Pentingnya Size Chart, Bantu Pelanggan agar Tak Salah Pilih Produk

Share this Post

size chart
Table of Contents
shopee pilih lokal

Size chart adalah detail ukuran produk tertentu, seperti pakaian, sepatu, dan barang pakai lainnya.

Penggunaan size chart sangat penting untuk membantu pelanggan sebelum melakukan pembelian. Oleh sebab itu, toko online kamu perlu menyediakan pilihan ukuran atas produk yang dijual.

Biasanya, size chart ditampilkan dalam bentuk tabel. Dengan tabel ukuran ini, kamu bisa meminimalisir retur atau pengembalian barang dari pelanggan.

Karena tabel ukuran bisa membantu pelanggan untuk memilih ukuran yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Jadi, ketidaksesuaian produk dengan harapan pembeli semakin kecil.

Pelanggan pun tidak akan kecewa karena sudah memiliki gambaran yang jelas dan pasti akan sebuah produk dari toko online.

Baca Juga: 8 Tips Menulis Deskripsi Produk yang Menarik

Mengapa Size Chart Penting untuk Toko Online?

pentingnya size chart
Foto: Ukuran Baju (Pexels.com)

Meskipun memiliki tanda umum yang sama, seperti S, M, L, XL, tetapi biasanya setiap pabrikan memiliki ukuran detail yang berbeda, tergantung dengan pola dan model produk.

Perbedaan ukuran juga dapat terjadi pada produk yang dibuat untuk pasar regional tertentu, contohnya ukuran M di Amerika Serikat bisa jadi setara dengan ukuran L atau XL di Indonesia.

Standar pengukuran yang berbeda menjadi penyebab masalah ini sehingga penting bagi kamu untuk menampilkan pilihan ukuran pada setiap produk yang dijual.

Selain itu, adanya tabel ukuran dapat membantu calon pelanggan untuk mengukur dan memperkirakan apakah produk yang akan dibeli sesuai dengan kebutuhan.

Hal ini akan membuat calon pelanggan lebih yakin untuk bertransaksi di toko online dan mengurangi tingkat retur barang.

Jadi, kamu perlu membuat tabel ukuran untuk setiap produk yang dijual.

Cara lainnya yang efektif untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menambahkan ukuran dimensi dalam hitungan sentimeter, sesuai dengan standar pengukuran yang dipakai di Indonesia, pada tabel ukuran.

Dengan ini setiap ukuran bisa diperkirakan secara akurat tanpa perlu melihat barang asli.

Baca Juga: 6 Tips Membuat Deskripsi Toko Online, Bikin Audience Kepo

Jenis Bisnis Online yang Perlu Size Chart

jenis bisnis yang membutuhkan size chart
Foto: Pita Ukur (Pexels.com)

Bukan hanya bisnis jual baju online atau jual sepatu online saja yang perlu tabel ukuran ini, tetapi juga hampir semua jenis bisnis online lain. Contohnya:

1. Bisnis Percetakan Online

Amerika Serikat dan Kanada memiliki standar pengukuran dan penamaan kertas yang berbeda, contohnya Kuarto ( 8 x 10 inchi), Eksekutif ( 7 ¼ x 10 ½ Inchi), atau Legal ( 8 ½ x 14 Inchi).

Sedangkan di Eropa dan semua negara lain di dunia, yang digunakan adalah ukuran kertas internasional seperti yang kamu tahu sehari-hari, contohnya: A3 ( 297 x 420 mm), A4 ( 210 x 297 mm), atau A0 ( 841 x 1189 mm).

Terbayang kan kalau bisnis percetakan online hanya menampilkan nama kertas tanpa ukurannya? Akan lebih baik lagi kalau ditambah dengan ketebalan kertas yang biasanya diukur dengan berat dalam gram.

2. Bisnis Kuliner Online

Agar calon pembeli tahu persis seberapa besar porsi yang dipesan, lebih baik cantumkan size chart atau tabel ukuran untuk wadah makanan yang dipakai.

  • Untuk minuman: Tall = 12 oz. = 340 ml atau Grande = 16 oz. = 454 ml. Dengan menampilkan ukuran cup seperti ini, bisa diketahui persis berapa banyak isi minuman.
  • Untuk makanan: Jelaskan ukuran tinggi, lebar, atau diameter wadah. Bisa juga ditambahkan berat makanan agar lebih akurat.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Platform Toko Online untuk Bantu Kamu Berbisnis

3. Bisnis Furniture atau Dekorasi Online

Dalam bisnis furniture atau dekorasi rumah toko online, ukuran penting sekali agar calon pelanggan bisa menyesuaikan dengan ukuran dan kebutuhan ruangan mereka.

Berikan size chart berisi dimensi detail setiap produk di situs web jualan online kamu untuk memudahkan calon pelanggan dalam memilih dan keperluan teknis pengiriman barang.

4. Bisnis Penyewaan Gedung atau Ruangan Online

Untuk mempermudah calon penyewa mempertimbangkan penataan dan berbagai hal lain yang diperlukan untuk keperluannya, sebaiknya tampilkan ukuran ruangan atau gedung secara detail.

Lengkapi dengan ukuran dan jumlah jendela, pintu, dan detail lain yang mungkin akan diperlukan untuk meyakinkan calon penyewa.

Tampilkan size chart atau tabel ukuran yang jelas di toko online atau website e-commerce kamu untuk memberikan kenyamanan bagi kamu sebagai penjual dan calon pelanggan.

Jangan hancurkan reputasi bisnis online kamu karena kesalahpahaman atau kekecewaan akibat tidak menampilkan ukuran yang jelas di toko online kamu.

Baca Juga: 14 Aplikasi Order Online Praktis, Sudah Coba?

Tips Membuat Size Chart

tips membuat size chart
Foto: Penjahit Baju (Pexels.com)

Mengingat penggunaannya yang cukup krusial, kamu pun perlu membuat size chart untuk memudahkan pelanggan dalam membuat keputusan pembelian.

Apalagi, jika bisnis online yang kamu jalankan bergerak di bidang fashion, seperti pakaian dan sepatu.

Maka, pembuatan tabel ukuran sangat diperlukan untuk toko online kamu.

Lantas, bagaimana cara membuat tabel ukuran yang tepat? Berikut cara yang bisa kamu terapkan:

1. Pastikan Tabel Ukuran Mudah Dipahami

Dalam membuat tabel ukuran untuk toko online kamu, pastikan tampilannya mudah untuk dipahami oleh pelanggan.

Dalam hal ini, kamu dapat memberikan pilihan ukuran yang disertai dengan beberapa rincian spesifik.

Misalnya, jika kamu menjual baju online, sertakanlah beberapa pilihan ukuran seperti S, M, L, XL, dan seterusnya dengan berbagai detail tambahan.

Mulai dari panjang baju, lingkar dada, panjang tangan, lebar bahu, dan lingkar ketiak.

Dengan begitu, pelanggan bisa memiliki gambaran ukuran yang jelas dan memilih produk yang memang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Pilihan ukuran yang disebutkan dengan rinci pun akan memudahkan merek dalam membeli produk.

2. Tampilkan Size Chart pada Deskripsi Produk

Setelah membuat tabel ukuran yang rinci untuk produk di toko online kamu, tambahkan juga size chart tersebut pada bagian deskripsi.

Jadi, katalog produk kamu tidak hanya memuat nama produk dan foto saja, tetapi dilengkapi dengan tabel ukuran untuk memudahkan pelanggan dalam memilih produk sesuai kebutuhan mereka.

Dengan menampilkan tabel ukuran di bagian deskripsi produk, pelanggan pun tidak perlu repot mencari size chart saat menjelajahi toko online kamu melalui situs web maupun platform e-commerce.

Tabel ukuran yang ditampilkan pada deskripsi produk juga bisa menghindarkan pelanggan untuk meninggalkan halaman tersebut dan meminimalisir kehilangan penjualan.

Jadi, pastikan kamu menambahkan tabel ukuran di setiap produk toko online. Bila tidak, kamu bisa membuat pop-up di situs web yang bisa mengarahkan pelanggan untuk melihat detail ukuran.

Baca Juga: 7 Contoh Desain Toko Online yang Bisa Jadi Inspirasi

3. Tambahkan Elemen Ukuran pada Ulasan Pelanggan

Selain menampilkan detail ukuran pada toko online kamu dan menambahkannya di setiap katalog produk, kamu juga dapat menambahkan elemen ukuran pada ulasan pelanggan.

Jadi, pelanggan yang pernah membeli produk kamu bisa berbagi pengalaman apakah ukuran produk yang telah dipesan sesuai dengan ukuran asli tubuh mereka.

Dikutip dari laman Shopify, ulasan produk yang telah dibagikan pelanggan bisa membantu pelanggan lain yang ingin melakukan pembelian di toko online kamu.

Kamu pun berpotensi memiliki lebih banyak penjualan dengan adanya ulasan pelanggan ini.

Tidak hanya membagikan ulasan dalam bentuk teks, kamu juga bisa meminta pelanggan untuk membagikan review dalam bentuk foto pemakaian produk.

Ulasan yang dilengkapi dengan foto pemakaian produk ini pun bisa memberikan gambaran produk yang lebih jelas kepada pelanggan lain.

4. Layani Pertanyaan Terkait Ukuran Secara Interaktif

Kamu juga bisa membuat rincian ukuran produk yang ditampilkan secara interaktif melalui pesan di toko online atau fitur tanya jawab langsung di situs web.

Dengan begitu, pelanggan bisa melakukan konsultasi kepada pelanggan sebelum membuat keputusan pembelian.

Dalam hal ini, tentu saja kamu perlu menjadi penjual yang cepat tanggap dalam melayani pelanggan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.

Namun, pastikan kamu menginformasikan waktu operasional toko online secara jelas sehingga menghindari pelanggan untuk menghubungi kamu sepanjang waktu.

Atau jika memungkinkan, kamu bisa membuat fitur atau layanan dukungan pelanggan 24 jam melalui situs web dengan chatbot.

Jadi, pesan yang dikirimkan oleh pelanggan tetap bisa dijawab secara otomatis meski kamu sedang tidak berada di tempat.

Baca Juga: 7 Cara Mempromosikan Produk Lewat Medsos untuk Tokomu!

5. Buat Sistem Pengembalian yang Mudah

Jika beberapa cara pembuatan pilihan ukuran produk telah kamu terapkan, jangan lupa untuk membuat kebijakan atau sistem pengembalian barang yang mudah dilakukan pelanggan.

Meskipun kebijakan pengembalian toko online ini merupakan bagian yang berbeda dari pengalaman berbelanja, akan tetapi hal tersebut akan memengaruhi perasaan pelanggan.

Hal ini terutama tentang cara menemukan ukuran yang tepat dan melakukan pembelian.

Dengan memiliki kebijakan pengembalian yang fleksibel dan jelas, kamu pun dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan.

Meskipun mereka memesan produk yang tidak sesuai, mereka tetap bisa mendapatkan ukuran produk yang benar atau pengembalian uang.

Selain itu, sistem pengembalian dan penukaran di toko online merupakan salah satu cara yang efektif untuk membuat pelanggan tetap yakin bahwa mereka akan mendapatkan ukuran produk yang tepat.

Memfasilitasi pelanggan dengan mengaktifkan opsi ini juga dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan bahwa mereka pada akhirnya akan mendapatkan ukuran yang tepat.

Baca Juga: 9 Syarat untuk Menjadi Wirausaha yang Berhasil

Itu dia pentingnya size chart dan tips membuatnya. Semoga bermanfaat, ya.

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X