9 Manfaat Direct Marketing bagi Bisnis, Yuk Terapkan!

Share this Post

direct marketing
Table of Contents

Terdapat berbagai istilah dalam pemasaran yang perlu kamu ketahui. Salah satunya direct marketing.

Direct marketing, atau pemasaran langsung yang efektif untuk meningkatkan jangkauan brand kamu pada pelanggan.

Dilansir dari Shopify, direct marketing adalah metode promosi yang melibatkan penyajian informasi tentang perusahaan, produk, atau layanan kepada target pasar tanpa menggunakan perantara iklan.

Beberapa saluran pemasaran langsung yang umumnya digunakan, yakni email marketing, campaign media sosial, SMS, telepon, dan lainnya.

Baca Juga: Apa Itu Mass Marketing? Ini 5 Manfaatnya bagi Bisnis

Cara Kerja Direct Marketing

cara kerja direct marketing
(Foto marketing strategy. Sumber: Pexels.com)

Mengutip laman Investopedia, direct marketing dilakukan oleh brand dengan cara berkomunikasi langsung kepada target pasar mereka.

Jadi, brand akan langsung menyampaikan pesan penawaran produk atau layanan mereka kepada pelanggan potensial melalui media sosial, email, telepon, SMS, dan lainnya.

Meskipun jumlah pesan pemasaran yang dikirim bisa sangat banyak kepada lebih dari satu pelanggan, tetapi direct marketing sering kali mempersonalisasi pesan dengan memasukkan nama atau kota penerima untuk meningkatkan keterlibatan.

Salah satu aspek utama yang paling penting dalam sebuah pemasaran langsung, yaitu ajakan untuk bertindak.

Oleh sebab itu, penerima pesan dihimbau untuk segera merespon dengan cara menghubungi nomor telepon bebas pulsa, mengirimkan balasan, mengklik link di media sosial atau tautan yang dibagikan melalui email promosi.

Baca Juga: Integrated Marketing Communication: Pengertian, Contoh, dan Strategi Penerapannya

Manfaat Penerapan Direct Marketing bagi Bisnis

manfaat direct marketing
(Foto marketing tips. Sumber: Pexels.com)

Lantas, apa saja keuntungan yang bisa kamu dapatkan dengan menerapkan direct marketing? Berikut di antaranya:

1. Menjangkau Pelanggan dengan Cepat

Direct marketing memungkinkan kamu untuk menjangkau pelanggan dengan lebih mudah dan cepat. Hal ini karena pemasaran langsung digunakan dengan memilih target audiens terlebih dahulu.

Nah, ketika brand mengirimkan penawaran atau layanan pada pelanggan potensial tersebut, pesan bisa langsung tersampaikan dengan baik.

Penargetan audiens tersebut juga memungkinkan kamu untuk menjangkau orang-orang yang memang telah tertarik dengan produk atau layananmu. Jadi, mereka pun bisa melakukan pembelian segera.

2. Pesan yang Disampaikan Bisa Dipersonalisasi

Manfaat direct marketing yang selanjutnya adalah kamu bisa menyampaikan pesan yang dipersonalisasi. Misalnya, dengan menyebutkan nama, lokasi, atau informasi pelanggan lainnya.

Dengan begitu, brand akan terasa lebih dekat pada pelanggannya. Cara ini juga cukup efektif untuk membangun kenyamanan pelanggan terhadap brand.

Melalui sapaan dengan nama pelanggan, brand kamu dapat menciptakan hubungan yang lebih baik antar pelanggan.

Namun, brand perlu meluangkan banyak waktu untuk menganalisis setiap informasi pelanggan mereka sebelum mengirimkan pesan yang lebih personal.

Jadi, tidak terjadi kesalahan penyebutan nama atau lainnya.

Baca Juga: Apa Itu Niche Marketing? Selami Strategi Ceruk Pasar Ini

3. Efektif untuk Mempertahankan Pelanggan

Direct marketing merupakan jenis pemasaran yang cukup efektif dalam mempetahankan pelanggan.

Karena melalui pemasaran langsung yang dipersonalisasi, hubungan brand dengan pelanggan akan menjadi lebih baik.

Dibandingkan dengan mencari pelanggan baru, memelihara hubungan baik dengan pelanggan yang sudah ada terasa lebih mudah dan menguntungkan dari segi bisnis.

Ketika pelanggan yang pernah membeli produk atau layanan kamu tak melakukan pembelian berulang, kamu bisa kembali menjangkau mereka dengan direct marketing ini.

Misalnya, memberikan penawaran khusus, seperti voucher ulang tahun, memberikan potongan harga, dan hal menarik lainnya.

Katakan bahwa kamu merindukan mereka sehingga pelanggan tersebut tertarik untuk melakukan pembelian berulang.

4. Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Keuntungan lain dari penerapan direct marketing adalah dapat meningkatkan loyalitas pelanggan.

Pasalnya, brand telah menyampaikan pesan kepada target audiens dengan lebih personal yang dapat meningkatkan kenyamanan dan kedekatan pada pelanggan.

Cara yang satu ini terbukti cukup efektif dalam membangun ingatan yang kuat tentang brand pada para pelanggan.

Dengan menciptakan hubungan yang baik dan terus mempertahankannya, pelanggan pun akan setia dengan brand kamu.

Kombinasi dari pemasaran langsung dengan campaign yang menciptakan loyalitas pelanggan ini sangat penting bagi bisnis karena dapat membangun sekaligus memelihara hubungan baik dengan pelanggan.

Baca Juga: Kenali Marketing Automation, Alat yang Memudahkan Kerja Pemasaran

5. Mendatangkan Pelanggan Baru

Selain bisa memelihara hubungan dengan pelanggan yang sudah ada, penggunaan direct marketing juga dapat mendatangkan pelanggan baru.

Ketika kamu menargetkan audiens tertentu dalam menyampaikan penawaran, kamu juga dapat meneliti pembeli lain dengan minat yang sama.

Dengan begitu, kamu bisa menjangkau audiens lebih luas. Persebaran tawaran produk atau layanan yang luas memungkinkan kamu untuk memiliki pelanggan baru dari segala penjuru.

6. Hemat Biaya

Mayoritas direct marketing memanfaatkan saluran pemasaran digital, seperti email dan media sosial. Bisa juga melalui SMS atau telepon.

Cara pemasaran langsung seperti ini cenderung lebih hemat biaya dibandingkan dengan beriklan melalui media massa, seperti koran atau televisi.

Pemasaran langsung juga dinilai lebih mudah untuk diterapkan dibandingkan dengan jenis pemasaran lainnya.

Baca Juga: Apa Itu STP Marketing? Berikut Manfaatnya bagi Bisnis

7. Bisa Diukur dan Dianalisis

Keuntungan lain dari penerapan pemasaran langsung, yakni dapat langsung diukur dan dianalisis.

Jika kamu menggunakan email, media sosial, atau SMS, kamu dapat mengetahui berapa banyak pelanggan yang mengakses tautan yang dibagikan.

Cara ini dapat kamu lakukan secara lebih mudah dengan mengakses analitik online.

Setelah mengetahui hasilnya, kamu dapat melihat manakah saluran pemasaran yang paling efektif dalam menjangkau pelanggan dan mendorong mereka untuk melakukan pembelian.

Dengan melacak statistik tanggapan langsung (melalui email, media sosial, atau SMS), kamu juga dapat melihat manakah campaign yang paling berhasil sebelum melakukan campaign lain dengan tujuan serupa.

8. Cocok untuk Bisnis Baru

Direct marketing merupakan jenis pemasaran yang dinilai cukup efektif untuk diterapkan oleh bisnis baru.

Pasalnya, teknik pemasaran yang satu ini membantu mereka untuk berkomunikasi lebih baik dengan pelanggan sehingga bisa meningkatkan penjualan secara cepat.

Selain itu, ketika pemasar menerapkan teknik pemasaran langsung yang efektif untuk akuisisi pelanggan, mereka dapat menghasilkan para pelanggan yang setia dengan brand.

Pada akhirnya, bisnis baru dapat memeroleh penjualan sesuai target. Bahkan, strategi ini dapat membantu bisnis baru untuk beradaptasi dan merespon permintaan pasar.

Baca Juga: Apa Itu Viral Marketing? Berikut 7 Tips Penerapannya

9. Mengukur Kinerja Produk atau Layanan

Dikutip dari laman SendPulse, direct marketing merupakan cara terbaik untuk mengevaluasi selera pelanggan terhadap produk dan layanan tertentu.

Selain itu, strategi direct marketing memungkinkan pemasar untuk mencoba pasar baru, mengevaluasi hasil penjualan, dan mengukur efektivitas taktik penjualan dan promosi mereka.

Dengan begitu, brand dapat mengubah campaign mereka yang lebih relevan dengan pelanggan.

Oleh karena itu, penting bagi setiap brand untuk memantau dan menganalisis hasil dari campaign mereka sehingga mereka dapat menggunakan informasi tersebut untuk meningkatkan kinerja campaign berikutnya.

Itu dia informasi seputar direct marketing yang terbukti efektif untuk memasarkan produk atau layanan.

Sudahkah kamu menerapkannya dalam bisnis?