Apa Itu Split Payment? Simak 5 Contohnya Di Sini!

Share this Post

apa itu split payment
Table of Contents

Apa itu split payment?

Ini merupakan fitur yang mampu memisahkan pembayaran yang digabung. Fitur ini merupakan perkembangan yang ditawarkan teknologi finansial.

Ilustrasi yang paling tepat untuk menggambarkan apa itu split payment, yaitu ketika kamu pergi makan di sebuah kafe dengan sejumlah teman.

Karena makan bersama, tentunya tagihan yang diberikan akan digabung berdasarkan pesanan di meja yang sama.

Masalahnya, kamu dan teman-temanmu ingin membayarnya sendiri-sendiri.

Di antara teman-temanmu, ada saja yang lupa membawa uang tunai atau tidak punya uang pas sesuai pesanannya.

Ketimbang repot-repot mengumpulkan uang atau saling transfer ke bank satu sama lain, kamu bisa mengatasinya dengan split payment

Adapun fitur ini biasanya ditawarkan oleh aplikasi teknologi finansial tertentu. Sejumlah restoran atau toko juga sudah ada yang menawarkan split payment.

Itulah ilustrasi sederhana split payment.

Bayangkan jika kamu berada di posisi pemilik bisnis. Jika pelanggan dapat melakukan pembayaran dengan berbagai cara, tentu akan membuat mereka nyaman bertransaksi denganmu.

Dalam artikel ini akan dijelaskan lebih lanjut apa itu split payment, bagaimana cara kerjanya, hingga contohnya. simak terus sampai akhir, ya!

Baca Juga: 6 Manfaat Payment Processor, Buat Toko Onlinemu Lebih Optimal

Apa Itu Split Payment?

apa itu split payment
(Apa itu split payment? Sumber: Freepik.com)

Sebelum mengetahui bagaimana cara kerja split payment, kamu perlu tahu terlebih dahulu apa itu split payment.

Mengutip dari Investopedia, split payment adalah kegiatan yang melibatkan penggunaan beberapa sumber pembayaran untuk menyelesaikan seluruh biaya dari satu transaksi. 

Seseorang yang menggunakan dua kartu kredit berbeda untuk membayar barang atau meja tamu restoran yang membagi tagihan dengan beberapa cara, merupakan contoh umum dari apa itu split payment.

Produk berteknologi maju dengan cepat menggeser lanskap komersial dari fisik ke lingkup keterlibatan digital. 

Dalam industri keuangan, layanan dan produk tradisional yang hanya dapat diperoleh di lokasi fisik, kini sudah bergeser.

Bila sebelumnya kamu perlu melakukan pertemuan tatap muka untuk berdiskusi dengan seorang ahli keuangan, kini dapat dilakukan secara online. 

Dengan demikian, digitalisasi dapat mengurangi biaya transportasi dan meminimalkan waktu berharga yang dihabiskan untuk bertemu dengan manusia.

Fintech atau teknologi finansial, sudah mengubah norma penyimpanan dan transfer nilai.

Digitalisasi keuangan ini, memungkinkan semua orang untuk melakukan pembayaran layanan dan barang secara real-time dengan biaya minimal.

Apa itu split payment? Split payment merupakan salah satu perkembangan teknologi finansial.

Mekanisme inovatif ini sedang diterapkan untuk konsumen yang memiliki kebutuhan untuk membagi pembayaran dalam berbagai bentuk.

Penggunaan lain dari split payment adalah untuk membagi pembayaran di beberapa kartu yang dimiliki oleh pihak yang berbeda.

Fitur ini biasanya dapat dilihat di pengaturan restoran atau program layanan ride-sharing.

Misalnya, aplikasi split payment memungkinkan sekelompok orang yang makan di restoran untuk menerima satu tagihan melalui aplikasi. 

Setiap orang kemudian dapat membayar bagian tagihan mereka dengan kartu kredit masing-masing menggunakan aplikasi yang diinstal pada perangkat seluler mereka.

Aplikasi digital banking biasanya memiliki fitur seperti ini.

Perusahaan lain yang menerapkan split payment adalah perusahaan penyedia layanan ride-sharing

Para pengguna layanan ride-sharing dalam perjalanan yang sama, dapat membagi tagihan menggunakan aplikasi layanan tersebut di perangkat seluler mereka.

Hal ini dapat mereka lakukan selama perjalanan tersebut masih aktif dan belum diturunkan di tujuan akhir.

Mengetahui apa itu split payment tidak cukup jika tidak mengetahui bagaimana manfaatnya.

Split payment adalah mekanisme yang nyaman untuk berbagi biaya, sehingga tidak perlu lagi mengurus pembagian pembayaran secara pribadi.

Manfaat lainnya, yaitu ketika kamu hendak membayar dari sumber kartu kredit, kartu debit, atau e-wallet yang berbeda, fitur split payment bisa sangat membantu.

Baca Juga: Apa Itu Payment Gateway? Ini Manfaat dan Cara Kerjanya

Cara Kerja Split Payment

apa itu split payment
(Ilustrasi pembayaran split payment. Sumber: Freepik.com)

Berdasarkan penjelasan di atas, kamu mungkin sudah mulai memahami apa itu split payment.

Namun tidak hanya pengertian split payment saja yang perlu kamu tahu, tetapi juga bagaimana cara kerjanya.

Fitur split payment sangat bermanfaat, terutama bagi kenyamanan pelanggan dalam melakukan pembayaran terhadap produk dan jasa yang mereka dapatkan.

Sebagai pebisnis, kamu harus melihat fitur split payment sebagai salah satu bentuk pelayanan kepada pelanggan.

Jika kamu menyediakan cara pembayaran yang fleksibel, tentu pelanggan merasa nyaman bertransaksi denganmu.

Bisnismu mungkin menyediakan opsi pembayaran tunai, kartu, atau transfer online kepada pelanggan.

Namun dengan menggunakan fitur split payment, kamu memungkinkan pelanggan untuk memilih, baik metode maupun cara pembayaran mereka.

Namun sebelum menerapkannya untuk bisnismu, kamu perlu tahu bagaimana cara kerjanya. Dalam bentuk paling sederhana, cara kerja split payment bisa mengambil contoh bisnis marketplace.

Seorang pelanggan membuat pesanan dari beberapa penjual di marketplace.

Demi kenyamanan pelanggan, pelanggan hanya perlu membayar satu kali untuk total pembelian dari berbagai penjual.

Adapun pihak marketplace menggunakan fitur split payment untuk memberikan dana ke penjual yang berbeda. Penjual pun dapat memproses pesanan dan mengirimkan pesanan ke pelanggan.

Fitur split payment ini membantu pemilik bisnis marketplace menjaga pelanggan dan penjual agar tetap senang serta puas.

Jika ada komisi yang ditandatangani antara pemilik marketplace dan penjual, hal yang sama dapat dilakukan selama penyelesaian dana. 

Selain itu, platform banking as a service (BaaS) dapat membantu melacak transaksi ini dan melakukan rekonsiliasi. Ini tentunya menghemat waktu, tenaga, dan modal bisnis.

Baca Juga: 5 Kelebihan Aplikasi E-Wallet, Transaksi Aman dan Praktis!

Contoh Penggunaan Split Payment

Berdasarkan penjelasan di atas, kamu tentu sudah makin memahami apa itu split payment berikut bagaimana cara kerjanya.

Hal selanjutnya yang harus kamu tahu, yaitu contoh penggunaan split payment.

Berikut ini ada sejumlah contoh yang mungkin bisa menjadi ilustrasi lebih jelas mengenai cara kerja split payment.

1. Marketplace Online

apa itu split payment
(Ilustrasi pembayaran split payment. Sumber: Freepik.com)

Platform marketplace merupakan sebuah penghubung antara banyak penjual dan pelanggan. Mereka melakukan interaksi dan transaksi di platform ini.

Adapun marketplace merupakan salah satu bentuk bisnis yang mendapat manfaat dari pembayaran terpisah. 

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya mengenai cara kerja split payment, pemilik bisnis marketplace dapat mengarahkan pembayaran dari pelanggan ke masing-masing penjual.

Contoh penggunaan split payment di marketplace, bisa kamu lihat di platform Amazon atau Flipkart. Kedua platform ini memfasilitasi banyak penjual untuk terhubung dengan pelanggan.

2. Platform Agregator

Dengan cara yang sama, platform agregator juga mendapat manfaat dari pembayaran terpisah dengan penyelesaian pembayaran yang mudah ke pedagang. 

Melalui cara ini, platform agregator dapat mentransfer dana dari banyak pengguna ke penyedia layanan.

Contoh penggunaan split payment pada platform ini, yaitu penggunaan aplikasi ride-sharing. Aplikasi seperti ini dapat menggabungkan pembayaran dari banyak pengguna ke pengemudi.

3. Gerai Ritel dengan Banyak Cabang

apa itu split payment
(Ilustrasi pembayaran menggunakan EDC. Sumber: Freepik.com)

Ketika sebuah bisnis memiliki banyak cabang, mengelola aliran uang bukanlah hal yang mudah dalam skenario biasa. 

Namun, split payment memungkinkan bisnis untuk melacak setiap pesanan dari cabang dan menyederhanakan proses pembukuan.

Jika kamu menjalankan gerai makanan atau restoran, kamu bisa menawarkan layanan split payment.

Misalnya, menawarkannya kepada pelanggan berkelompok yang hendak membayar sendiri-sendiri makanan mereka.

Tentunya, para pelanggan perlu disosialisasikan terlebih dahulu mengenai apa itu split payment. Untuk mendapatkan fitur ini, kamu bisa mendapatkannya melalui sejumlah platform omnichannel.

Baca Juga: 6 Strategi Omnichannel Marketing yang Bisa Tingkatkan Penjualan

4. Platform E-learning

Aplikasi atau platform e-learning merupakan salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat. 

Dengan pembayaran terpisah, platform ini menjadi lebih mudah untuk mentransfer pembayaran dari setiap siswa ke tutor terkait kursus pilihan mereka. 

Seluruh proses menjadi sangat sederhana, bahkan jika siswa memilih kelas yang berbeda pada waktu yang sama.

Beberapa contoh platform e-learning yang menggunakan split payment, yaitu Udemy atau Coursera yang menawarkan beragam kursus untuk siswa.

5. Platform Gig Economy

Platform gig economy bertujuan untuk menyatukan sektor yang tidak terorganisasi dan menjembatani dua dunia permintaan dan layanan. 

Platform seperti ini dapat menyederhanakan pembayaran dan menyelesaikan dana dari penyewa ke pekerja tanpa penundaan, menggunakan pembayaran terpisah.

Contoh dari platform ini, antara lain Fiverr, Freelancer.com, dan berbagai platform serupa.

Platform semacam ini menghubungkan pekerja lepas dengan perusahaan yang mencari pekerja untuk proyek jangka pendek.

Baca Juga: Kamu Freelancer Online? Catat 12 Website untuk Kelola Bisnis

Itulah penjelasan singkat mengenai apa itu split payment. Semoga informasi ini bermanfaat.