Ini 5 Cara Membuat Chatbot LINE, Mudah!

Share this Post

Table of Contents

Kamu perlu tahu cara membuat chatbot LINE untuk keperluan bisnismu.

Selain Telegram, ternyata aplikasi chatting LINE juga memiliki layanan chatbot.

Nama LINE mungkin sudah tidak terdengar asing lagi. Ini merupakan aplikasi chatting yang dioperasikan oleh Line Corporation yang berbasis di Tokyo, Jepang.

Meski kantor utama berlokasi di Jepang, Line Corporation merupakan anak perusahaan milik Softbank Group dan Naver Corporation yang berbasis di Korea Selatan.

LINE sudah ada sejak 2011 dan masih cukup banyak yang menggunakannya hingga kini. Salah satu yang menjadi daya tarik LINE, yaitu koleksi stiker tak terbatas yang membuat percakapan menjadi menarik.

LINE dapat dikatakan merupakan salah satu aplikasi chat yang memelopori penggunaan stiker di saat aplikasi lain belum banyak menggunakannya.

Seiring perkembangannya, LINE pun mengembangkan chatbot yang bisa sangat bermanfaat bagi bisnismu. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara membuat chatbot LINE.

Baca Juga: BOPIS atau Buy Online Pick In Store, Begini Cara Kerjanya

Cara Membuat Chatbot LINE

cara membuat chatbot LINE
Foto: Berbagai Aplikasi Chat, Termasuk LINE (unsplash.com)

Sebelum mengetahui cara membuat chatbot LINE, kamu harus memastikan beberapa prasyarat yang diberikan oleh LINE.

Dalam laman resminya, LINE mengungkapkan ada dua syarat yang sudah kamu penuhi sebelum mulai membuat chatbot.

Pertama, pastikan kamu sudah membuat API channel yang didedikasikan untuk perpesanan untuk bot kamu. 

Kedua, menyiapkan server sebagai host chatbot. LINE memberikan rekomendasi untuk menggunakan layanan platform cloud semacam Heroku.

Jika kamu sudah memenuhi dua prasyarat ini, kamu sudah siap untuk mempelajari cara membuat chatbot LINE berikut ini.

1. Menyiapkan Bot di LINE Developers Console

Langkah pertama cara membuat chatbot LINE, yaitu menggunakan layanan LINE Developers Console. Layanan ini disiapkan sendiri oleh pihak LINE.

Aplikasi chatbot yang akan kamu buat, memerlukan token akses channel untuk melakukan panggilan API dan URL webhook. Dengan demikian, kamu dapat menerima muatan webhook dari platform LINE.

2. Mengajukan Token Akses Channel

Token akses channel adalah token akses yang digunakan untuk Messaging API. Kamu dapat mengajukan permintaan dari tiga token yang tersedia.

Pertama, token akses channel dengan masa berlaku yang ditentukan pengguna. LINE merekomendasikan menggunakan Channel Access Token v2.1.

Kedua, token akses channel berumur pendek. Ketiga, yaitu token akses channel berumur panjang.

Kamu bisa mengecek kegunaan masing-masing token di situs resmi LINE, kemudian memilih mana yang tepat untukmu.

Baca Juga: 7 Keuntungan Jual Desain Online, Ini Tips Memulainya!

3. Menyetel URL Webhook

Cara membuat chatbot LINE selanjutnya, yaitu menyetel URL webhook. URL webhook merupakan titik akhir server bot tempat muatan webhook dikirim.

Berikut ini perincian panduan menyetel URL webhook:

  • Masuk ke LINE Developers Console, kemudian klik penyedia saluran untuk Messaging API.
  • Klik channel untuk Messaging API.
  • Pilih tab Messaging API.
  • Klik “Edit” di bawah URL Webhook. 
  • Masukkan URL Webhook, yaitu URL tujuan untuk event yang dikirim dari platform LINE ke bot.
  • Klik “Update”.
  • Klik “Verify”. Jika URL webhook menerima permintaan, akan muncul laman yang menunjukkan bahwa tindakanmu berhasil.
  • Aktifkan “Use Webhook”.

Itulah cara membuat chatbot line dengan menggunakan webhook. Sebagai catatan, URL webhook harus menggunakan HTTPS. 

Jadi, pastikan situs web atau platform kamu memiliki sertifikat SSL/TLS yang dikeluarkan oleh otoritas sertifikat yang dipercaya secara luas oleh browser web umum. 

Perhatikan juga bahwa sertifikat yang ditandatangani sendiri tidak dapat diterima. Jika kamu mengalami masalah yang terkait dengan konfigurasi SSL/TLS, kamu harus memeriksa apakah rantai sertifikat SSL/TLS kamu sudah lengkap. 

Selain itu, perhatikan pula apakah sertifikat perantara sudah diinstal dengan benar di servermu.

4. Tambahkan Akun Resmi LINE sebagai Teman

Langkah selanjutnya terkait cara membuat chatbot LINE, tambahkan akun resmi LINE yang terkait dengan saluran bot kamu sebagai teman di LINE. 

Untuk melakukannya, pindai kode QR (quick response) pada tab Messaging API di LINE Developers Console.

5. Konfigurasikan Pengaturan Keamanan

Langkap cara membuat chatbot LINE yang terakhir ini opsional.

Untuk meningkatkan keamanan, kamu dapat menentukan server yang dapat memanggil API Platform LINE pada tab “Security”.

Tab tersebut berada di pengaturan channel kamu di LINE Developers Console. Kamu dapat mendaftarkan alamat IP satu per satu. 

Jika kamu memiliki beberapa server, kamu dapat menggunakan notasi classless inter-domain routing (CIDR) untuk mendaftarkan alamat jaringanmu.

Baca Juga: 5 Alasan Pentingnya Live Chat E-commerce Untuk Bisnis

Manfaat Chatbot LINE untuk Keperluan Bisnis Online

Jika kamu mengikuti panduan cara membuat chatbot LINE di atas, kamu sudah bisa memiliki chatbot dan menggunakannya untuk interaksi dengan pelanggan.

Namun mengetahui cara membuat chatbot LINE saja tidak cukup. Kamu juga perlu tahu apa saja manfaat chatbot LINE untuk keperluan bisnis online.

Berikut ini daftar manfaat menggunakan chatbot LINE bagi bisnis sebagai bahan pertimbanganmu menggunakan layanan ini atau tidak.

1. Meningkatkan Engagement Pelanggan

cara membuat chatbot LINE
Foto: Ilustrasi Kegiatan Chat Bisnis (unsplash.com)

Chatbot dapat membantu bisnismu membawa engagement pelanggan ke tingkat berikutnya. Dengan menggunakan chatbot, interaksi dapat didorong berdasarkan data pengguna dan dibuat lebih interaktif.

Terlebih lagi, chatbot dapat memberikan jawaban yang konsisten dan ini membantumu menghindari memberikan informasi tidak relevan kepada pelanggan.

Ketika tanggapan yang relevan dan cepat disampaikan, pelanggan bisa tinggal lebih lama di situs web kamu dan mempertahankan percakapan.

2. Meningkatkan Jumlah Prospek

Bot cukup canggih dan sangat efektif dalam melibatkan pelanggan dengan pesan yang dipersonalisasi sepanjang perjalanan mereka di situs web kamu.

Bahkan, bisnismu dapat menggunakan chatbot untuk menghasilkan prospek dalam memandu pelanggan membuat keputusan cepat.

Bot AI dapat menggunakan kuesioner yang telah ditetapkan sebelumnya untuk membujuk pengunjung agar menghasilkan prospek.

Selain itu, memastikan tingkat konversi yang lebih tinggi.

3. Mengurangi Biaya Customer Service

cara membuat chatbot LINE
Foto: Ilustrasi Kegiatan Chat Bisnis (unsplash.com)

Menerapkan chatbots merupakan investasi untuk mengoptimalkan biaya customer service.

Dengan berinvestasi di chatbot, kamu dapat menghemat biaya tambahan. Kamu tidak perlu mempekerjakan banyak tenaga customer service agar dapat memberikan jawaban cepat.

Dengan chatbot, bisnismu dapat mengurangi biaya pada tingkat yang berbeda. Mulai dari biaya untuk gaji, pelatihan, hingga infrastruktur.

Baca Juga: 5 Tips Menggunakan Live Chat untuk Berjualan Online

4. Memantau Data Konsumen untuk Mendapatkan Insight

Menurut Revechat, chatbot adalah alat yang sangat baik untuk melacak pola pembelian dan menganalisis perilaku konsumen dengan memantau data pengguna.

Data ini dapat membantu perusahaan memasarkan produk secara berbeda dan memperluas jangkauan mereka.

Bot juga dapat digunakan untuk mengumpulkan umpan balik melalui pertanyaan sederhana dan meningkatkan produk atau mengoptimalkan situs web.

5. Memenuhi Harapan Pelanggan

cara membuat chatbot LINE
Foto: Ilustrasi Kegiatan Chat Bisnis (unsplash.com)

Pelanggan selalu mengharapkan tanggapan cepat terhadap keluhan atau pertanyaan mereka tentang produk atau layanan yang kamu tawarkan.

Karena chatbot makin pintar, kamu dapat menggunakannya untuk mengotomatiskan beberapa interaksi rutin dan memenuhi harapan pelanggan.

Dengan otomatisasi sebagai salah satu kasus penggunaan chatbot, pelanggan tidak perlu menunggu jawaban tenaga customer service.

Ini pasti dapat memberikan pengalaman baik dengan bisnismu dan berkontribusi pada retensi pelanggan juga.

6. Skalabilitas

Selain ramah dan menarik di mata pelanggan, chatbot adalah alat otomatisasi yang kuat. Oleh karena itu, salah satu dari banyak manfaat chatbot untuk bisnis, yaitu skalabilitasnya. 

Seperti disebutkan di atas, chatbot memungkinkanmu untuk memenuhi harapan pelanggan terkait balasan yang cepat.

Chatbot dapat melakukan hal yang sama untuk area lain dari bisnismu, yaitu perolehan prospek, kualifikasi, dan konversi. 

Menghasilkan prospek memang tidak mudah, tetapi hasilnya akan berbeda jauh jika chatbot dapat menjawab pertanyaan pelanggan dengan cepat.

Chatbot memungkinkanmu untuk menskalakan akuisisi prospek sambil tetap menjaga kualitas layanan berkat kemampuan kualifikasi mereka.

Misalnya, setiap ada prospek baru, chatbot memulai proses kualifikasi, menawarkan uji coba gratis atau insentif lainnya kepada pembeli, hingga mentransfer pemesanan ke tim penjualan. 

Otomatisasi ini menghemat waktu serta membantu mengoptimalkan tingkat konversi.

Hal ini karena chatbot mengirimkan prospek langsung ke penjualan, tanpa penundaan satu menit pun.

Baca Juga: 5 Tips Menggunakan Live Chat untuk Berjualan Online

Itulah penjelasan singkat mengenai cara membuat chatbot LINE berikut manfaat yang bisa kamu dapat dengan memilikinya. Semoga informasi ini bermanfaat!