Green Business: Pengertian, Konsep, dan Contoh Produknya

Share this Post

ide green business
Table of Contents
shopee pilih lokal

Green business adalah konsep bisnis ramah lingkungan yang menyeimbangkan profit dan kelestarian alam.

Akhir-akhir ini mungkin kamu sudah banyak mendengar tentang green business, bisnis berkelanjutan, atau bisnis ramah lingkungan.

Konsumen hari ini sudah semakin sadar dengan pentingnya pelestarian alam.

Hal tersebut tentu menjadi sinyal positif bagi bisnis untuk memasuki era baru bisnis ramah lingkungan.

Langkah tersebut sudah dimulai oleh banyak brand dengan menghentikan penggunaan kantung plastik.

Banyak di antaranya yang kini menggunakan gelas berbahan karton, paper straw, hingga menghindari material yang dapat mencemari alam.

Konsep green business sebenarnya sangat luas, tidak hanya menyangkut produk ramah lingkungan saja. Namun juga seluruh operasional bisnis yang wajib mengutamakan keseimbangan lingkungan.

Seiring berjalan waktu, tampaknya konsumen juga memberikan perhatian lebih kepada bisnis yang peka terhadap lingkungan.

Berbagai kampanye kecil seperti kegiatan CSR dan penanaman pohon rupanya cukup efektif digunakan sebagai media promosi.

Lantas, seperti apa konsep bisnis berkelanjutan dan apa saja contoh produknya?

Baca Juga: 5 Keuntungan Bisnis Sedotan Bambu yang Ramah Lingkungan

Memahami Konsep Green Business

green business
Foto: Bisnis Ramah Lingkungan (Freepik.com)

Ada banyak teori yang mendefinisikan green business sebagai konsep bisnis berkelanjutan.

Menurut Green Still Water , green business atau bisnis berkelanjutan mencakup kegiatan operasional yang berkelanjutan, menggunakan material ramah lingkungan, menghasilkan produk minim limbah, mengelola tenaga kerja dengan berkelanjutan, hingga metode pengiriman yang bertanggung jawab. 

Tujuan bisnis berkelanjutan adalah untuk menghilangkan dampak negatif terhadap lingkungan, baik dalam skala lokal maupun global. 

Tak hanya itu, menurut Wise Geek, tujuan dari green business adalah untuk menjaga kelestarian lingkungan, mengurangi limbah, termasuk menggunakan kembali bahan baku tak terpakai sebanyak mungkin. 

Banyak bisnis berkelanjutan yang membangun kantor, fasilitas umum, atau geraidengan konsep efisiensi energi dan menggunakan bahan bangunan yang ramah lingkungan seperti material kayu dan bambu.

Bisnis berkelanjutan akan menggunakan air, energi, dan bahan baku seminimal mungkin sambil mengurangi emisi karbon, atau menemukan cara untuk memanfaatkan bahan-bahan tersebut dengan cara terbarukan dan ramah lingkungan. 

Beberapa bisnis bahkan berusaha memanfaatkan kembali limbah produksi mereka menjadi bentuk lain yang bisa dimanfaatkan.

Pada dasarnya, bisnis berkelanjutan dapat menjual semua jenis barang. sebagai contoh, produsen mobil yang dikenal menjadi penyumbang emisi karbon terbesar di jalanan.

Produsen mobil saat ini sudah banyak berinovasi dengan menghadirkan produk mobil listrik yang ramah lingkungan. Bahkan, produksi ban mobil juga ada yang sudah menggunakan bahan-bahan ­eco-friendly.

Baca Juga: Pengertian Ecoprint dan 6 Keunggulannya untuk Bisnis

Contoh Penerapan Konsep Green Business

Green Business: Pengertian, Konsep, dan Contoh Produknya
Foto: Bisnis Berkelanjutan (Freepik.com)

Implementasi green business tidak hanya dalam bentuk produk ramah lingkungan, namun juga semua proses bisnis mulai dari pengelolaan pegawai, desain kantor, produksi, hingga pengolahan limbah.

Berikut implementasi green business yang bisa kamu tiru!

1. Mengurangi Penggunaan Plastik dan Styrofoam

Konsep bisnis berkelanjutan yang paling mudah namun penuh tantangan adalah mengurangi penggunaan plastik dan styrofoam.

Pasalnya, kedua bahan tersebut sudah sejak lama digunakan sebagai material pembuat kemasan produk, kantung belanja, hingga alat makan.

Konsumen juga sudah terbiasa menggunakan material tersebut saat berbelanja.

Meskipun penuh tantangan, kamu bisa mulai mengurangi penggunaan plastik dan styrofoam. Misalnya, beralih menggunakan gelas karton, paper straw, kemasan karton food grade, dan tas belanja.

2. Mendaur Ulang Limbah Produksi

Mereduksi dan mengolah kembali limbah produksi bisa menjadi cara terbaik untuk menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan pendapatan.

Sebagai contoh, saat ini ada beberapa produk abon yang dibuat dari tulang dan duri ikan bandeng. Selama ini, duri dan tulang ikan akan berakhir di tempat sampah.

Dengan kreativitas, rupanya kita bisa memanfaatkan sisa bahan produksi menjadi produk baru yang lebih bernilai dan bisa meningkatkan penjualan.

Baca Juga: Cara Membuat Paper Bag untuk Kemasan Ramah Lingkungan!

3. Produk Organik

Green Business: Pengertian, Konsep, dan Contoh Produknya
Foto: Sayur Organik (Freepik.com)

Produk organik merupakan produk yang dibuat tanpa penggunaan bahan kimia sintetis atau rekayasa genetika.

Oleh karenanya, produk organik menghasilkan lebih sedikit polutan bagi lingkungan.

Sebagai contoh, penggunaan pupuk kimia untuk tanaman bisa mencemari perairan dan merusak kesuburan tanah.

Ada banyak produk organik yang disukai konsumen, seperti beras dan sayuran organik, sabun organik, masker organik, produk olahan daging, hingga produk susu.

4. Keuangan Hijau

Menurut Business News Daily, keuangan hijau berfokus mendukung proyek-proyek lokal di tengah masyarakat dengan penekanan pada pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Misalnya, membangun lahan sayuran hidroponik, mendukung kegiatan UMKM yang menggunakan bahan-bahan alami, hingga mengadakan pendidikan atau program yang mendukung pelestarian alam.

5. Bangunan Kantor dan Gerai Ramah Lingkungan

Saat ini, belum banyak bisnis yang memberikan perhatian khusus terhadap konstruksi kantor dan desain gerai bisnisnya.

Kebanyakan masih menggunakan material konvensional seperti semen, pasir, dan bahan kimia lain.

Tentu saja, material tersebut dapat merusak lingkungan jika masuk ke dalam perairan atau tanah.

Tak hanya itu, bangunan-bangunan tersebut juga membutuhkan lahan yang pada akhirnya menebang banyak pohon dan area hijau.

Sebagai solusi, kamu bisa menggunakan konsep green building untuk kantor dan gerai bisnis. Misalnya, menggunakan bahan alami seperti kayu dan bambu, mengurangi penggunaan AC, dan memasang panel surya.

Sebagai contohnya, kamu bisa melihat desain bangunan kafe kekinian Tanatap Coffee yang mengusung konsep tropical dan eco-friendly, namun tanpa menghilangkan kesan estetis!

6. Salon Ramah Lingkungan

Green Business: Pengertian, Konsep, dan Contoh Produknya
Foto: Kosmetik Ramah Lingkungan (Freepik.com)

Bisnis kecantikan juga bisa menerapkan konsep green business. Saat ini, ada banyak produk shampo dan sabun organik yang dibuat dari bahan-bahan alami.

Tentunya, produk organik menghasilkan lebih sedikit limbah yang dapat mengancam lingkungan.

Kamu dapat membuka salon kecantikan yang menggunakan shampo dan kondisioner alami atau salon kuku yang menggunakan cat dan perawatan spa yang ramah lingkungan.

Baca Juga: Green Investment, Wujud Kontribusi Pemuda Untuk Lingkungan

7. Lanskap Ramah Lingkungan

Selain menggunakan konstruksi dari bahan alami dan mengurangi limbah bangunan, kamu juga bisa menggunakan lanskap ramah lingkungan.

Misalnya, membuat taman kecil di sekitar area kantor. Selain itu, kamu juga bisa menempatkan beberapa tanaman cantik dalam pot untuk menghias gerai bisnismu.

Cara ini tentu menjadi upaya sederhana untuk menerapkan green business.

8. Membeli Produk Langsung Dari Petani

Coba bayangkan, berapa lama proses distribusi produk dari tangan petani hingga sampai ke konsumen akhir? Dibutuhkan biaya distribusi dan mobilisasi kendaraan yang tidak ramah lingkungan.

Sebagai solusi, kamu bisa membeli produk langsung dari petani. Sudah ada beberapa contoh bisnis yang sukses menerapkan pola ini, seperti membeli beras organik, sayuran organik, atau produk hasil pertanian lain tanpa perantara.

Baca Juga: Cara Menjaga Kelestarian Lingkungan bagi Bisnis, Cintai Alam!

9. Mengadakan Kampanye Lingkungan

Green Business: Pengertian, Konsep, dan Contoh Produknya
Foto: Kampanye Lingkungan (Freepik.com)
shopee pilih lokal
shopee gratis ongkir

Penerapan green business lainnya adalah dengan mengadakan kampanye lingkungan.

Misalnya, menggelar aksi penanaman mangrove, pemilahan sampah, hingga mengangkat isu-isu lingkungan sebagai bagian dari media promosi.

Membangun kesadaran bersama akan pelestarian alam dalam bisnis adalah kunci utama untuk menjaga kelangsungan bisnis itu sendiri.

Itulah penjelasan lengkap tentang green business yang perlu kamu ketahui. 

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X