5 Alasan Belanja Online Lebih Disukai Oleh Konsumen

Share this Post

Table of Contents
shopee pilih lokal

Alasan belanja online lebih disukai tentu karena adanya berbagai promo dan diskon menarik. Apa saja keunggulan lain belanja online?

Belanja online merupakan sebuah tren yang meningkat dari tahun ke tahun. Hal tersebut ditopang oleh kemudahan transaksi yang disediakan oleh berbagai macam platform.

Ditambah, kondisi pandemi membuat banyak orang lebih nyaman belanja dari rumah. Untuk beberapa orang yang baru pertama kali mencoba, tentu ini menjadi metode belanja yang menarik dan efisien.

Pada saat banyak toko offline yang tutup dan dibatasinya kegiatan di luar rumah, peran situs belanja online sangat membantu. Pada akhirnya, tren belanja ini menjadi kebiasaan baru.

Sebab, masyarakat umumnya sudah cukup nyaman dengan sistem belanja online. Menurut Populix, salah satu perusahaan riset data di Indonesia terkait industri menyatakan bahwa, ada 82% masyarakat Indonesia lebih memilih belanja online sebagai pilihan utama.

Peningkatan pelanggan yang berbelanja online juga cukup besar. Dari semula yang hanya 11%, meningkat menjadi 25% pada tahun 2021.

Menurut data Semrush, pergeseran perilaku berbelanja ini juga dipengaruhi oleh perkembangan e-commerce dan ditutupnya toko fisik selama pandemi.

Lantas, apa alasan belanja online kini lebih disukai konsumen?

Baca Juga: 10+ Pertanyaan Tentang E-Commerce yang Sering Diajukan

Alasan Belanja Online Lebih Disukai

alasan belanja online
Foto: Ilustrasi Belanja Online (Freepik.com)

Tercatat, ada beberapa alasan utama belanja online lebih disukai oleh konsumen, berikut penjelasannya untukmu.

1. Tak Perlu Keluar Rumah

Alasan belanja online lebih disukai yang pertama adalah tidak perlu repot-repot datang ke toko fisik secara langsung.

Konsumen tinggal membuka handphone dan pilih medium belanja sesuai pilihan. Dari proses pemilihan barang sampai barang sampai di lokasi, konsumen hanya menunggu saja tanpa perlu pergi menjemputnya.

Belanja dari rumah merupakan langkah aman untuk meminimalisir diri dari paparan COVID-19. Dengan berdiam diri di rumah bermodal handphone, konsumen bisa membeli barang, membayar menggunakan m-banking, memilih jasa pengiriman barang, dan semua kemudahan belanja online bisa didapatkan tanpa bepergian.

2. Banyak Promo

Alasan belanja online sekaligus salah satu daya tarik yang membuat banyak orang belanja secara online. 

Promosi yang ditawarkan marketplace, website, atau platform lainnya bisa membuat banyak orang tergiur. Promosinya pun beragam jenisnya. Ada yang sifatnya potongan harga, kode voucher, cashback, dan lainnya.

Apalagi untuk event tertentu seperti Harbolnas, momentum ini banyak dimanfaatkan konsumen untuk berburu barang dengan beragam jenis promo menarik.

Agaknya, promosi membuat mata konsumen semakin liar mencari barang yang diinginkan. Sehingga daya tarik promosi masih menjadi alasan teratas untuk para konsumen belanja secara online.

Baca Juga: 7 Jenis E-Commerce Berdasarkan Model Bisnisnya

3. Menghindari COVID-19

alasan belanja online
Foto: Menggunakan Masker pada Situasi Covid (Freepik.com)

Sebenarnya sudah dari beberapa tahun terakhir belanja online menjadi tren belanja yang marak terjadi. Akan tetapi, adanya virus corona membuat belanja online semakin meningkat pesat.

Banyak dari konsumen yang baru merasakan belanja online saat pandemi terjadi. Alasan kuatnya karena jika belanja secara langsung kemungkinan terpapar coronavirus semakin besar.

Selain itu, para pelaku usaha pun mencoba mewadahi kekhawatiran konsumen dengan membuat toko online. Sehingga keinginan konsumen untuk menghindari COVID-19 didukung oleh para pelaku bisnis yang membuatkan akses secara online. 

Dengan begitu, konsumen bisa tetap berbelanja dan terhindar dari COVID-19.

4. Relatif Lebih Murah

Alasan belanja online disukai banyak konsumen sebab merasa belanja online selain mudah dan efektif, metode belanja ini juga diyakini lebih murah dari belanja langsung ke toko fisik.

Anggaplah jika membeli barang elektronik di toko fisik akan terasa lebih mahal dibandingkan secara online. Banyak toko online menawarkan produk yang bagus serta murah dikantong.

Akan tetapi yang perlu diperhatikan konsumen adalah kebenarannya. Banyak beberapa toko online menawarkan barang dengan harga yang tidak masuk akal. Saat konsumen tergiur, ternyata toko tersebut melakukan tindakan penipuan.

Hal tersebut menjadi salah satu kendala belanja online. Solusinya konsumen dituntut untuk memilih toko yang terpercaya. Konsumen bisa melihat dari rating beserta review dari konsumen lain. 

Baca Juga: 9 Tips Cerdas Tingkatkan Retensi Pelanggan untuk Bisnis E-Commerce

5. Banyak Pilihan

Saat belanja langsung ke toko fisik, ada kalanya konsumen tidak menemukan produk yang dicari. Entah itu stok sedang habis atau memang tidak tersedia.

Permasalahan ini merupakan jawaban yang tepat jika belanja secara online. Konsumen bisa mencari produk dengan banyak pilihannya.

Contohnya saat konsumen ingin mencari mouse laptop, jika belanja secara langsung ke toko mungkin ada beberapa jenis mouse yang menarik.

Namun jika mencarinya di toko online, konsumen tinggal mengetiknya di kolom pencarian dan akan menemukan berbagai jenis mouse. Entah itu dari segi warna, ukuran, kegunan, sampai harganya.

Baca Juga: Kenali Perilaku Konsumtif Berbelanja Online, Apa Penyebabnya?

Faktor Keamanan Belanja Online Jadi Pembeda

alasan belanja online
Foto: Pembayaran Jarak Jauh (Freepik.com)

Selain berbagai alasan belanja online sebelumnya, faktor yang satu ini tentu layak diulas secara khusus. Faktor keamanan memang jadi keunggulan utama belanja online.

Belakangan sempat viral kasus penolakan barang COD oleh pembeli. Hal ini sedikitnya membuat beberapa pebisnis pemula merasa khawatir. Namun, pada dasarnya e-commerce adalah platform jual beli yang sangat aman.

Berbeda dengan jual-beli offline, jika tidak cermat banyak penjual dirugikan. Pasalnya, sering sekali ditemukan kasus penipuan dengan uang palsu, tentu hal tersebut bisa menyebabkan kerugian besar.

Selain itu, semua data pribadi yang kamu masukkan akan dilindungi oleh e-commerce, artinya datamu aman dari aksi pencurian. Jika kamu khawatir dengan sistem COD, kamu juga bisa menonaktifkannya di tokomu.

Sebagai pembeli, bagaimana jika pesanan tak sesuai deskripsi penjual? Jangan cemas, kamu memiliki opsi untuk menukar produknya atau pengembalian dana. Yang terpenting ikuti ketentuan dari penjual dan e-commerce ya!

Baca Juga: Apa Perbedaan Uang Elektronik dan Dompet Digital dalam Transaksi?

Nah, itulah alasan belanja online kini lebih disukai oleh konsumen. Sebagai pebisnis, yuk coba lakukan digitalisasi dengan membuka cabang toko online!

Sumber:

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X