5 Tips Jitu Menggunakan Push Notification Untuk Bisnismu

Share this Post

push notification adalah
Table of Contents
shopee pilih lokal

Dalam rangka meningkatkan sales engagement, ada beberapa cara yang bisa dicoba. Salah satunya adalah dengan menggunakan push notification.

Bagi kamu yang baru memulai bisnis, ada baiknya kamu mulai dengan mencoba teknik pemasaran digital. Pemasaran ini bisa kamu lakukan melalui media sosial ataupun dengan membangun situs web.

Meskipun terdengar sulit, nyatanya membangun situs web untuk bisnis adalah langkah yang amat penting. Keberadaan situs web bisnis menunjukkan kredibilitas bisnismu. Alhasil, kepercayaan pelanggan akan meningkat.

Baca Juga: Berapa Biaya Pembuatan Website untuk Toko Online?

Kamu tak harus memiliki bisnis di bidang teknologi untuk memiliki situs web. Menjual ayam geprek, salad buah, atau usaha laundry pun sangat bisa memiliki situs web. Pasalnya, situs web sering dijadikan sebagai acuan profesionalitas dan legalitas suatu usaha.

Selain itu, ada banyak sekali fitur yang bisa ditambahkan dalam situs web. Satu diantaranya adalah fitur push notification.

Fitur ini dapat membantu meningkatkan sales engagement. Lantas, tahukah kamu apa itu push notification?

Apa Itu Push Notification?

Push Notification
Foto: Freepik.com

Menurut Adjust, push notification adalah pesan yang dapat dikirim langsung ke perangkat pengguna. Pesan tersebut dapat muncul di layar kunci atau di bagian atas perangkat seluler. Pesan ini juga dapat muncul di layar utama perangkat kamu ketika baru mengunjungi suatu situs.

Push notification juga bisa muncul karena kamu menginstal aplikasi tertentu dan mengizinkannya untuk mengirimkan pemberitahuan.

Sebagai contoh, cobalah cek bagian atas ponselmu saat ini. Mungkin saja saat ini sedang ada notifikasi dari WhatsApp atau aplikasi lain.

Notifikasi inilah yang dikenal sebagai push notification. Kamu selalu bisa menonaktifkan pemberitahuan tersebut melalui pengaturan ponsel. Sementara itu, pemberitahuan yang muncul ketika kamu membuka laman web juga termasuk push notification.

Umunya, pesan pemberitahuan tersebut akan muncul di bagian tengah layar. Kamu bisa lanjut menjelajahi web yang kamu kunjungi ketika mengklik tombol tertentu.

Dalam web, notifikasi ini bisa berisi informasi layanan pelanggan, promosi terbaru, hingga kesempatan untuk berlangganan atau subscribe.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Template Website Estetik untuk Situs Webmu!

Mengapa Push Notification Penting?

5 Tips Jitu Menggunakan Push Notification Untuk Bisnismu
Foto: Freepik.com

Ada beberapa alasan yang menjadikan push notification begitu penting bagi penjualan suatu bisnis. Berikut ini manfaat notifikasi, yaitu:

  • Menjangkau audiens kapan saja dan dimana saja. Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa notifikasi ini dapat muncul secara real-time setiap kali ada pemberitahuan atau ketika pengguna masuk ke situsmu. Artinya, pesan pemberitahuan ini dapat muncul kapan saja secara otomatis. Kamu tak perlu repot-repot menggunakannya secara manual.
  • Dapat memengatuhi tindakan pelanggan. Pesan pemberitahuan akan muncul di layar utama perangkat pengguna. Artinya, pemberitahuan ini akan menjadi fokus utama yang dilihat langsung. Dengan menggunakan kalimat yang menarik dan mudah dipahami, notifikasi ini dapat meningkatkan engagement, menjaga retensi pelanggan, dan mendorong penjualan.
  • Mengarahkan pelanggan untuk mengunjungi situsmu lagi. Ketika kamu membuat pesan pengingat tentang promo tertentu yang terbatas waktu, pengguna yang melihatnya tentu akan menandai waktu promo yang kamu informasikan. Dengan begitu, pengguna atau pelanggan akan kembali lagi mengunjungi situsmu untuk promo tersebut.
  • Monetisasi. Push notification tidak hanya berguna untuk menampilkan informasi. Notifikasi ini juga bisa menghasilkan pemasukan tambahan melalui iklan. Notifikasi yang muncul bisa dipersonalisasikan menjadi materi iklan. Misalnya, jika kamu memiliki blog pribadi tentang petualanganmu, sangat mungkin kamu mendapatkan pemasukan dari iklan peralatan outdoor dengan memasang push notification.
  • Mendorong penjualan. Notifikasi bisa kamu isi dengan berbagai informasi dan promosi menarik. Misalnya, potongan harga khusus yang kemudian dapat mengarahkan langsung pengguna ke produk tertentu. Notifikasi ini bisa menjadi jalan pintas yang dapat mendorong penjualan.

Baca Juga: Cara Membuat Website di HP dan Tipsnya, Yuk Intip!

Tips Jitu Menggunakan Push Notification

Push Notification
Foto: Freepik.com

Dalam menggunakan push notification, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Berikut ini tips menggunakan push notification, catat ya!

1. Gunakan Bahasa yang Sesuai

Tips yang pertama adalah dengan menggunakan bahasa yang sesuai. Ketahuilah siapa target pasarmu agar dapat menuliskan notifikasi dengan gaya bahasa yang pas dan mudah dipahami.

Pesan pemberitahuan ini sebaiknya dibuat dalam kata-kata yang pendek dan mengandung CTA (Call to Action). Gunakan bahasa yang sederhana dan langsung pada intinya. Sertakan kalimat ajakan agar semakin memengaruhi audiens.

2. Gali Rasa Penasaran Audiens

Selanjutnya, untuk meningkatkan efektivitas dari notifikasi ini kamu dapat menggunakan kata-kata yang mengundang rasa penasaran.

Sebagai contoh, kamu bisa memberikan informasi diskon terbatas yang mengundang rasa penasaran dari pelanggan.

Jenis pesan seperti ini dapat membuat pelanggan ingin menjelajahi lebih lanjut tentang informasi yang kamu berikan. Bahkan sangat mungkin pelanggan akan datang lagi ke situsmu.

Baca Juga: Kamu Freelancer Online? Catat 12 Website untuk Kelola Bisnis

3. Tidak Diulang

Pesan pemberitahuan yang dikirimkan kepada pelanggan sebaiknya hanya muncul satu kali untuk informasi yang sama. Artinya, jangan mengirim notifikasi yang sama berulang kali.

Hal tersebut dapat membuat pelanggan merasa terganggu dan akhirnya menutup laman webmu. Lebih buruk lagi, bisa jadi pelanggan tidak mau mengunjungi situsmu lagi.

4. Timing dan Frekuensi

Selanjutnya kamu dapat menentukan kapan waktu yang tepat untuk mengirim notifikasi tertentu kepada pelanggan. Pilihlah waktu dimana pelangganmu sedang santai atau sedang dalam waktu luang.

Misalnya, pilihlah waktu pada sore atau malam hari. Dengan begitu pelanggan dapat membaca pesanmu dengan santai. Selain itu, perhatikan juga frekuensi pengiriman pemberitahuan. Jangan mengirim terlalu banyak pemberitahuan dalam satu hari yang sama.

5. Ukuran Notifikasi

Tips terakhir adalah dengan mengatur ukuran notifikasi. Jika kamu menggunakannya untuk situs web, maka gunakanlah ukuran push notication yang ideal. Jangan gunakan dimensi yang terlalu kecil sebab dapat menyulitkan pengguna.

Sebaliknya, menggunakan dimensi notifikasi yang terlalu besar juga dapat mengganggu pengguna dan menghalangi bagian situsmu yang lain. Pastikan notifikasi muncul dengan jelas, mudah terbaca, dan tidak terlihat spam.

Nah, itulah beberapa penjelasan dan tips jitu menggunakan push notification. Apakah kamu tertarik mencobanya?

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X