Ini 15 Perbedaan Pasar Bisnis dan Pasar Konsumen

Share this Post

perbedaan pasar bisnis dan pasar konsumen
Table of Contents
shopee pilih lokal

Ternyata, ada berbagai perbedaan pasar bisnis dan pasar konsumen, lho. Apakah kamu sudah tahu perbedaan pasar bisnis dan pasar konsumen?

Dalam transaksi komersial, terdapat dua jenis pasar, yakni pasar bisnis dan pasar konsumen. Meski memiliki berbagai perbedaan, kedua pasar ini seringkali dianggap sama.

Sebenarnya, baik pasar bisnis maupun pasar konsumen melibatkan transaksi atau pertukaran barang. Namun, dengan konsep yang berbeda.

Nah, bagi kamu yang baru terjun ke dunia bisnis, sangat penting untuk memahami perbedaan pasar bisnis dan pasar konsumen.

Dengan begitu, kamu bisa menjalankan peran perekonomian sebaik mungkin. Jadi, kamu perlu mengetahui apa saja perbedaan pasar bisnis dan pasar konsumen.

Baca Juga: 8 Tips Memulai Bisnis Ekspedisi, Cocok Untuk Milenial!

Perbedaan Pasar Bisnis dan Pasar Konsumen

Perbedaan Pasar Bisnis dan Pasar Konsumen
Foto: Perbedaan Pasar Bisnis dan Pasar Konsumen (Freepik.com)

Lalu, apa saja perbedaan pasar bisnis dan pasar konsumen yang perlu kamu ketahui? Berikut di antaranya:

1. Pengertian Pasar Bisnis

Perbedaan pasar bisnis dan pasar konsumen yang pertama terletak dari pengertiannya.

Secara definisinya, pasar bisnis organisasi, bisnis, atau entitas yang membeli produk atau layanan sebagai bahan baku produksi dan dijual kembali sehingga memeroleh keuntungan.

Pasar bisnis disebut juga sebagai business to business (B2B). Selain membeli produk atau layanan untuk dijual kembali, transaksi yang dilakukan oleh pasar bisnis juga dapat disewakan.

Perlu kamu ketahui bahwa, pasar bisnis mencakup semua individu dan perusahaan yang membeli produk atau jasa untuk beberapa penggunaan selain konsumsi pribadi.

Beberapa pemain pasar bisnis yang dapat kamu temui, yaitu perikanan, pertanian, pertambangan, transportasi, konstruksi, pertambangan, komunikasi, keuangan, distribusi dan jasa asuransi.

Baca Juga: Apa Itu Grosir? Ini Bedanya dengan Eceran dan Jenisnya

2. Pengertian Pasar Konsumen

Ini 15 Perbedaan Pasar Bisnis dan Pasar Konsumen
Foto: Konsumen Bisnis (Freepik.com)

Sementara itu, pasar konsumen adalah jenis pasar yang mengacu pada transaksi barang dan jasa antara organisasi dan pelanggan.

Pasar konsumen disebut juga dengan business to consumer (B2C). Dalam pasar konsumen, sebuah perusahaan atau produsen menjual produk atau jasa mereka langsung ke konsumen akhir.

Dalam transaksi yang dilakukan pada pasar konsumen, produk dijual kepada pelanggan baik untuk digunakan sendiri atau digunakan oleh anggota keluarga mereka. Jadi, bukan untuk menjualnya kepada orang lain.

Pasar konsumen terdiri dari tiga sektor utama yaitu fast-moving consumer goods (FMCG), consumer durables, dan consumer nondurables.

Beberapa contoh yang biasa kamu temui, yaitu produk perawatan pribadi, perhiasan, dan makanan.

3. Ciri-ciri Pasar Bisnis

Kamu juga bisa mengetahui perbedaan pasar bisnis dan pasar konsumen dari ciri-cirinya. Pasar bisnis ini memiliki beberapa ciri, berupa:

  • Kehadiran pembeli yang lebih sedikit tetapi lebih besar.
  • Meskipun pembeli mungkin sedikit, mereka sering membeli dalam jumlah besar.
  • Pelanggan yang terkonsentrasi secara geografis, jadi berada di lokasi geografis yang luas.
  • Didorong oleh permintaan pelanggan akhir karena produksi disesuaikan untuk konsumen akhir, maka produk akan disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan konsumen akhir.
  • Permintaan tidak elastis karena harga di pasar ini tidak mempengaruhi permintaan.
  • Fluktuasi permintaan yang cepat sehingga bisnis lebih suka membeli dengan harga terendah, maka adanya kenaikan harga dapat menurunkan pembelian produk karena produk yang dijual dengan harga tinggi tidak akan laku di pasar.
  • Unit pembelian profesional dan proses pembelian sangat berorientasi pada detail.
  • Memiliki proses pembelian yang diformalkan dengan melibatkan mengikuti protokol organisasi dan rantai komando yang lengkap.

Baca Juga: Ini 8 Aplikasi Reseller Tanpa Modal yang Bikin Jualan Anti-ribet

4. Karakteristik Pasar Konsumen

Ini 15 Perbedaan Pasar Bisnis dan Pasar Konsumen
Foto: Pasar Konsumen (Freepik.com)

Adapun karakteristik pasar konsumen, ialah:

  • Pasar yang berfokus pada konsumen.
  • Pemasaran di pasar konsumen melibatkan pembagian konsumen sesuai dengan kesukaan, minat, ketidaksukaan, nilai, dan pendapat mereka.
  • Branding dilakukan untuk mengubah atau meningkatkan persepsi konsumen terhadap produk.
  • Pengemasan dilakukan dengan baik dan memerhatikan kualitas untuk menarik pembeli di pasar.
  • Promosi menggunakan berbagai alat promosi yang berbeda untuk meningkatkan penjualan.
  • Permintaan produk konsumen bersifat elastis karena dipengaruhi oleh pendapatan dan harga.

5. Jumlah Pelanggan

Jika dibedakan berdasarkan jumlah pelanggannya, pasar bisnis memiliki jumlah pelanggan yang lebih sedikit. Namun, mayoritas pelanggan tersebut melakukan pembelian dalam kapasitas besar.

Misalnya, produsen kemasan makanan yang menerima puluhan ribu pesanan plastik atau box makanan meski hanya berasal dari satu pelanggan.

Sedangkan di pasar konsumen yang dikutip dari laman Chron, jumlah pelanggannya jauh lebih banyak. Meski para pelanggan tersebut cenderung melakukan pembelian dalam jumlah yang kecil.

Contoh transaksi di pasar konsumen, yaitu ketika pelanggan membeli produk kebutuhan sehari-hari untuk digunakan sendiri, bukan untuk dijual kembali sehingga kuantitasnya lebih sedikit jika dibandingkan dengan transaksi di pasar bisnis.

6. Segmentasi Pasar

Perbedaan pasar bisnis dan pasar konsumen berikutnya bisa kamu lihat dari segmentasi pasarnya.

Dalam pasar bisnis, segmentasi pasar atau cakupan pelanggannya cenderung lebih sedikit dibandingkan pasar konsumen.

Walaupun pasar bisnis bisa menargetkan pelanggan hingga puluhan hingga ratusan, tetapi pasar konsumen bisa memiliki target pasar hingga jutaan pelanggan.

Pasar bisnis mengelompokkan bisnis mereka berdasarkan industri, kepemilikan, tingkat teknologi, dan pasar akhir yang dicapai.

Di sisi lain, pasar konsumen mengelompokkan bisnis mereka berdasarkan karakteristik demografis, behavioristik, psikografis, dan geografis.

Selain itu, segmentasi pasar dalam pasar bisnis juga dilakukan lebih sistematis karena terdiri dari berbagai tahap berbeda.

Baca Juga: 4 Tips Membuka Outlet Bisnis yang Perlu Diketahui

7. Elastisitas Permintaan

Ini 15 Perbedaan Pasar Bisnis dan Pasar Konsumen
Foto: Permintaan Pasar (Freepik.com)

Untuk mengetahui perbedaan pasar bisnis dan pasar konsumen, bisa juga dilihat dari elastisitas permintaannya.

Pelanggan individu di pasar konsumen seringkali lebih sensitif terhadap perubahan harga. Oleh karena itu, mereka dapat menambah atau mengurangi jumlah pembelian produk atau jasa tertentu jika harganya naik atau turun.

Sedangkan di pasar bisnis, permintaan akan banyaknya produk atau jasa bersifat inelastis.

Maksudnya adalah sebuah bisnis biasanya tidak akan menambah atau mengurangi jumlah pembelian produk atau jasa tertentu jika harganya naik maupun turun.

8. Strategi Pemasaran

Jika ditelaah dari segi strategi pemasaran, ada juga beberapa perbedaan pasar bisnis dan pasar konsumen.

Melansir Bizfluent, kebutuhan dan karakteristik pelanggan yang berbeda membuat pasar bisnis dan pasar konsumen memiliki strategi pemasaran yang berbeda.

Pada pasar bisnis, strategi pemasaran yang dinilai cukup efektif untuk menjangkau pelanggan, yaitu menggunakan pendekatan yang terfokus dan disesuaikan, seperti kontak atau komunikasi antar pribadi.

Sedangkan pada pasar konsumen memiliki target pasar yang lebih besar, komunikasi massa merupakan salah satu strategi pemasaran yang paling efektif.

Baca Juga: 5 Kelebihan dan Kekurangan Sales Promotion, Layak Dicoba?

9. Keputusan Pembelian

Jika dilihat dari keputusan pembeliannya, pasar bisnis biasanya membuat keputusan pembelian setelah proses formal yang melibatkan dua orang atau lebih. Oleh sebab itu, tahap transaksinya dinilai lebih rumit.

Di pasar bisnis, seringkali merupakan integrator produk dan layanan, sedangkan pasar konsumen adalah pengguna akhir.

Sementara pada pasar konsumen, keputusan pembelian dapat dilakukan secara individu atau pribadi. Biasanya, pelanggan dapat membuat keputusan pembelian secara langsung di tempat bisnis atau online, dan prosesnya lebih informal.

10. Jumlah Uang

Ini 15 Perbedaan Pasar Bisnis dan Pasar Konsumen
Foto Uang Dollar (Unsplash.com)
shopee pilih lokal
shopee gratis ongkir

Di pasar konsumen, jumlah uang yang terlibat dalam transaksi cenderung lebih kecil karena pembeli membeli berdasarkan kebutuhan pribadi mereka.

Uang dari penjualan ini biasanya langsung masuk ke keuntungan bisnis.

Sebaliknya, di pasar bisnis ke bisnis (B2B), jumlah uang yang digunakan lebih besar karena pembelian dilakukan dalam jumlah besar.

Uang yang diperoleh dari pembelian dalam jumlah besar ini sering digunakan untuk meningkatkan operasional bisnis agar lebih efisien.

Dengan kata lain, B2B melibatkan skala yang lebih besar dan penggunaan uang yang lebih signifikan untuk meningkatkan kinerja bisnis secara keseluruhan.

Baca Juga: Black Market atau Pasar Gelap, Ini Contoh Transaksinya

11. Pemasaran

Bisnis di pasar konsumen umumnya mengandalkan pemasaran massal dan menggunakan berbagai saluran periklanan, seperti media sosial, televisi, iklan tayangan, iklan cetak, dan surel pemasaran.

Kesetiaan merek sangat penting bagi bisnis di pasar konsumen, sehingga mereka melakukan pemasaran ke audiens target untuk meningkatkan kesadaran merek dan loyalitas.

Di sisi lain, pasar bisnis ke bisnis (B2B) menggunakan periklanan dengan cara yang berbeda.

Penjualan B2B jarang menggunakan saluran media dan lebih sering menggunakan saluran formal seperti surat kabar, majalah, dan panggilan langsung ke bisnis klien potensial.

12. Produk

Konsumen umumnya membeli produk jadi atau komponen produk yang dijual kembali oleh sebuah bisnis dari pemasok.

Bisnis di pasar konsumen jarang menjual sejumlah besar bahan baku, dan konsumen yang membeli bahan baku dalam lingkungan pasar konsumen biasanya menggunakannya untuk proyek pribadi.

Di sisi lain, dalam konteks bisnis ke bisnis (B2B), pembeli seringkali membeli peralatan modal dan bahan baku untuk produksi barang jadi.

Terkadang, bisnis membeli produk untuk dijual kembali kepada konsumen.

13. Proses Pembelian

Ini 15 Perbedaan Pasar Bisnis dan Pasar Konsumen
Foto: Proses Jual Beli (Unsplash.com)
shopee pilih lokal

Proses pembelian di pasar konsumen biasanya bersifat informal, di mana seorang konsumen membuat pembelian di toko atau secara online.

Konsumen membayar sejumlah uang di muka untuk pembelian pilihannya dengan uang tunai, kartu kredit, atau cek.

Sebaliknya, pembelian dalam bisnis ke bisnis (B2B) sering menghadapi proses pembelian yang lebih kompleks.

Eksekutif dan manajemen perusahaan mengawasi serta memengaruhi proses pembelian, dan orang yang melakukan pembelian untuk perusahaan biasanya memerlukan otorisasi dari departemen-departemen tersebut.

Baca Juga: Ini 5 Perbedaan Supplier dan Distributor, Jangan Tertukar ya!

14. Kenaikan Harga

Ketika harga suatu produk atau layanan naik, sebagian konsumen saat ini mungkin tidak akan melakukan pembelian pada harga yang lebih tinggi.

Hal ini dapat berdampak pada permintaan terhadap produk dari penjual.

Di pasar bisnis, pembeli sering lebih bersedia menerima kenaikan harga jika permintaan yang cukup memungkinkan mereka untuk meneruskannya kepada konsumen atau menanggung biaya tersebut.

Dalam konteks bisnis, keputusan untuk menaikkan harga dapat dipengaruhi oleh dinamika pasar dan strategi bisnis yang lebih luas.

Ini seperti bagaimana perusahaan menyesuaikan harga dengan kebutuhan pasar dan apakah dapat mengelola kenaikan tersebut tanpa merugikan hubungan dengan pelanggan.

15. Cara Mendapatkan Customer Baru

Cara menemukan pelanggan atau customer baru di bisnis pasar konsumen bisa melalui situs web, telemarketing, jaringan, dan referensi dari pelanggan yang sudah ada.

Penjualan dilakukan dengan mengevaluasi kebutuhan calon pelanggan, menyarankan produk atau layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan tersebut, dan melanjutkan proses pembelian.

Di sisi lain, penjual dalam bisnis ke bisnis (B2B) sering menggunakan sistem berbasis akun.

Seorang perwakilan penjualan melakukan penelitian terlebih dahulu tentang prospek sebelum menghubungi para customer.

Setelah menggunakan pemetaan akun dan teknik penjualan pribadi untuk menentukan pengambil keputusan dan kebutuhan calon pelanggan, perwakilan penjualan merekomendasikan produk atau layanan yang sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Baca Juga: Perkembangan UMKM di Indonesia dan Perannya, Seperti Apa?

Itu dia penjelasan dari pasar bisnis dan pasar konsumen. Kini, kamu sudah tahu kan, perbedaan pasar bisnis dan pasar konsumen?

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X