Mau Coba Bisnis Jastip? Ini 6 Tips Melakukannya

Share this Post

Table of Contents
shopee pilih lokal

Sebenarnya, ada banyak peluang bisnis yang memiliki keuntungan besar jika kamu ingin coba membuka usaha. Salah satunya, bisnis jasa titip atau jastip.

Jastip adalah jasa pembelian barang kepada pelanggan yang tidak bisa menjangkau produk atau barang yang mereka butuhkan.

Ini merupakan bisnis kekinian yang cukup populer di kalangan generasi milenial dan gen Z. Biasanya, bisnis jastip ini diadakan oleh seseorang yang sedang berada luar kota atau luar negeri.

Jadi, orang-orang yang tidak ada di kota atau negeri tersebut tetap bisa berbelanja melalui jasa titip. Bisnis ini banyak ditawarkan melalui media sosial, seperti Instagram atau Twitter.

Baca Juga: 5 Ide Bisnis Jarang Pesaing dengan Modal Kecil

Keuntungan Bisnis Jastip

Mau Coba Bisnis Jastip? Ini 6 Tips Melakukannya

Foto: Memegang Tas Belanja (freepik.com)

Sama seperti bisnis lain, membuka usaha jasa titip ini juga bisa mendatangkan keuntungan yang besar jika kamu menekuninya dengan sungguh-sungguh.

Bahkan, jastip adalah bisnis minim modal yang bisa menghasilkan keuntungan maksimal. Hal ini karena kamu hanya perlu berbelanja ketika ada pesanan dari pelanggan.

Saat menjual kepada pembeli, kamu bisa menaikkan harga produk tersebut ditambah dengan biaya jasa, transportasi, dan lainnya.

Biasanya, banyak orang yang menggunakan jastip untuk membeli produk incaran mereka agar tidak perlu repot pergi ke toko offline. Bisa juga memilih belanja online agar bisa menikmati layanan gratis ongkir dari marketplace yang tersedia.

Kamu hanya perlu meluangkan waktu untuk pergi ke toko fisik dan membelanjakan produk sesuai keinginan pelanggan.

Kamu juga tidak membutuhkan biaya besar untuk keperluan iklan karena bisa dipasarkan di media sosial secara gratis.

Selain itu, kamu bisa menerapkan metode pembayaran melalui pihak ketiga, seperti marketplace sehingga proses jual beli dengan pelanggan lebih aman dan dapat dipercaya.

Apabila kamu pintar dalam mengelola biaya jastip, kamu pun bisa mendapatkan keuntungan yang besar.

Bila kamu membuka jasa titip produk yang sifatnya limited edition, biasanya pelanggan akan rela mengeluarkan uang berapa pun untuk mendapatkan produk tersebut.

Kamu pun bisa mengambil keuntungan dari hal tersebut, tetapi sebaiknya tetap tawarkan harga yang masuk akal agar pelanggan bisa kembali lagi ke tokomu.

Baca Juga: 3 Skill Penting untuk Jadi Mompreneur Sukses, Sudah Tahu?

Tips Memulai Usaha Jastip

jastip

Foto: Membeli Secara Online (iPhoto Stock)

Lantas, bagaimana ya, cara memulai bisnis jasa titip ini untuk menghasilkan keuntungan? Berikut tipsnya:

1. Menentukan Target Pasar

Sebelum kamu membuka jasa titip suatu produk, coba cari tahu dulu siapa yang akan menjadi target pasar kamu.

Coba tentukan dengan cara memetakan jenis kelamin, usia, atau minat mereka. Dengan target pasar yang jelas, kamu akan lebih mudah untuk menarik pelanggan potensial.

Misalnya, jika kamu membuka jastip untuk produk kecantikan, maka kamu dapat menentukan perempuan dari usia remaja hingga dewasa sebagai target pasarnya.

Ketika mereka menggunakan jastip kamu untuk membeli produk skincare atau makeup dan merasa puas, kemungkinan mereka untuk kembali berbelanja dan menjadi pelanggan setia.

2. Memiliki Akses ke Penyedia Produk

Karena jastip dibutuhkan oleh orang-orang yang ingin membeli produk, tetapi tidak memiliki sarana untuk menjangkaunya langsung, maka kamu sebagai penyedia jasa titip harus mempunyai akses ke penyedia produk.

Misalnya, dengan menghubungi pihak penjual yang menyediakan produk luar negeri jika kamu ingin membuka jastip barang-barang impor.

Pastikan kamu bisa berkomunikasi dengan penyedia produk sehingga kamu dapat memastikan bahwa pelanggan yang telah memesan barang benar-benar mendapatkannya.

Baca Juga: Apa Saja Jenis Usaha UMKM dan Perbedaannya? Cari Tahu!

3. Melakukan Promosi di Media Sosial dengan Rutin

Nah, agar jasa titip kamu menarik pelanggan untuk berbelanja, kamu bisa memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi.

Pastikan kamu membuat katalog dengan foto produk yang jelas dan estetik agar pelanggan mau menggunakan jasa titipmu.

Dalam hal ini, kamu bisa menggunakan foto produk dari produsen atau mengunggah foto asli dari toko sehingga foto produk tersebut benar-benar real pict.

4. Tetapkan Harga yang Wajar

Meski pelanggan bersedia mengeluarkan uang berapa pun untuk mendapatkan produk yang mereka inginkan, tetapi kamu harus tetap memerhatikan harga jual produk.

Pastikan untuk menetapkan harga jual produk yang wajar, dengan tidak mematok harga yang terlalu mahal.

Walaupun produk tersebut dari luar negeri, tetapi kamu harus tetap menetapkan harga yang masuk akal.

Selain itu, jasa titip produk luar negeri biasanya menyasar kalangan menengah ke atas yang sudah mengetahui harga asli produk sehingga kamu sebaiknya tidak memberikan harga terlalu tinggi.

Pasalnya, pelanggan bisa saja tidak jadi menggunakan jasa titip kamu dan mereka pun dapat membeli produk dari jastip lain yang menjadi pesaingmu.

Tentu saja, kamu tak ingin hal tersebut terjadi, bukan?

Baca Juga: 10 Manfaat Analisis SWOT bagi Evaluasi Bisnis

5. Mampu Mengatur Waktu dengan Baik

Tips lain yang perlu kamu perhatikan sebelum memulai usaha jasa titip adalah pastikan untuk mengatur waktu seefisien mungkin.

Entah itu waktu untuk promosi, membeli pesanan pelanggan, membalas chat, hingga melakukan pengiriman. Kamu harus mengatasinya sebaik mungkin agar bisnis ini berjalan lancar dan menghasilkan pundi-pundi yang kamu inginkan.

Untuk mengatasinya, kamu bisa memulainya dengan membuat jadwal belanja produk pesanan. Usahakan konsisten dan mengikuti jadwal tersebut.

Jadi, kamu bisa menggunakan waktu lain untuk membalas pesan pelanggan, melakukan pengiriman, dan tetap dapat melakukan promosi.

6. Melayani Pelanggan dengan Profesional

Membuka bisnis layanan, seperti jasa titip ini membutuhkan kepercayaan pelanggan agar bisa bertahan.

Oleh sebab itu, kamu perlu melayani pelanggan dengan sebaik mungkin agar mereka puas dan bisa terus berbelanja di tokomu.

Pastikan untuk melayani pelanggan dengan sopan dan ramah, meski hanya berinteraksi melalui chat. Hindari juga kesalahan dalam membeli pesanan pelanggan.

Selain itu, pastikan bahwa barang pesanan pelanggan dikemas dengan baik sehingga tetap aman ketika sampai di tangan pelanggan.

Baca Juga: Cara Memulai Bisnis dari Nol, Yuk Coba Sekarang!

Daftar Produk Jastip Terlaris

Mau Coba Bisnis Jastip? Ini 6 Tips Melakukannya

Foto: Berbelanja (freepik.com)

Setelah mengetahui cara kerja jasa titip dan tips memulai bisnisnya, kamu mungkin bertanya-tanya mengenai produk jastip apa yang banyak diminati pelanggan.

Untuk menjawab rasa penasaran kamu, berikut daftar produk jastip paling laris di Indonesia yang bisa kamu jadikan peluang usaha:

1. Produk Kecantikan

Produk kecantikan, seperti skincare atau makeup merupakan salah satu produk jastip yang banyak diminati. Terutama, produk kecantikan dari luar negeri, seperti Korea Selatan.

2. Fashion

Produk jastip berikutnya yang juga banyak diincar pelanggan adalah fashion, mulai dari pakaian, sepatu, hingga tas.

Biasanya, produk fashion dari brand ternama belum masuk pasar Indonesia sehingga banyak orang yang membelinya melalui jastip.

Baca Juga: 10 Jenis Bisnis Konsultan yang Harus Kamu Pahami

3. Camilan

Produk lain yang bisa menjadi peluang kamu membuka bisnis jastip adalah makanan ringan atau camilan. Makanan ringan khas kota dan negara tertentu biasanya banyak dicari oleh pelanggan.

Biasanya, camilan yang dijual jastip meliputi cokelat, permen, biskuit, makanan khas daerah tertentu, hingga makanan bayi.

Jika kamu memutuskan untuk membuka jastip yang satu ini, pastikan bahwa produk makanannya tahan lama sehingga bisa sampai ke pelanggan dalam kondisi baik, ya.

Itu dia penjelasan mengenai bisnis jastip atau jasa titip yang bisa menjadi peluang usaha. Apakah kamu tertarik membuka bisnis ini?

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X