Rekomendasi Font untuk Website, Berikut Tips Memilihnya

Share this Post

Font untuk Website
Table of Contents
shopee pilih lokal

Dalam membuat website, penting juga bagi kamu untuk memerhatikan desainnya. Salah satu bagian desain yang tidak boleh luput dari perhatian ialah font untuk website.

Meski mungkin aspek ini dianggap sebagai suatu hal yang sepele, akan tetapi font untuk website merupakan elemen yang penting secara keseluruhan.

Hal ini karena font untuk website memiliki peran dalam pengalaman pengguna situs web, persepsi pengguna, tingkat keterbacaan halaman, hingga perasaan atau suasana hati pengguna saat berkunjung.

Oleh sebab itu, sangat penting bagi desainer situs web untuk memahami prinsip-prinsip desain tipografi yang tepat sehingga website bisa mengomunikasikan isi pesan dengan mudah dan dapat dipahami oleh audiens.

Baca Juga: 5 Cara Menggunakan CMS, Kelola Website Jadi Lebih Mudah!

Rekomendasi Font untuk Website

rekomendasi font untuk website
Foto: Ilustrasi Font Untuk Website (unsplash.com)

Ini dia beberapa rekomendasi font untuk situs web yang bisa kamu coba gunakan dalam mengelola website bisnis:

1. Open Sans

Salah satu font yang bisa kamu gunakan untuk mendesain website adalah Open Sans. Ini merupakan font yang mudah untuk dibaca, netral, dan minimalis.

Dilansir dari laman Adobe, font Open Sans merupakan font terbaik karena bisa meningkatkan keterbacaan dan pengalaman pengguna (User Experience/UX).

2. Helvetica

Jenis font untuk website selanjutnya yang bisa kamu pilih yakni Helvetica. Ini adalah font yang memiliki clear design sehingga tampilannya amat netral dan cocok untuk desain situs web apapun.

Font Helvetica ini dirancang untuk penggunaan ukuran kecil seperti teks yang ditampilkan di e-reader dan perangkat seluler.

3. Arial

Pilihan font lainnya yang dapat kamu gunakan untuk desain situs web adalah Aria.

Ini merupakan font yang memiliki tampilan huruf tebal dan kokoh sehingga menciptakan look yang minimalis sekaligus klasik.

Dengan font Arial, tingkat keterbacaan situs web kamu akan lebih tinggi. Sebab, font Arial bisa digunakan untuk desain halaman apapun.

Jenis font ini juga cukup populer digunakan untuk media cetak seperti surat kabar dan iklan.

Baca Juga: Ini Beda UI Dan UX Serta Fungsinya Dalam Bisnis

4. Times New Roman

Times New Roman adalah jenis font populer yang banyak digunakan untuk media cetak, seperti majalah dan buku.

Meski demikian, Times New Roman juga cocok digunakan untuk desain website.

Dengan menggunakan Times New Roman sebagai font untuk website, halaman kamu akan memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi sehingga pengalaman pengguna akan lebih baik.

Ini merupakan pilihan font favorit yang banyak digunakan untuk situs web formal seperti website berita dan situs-situs pendidikan.

5. Calibri

Selanjutnya, ada font Calibri yang juga bisa kamu gunakan untuk desain halaman situs web. Ini merupakan jenis font yang populer sehingga banyak dipakai oleh developer website.

Calibri merupakan font default untuk berbagai perangkat lunak terkenal seperti Microsoft Office Suite dan Google Docs.

Selain itu, Calibri bisa disesuaikan dengan berbagai ukuran teks. Jadi, akan lebih mudah untuk dibaca dan cocok digunakan sebagai tampilan layar/digital seperti website.

6. Cambria

Font untuk website berikutnya yaitu Cambria. Ini adalah jenis font yang memiliki jarak dan proporsi rata antar hurufnya.

Cambria dirancang untuk menciptakan pengalaman membaca di layar dengan baik, bahkan saat ditampilkan dalam ukuran kecil.

Kamu pun dapat menggabungkan gaya yang berbeda saat menggunakan font Cambria untuk header, judul, dan teks isi.

Hal ini Cambria tersedia dalam banyak variasi mulai dari tebal reguler, tebal miring, dan miring.

Baca Juga: Praktis! Begini Cara Menyimpan Foto Di Google Drive

7. Roboto

Roboto juga bisa kamu gunakan untuk desain situs web. Ini merupakan jenis font yang dianggap sebagai font yang ramah dan profesional.

Font Roboto juga  menjadi font default di Android dan layanan Google lainnya. Jadi, patut kamu pertimbangkan sebagai pilihan font di website.

8. Optima

Jenis font untuk situs web selanjutnya yaitu Optima. Ini adalah jenis font yang cocok digunakan dalam desain logo sebuah merek.

Optima memiliki tampilan yang elegan dan mudah untuk dibaca. Jadi, isi konten kamu di situs web dapat dimengerti secara lebih mudah oleh audiens.

9. Garamond              

Garamond bisa menjadi pilihan font yang dapat kamu gunakan saat mendesain situs web. Font ini merupakan jenis font klasik yang banyak digunakan pada media cetak maupun digital.

10. Quicksand

Jenis font untuk digunakan dalam website berikutnya adalah Quicksand. Font ini dapat memberikan tampilan modern, kasual, sekaligus elegan.

Baca Juga: Rekomendasi Font Keren Gratis Untuk Website Dan Desain Logo

Tips Memilih Font untuk Website

tips memilih font untuk website
Foto: Desain Font Untuk Website (unsplash.com)

Nah, dalam mencari font untuk website kamu bisa menerapkan beberapa tips di bawah ini agar tidak salah memilih.

1. Pilih Font yang Tidak Menghambat Waktu Muat Halaman

Dalam memilih font untuk situs web, pastikan tidak menggangu waktu muat halaman website kamu.

Jangan sampai pemilihan jenis font yang tidak efektif membuat waktu muat halaman website kamu menjadi lebih lambat.

Ketika hal ini terjadi, audiens yang ingin menjelajah situs web kamu bisa saja kabur dan memilih untuk mengunjungi website lain.

Jadi, pilihlah jenis font yang kamu butuhkan saja. Selain itu, hindari untuk mengunduh pilihan bahasa yang memang tidak kamu gunakan.

Sebab, hal tersebut bisa mengambil terlalu banyak ruang penyimpanan sehingga berdampak pada waktu muat halaman situs webmu.

2. Perhatikan Nilai Keterbacaan Halaman

Ketika memilih jenis font untuk situs web, jangan lupa perhatikan juga nilai keterbacaan halaman. Pastikan kamu tidak memilih font yang sulit untuk dibaca audiens, ya.

Jadi, pesan dalam isi website bisa tersampaikan dengan baik dan mudah dimengerti oleh pengunjung yang mengakses situs web kamu.

Dalam hal ini, kamu bisa memilih jenis font yang tidak terlalu dekoratif. Sebab, font dengan tampilan dekorasi berlebihan biasanya akan lebih sulit untuk dibaca audiens.

Cukup pilih font dengan tampilan sederhana yang sesuai kebutuhan, dan memiliki nilai keterbacaan halaman yang baik.

Baca Juga: 15 Aplikasi Keuangan Pribadi Untuk Bantu Kelola Finansialmu!

3. Gunakan yang Sesuai dengan Branding Merek

Jangan lupa, pilih juga jenis font sesuai branding merek yang ingin kamu tampilkan. Sebab, beberapa font bisa mencerminkan isi website secara keseluruhan.

Ada beberapa jenis font yang lebih cocok digunakan untuk situs web formal. Sementara jenis font lainnya, lebih cocok dipakai dalam website yang sifatnya lebih casual.

Jadi, cermatlah dalam memilih jenis font untuk situs web bisnis kamu.

4. Sesuaikan dengan Isi Konten

Setiap situs web memiliki jenis konten yang berbeda-beda, dan font yang sesuai dengan konten itu dapat sangat beragam. Sebagai contoh, untuk situs berita, kamu mungkin memilih font yang jelas dan mudah dibaca seperti serif atau sans-serif.

Di sisi lain, untuk situs web seni atau desain, kamu mungkin memerlukan font yang lebih kreatif dan unik untuk menambahkan dimensi artistik.

Sementara itu, situs web bisnis biasanya menggunakan jenis font yang teratur, jelas, dan mudah dibaca oleh semua orang. Misalnya, jenis font serif atau sans serif.

5. Konsistensi Penggunaan Font

Konsistensi dalam penggunaan font adalah kunci untuk menciptakan pengalaman pengguna yang baik dan desain web yang profesional. Pilihlah beberapa font yang konsisten untuk digunakan di seluruh situs web kamu.

Ini bisa termasuk font untuk teks utama, font untuk judul, dan font untuk teks berbagai informasi. Memiliki konsistensi dalam penggunaan font akan membantu menciptakan citra merek yang kohesif.

Demikian penjelasan seputar rekomendasi font untuk website dan tips memilihnya. Semoga informasi ini bermanfaat untuk bisnismu, ya!

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X