Unique Selling Point Adalah? Berikut Pengertian dan Contohnya!

Share this Post

Unique selling point adalah
Table of Contents

Unique Selling Point adalah faktor yang dapat membuat bisnismu lebih unggul dari kompetitor.

Persaingan dalam dunia bisnis adalah hal yang lumrah. Dalam menjalankan bisnis, terkadang saingan yang akan menantang kamu bukan hanya datang dari dalam melainkan juga luar negeri.

Kamu perlu tahu juga bahwa konsumen memiliki sangat banyak pilihan dan terkadang malah kewalahan dan bingung untuk memutuskan pilihannya.

Oleh karena itu, sebagai pelaku usaha kamu memerlukan Unique Selling Point (USP) untuk bisa menunjukkan perbedaan produkmu dibandingkan yang lain.

Hal inilah yang menjadikan USP penting. Unique Selling Point adalah satu hal yang bisa membantu usahamu.

Baca Juga: Apa Itu Personal Selling? Berikut Tips Melakukannya

Pengertian Unique Selling Point

unique selling point adalah
Foto: Unsplash.com

Dilansir dari Enterpreneur, Unique Selling Point adalah keunikan yang membuat suatu bisnis lebih unggul dibandingkan pesaingnya.

Unique Selling Point adalah suatu hal yang bermanfaat khusus untuk menonjolkan bisnis kamu dibandingkan yang lainnya.

Membangun USP yang kuat membantu strategi pemasaran menjadi lebih terarah dan menguatkan pesan yang ingin disampaikan.

Mulai dari branding, copywriting, dan keputusan pemasaran lainnya. USP akan dengan cepat menjawab pertanyaan paling mendesak dari calon konsumen, misalnya Apa yang membedakan bisnis kamu dari kompetitor?”

USP berperan penting dalam menonjolkan sesuatu yang unik dari bisnis kamu. Namun, kamu masih harus bisa membedakan banyak aspek yang menjadi perhatian target audience.

Baca Juga: Cross Selling Adalah Cara Ampuh Meningkatkan Penjualan

Mengapa Unique Selling Point (USP) Penting?

Unique Selling Point Adalah? Berikut Pengertian dan Contohnya!
Foto: Unsplash.com

Unique Selling Point adalah hal yang bisa menentukan posisi brand di market dan menjadi inti dari bisnis yang mampu menjawab apa nilai yang tawarkan.

Selain itu, USP bisa menguraikan masalah apa yang bisa dipecahkan oleh suatu brand.

Dengan demikian, USP yang kuat bisa dengan jelas mengartikulasikan manfaat spesifik yang absen atau yang tidak ditawarkan oleh pesaing lain. Hal inilah yang bisa membuat brand kamu lebih menonjol.

Seperti disinggung di awal, apabila semua produk tampak sama, calon konsumen akan kewalahan dan bingung mana produk yang tepat untuk mereka.

Nah, pada titik tersebut, Unique Selling Point adalah faktor penting untuk membantu calon konsumen membedakan antara berbagai pilihan yang tersedia.

USP bisa dimanfaatkan dengan efektif, terutama secara online, di mana konsumen memiliki begitu banyak pilihan.

Selain untuk konsumen secara langsung, USP juga dapat memainkan peran penting secara internal.

USP bisa membuat pemilik usaha memikirkan misi perusahaan mereka serta mengomunikasikan untuk siapa bisnis tersebut dibuat.

Selain itu, pemilik usaha juga akan memikirkan faktor pendorong apa yang mampu menawarkan suatu layanan atau produk, dan bagaimana akhirnya kamu sebagai pelaku usaha akan berusaha membuat produk yang unik.

Pada akhirnya, Unique Selling Point adalah menjadi pembeda dan alasan konsumen memutuskan untuk membeli suatu produk atau layanan.

USP menjadi bagian penting dalam strategi pemasaran untuk menarik konsumen baru. Kamu harus memahami bahwa bisnis yang sukses terkadang harus memiliki pembeda utama.

Baca Juga: Up Selling Adalah Cara Meningkatkan Penjualan, Ini Penjelasannya!

10 Contoh Unique Selling Point (USP)

unique selling point adalah
Foto: Unsplash.com

Untuk mengerti lebih jauh mengenai USP, kamu bisa menyimak beberapa contoh brand yang berhasil menentukan USP yang efektif. Beikut adalah contoh-contohnya:

1. Starbucks

Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan Starbucks. Mengapa akhirnya mereka bisa sukses? Tentu, salah satunya karena unique selling point yang tepat, yakni kopi premium.

Mereka berani menawarkan kopi dengan harga yang tinggi, tetapi juga memiliki kualitas yang premium.

Unique Selling Point adalah faktor yang membuat Starbucks terlihat berbeda dan menonjol dari para kompetitornya.

2. Zappos

Apa yang membedakan Zappos dengan kompetitornya? Zappos mempunyai pengiriman dan juga pengembalian barang secara gratis.

Tentunya kamu akan merasa pembelian sepatu di toko online sangat beresiko. Misalnya saja karena sepatu bisa saja tidak sesuai dengan ukuran kaki.

Oleh karena itu, Zappos tampil dan membuat para pelanggannya tidak perlu khawatir untuk mengembalikannya lagi.

Pengiriman dan pengembalian secara gratis inilah yang menjadi Unique Selling Point dan membuat mereka berbeda dari kompetitor.

3. MacBook Apple

Contoh Unique Selling Point berikutnya adalah MacBook, yaitu produk laptop yang ringan, berteknologi canggih, dan premium. 

USP tersebut berhasil menjadi pembeda Apple dibandingkan dengan laptop-laptop yang dikeluarkan oleh pesaingnya.

4. Spotify

Unique Selling Point adalah sesuatu yang juga penting bagi Spotify. Platform musik ini memiliki pengetahuan musik yang didukung oleh algoritma yang baik untuk para penggunanya.

Selain itu, Spotify punya legalitas dan kemudahan akses untuk mendengar jutaan lagu di mana pun dan kapan pun.

5. Pinterest

Pinterest menjadi platform unik dan memiliki model bisnis yang membedakannya dari situs web berbagi foto lainnya. 

Tidak seperti platform lain yang meminta pengguna berbagi foto secara langsung dengan teman, pinterest mendorong pengguna membuat papan pin pribadi dari foto yang sudah ada.

6. McDonalds

Unique Selling Point yang dimiliki McD adalah mereka menonjolkan layanan, kebersihan, dan value for money. 

Oleh karena itu, McD menyediakan produk berkualitas tinggi, disajikan secara cepat dan pelayanan yang ramah, di dalam lingkungan yang bersih, dengan harga yang terjangkau. 

7. Dessert Puyo

Contoh lain usaha yang sukses menerapkan Unique Selling Point adalah Dessert Puyo.

Puyo berhasil memberikan pandangan yang berbeda tentang makanan penutup dengan menawarkan puding sehat karena memiliki banyak serat, tanpa pengawet, dan kandungan kalori yang rendah. 

Baca Juga: Kenali Konsep Retargeting Ads, Iklan Penargetan Berulang

8. M&Ms

USP coklat M&Ms adalah tidak akan leleh ketika dipegang. Brand ini berinovasi dengan memberikan cangkang pada cokelatnya, sehingga mencegah coklat di dalamnya meleleh dengan cepat. 

Cangkang inilah yang menjadi inovasi sekaligus nilai jual unik yang dimiliki M&Ms. Oleh karenanya, mereka dapat memberikan kepuasan pada konsumen. 

Taktik M&Ms ini menjadi bukti bahwa selama produk yang dijual tersebut memiliki nilai manfaat, keunggulan tersebut sangat berpotensi mendatangkan calon konsumen.

9. Nike

Siapa yang tak kenal dengan Nike? Merek pakaian olahraga berlogo centang ini memiliki tagline yang iconic sekaligus memotivasi: “Just Do It.”

Meskipun sederhana, tagline ini menjadi jawaban untuk tantangan yang dialami konsumen, terutama keengganan untuk berolahraga.

Kesederhanaan tagline ini juga beriringan dengan kualitas produk yang premium.

10. Indomie

Unique Selling Point adalah hal penting yang juga dimiiki brand asal Indonesia seperti Indomie. Brand mie dengan variasi cita rasa lokal merangkumnya dengan tagline “Indomie, Seleraku”.

Konsumen dibuat mudah ingat dengan merek ini jika sedang berbicara mengenai mie instan.

Baca Juga: 3 Tips Cross Selling yang Penting Bagi Bisnis

Itulah penjelasan mengenai Unique Selling Point. Pada akhirnya Unique Selling Point adalah sesuatu yang penting untuk bisnis atau brand kamu sebagai pelaku usaha.

Semoga dengan bacaan ini kamu bisa lebih mengerti lagi dunia bisnis dan dapat menentukan strategi pemasaran yang lebih baik untuk usaha kamu.