Pengertian Biaya Peluang, Manfaat, dan Cara Menghitungnya

Share this Post

Biaya Peluang
Table of Contents

Biaya peluang merupakan konsep fundamental dalam ekonomi yang menggambarkan nilai dari alternatif terbaik yang dikorbankan ketika memilih satu opsi dari beberapa pilihan.

Dalam setiap keputusan yang diambil, terdapat biaya yang harus ditanggung, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Konsep ini menjadi penting dalam konteks pengambilan keputusan ekonomi, karena menyoroti pentingnya mempertimbangkan apa yang perlu dikorbankan ketika memilih suatu pilihan.

Biaya peluang atau opportunity cost tidak hanya terbatas pada konteks ekonomi, namun juga dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, karir, dan pengelolaan waktu.

Salah satu aspek penting dari biaya peluang adalah memungkinkan individu atau organisasi untuk melakukan perbandingan yang rasional antara opsi yang tersedia.

Dengan menyadari biaya yang terkait dengan memilih satu opsi daripada yang lain, seseorang dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi dan memaksimalkan manfaat yang diperoleh.

Ingin tahu cara menghitung biaya peluang dengan akurat? Simak artikel ini sampai akhir, ya!

Baca Juga: Cara Menghitung Omset Per Tahun, Catat!

Pengertian Biaya Peluang

biaya peluang
Foto: Menghitung Uang (freepik.com)

Melansir dari Investopedia, opportunity cost mengacu pada potensi manfaat yang dikorbankan individu, bisnis, atau masyarakat ketika memilih satu alternatif di atas yang lain.

opportunity cost adalah nilai dari opsi terbaik yang dikorbankan ketika memilih satu alternatif dari beberapa pilihan yang tersedia.

Konsep ini menyoroti pentingnya mempertimbangkan apa yang hilang atau terlewatkan ketika memutuskan untuk mengambil suatu tindakan atau keputusan.

Dalam konteks ekonomi, opportunity cost mencerminkan kesempatan yang hilang untuk memperoleh manfaat dari alternatif terbaik yang bisa dipilih.

Sebagai contoh, jika seorang individu memilih untuk bekerja lembur di malam hari, biaya peluangnya adalah waktu dan potensi keuntungan yang bisa diperoleh dari aktivitas lain yang bisa dilakukan pada waktu yang sama, seperti bersantai bersama keluarga atau istirahat.

Dengan memahami konsep opportunity cost, seseorang dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana dalam pengalokasian sumber daya, baik itu waktu, uang, atau tenaga kerja, dengan mempertimbangkan nilai alternatif terbaik yang mungkin hilang akibat dari pilihan yang diambil. 

Baca Juga: 5 Cara Top Up PayPal Lewat E-Wallet Dan Bank Transfer

Jenis-Jenis Biaya Peluang

Pengertian Biaya Peluang, Manfaat, dan Cara Menghitungnya
Foto: Menggunakan Kalkulator (freepik.com)

Melansir dari Business Insider, opportunity cost dibagi menjadi dua jenis, yakni biaya peluang eksplisit dan implisit. Berikut masing-masing penjelasannya:

Biaya Peluang Eksplisit

Biaya peluang eksplisit adalah biaya yang terukur secara langsung dan mudah diidentifikasi dalam pengambilan keputusan. Ini mencakup semua pengeluaran uang atau aset yang dikeluarkan untuk memperoleh barang atau jasa tertentu.

Contohnya, jika seseorang memilih untuk membeli mesin baru untuk bisnisnya, biaya peluang eksplisitnya adalah harga mesin tersebut. Biaya ini jelas terlihat dalam laporan keuangan dan bisa dengan mudah dihitung.

Biaya Peluang Implisit

Biaya peluang implisit adalah biaya yang tidak terlihat secara langsung dan tidak memerlukan pembayaran uang secara aktual, tetapi masih memiliki nilai ekonomi. Ini mencakup nilai kesempatan terbaik yang hilang ketika seseorang menggunakan aset atau sumber daya mereka dalam suatu opsi daripada yang lain.

Contohnya, jika seorang individu memilih untuk menggunakan waktu dan keterampilannya untuk berkebun daripada bekerja di kantor untuk mendapatkan gaji, biaya peluang implisitnya adalah gaji yang bisa diperoleh jika bekerja.

Biaya ini mungkin tidak langsung terlihat dalam laporan keuangan, tetapi tetap memiliki dampak ekonomi yang signifikan.

Baca Juga: Cost Push Inflation: Pengertian, Contoh, Dan Tips Menghadapinya

Manfaat Menghitung Biaya Peluang

Opportunity cost merupakan nilai dari alternatif terbaik yang dilewatkan ketika memilih suatu pilihan. Konsep ini memiliki beberapa manfaat penting, di antaranya:

1. Membantu Proses Pengambilan Keputusan

Opportunity cost memungkinkan individu untuk melihat dan menilai beberapa alternatif pilihan yang dibuat atau diterimanya. Dengan mempertimbangkan biaya dan manfaat dari tiap pilihan, individu dapat membuat keputusan yang lebih rasional dan optimal.

2. Mempermudah Pemahaman Akan Potensi Peluang yang Ada

Dengan menghitung opportunity cost, kita dapat mengidentifikasi peluang yang lebih menjanjikan dan menguntungkan. Hal ini membantu kita untuk memaksimalkan sumber daya dan mencapai tujuan yang diinginkan.

3. Memudahkan Penentuan Prioritas

Opportunity cost membantu kita untuk menentukan prioritas dalam penggunaan sumber daya yang terbatas. kamu dapat memilih untuk fokus pada kegiatan yang memiliki nilai dan manfaat yang lebih tinggi dibandingkan dengan alternatif lain.

4. Meminimalkan Risiko Usaha

Ketika memulai suatu usaha, opportunity cost dapat membantu pengusaha untuk mempertimbangkan risiko dan potensi keuntungan dari usaha tersebut. Dengan demikian, pengusaha dapat mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan risiko dan meningkatkan peluang keberhasilan usaha.

5. Membuka Kesempatan Usaha

Opportunity cost membantu pengusaha untuk melihat berbagai peluang usaha yang tersedia dan memilih yang paling potensial. Selain itu, dengan mempertimbangkan biaya peluang, pengusaha dapat meminimalkan risiko kegagalan usaha.

6. Membantu Menghitung Modal

Opportunity cost dapat membantu pengusaha untuk menghitung modal yang dibutuhkan untuk memulai suatu usaha. Dengan mengetahui biaya peluang, pengusaha dapat menentukan jumlah modal yang optimal untuk dialokasikan pada berbagai aspek usaha.

7. Menghemat Pengeluaran Bisnis

Opportunity cost membantu pengusaha untuk menghemat pengeluaran usaha dengan memilih alternatif yang paling efisien dan efektif. Pengusaha dapat menghindari pemborosan sumber daya dan meningkatkan profitabilitas usaha.

Baca Juga: Cara Menghitung Laba Kotor Perusahaan, Mudah Dan Akurat!

Cara Menghitung Biaya Peluang

Pengertian Biaya Peluang, Manfaat, dan Cara Menghitungnya
Foto: Menghitung Anggaran Rumah Tangga (freepik.com)

Berikut langkah-langkah untuk menghitung biaya peluang, simak ya!

1. Identifikasi Pilihan yang Tersedia

Langkah pertama adalah mengidentifikasi semua alternatif yang tersedia. Ini termasuk semua pilihan yang dapat kamu pilih, bahkan jika pilihan tersebut tidak ideal atau realistis.

2. Hitung Nilai dari Setiap Pilihan

Langkah selanjutnya adalah menghitung nilai dari setiap pilihan. Nilai ini dapat diukur dalam bentuk uang, waktu, atau manfaat lainnya.

3. Pilih Alternatif dengan Nilai Tertinggi

Setelah kamu menghitung nilai dari setiap pilihan, pilihlah alternatif dengan nilai tertinggi.

4. Hitung Biaya Peluang

Biaya peluang adalah nilai dari alternatif terbaik yang kamu lewatkan. Untuk menghitungnya, gunakan rumus berikut:

Biaya Peluang = Nilai Alternatif Terbaik – Nilai Alternatif yang Dipilih

Contoh:

Seorang mahasiswa memiliki dua pilihan setelah lulus SMA:

  • Alternatif 1: Kuliah di Universitas A dengan biaya Rp10 juta per semester.
  • Alternatif 2: Bekerja dengan gaji Rp5 juta per bulan.

Nilai dari alternatif 1 adalah Rp10 juta per semester. Nilai dari alternatif 2 adalah Rp60 juta per tahun (Rp 5 juta per bulan x 12 bulan).

Mahasiswa tersebut memilih untuk kuliah di Universitas A. Biaya peluangnya adalah:

Biaya Peluang = Rp 60 juta – Rp 10 juta = Rp 50 juta

Artinya, dengan memilih untuk kuliah di Universitas A, mahasiswa tersebut kehilangan kesempatan untuk mendapatkan penghasilan sebesar Rp50 juta per tahun.

Baca Juga: 9 Cara Mendapatkan Passive Income Dengan Modal Minimal

Demikian penjelasan tentang manfaat dan cara menghitung biaya peluang. Agar pengeluaran lebih terencana, pastikan kamu sudah mempertimbangkan setiap opsi ya ada, ya!