Ini 8 Jenis Retailing Store Beserta Tips Memulainya

Share this Post

Table of Contents
shopee pilih lokal

Kamu tertarik untuk membuka retailing store? Tentu ada sejumlah hal yang harus kamu perhatikan sebelum memulainya.

Jika sudah berhasil dengan bisnis e-commerce, kamu bisa membuat toko retail agar bisa menampilkan produkmu secara langsung kepada pelanggan.

Namun, kamu perlu mendalami lebih lanjut mengenai arti retailing store, jenis-jenisnya, dan tips memulai bisnis tersebut.

Baca Juga: Ini 3 Perbedaan Store dan Shop serta Contohnya

Apa Itu Retailing Store?

retailing store
Foto: Pelanggan Toko (unsplash.com)

Jadi, apa itu retailing store? Menurut China Daily, retailing adalah penjualan barang atau komoditas dalam jumlah kecil secara langsung kepada konsumen.

Ada pun retailing store merupakan badan usaha yang sumber utama penjualannya berasal dari penjualan secara retail atau eceran.

Dalam toko retail, terjadi aktivitas penjualan barang atau jasa secara langsung kepada konsumen akhir untuk penggunaan pribadi.

Dalam perdagangan, pengecer membeli barang atau produk dalam jumlah besar dari produsen atau pengimpor. Baik secara langsung maupun melalui pedagang grosir.

Kemudian, pengecer menjual barang-barang secara satuan atau dalam jumlah kecil kepada masyarakat umum yang merupakan konsumen akhir.

Penjualan kepada konsumen akhir tersebut, bisa secara langsung melalui retailing store atau secara online melalui e-commerce.

Dengan demikian, pedagang retail berada di ujung rantai pasokan. Ada pun toko ini bisa berada di mana saja dan dalam berbagai bentuk.

Retailing store bisa berada di ruko perumahan, di pinggir jalan daerah perbelanjaan, hingga di departement store.

Baca Juga: 3 Fungsi Free Shipping untuk Menarik Calon Pembeli

Jenis-Jenis Retailing Store

retailing store
Foto: Toko Retail (unsplash.com)

Ada sejumlah jenis retailing store. Bentuk dan tampilannya tidak sama antara satu jenis dengan jenis lainnya.

Varian produk yang ditawarkan pun bisa berbeda tergantung dari jenisnya. Berikut ini perinciannya.

1. Speciality Store

Jenis speciality store atau toko khusus ini menjual lini produk yang sangat terbatas dengan pemilihan produk yang cermat.

Toko yang satu ini menawarkan berbagai pilihan dalam hal model, ukuran, gaya, warna, dan atribut penting lainnya. Contohnya, toko khusus pakaian dalam, toko kosmetik, toko optik, dan sebagainya.

2. Department Store

Sebuah department store merupakan outlet retail besar yang menangani berbagai macam lini produk. Di dalamnya, terdapat sekumpulan toko yang lebih kecil lagi berdasarkan brand.

Di department store, produk yang dijual diatur dalam departemen terpisah. Hal ini dilakukan untuk tujuan pembelian, promosi, layanan, dan kontrol.

3. Supermarket

Toserba atau supermarket dirancang untuk melayani kebutuhan sehari-hari. Mulai dari makanan, perawatan tubuh, perawatan rumah tangga, dan sebagainya.

Ukuran retailing store ini relatif besar. Biaya operasinya cenderung rendah dengan margin rendah, volume tinggi, dan pelanggan melakukan layanan mandiri. Artinya, mengambil barang kebutuhannya sendiri.

4. Minimarket

Biasanya, minimarket banyak ditemukan di pinggir jalan dan cenderung dekat dengan daerah permukiman. Namun, tidak menutup kemungkinan toko ini ada di daerah perbelanjaan juga.

Kelebihan minimarket, yaitu jam operasionalnya yang lebih panjang hingga ada yang buka 24 jam. Produk yang ditawarkan cukup terbatas dan harga yang dipasang sedikit lebih tinggi ketimbang supermarket.

Baca Juga: Harga Keseimbangan Pasar, Ini Penyebab dan Perhitungannya

5. Toko Diskon

Dalam toko diskon, produk yang dijual harganya lebih rendah dari harga pasaran. Dengan menawarkan harga diskon, volume penjualan pada toko ini pun lebih tinggi.

Hal ini sebagai kompensasi margin yang lebih rendah dari setiap produk yang dijual. Namun, toko ini dapat meningkatkan profitabilitas secara keseluruhan.

Toko diskon biasanya berupa buku, elektronik, barang olahraga, dan sebagainya.

6. Factory Outlet

Factory outlet biasanya menawarkan barang-barang sisa ekspor. Jenis retailing store ini biasanya dioperasikan oleh produsen.

Produsen menjual hasil kelebihan produksi dari pabrik, sisa ekspor, barang-barang yang dihentikan produksinya, dan lain-lain. Harga yang ditawarkan pun lebih miring.

7. Hypermarket

Jenis toko yang satu ini lebih besar ukurannya ketimbang supermarket. Keanekaragaman produk yang ditawarkan melampaui barang yang dibeli secara rutin.

Selain kebutuhan sehari-hari, hypermarket juga menjual furnitur, peralatan elektronik, pakaian, dan lain-lain.

8. Showroom Katalog

Satu lagi jenis retailing store, yakni showroom katalog. Di toko ini, pelanggan bisa memesan barang dari katalog yang disediakan di showroom.

Para pelanggan kemudian mengambil barang-barang tersebut di area pengambilan barang dagangan.

Baca Juga: 7 Cara Membuat Katalog Online, Mudah dan Praktis!

Tips Memulai Bisnis Retailing Store

retailing store
Foto: Tampilan Toko dari Luar (unsplash.com)

Kini, kamu sudah tahu apa itu retailing store dan berbagai jenisnya. Jadi, apakah kamu sudah memutuskan untuk memulainya?

Jika iya, maka berikut ini ada sejumlah tips memulai bisnis retailing store yang bisa kamu terapkan pada bisnismu.

1. Buat Perencanaan Bisnis

Langkah pertama memulai bisnis retailing store, yaitu menerjemahkan ide menjadi business plan atau perencanaan bisnis.

Kamu perlu menentukan produk yang mau dijual, target pelanggannya, penetapan harga, pesaing terdekat di lokasi toko, orang-orang yang direkrut, dan sebagainya.

2. Pilih Nama Retailing Store

Pemilihan nama menjadi penting bagi sebuah bisnis. Pilihlah nama yang menarik dan mudah diingat oleh pelanggan.

Menurut Business News Daily, ada tiga faktor yang perlu dipertimbangkan. Pertama, makna nama tokomu dapat mudah dipahami dan dikenali oleh pelanggan.

Kedua, buatlah nama yang relatif pendek dan mudah diucapkan. Ketiga, nama harus unik dan jangan memilih nama yang dekat dengan nama pesaing.

3. Temukan Lokasi yang Tepat

Ketika membuka retailing store, kamu perlu fokus menemukan lokasi retail terbaik untuk bisnismu.

Kamu mungkin tergoda untuk memilih lokasi yang murah dan berharap pelanggan akan berdatangan. Namun, kamu harus melakukan riset terlebih dahulu.

Apakah lokasi tersebut benar-benar bisa mendatangkan banyak pelanggan? Daerah pusat perbelanjaan pasti lebih mahal, tetapi bisa mendatangkan banyak pelanggan juga.

Baca Juga: Ini 5 Kelebihan Bing Search Engine yang Perlu Diketahui

4. Urus Perizinan Usaha

Ketika perencanaan bisnismu sudah matang, kamu perlu mengurus legalitas retailing store milikmu.

Mulai dari mengurus perizinan usaha hingga menyewa toko, dan sebagainya. Hal ini agar bisnismu bisa beroperasi dan tidak mendapat masalah pada kemudian hari.

5. Bangun Hubungan dengan Vendor

Membangun hubungan baik dengan vendor menjadi penting saat membuka retailing store. Retailing store membutuhkan pemasok untuk menjual produk secara eceran.

Memiliki hubungan yang kuat dengan vendor merupakan cara baik bagi pemilik bisnis. Hal ini untuk mencegah potensi masalah ke depannya.

6. Jelajahi Peluang Pemasaran

Pemasaran pun merupakan bagian penting dari membangun retailing store yang sukses. Jika kamu sudah memiliki bisnis retail secara online dan ingin memperluas ke toko fisik, membuat pop-up store bisa jadi pilihan.

Biasanya, dibuka di lokasi sementara untuk waktu singkat. Misalnya, kamu membuat toko pop-up di acara pusat kota selama satu hari.

Membuka pop-up store bisa jadi cara terbaik untuk “cek ombak” apakah bisnismu cocok mendirikan retailing store.

Baca Juga: 8 Strategi Pemasaran Produk untuk Meningkatkan Penjualan

7. Rencanakan Grand Opening

Ketika retailing store kamu sudah berdiri dan siap beroperasi, lakukanlah grand opening. Pemnukaan ini penting untuk menarik perhatian calon pelanggan.

Buatlah promosi grand opening, seperti potongan harga dan sebagainya. Hal ini bisa menarik perhatian calon pelanggan untuk mampir di tokomu.

Kamu bisa juga mengundang media massa lokal untuk mendapat coverage pemberitaan mengenai retailing store milikmu. Ini juga bisa jadi cara pemasaran terbaik.

Demikian penjelasan mengenai retailing store. Semoga informasi ini bermanfaat.

Sumber:

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X