Kelebihan Aplikasi Mobile, Bisa Tingkatkan Pengalaman Pengguna

Share this Post

cara jualan di jd id
Table of Contents

Bagi kamu yang memiliki bisnis di bidang apa saja, mungkin sudah perlu membuat aplikasi mobile.

Sebab, sebagian besar masyarakat saat ini lebih suka melakukan kegiatan secara online.

Hadirnya aplikasi mobile ini dapat membuat proses transaksi bisnis dengan pelanggannya jauh lebih praktis.

Hanya dalam beberapa klik melalui smartphone, semua kegiatan bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.

Tentunya, akan ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh bisnis maupun target pasarnya melalui mobile apps ini.

Yuk, cari tahu informasinya lebih lanjut melalui artikel di bawah ini!

Baca Juga: 8 Rekomendasi Aplikasi Penjualan untuk Dukung Operasional Bisnis

Apa Itu Aplikasi Mobile

aplikasi mobile
Foto: Penggunaan Ponsel (unsplash.com)

Mobile application atau aplikasi seluler adalah sejenis perangkat lunak yang dimaksudkan untuk digunakan di ponsel, seperti smartphone dan tablet.

Dengan adanya aplikasi seluler, pengguna pun dapat melakukan aktivitas yang sama seperti saat mereka mengakses website.

Di era serba digital seperti sekarang, kebutuhan akan aplikasi mobile sangatlah besar. Pasalnya, jumlah pengguna perangkat seluler terus meningkat dari waktu ke waktu.

Melalui aplikasi seluler inilah semua kegiatan yang biasa dilakukan melalui situs web bisa berjalan lebih praktis.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Aplikasi Manajemen Toko, Sudah Coba?

Jenis-jenis Aplikasi Mobile

jenis aplikasi mobile
Foto: Akses Aplikasi Seluler (unsplash.com)

Nah, dalam penggunaannya, aplikasi seluler ini dibuat menjadi beberapa jenis, di antaranya:

  • Native Applications

Native applications merupakan jenis aplikasi yang dibuat dan dikembangkan untuk jenis platform perangkat tertentu seperti Android atau iOS, menggunakan bahasa pemograman khusus.

Fitur aplikasi umum untuk kategori ini dapat berupa game seluler offline, aplikasi kamus, dan lain-lain.

Kamu pun bisa menemukan jenis aplikasi ini cukup mudah melalui perangkat pribadi seperti smartphone atau tablet.

  • Web Applications

Selanjutnya, ada web applications. Ini merupakan aplikasi seluler yang mudah digunakan di berbagai platform tanpa perlu menggunakan bahasa pemrograman atau kode tertentu.

Aplikasi ini biasanya akan mengarahkan pengguna ke suatu URL dan kemudian memberi mereka pilihan untuk menginstal aplikasi.

  • Hybrid Applications

Jenis aplikasi seluler selanjutnya yaitu hybrid applications. Ini merupakan jenis aplikasi kombinasi dari native applications dan web applications.

Namun, jenis aplikasi ini lebih mirip dengan native applications. Bedanya, cara pembuatan hybrid applications dinilai jauh lebih cepat dan lebih praktis daripada mengembangkan native applications.

Biasanya, aplikasi yang satu ini dikembangkan dengan menggunakan HTML, CSS, atau Javascript dan berjalan di WebView seluler.

Baca Juga: Panduan Menggunakan ChatGPT yang Mudah dan Praktis

Manfaat dan Kelebihan Aplikasi Mobile untuk Bisnis

manfaat aplikasi mobile
Foto: Tampilan Aplikasi Mobile di Desktop dan Smartphone (unsplash.com)

Tentunya, ada banyak fungsi yang bisa pengguna dapatkan dari dibuatnya aplikasi seluler ini, seperti:

1. Menawarkan Pengalaman yang Lebih Personal

Adanya aplikasi mobile bisa memberikan pengalaman pengguna yang lebih personal.

Hal ini karena setiap aplikasi seluler biasanya dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Melalui proses analisis perilaku pengguna, geografi, bahasa, dan minat target audiens.

Dengan begitu, pembuat aplikasi seluler dapat menghadirkan suatu hal yang memang dibutuhkan pelanggan sesuai preferensi mereka.

2. Bisa Diakses Secara Offline

Salah satu keunggulan dari aplikasi mobile dibandingkan dengan situs web biasa, yakni kemampuannya untuk dapat diakses secara offline.

Meskipun keduanya membutuhkan koneksi internet untuk beroperasi, akan tetapi aplikasi seluler tetap bisa diakses dalam keadaan offline.

Hal ini karena semua data pada aplikasi seluler umumnya telah disimpan dalam perangkat. Jadi, aplikasi tetap bisa berjalan meski tanpa koneksi internet.

Meskipun situs web juga dapat menggunakan caching untuk memuat halaman web tanpa internet, akan tetapi kemampuan kerjanya sangat terbatas.

Dengan kemampuan offline ini, kepuasan pelanggan pun dapat ditingkatkan. Pada akhirnya, bisnis kamu bisa menghasilkan lebih banyak keuntungan.

3. Performanya Lebih Cepat Daripada Website

Dibandingkan dengan situs web pada umumnya, performa aplikasi mobile jauh lebih cepat.

Aplikasi mobile biasanya menyimpan datanya secara lokal di perangkat seluler, tidak seperti situs web yang umumnya menggunakan server web.

Karena alasan inilah, proses pengambilan data terjadi secara lebih cepat di aplikasi seluler.

Selain itu, situs web biasanya menggunakan kode javascript untuk menjalankan sebagian besar fungsinya, dan kerangka kerja yang digunakan aplikasi seluler dapat berjalan hampir lima kali lebih cepat daripada kode javascript tersebut.

Dengan begitu, aplikasi dapat lebih menghemat waktu pengguna.

Jadi, pengguna bisa mengoperasikan aplikasi dengan praktis, kapan pun dan di mana saja sesuai dengan kebutuhannya.

Baca Juga: 14 Aplikasi Order Online Praktis, Sudah Coba?

4. Adanya Fitur Push Notification

Biasanya, aplikasi seluler didesain dengan kemampuan untuk mengirimkan pemberitahuan kepada pengguna yang juga disebut sebagai push notification.

Ini merupakan cara menyampaikan pesan yang cukup efektif untuk pengguna.

Sebab, notifikasi pesan dari aplikasi bisa muncul secara otomatis pada layar perangkat seluler mereka. Membuatnya lebih mungkin untuk dibuka, dibaca, dan ditindaklanjuti.

Selain push notification yang biasanya muncul pada tampilan layar perangkat, ada juga pemberitahuan di dalam aplikasi itu sendiri.

Jadi, notifikasi ini hanya dapat diterima pengguna saat membuka aplikasi.

Keduanya merupakan alternatif menarik yang efektif digunakan untuk berkomunikasi dengan pengguna aplikasi.

Itulah mengapa banyak brand yang lebih memilih untuk mengembangkan aplikasi seluler.

5. Meningkatkan Keterlibatan Pengguna                    

Keterlibatan pengguna juga dinilai jauh lebih tinggi pada aplikasi seluler, dibandingkan dengan situs web.

Dengan antarmuka pengguna yang eksklusif, aplikasi seluler dapat memanfaatkan potensi besarnya untuk melibatkan pengguna dalam berbagai cara.

Misalnya dengan menyediakan fitur atau layanan aplikasi yang interaktif.

Selain itu, kamu juga bisa meningkatkan keterlibatan pengguna dengan menyediakan tempat bagi pelanggan untuk terhubung melalui ulasan dan komentar.

Sediakan juga fitur integrasi dan login yang mudah ke akun media sosial pengguna sehingga aplikasi bisnis kamu bisa dikenal oleh lebih banyak pengguna di luar sana.

6. Bisa Didesain Sesuai Kebutuhan Pengguna

Keuntungan lain yang ditawarkan oleh aplikasi mobile, yakni bisa didesain khusus sesuai dengan kebutuhan target penggunanya.

Ketika kamu mengembangkan aplikasi, ada sederet proses yang bisa membantu agar hasilnya lebih relevan dengan kebutuhan pelanggan.

Misalnya dengan menganalisis perilaku pengguna, geografi, bahasa, dan minat agar aplikasi dapat menyesuaikan pengalaman yang menyenangkan bagi pengguna.

Jadi, kamu bisa menjangkau target pasar yang tepat menggunakan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Baca Juga: Arti Design Pattern dan 23 Tipenya untuk Membuat Aplikasi

7. Meningkatkan Brand Awareness

Menghadirkan aplikasi seluler untuk meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pelanggan juga dapat meningkatkan brand awareness sekaligus, lho.

Mulai dari desain aplikasi hingga penggunaan strategi komunikasi, semuanya dapat membantu kamu untuk meningkatkan pengenalan merek.

Melalui pemberian layanan yang dicari pelanggan dan melibatkan mereka dengan merek secara teratur, membuat kehadiran bisnis kamu diperhatikan.

Dengan begitu, identitas merek kamu akan lebih mudah untuk diingat pengguna.

Itu dia penjelasan seputar aplikasi mobile yang perlu kamu ketahui.

Apakah kamu tertarik untuk membuat operasional bisnis dalam bentuk aplikasi seluler?