Cari Tahu Makna Perencanaan Taktis, Penting untuk Bisnismu!

Share this Post

perencanaan taktis
Table of Contents

Kamu pernah mendengar istilah perencanaan taktis?

Biasanya perencanaan ini digunakan oleh pengusaha dan tim untuk rencana jangka panjang. 

Perencanaan taktis adalah perencanaan yang memecah rencana strategis jangka panjang ke rencana jangka pendek. Jadi, rencana tersebut lebih jelas dan mudah dilakukan.

Rencana jangka panjang tersebut bisa lebih dari tiga tahun. Nah, agar rencana tersebut tercapai, pengusaha memecah rencana menjadi lebih ringkas. 

Lalu kapan perencanaan taktis itu digunakan? Perencanaan ini dapat digunakan dalam beberapa situasi. 

Misal, ketika keputusan bisnis harus dibuat segera dalam waktu dekat. Perencanaan dilakukan saat rencana strategis telah dibuat.  

Kemudian, perencanaan strategis disusun ketika perlu untuk membenasi usaha, mengidentifikasi peluang, dan mencegah masalah. 

Selanjutnya, kamu bisa menggunakannya ketika tim bisnismu ingin mendapatkan hasil maksimal untuk rencana jangka pendek.

Jika kamu seorang pebisnis, tidak ada salahnya memulai menyusun perencanaan ini. Adanya perencanaan tersebut membuat tujuan bisnis lebih terfokus. 

Jika tujuan terfokus, maka langkah yang diambil untuk mencapai tujuan akan lebih jelas. Penasaran dengan perencanaan taktis? Yuk kita kupas lebih lanjut.

Baca Juga: 5 Komponen Perencanaan Usaha yang Sukses Datangkan Investasi, Apa Saja Itu?

Apa Itu Perencanaan Taktis?

perencanaan taktis
(Foto ilustrasi perencanaan bisnis. Sumber: Freepik.com)

Dikutip dari Indeed, perencanaan taktis adalah langkah yang diambil setelah pebisnis dan tim menyusun rencana strategis. 

Untuk mencapainya, dibuat tujuan dan sasaran yang lebih kecil. Perencanaan ini dipakai untuk menentukan tujuan dan langkah serta tindakan apa saja yang harus diambil.

Jika sudah tersusun rapi, akan dibagi tugas siapa yang akan melaksanakan perencanaan tersebut. Tentu saja sesuai dengan tugas masing-masing anggota tim. 

Manajer atau pimpinan memantau perkembangan dan memastikan bahwa anggota tim bisa menyelesaikan tepat waktu.

Perencanaan taktis tidak harus menunggu ada masalah dalam bisnis atau situasi yang mendesak. Rencana ini bisa dilakukan untuk menyusun rencana jangka panjang sebuah bisnis. 

Kamu sedang merintis bisnis? Adakah rencana jangka panjang?

Jika kamu berniat untuk menentukan jangka panjang pengembangan bisnis, kamu harus menyusun rencana strategis. 

Dalam rencana strategis, ada visi dan misi bisnis yang dibuat. Akan tetapi itu bukan apa-apa jika tanpa adanya perencanaan taktis. 

Adanya perencanaan tersebut, membuat apa yang kamu dan tim lakukan dalam bisnis jadi jelas serta tidak ambigu. Bukan hanya karyawan, kamu sebagai pemilik bisnis bisa menggunakan perencanaan taktis untuk mencapai tujuan dan sasaran. 

Mengutip Origanimi, cara kerja perencanaan taktis lebih pendek ketimbang rencana strategis. Perencanaan ini adalah cara terbaik untuk memastikan bahwa semua orang berada pada frekuensi yang sama. 

Nah, apakah kamu sudah memahami apa itu perencanaan taktis? Apakah kamu sudah mencoba menerapkannya dalam bisnismu? 

Penjelasan selanjutnya berikut ini adalah contoh penerapan perencanaan taktis yang bisa kamu praktikkan. 

Baca Juga: 9 Cara Membuat Proposal Bisnis Plan yang Menarik

Contoh Perencanaan Taktis dalam Bisnis

perencanaan taktis
(Foto membuat rencana strategis. Sumber: Freepik.com)

Rencana strategis memuat tujuan jangka panjang sebuah bisnis. Adapun perencanaan taktis menyusun langkah-langkah agar rencana strategis tersebut terlaksana. 

Apa pun jenis bisnisnya, tidak ada salahnya jika dibuat rencana strategis dan perencanaan taktis. Bahkan ketika kamu baru memulai bisnis. 

Bisnis yang terencana dengan baik akan lebih mudah dijalankan. Jika sudah ada panduan, pemilik dan karyawan akan berpedoman pada panduan tersebut. 

Nah, berikut ini adalah contoh bagaimana rencana strategis dan dibagi dalam perencanaan taktis. Kamu bisa mencobanya untuk bisnismu. 

1. Merekrut Karyawan Baru dan Mempertahankannya dalam Jangka Panjang 

Dalam sebuah perusahaan, seringkali karyawan datang dan pergi. Karyawan yang pindah kerja tentu punya alasan tersendiri. Paling sering yang dikeluhkan adalah terkait dengan gaji. 

Nah, kamu punya rencana jangka panjang untuk merekrut karyawan dan membuat mereka tetap bertahan minimal lima tahun ke depan.

Tentunya dengan cara yang tidak merugikan karyawan.

Apa saja perencanaan strategis yang bisa dilakukan? Kamu bisa melakukan survei gaji untuk menentukan besaran gaji yang akan diberikan untuk karyawan baru. 

Kamu juga bisa mencari tahu apa alasan orang meninggalkan pekerjaannya. Padahal, pekerjaan tersebut nyaman dan gajinya lebih dari cukup. 

Kamu bisa melakukan survei bukan hanya di kota tempat tinggalmu, melainkan di kota-kota lain yang jadi target pengembangan bisnismu.

Selanjutnya, lakukan pelatihan internal untuk manajer dan supervisor terkait keragaman dan inklusivitas.

Baca Juga: 7 Perbedaan Soft Skill dan Hard Skill, Karyawan Wajib Punya!

2. Menata Kembali Bisnis Agar Selaras 

Jika bisnismu sudah berjalan dan baru akan menyusun rencana strategis, tidak masalah. Tidak ada kata terlambat untuk memulai menyusunnya. 

Kamu perlu untuk menata kembali bisnis agar selaras. Langkah pertama yang bisa dilakukan, yaitu melihat kembali peran dan tanggung jawab tim pada bisnismu. 

Selanjutnya, susun proposal reorganisasi dan membagikannya ke seluruh karyawan. Kamu bisa berdiskusi dengan karyawan untuk mengetahui permasalahan yang mereka hadapi. 

Untuk menata kembali bisnis, tidak ada salahnya membuat struktur kerja baru yang mampu mendukung rencana strategis yang kamu susun. 

3. Perkuat Marketing

Rencana jangka panjangmu dalam bisnis, yaitu memperkuat tim marketing. Apa saja yang harus dilakukan? Jika kamu ingin merekrut tim marketing baru, buatkan kriteria kandidat yang diinginkan. 

Ketika karyawan dalam masa percobaan, cobalah gali bakat mereka. Bangun proses pengenalan yang seru dan efisien agar memberikan kesan baik dari karyawan baru. 

Baca Juga: Pengertian Traditional Marketing dan Media Pemasaran yang Digunakan

Pentingnya Menerapkan Perencanaan Taktis

perencanaan taktis
(Ilustrasi membuat perencanaan bersama tim. Sumber: Freepik.com)

Perencanaan taktis adalah pelaksanaan dari rencana strategis. Setiap perusahaan atau bisnis diharapkan punya rencana strategis.  

Nah, seberapa penting, sih, perencanaan taktis? Berikut ini daftar alasan mengapa bisnismu harus menerapkannya. 

  • Perencanaan taktis membantu mengubah strategi jadi tindakan. Nah, kemudian itu dipakai untuk mendukung perusahaan atau tim bisnismu untuk mencapai tujuannya. 
  • Untuk mendorong peningkatan kinerja. Adanya perencanaan ini, membuat karyawan memiliki langkah yang dapat ditindaklanjuti untuk mencapai tujuan. 
  • Pekerjaan lebih fokus. Adanya perencanaan taktis memungkinkan tim bisnis memprioritaskan pekerjaan mereka. Karyawan juga sadar bahwa  pekerjaan yang mereka lakukan berdasarkan strategi yang telah disusun. 
  • Semua orang terlibat. Adanya perencanaan ini, dapat melibatkan seluruh orang di perusahaan. Tidak ada yang tidak mendapat “bagian kerja”. 
  • Lebih ringkas. Adanya perencanaan ini, mampu membantu karyawan menentukan apa yang harus dilakukan untuk mewujudkan rencana strategis. Karyawan akan merasa memiliki rencana itu dan pekerjaan pun lebih optimal. 

Nah, itulah ulasan terkait pentingnya perencanaan taktis dalam bisnis.

Belum ada kata terlambat untuk mulai menyusun rencana strategis dan menerapkannya melalui perencanaan taktis.

Baca Juga: Integrated Marketing Communication: Pengertian, Contoh, dan Strategi Penerapannya

Kamu juga telah memahami apa itu perencanaan taktis, contoh, dan pentingnya untuk bisnismu. Sekarang, tentunya kamu siap untuk menyusun rencana strategis dan membuat perencanaan taktis.