10+ Cara Mengemas Paket, Tetap Aman Sampai Tujuan

Share this Post

cara mengemas paket
Table of Contents
shopee pilih lokal

Bagi kamu yang baru merintis usaha, wajib tahu cara mengemas paket yang benar agar barang pesanan sampai dalam keadaan baik di tangan pelanggan.

Dengan cara mengemas paket yang baik, produk yang dibeli oleh pelanggan pun akan terjaga keamanannya.

Oleh karena itu, kamu tidak boleh sembarangan dalam mengemas paket yang akan dikirimkan pada pelanggan.

Produk harus dibungkus dengan kemasan yang kokoh agar terhindar dari kerusakan.

Pengemasan yang baik bisa melindungi paket pelanggan dari potensi kerusakan yang bisa mengganggu fungsi produk tersebut.

Selain itu, pengemasan produk yang baik juga dapat menciptakan impresi positif di mata pelanggan.

Dalam hal ini, kamu bisa membuat kemasan paket yang aman, tetapi tetap menarik bagi pelanggan.

Misalnya, dengan menambahkan informasi tentang deskripsi produk beserta cara penggunaannya yang jelas, menggunakan kemasan dengan warna menarik, atau menambahkan thank you card dan dekorasi unik lainnya.

Dengan begitu, pelanggan yang menerima paket pesanannya pun akan merasa senang.

Kemungkinan mereka untuk kembali berbelanja juga akan semakin besar karena pelanggan merasa puas dengan pelayananmu.

Baca Juga: Ini Perbedaan Brand dan Branding Serta Fungsinya dalam Bisnis

Cara Mengemas Paket

Lantas, bagaimana cara mengemas paket yang baik agar produk pesanan pelanggan tetap aman hingga sampai di tangan pelanggan?

Berikut caranya:

1. Pilih Bahan Kemasan yang Tepat

cara mengemas paket untuk pelanggan
Foto: Mengemas Paket (pexels.com)

Sebelum kamu mengemas produk pelanggan, pastikan telah memilih bahan kemasan yang tepat agar tetap aman.

Untuk produk-produk yang mudah rusak, seperti barang pecah belah, usahakan kamu mengemasnya dengan kotak yang kokoh.

Jika memilih untuk mengemas dengan kardus, usahakan kamu melapisinya dengan plastik untuk mencegah paket dari air hujan.

Perlu kamu ingat bahwa paket yang dikirimkan akan bertumpuk atau bergesekan dengan paket orang lain sehingga pastikan kemasannya benar-benar aman.

2. Gunakan Ukuran Kardus atau Plastik yang Sesuai

Kemas juga produk pesanan pelanggan dengan ukuran kardus atau plastik yang sesuai.

Pastikan semua bagian produk terkemas dengan baik sehingga tetap aman selama dalam masa pengiriman.

Jangan sampai produk yang kamu kirimkan ke pelanggan memiliki kemasan yang terlalu kecil.

Hal ini karena produk yang terlalu padat bisa saja pecah atau meledak saat dalam perjalanan menuju alamat pelanggan.

Semakin besar dan berat produk yang perlu kamu kirim ke pelanggan, harus semakin kokoh pula kemasannya.

Apabila kamu menggunakan kardus, pastikan tersedia cukup ruang untuk menambahkan bantalan di sekitar produk agar tetap aman.

Usahakan produk yang dikemas tidak menyentuh permukaan kotak sehingga terhindar dari kerusakan yang tak diinginkan.

3. Pertimbangkan Berat dan Biaya Pengiriman

Perhitungan berat paket perlu dilakukan sebelum pengiriman, sebab biaya pengiriman umumnya bergantung pada berat barang.

Menghitung berat secara akurat mampu mencegah terciptanya biaya tambahan yang muncul akibat kelebihan berat.

Pengukuran berat juga dimaksudkan untuk membantu dalam menentukan jenis layanan pengiriman, supaya pengiriman lebih efisien dan ekonomis.

Kesalahan dalam perhitungan berat bisa beresiko pembengkakan biaya, maupun pengiriman yang tertunda.

4. Tambahkan Pelapis di Dalamnya agar Produk Aman

10+ Cara Mengemas Paket, Tetap Aman Sampai Tujuan
Foto: Layanan Pengiriman (freepik.com)

Cara mengemas paket yang benar selanjutnya adalah kamu perlu menambahkan pelapis atau bantalan, seperti bubble wrap atau potongan kertas di dalam kardus atau plastik kemasan agar produknya tetap aman.

Barang rapuh dan/atau bernilai tinggi membutuhkan bantalan dan perlindungan ekstra. Jika diperlukan, kamu bisa mengemas paket dengan teknik box-in-box.

Misalnya, ketika pelanggan memesan beberapa produk dalam waktu yang bersamaan, pastikan kamu membungkus setiap item secara terpisah sebelum mengemasnya untuk pengiriman.

Baca Juga: Cara Buat Akun Instagram Bisnis, Bikin Usaha Untung!

5. Kemas Produk Seaman dan Serapi Mungkin

Selain memerhatikan faktor keamanan, pastikan juga kamu mengemas produk dengan rapi.

Meski cara mengemas paket dilakukan berlapis-lapis, pastikan produknya tetap dikemas serapi mungkin.

Pastikan produk berada pada tempatnya dengan baik untuk mencegah kerusakan akibat benturan atau goncangan selama masa pengiriman.

Tidak peduli apapun jenis barangnya, kamu harus mengemas pesanan pelanggan dengan rapi sehingga mereka puas saat menerimanya dari kurir.

6. Lindungi Sudut Kemasan

Sisipkan pelindung pada sudut dan sisi paket, khususnya di wilayah yang paling rentan mengalami kerusakan.

Selain untuk melindungi sudut barang, pelindung ini juga berperan dalam mencegah kebocoran pada kemasan paket.

7. Gunakan Satu Label Pengiriman agar Tak Bingung

cara mengemas paket
Foto: Mengambil atau Menerima Paket (freepik.com)

Cara mengemas paket lainnya yang perlu kamu perhatikan, yakni pastikan kamu menggunakan satu label pengiriman.

Cukup sertakan informasi pengirim dan penerima dalam satu label untuk menghindari kebingungan pihak ekspedisi.

Apabila kamu menggunakan kardus bekas pakai, pastikan tidak ada label lain yang mengganggu. Jadi, coba cek kembali apakah informasi dalam label pengiriman sudah benar.

Jangan sampai, paket pesanan pelanggan mengalami kendala dalam jasa pengiriman akibat informasi label yang keliru.

8. Beri Tanda Peringatan untuk Produk yang Mudah Rusak

Cara mengemas paket lainnya yang bisa kamu lakukan untuk mencegah kerusakan produk yang dipesan pelanggan adalah dengan menambahkan tanda/label peringatan.

Hal ini berlaku untuk produk-produk yang mudah rusak, seperti eletronik atau barang pecah belah lainnya.

Tempelkan tanda khusus “Mudah Rusak” atau “FRAGILE” sehingga pihak pengiriman bisa lebih berhati-hati dalam membawa produkmu.

Pasalnya, pihak pengiriman bisa saja melempar paket kamu saat pengiriman.

Meski beberapa jasa kirim menyediakan label khusus sebagai tanda peringatan, tetapi kamu juga mungkin harus memasangnya sendiri.

Walaupun kamu perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk membuat label peringatan ini, tetapi cara tersebut terbukti cukup efektif agar pihak ekspedisi lebih berhati-hati dalam memperlakukan paketmu.

Baca Juga: Bingung Promosi Toko Online? Manfaatkan Media Promosi Ini!

9. Pilih Ekspedisi yang Terpercaya

10+ Cara Mengemas Paket, Tetap Aman Sampai Tujuan
Foto: Mengirim Paket (freepik.com)

Setelah mengetahui cara mengemas paket yang baik dan benar, penting juga bagi kamu untuk memilih jasa kirim atau ekspedisi yang terpercaya.

Hal ini bertujuan agar barang-barang yang dipesan pelanggan sampai tepat waktu dan tetap dalam keadaan baik.

Di Indonesia sendiri, ada banyak sekali jasa pengiriman barang yang bisa kamu temui. Masing-masing layanan ekspedisi tersebut memiliki biaya kirim yang beragam dan promosi menarik lainnya.

Oleh sebab itu, pahami dahulu setiap jenis layanan pengiriman barang. Coba lakukan riset untuk menentukan manakah jasa kirim yang paling baik.

Jangan sampai pelanggan kamu kecewa karena barang yang dikirimkan terlambat atas kelalaian pihak pengiriman.

10. Dokumentasikan Secara Lengkap

Dokumentasi berupa pengumpulan dan penyimpanan berbagai informasi terkait pengiriman penting dilakukan untuk mencegah kerugian dalam pengiriman.

Dokumentasi yang dimaksud mencakup pencatatan nomor pelacakan, dokumen pengiriman, serta bukti pembayaran seperti tanda terima atau faktur.

Selain untuk mencegah kesalahan, dan sebagai bentuk pertanggungjawaban, dokumentasi juga penting untuk pelaporan dan audit. Data yang terdokumentasi dengan baik dapat digunakan untuk menganalisis kinerja selama proses pengiriman, salah satunya estimasi waktu pengiriman.

11. Asuransikan Barang Kiriman

Apabila produk yang Anda kirim bernilai tinggi, sebaiknya pertimbangkan untuk mengambil asuransi guna melindunginya dari risiko kehilangan atau kerusakan.

Jadi jika sewaktu-waktu terjadi hal tak terduga dari pengiriman barang tersebut, kerugian bisa diminimalisir.

12. Tes Kekuatan Kemasan

Sebelum mengirimkan paket, pastikan untuk menguji kekuatan kemasan dengan menggoyangkan dan menekan secara lembut untuk memastikan barang tetap aman di dalamnya.

13. Tambahkan Tambahan Proteksi

Untuk barang yang sangat berharga atau rentan terhadap kerusakan, pertimbangkan untuk menambahkan asuransi pengiriman tambahan.

Itu dia cara mengemas paket untuk pelanggan yang bisa kamu terapkan dalam berbisnis. Semoga informasinya berguna bagi kamu yang sedang menjalani usaha, ya!

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X