Jual Prestise, Ini 7 Tips Sukses Bisnis Jam Tangan

Share this Post

Table of Contents
shopee pilih lokal

Tertarik memulai bisnis jam tangan? Kamu perlu tahu peluang dan cara memulainya terlebih dahulu.

Selain fungsinya sebagai penunjuk waktu, jam tangan juga bisa menjadi aksesori yang mendukung penampilan.

Terkadang, jam tangan yang dikenakan bisa menunjukkan prestise. Mahal atau tidaknya jam tangan yang dikenakan, dapat menunjukkan kelas sosial orang.

Itu sebabnya tak sedikit orang yang berlomba-lomba mendapatkan jam tangan mahal dan bermerek.

Dengan peluang menarik ini, kamu bisa membayangkan berapa banyak profit yang bisa kamu hasilkan dari bisnis jam tangan.

Baca Juga: 8 Cara Memulai Bisnis Tas Kulit, Yuk Coba!

Analisis dan Peluang Bisnis Jam Tangan

Sebelum memulai bisnis jam tangan, kamu perlu tahu terlebih dahulu bagaimana peluangnya.

Sulit untuk mengetahui berapa lama usaha arloji kamu akan terus menarik perhatian pasar. Yang bisa kamu lakukan hanyalah menganalisis peluangnya.

Kamu harus memiliki pemahaman yang baik tentang apakah jam tangan yang akan dijual usahamu akan menjadi tren atau tidak.

Peluang tentu akan bagus jika usaha arloji kamu dikelola dengan baik.

Desain jam tangan harus dapat tetap relevan dan dapat dipasarkan selama bertahun-tahun. Hal ini dapat dilakukan, jika manajemen bisnismu selalu mengantisipasi tren pasar.

Berikut ini ada sejumlah poin yang bisa membantumu melakukan analisis peluang bisnis jam tangan ke depannya.

1. Permintaan Cukup Tinggi

bisnis jam tangan
Foto: Katalog Jam Tangan (unsplash.com)

Industri aksesori terus berkembang karena permintaannya selalu ada. Jam tangan dapat dikatakan sebagai aksesori selain berfungsi menunjukkan waktu.

Selama orang-orang terus membeli jam tangan dan menilainya sebagai salah satu barang wajib fashion, tetap ada pasar yang dapat diandalkan.

Baik pasar untuk pelaku retail jam tangan, bisnis reparasi dan penggantian baterai, hingga produksi arloji itu sendiri.

2. Pengaruh Besar dari Influencer dan Selebritas

Jam tangan terkadang menunjukkan prestise. Orang kaya dan terkenal selalu menyesuaikan penampilannya dengan jam tangan mewah. 

Tak jarang influencer dan selebritas menunjukkan kekayaannya melalui berbagai aksesori yang digunakan, tak terkecuali jam tangan.

Dengan mempertimbangkan kecenderungan orang untuk meniru gaya selebritas, tidak heran jika banyak orang mengikuti jejak mereka dengan membeli jam tangan mahal.

Baca Juga: Catat, Ini Dia 9 Tips Memulai Bisnis Tas Handmade

3. Jam Tangan Sering Kali Bernilai Tinggi

Arloji dan jam tangan merupakan barang mewah yang satunya bisa dijual dengan harga jutaan hingga puluhan juta rupiah. 

Jika kamu berniat menjual jam tangan bermerek, kamu perlu meyakinkan dan menumbuhkan kepercayaan kepada pelanggan. 

Kamu dapat menghasilkan omzet besar dari penjualan produk dalam jumlah yang relatif kecil.

4. Jam Tangan Sebagai Hadiah

bisnis jam tangan
Foto: Kado Jam Tangan (unsplash.com)

Karena nilainya yang tinggi, jam tangan sering dibeli sebagai hadiah berharga untuk kerabat, keluarga, atau rekan kerja. 

Menurut Point Franchise, arloji laku diberikan sebagai kado ulang tahun, bahkan kado Natal.

Ini peluang bagi bisnis jam tangan kamu untuk memusatkan upaya pemasaran yang membuat usaha arloji semenarik mungkin bagi pelanggan.

5. Bisnis Jam Tangan Dapat Disesuaikan dengan Tren

Saat ini, bisnis jam tangan perlu menyesuaikan produk dan layanan untuk audiens yang lebih tersegmentasi. 

Jam tangan analog bisa dibilang mulai ditinggalkan. Sekarang, industri ini melayani pelanggan yang cenderung membelanjakan barang-barang mewah. 

Jadi, jika kamu ingin memulai bisnis retail arloji, kamu dapat fokus pada penyediaan jam tangan berkualitas. Kamu juga bisa memilih untuk fokus menjual dan memperbaiki smartwatch

Konsumen kini lebih mendambakan kenyamanan dan peduli dengan kesehatan. Semua kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh smartwatch

Menjual smartwatch bersama dengan jam tangan analog merupakan peluang bisnis yang bagus. Kamu dapat memperluas segmentasi pasar dan beradaptasi memberikan apa yang diinginkan pelanggan.

Baca Juga: Bisnis Aksesoris Pria, Begini Tips dan Cara Memulainya

Cara Memulai dan Tips Sukses Bisnis Jam Tangan

Setelah tahu bagaimana peluang bisnis jam tangan, hal selanjutnya yang perlu lakukan adalah membangun usahamu.

Namun kamu tidak bisa sembarangan dalam membangun bisnismu. Kamu perlu tahu cara memulai dalam membangun bisnis jam tangan.

Berikut ini sejumlah point penting cara memulai dan tips sukses bisnis jam tangan yang dapat kamu terapkan.

1. Buat Perencanaan Bisnis

bisnis jam tangan
Foto: Jam Tangan Wanita (unsplash.com)

Kamu perlu terlebih dahulu menetapkan garis besar bisnis jam tangan kamu. Ini akan jadi pemandu pada seluruh perjalananmu sebagai pendiri merek jam tangan. 

Tentukan tujuan akhir bisnismu. Apakah bisnismu ingin menjadi merek ternama, menghasilkan pendapatan tinggi, dan merek jam tangan apa yang jadi benchmark bisnismu?

Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan pada tahap perencanaan, yakni soal anggaran, target pasar, desain jam tangan, dan target profit.

2. Tetapkan Harga Jam Tangan

Model jam tangan dan harga sangat penting ketika memulai sebuah usaha arloji. Kedua hal ini akan membantumu menemukan pelanggan ideal.

Menurut Ops Watches, jika kamu memutuskan untuk menjual jam tangan kelas atas, lakukan penelitian tentang merek jam tangan mewah paling populer. 

Jika kamu ingin menjual jam tangan yang lebih terjangkau, cari tahu apa yang akan dikenakan audiens dan pelangganmu. Apakah kamu menginginkan gaya minimalis, gaya fashion-forward, atau jam tangan olahraga?

Kamu dapat memulai dengan menawarkan beberapa gaya dan titik harga yang berbeda di awal. Ini untuk melihat bagaimana pelangganmu berperilaku dan apa yang mereka sukai. 

Langkah selanjutnya, kamu dapat mempersempit penawaranmu agar sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

3. Kerja Sama dengan Produsen Jam Tangan

Menemukan produsen jam tangan khusus untuk bisnis jam tangan mungkin merupakan bagian tersulit.

Jika kamu memutuskan untuk membuat dan memproduksi jam tangan di pabrik dalam negeri, pastikan produsen jam tangan tersebut sah. Selain itu memiliki keterampilan, pengalaman, dan mudah untuk diajak bekerja sama.

Jika kamu memilih pabrik jam tangan di luar negeri, perlu diingat bahwa kamu mungkin tidak dapat mengontrol proses pembuatan jam tangan. 

Di sisi lain, jika kamu tidak memproduksi jam tangan sendiri, kamu harus mencari produsen jam tangan yang dapat diandalkan untuk membeli jam tangan.

Baca Juga: Ini 8 Cara Memulai Bisnis Aksesoris Wanita, Peluangnya Besar!

4. Bentuk Sebuah Tim

bisnis jam tangan
Foto: Jam Tangan Pria (unsplash.com)

Dalam membangun bisnis jam tangan, tentu kamu memerlukan bantuan dari orang lain. Oleh karena itu, kamu harus membentuk sebuah tim yang membantumu mencapai tujuan. 

Selain tugas administratif, kamu juga memerlukan orang untuk menangani media sosial, situs web, operasi, dan pembukuan keuangan.

Jika kamu bekerja sama dengan pabrik, kamu memerlukan seorang pengawas untuk menangani proses ini dan memastikan produknya sempurna. 

Namun jika kamu memutuskan untuk membuat jam tangan sendiri, kamu perlu membentuk tim produsen jam tangan berpengalaman.

Hindari meluncurkan usaha arloji sendirian, karena kamu akan cepat kewalahan. Selain itu, sisihkan modal yang cukup untuk mempekerjakan pegawai baru sewaktu-waktu.

5. Buatlah Situs Web

Bisnis apa pun yang kamu jalankan, kamu butuh membuat situs web sekalipun tidak menjualnya secara online. Ini juga berlaku bagi bisnis jam tangan.

Situs web merupakan tempat pertama yang akan dicari pelanggan untuk mengecek merekmu. Jadi, pastikan situs web kamu dapat ditemukan di mesin pencari semacam Google.

Situs web kamu harus memiliki gambar produk berkualitas dan deskripsi produk terperinci. Selain itu, lengkapi dengan laman “Tentang Kami”, informasi kontak, dan informasi penting lainnya tentang bisnismu.

Jika kamu menjual secara online, buat blog tempat kamu akan menulis artikel berharga tentang jam tangan. Mulai dari tips, panduan gaya, hingga promosi.

Ini akan membantumu muncul di peringkat pertama mesin pencari dan membantu pelanggan menemukan jam tangan yang tepat.

Baca Juga: Mau Buat Situs Web? Dapatkan Domain Gratis di 5 Web Host Ini!

6. Buat Strategi Pemasaran

Bisnis jam tangan sangat kompetitif. Selain bersaing dengan merek lokal, kamu juga harus bersiap menghadapi merek-merek arloji ternama dari luar negeri.

Jika kamu ingin fokus sebagai distributor atau retail, kamu bersaing dengan toko retail besar, toko perhiasan, bahkan toserba. 

Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki rencana pemasaran yang solid. Ada banyak cara untuk mempromosikan usaha arloji kamu.

Kuncinya, yaitu menunjukkan kepada pelanggan bagaimana merekmu memberikan nilai dan apa yang membuatnya menonjol.

7. Gunakan Media Sosial

Media sosial merupakan salah satu cara terbaik untuk menjangkau audiens yang besar dan meningkatkan kesadaran merek. 

Selain profil media sosial, kamu perlu strategi pemasaran dan periklanan yang solid untuk membantu bisnismu berkembang.

Kamu harus memposting konten berkualitas yang akan memberikan nilai bagi audiens, sehingga mereka dapat terhubung dengan merekmu. Kamu juga harus melakukan engagement dengan para pengikut dan menjawab pertanyaan tentang produk.

Instagram menjadi platform populer untuk cara ini dan banyak influencer Instagram dengan senang hati mempromosikan merek fashion baru dengan imbalan produk.

Baca Juga: Apa Itu Buzzer Media Sosial? Ini Perannya untuk Bisnis Online!

Risiko dan Kekurangan dari Bisnis Jam Tangan

Seperti bisnis pada umumnya, bisnis jam tangan juga memiliki kekurangan. Berikut adalah tiga risiko yang mungkin dihadapi dalam bisnis jam tangan, yaitu

1. Persaingan yang Tinggi

Seperti yang kita semua ketahui bersama, industri jam tangan sangat kompetitif dengan banyak merek yang bersaing untuk mendapatkan perhatian konsumen. Menonjol di antara pesaing dapat menjadi tantangan besar, terutama bagi merek yang baru memasuki pasar.

2. Tren Mode yang Berubah

Selera konsumen terhadap desain dan gaya jam tangan dapat berubah dengan cepat. Bisnis jam tentunya perlu dapat menyesuaikan produk mereka dengan tren terkini untuk tetap relevan, tren terkini yang dimaksud biasanya menyangkut fashion atau mode gaya. Tidak mengikuti tren bisa saja dapat menurunkan penjualan kamu di pasar.

3. Biaya Produksi dan Kualitas

Menciptakan jam tangan berkualitas tinggi sering kali memerlukan investasi besar dalam bahan, desain, dan tenaga kerja. Biaya produksi yang tinggi dapat mempengaruhi margin keuntungan, sementara kualitas yang rendah dapat merusak reputasi merek dan mengurangi kepercayaan konsumen.

Itulah sejumlah peluang, panduan, hingga risiko dalam memulai bisnis jam tangan. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisnismu sukses!

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X