pun mengungkapkan bahwa sebanyak 91% konsumen mempercayai ulasan online layaknya rekomendasi pribadi.

Testimonial terbukti efektif dalam memandu pengunjung landing page ke saluran yang kamu kehendaki untuk berkonversi.

Bukti yang ditampilkan bisa berupa testimoni atau lainnya seperti dukungan dari influencer, studi kasus, sertifikasi, dan sebagainya.

6. Tunjukkan Elemen Branding

Jangan lupa untuk menunjukkan elemen branding kamu untuk lebih meyakinkan pengunjung landing page.

Misalnya dengan menambahkan logo di halaman arahan dan mendesainnya mirip seperti situs web bisnismu.

Dengan menambahkan elemen branding seputar merek, kamu bisa menciptakan citra yang lebih baik. Pengunjung juga akan lebih mudah mengenali dan mengingatnya.

Baca Juga: Jenis, Manfaat, dan Contoh Landing Page untuk Bisnismu!

7. Gunakan Tools untuk Melacak Hasilnya

Hal lain yang juga perlu kamu perhatikan dalam membuat design landing page ialah gunakan tools untuk melacak hasil.

Dengan begitu, kamu bisa mengetahui seberapa baik kinerja halaman arahan yang telah dibuat.

Salah satu contoh tools yang bisa kamu gunakan untuk melacak hasil landing page yaitu Google Analytics.

Pelacakan yang kamu lakukan juga bisa membantumu untuk mengetahui kekurangan sehingga perbaikan bisa dilakukan dengan lebih optimal.

8. Pastikan SEO-Friendly

Penting bagi kamu untuk memastikan design landing page yang dibuat telah SEO-friendly. Jadi, kamu bisa mendapatkan lebih banyak traffic.

Halaman arahan yang telah dioptimasi dengan SEO akan memiliki peringkat lebih tinggi pada hasil mesin pencari.

Target audiens kamu pun akan lebih mudah menemukannya saat melakukan pencarian di internet.

Nah, beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat landing page lebih SEO-friendly yaitu:

  • Pastikan membuat judul yang menarik dengan panjang minimal 60 karakter.
  • Tulislah meta deskripsi untuk merangkum isi konten di halaman arahan. Ini bisa menjadi cara yang efektif untuk menarik perhatian pengguna.
  • Gunakan Heading dan Subheading dalam menyusun isi konten.
  • Gunakan internal dan outbound link dalam isi konten.
  • Tambahkan gambar atau elemen visual dengan kualitas tinggi.

9. Lakukan Pratinjau dan Mulai Publikasikan

Cara membuat landing page lainnya yang perlu kamu lakukan ialah melakukan pratinjau sebelum mempublikasikannya.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan landing page bekerja dengan baik. Pratinjau juga bisa membantu kamu melihat apakah ada kekurangan atau perlu koreksi agar menciptakan kesan baik di mata pengguna.

Lihat juga desain landing page kamu apakah semuanya telah sesuai dengan kebutuhan.

Jika semuanya telah siap, kini kamu bisa mempublikasika landing page untuk mendapatkan konversi.

Baca Juga: Tim Desain Wajib Intip, Cek 7 Manfaat White Space pada Landing Page

Cara Membuat Landing Page dengan SIRCLO Store

cara membuat landing page dengan sirclo store
(Foto pengguna laptop. Sumber: Freepik.com)

Bagi kamu yang ingin membuat design landing page untuk keperluan bisnis, bisa coba fitur Cekatan dari SIRCLO Store.

Fitur Cekatan hadir untuk membantu kamu dalam membuat website minimalis yang praktis.

Dengan fitur Cekatan, kamu bisa buat landing page secara lebih mudah dan cepat meski tidak memiliki keterampilan untuk coding.

Bagi kamu yang ingin menggunakan Cekatan dari SIRCLO Store, berikut cara membuat landing page yang bisa dicoba:

  1. Pastikan kamu sudah login Akun SIRCLO Store mu. Jika belum punya, kamu bisa langsung buat akun di sini.
  2. Setelah login, pilih menu Cekatan pada sidebar menu di sebelah kiri. Lalu klik Atur Sekarang untuk mengaktifkan fitur Cekatan.
  3. Tambah Produk yang ingin kamu buatkan landing page. Lalu atur semua detail produk, mulai dari menambahkan deskripsi, varian produk, hingga manajemen stok produk.
  4. Setelah informasi produk, dilanjutkan dengan mengatur tampilan landing page. Kamu bisa atur susunan konten landing page sebebas mungkin. Kamu juga bisa tambah elemen-elemen lainnya seperti video YouTube hingga TikTok.
  5. Setelah tampilan selesai, kamu perlu mengatur form pembelian yang akan diisi pembeli. Lalu rekening bank atau metode pembayaran yang kamu inginkan.
  6. Kemudian Simpan Perubahan, dan kamu bisa salin link untuk disebarkan ke semua saluran penjualanmu.

Itu dia cara membuat design landing page yang bisa kamu coba. Mudah, bukan?