Usaha Pecel Lele, Ini Perhitungan Modal dan Cara Memulainya

Share this Post

usaha pecel lele
Table of Contents
shopee pilih lokal

Usaha pecel lele begitu diminati di Indonesia dan tidak pernah sepi pembeli. Pasalnya, pecel lele merupakan salah satu makanan yang digemari masyarakat Indonesia.

Apalagi saat sedang malas masak, pecel lele jadi pilihan favorit banyak orang. Karena kepraktisannya juga, usaha pecel lele menjadi peluang yang potensial untuk dijalankan.

Menurut Hashmicro juga, usaha makanan merupakan usaha yang sangat menjanjikan. Ini bukan tanpa sebab, karena setiap manusia membutuhkan makanan untuk bertahan hidup.

Oleh karena itu, usaha pecel lele bisa menjadi salah satu pilihan bagi kamu yang tertarik menjalankan usaha kuliner.

Lantas, berapa kira-kira modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha pecel lele? Apa tips menjalankan usaha pecel lele? Simak pembahasan lengkapnya dalam ulasan ini!

Baca Juga: Gurihnya Cuan Usaha Nasi Kuning, Ini Dia 5 Tips Bisnisnya!

Peluang Usaha Pecel Lele

Usaha Pecel Lele, Ini Perhitungan Modal dan Cara Memulainya
Foto: Peluang Bisnis Pecel Lele (Pinterest.com)

Pecel lele merupakan salah satu makanan favorit di Indonesia, terutama di daerah Jawa. Peluang usaha pecel lele cukup menjanjikan karena memiliki pangsa pasar yang besar dan terus meningkat. Dalam menjalankan usaha pecel lele, faktor lokasi menjadi kunci utama.

Tempat strategis seperti pinggir jalan, area perkantoran, atau pusat perbelanjaan dapat menjadi pilihan yang tepat untuk menarik pelanggan.

Selain itu, inovasi dalam penyajian dan variasi menu juga dapat menarik minat konsumen. Misalnya, menyediakan berbagai pilihan sambal dan lauk pendamping yang unik dapat memberikan nilai tambah bagi usaha pecel lele.

Selain lokasi dan inovasi, kualitas bahan baku juga menjadi faktor penting dalam usaha pecel lele. Memastikan ikan lele yang digunakan segar dan berkualitas akan meningkatkan cita rasa produk akhir.

Selain itu, kebersihan dan keamanan makanan juga harus dijaga dengan baik agar mendapatkan kepercayaan pelanggan. Membangun reputasi sebagai penyedia pecel lele yang berkualitas dan aman akan membantu meningkatkan loyalitas pelanggan serta memperluas jangkauan pasar.

Di samping itu, pemasaran yang efektif juga sangat diperlukan dalam mengembangkan usaha pecel lele.

Menggunakan strategi pemasaran yang tepat seperti media sosial, promosi lokal, atau kerjasama dengan aplikasi pengantaran makanan dapat membantu meningkatkan visibilitas dan menjangkau lebih banyak pelanggan potensial.

Baca Juga: Usaha Nasi Uduk: Peluang Usaha, Rincian Modal, dan Tipsnya

Modal Usaha Pecel Lele

Usaha Pecel Lele, Ini Perhitungan Modal dan Cara Memulainya
Foto: Modal Usaha Pecel Lele (Unsplash.com)

Modal untuk menjalankan usaha tentu saja berbeda-beda. Meski jenis usaha yang akan dilakukan pun sama, kebutuhan setiap pelaku bisnis pasti berbeda-beda.

Dalam usaha pecel lele, umumnya modal yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

  • Etalase dan gerobak = Rp3.000.0000
  • Kompor dan gas = Rp300.000
  • Peralatan masak = Rp2.000.000
  • Peralatan makan = Rp500.000
  • Meja dan kursi = Rp3.000.000

Dari rincian tersebut, berarti kamu harus mengumpulkan uang sekitar Rp8.800.000. Modal tersebut belum termasuk biaya operasional harian.

Berikut gambaran umum rincian modal untuk biaya operasional harian:

  • Bahan-bahan selama 1 bulan = Rp15.000.000
  • Gas untuk 1 bulan = Rp500.000
  • Air dan listrik = Rp500.000
  • Sewa tempat = Rp500.000

Untuk satu bulan pertama, kamu membutuhkan modal sekitar Rp16.500.000 ditambah dengan modal awal.

Jika diasumsikan kamu menjual satu porsinya dengan harga Rp20.000 dengan 35 porsi yang terjual setiap harinya, maka perkiraan pemasukan yang akan didapatkan dalam satu bulan adalah Rp21.000.000.

Baca Juga: Usaha Nasi Uduk: Peluang Usaha, Rincian Modal, dan Tipsnya

Tips Memulai Usaha Pecel Lele

usaha pecel lele
Foto: Tips Usaha Pecel Lele (Pixabay.com)

Jika membaca angka-angka tersebut, tentu sangat menggiurkan. Namun, sambil mengumpulkan modal, kamu juga bisa mempelajari beberapa tips berikut!

1. Pilih Lokasi Strategis

Coba kamu perhatikan para penjual pecel lele, mereka berjualan di pinggir jalan yang ramai dilintasi oleh pengendara. Meski kaki lima, usaha pecel lele selalu ramai oleh pengunjung.

Ini menunjukan bahwa tempat dan lokasi merupakan kunci keberhasilan dalam menjalankan usaha pecel lele.

Meski begitu, ada juga pengusaha pecel lele yang berjualan di toko. Bisa dikatakan mereka mempunyai target pasar yang berbeda dengan usaha pecel lele kaki lima.

Biasanya warung pecel lele dengan konsep toko berada di kawasan pendidikan atau perkantoran. Maka dari itu, sasaran pasar warung tersebut adalah mahasiswa atau karyawan.

Selain di kawasan perkantoran, kamu juga bisa membuka warung di dekat perumahan masyarakat. Sasarannya adalah warga yang sedang tidak memasak di rumah atau bosan dengan masakan rumah.

2. Tentukan Waktu Berjualan yang Tepat

Tips berbisnis usaha pecel lele lainnya yang perlu kamu perhatikan adalah menentukan waktu berjualan yang tepat. Umumnya, warung makan pecel lele mulai buka ketika malam atau sore hari.

Karena waktu-waktu tersebut merupakan waktu para pekerja atau orang-orang yang beraktivitas pulang. Kembali lagi, waktu berjualan harus berdasarkan pertimbangan target pasar.

Tidak ada salahnya kamu mulai membuka warung pecel lele dari pagi atau siang hari. Syaratnya adalah lokasi berjualan haruslah strategis.

Baca Juga: Ini 5 Cara Memulai Bisnis Nasi Goreng yang Datangkan Cuan

3. Pilih Menu yang Tepat

Menjalankan usaha pecel lele berarti kamu siap untuk bersaing secara ketat, karena usaha pecel lele merupakan usaha yang telah banyak dijalankan banyak orang.

Salah satu hal yang bisa kamu lakukan adalah menawarkan menu yang tepat dan berbeda dengan pesaing. Karenanya kamu harus mempelajari menu dari setiap pesaing yang ada.

Kemudian lakukan modifikasi dan buat variasi yang unik dari pesaingmu. Lakukanlah berbagai inovasi hingga menemukan menu yang benar-benar menjadi andalanmu.

Semakin banyak inovasi yang dilakukan, semakin tinggi juga potensi yang akan diperoleh.

Walaupun usaha pecel lele, kamu juga bisa menawarkan menu ayam goreng atau bebek goreng. Di beberapa warung pecel lele, bahkan ada juga menu soto yang menjadi andalan.

Memiliki menu yang tepat dan bervariasi merupakan keunggulan yang dapat membuat pelanggan tidak bosan berkunjung ke warung pecel lele yang kamu jalankan.

Kamu bisa mulai memikirkan menu untuk warung pecel lele kamu dari saat ini, terutama bagi kamu yang benar-benar tertarik menjalankan usaha satu ini.

4. Perhatikan Kualitas

Tips menjalankan usaha pecel lele selanjutnya adalah dengan memperhatikan kualitas. Ada dua hal yang bisa kamu perhatikan terkait kualitas. Pertama rasa dan kedua harga.

Kualitas rasa akan memengaruhi harga. Rasa yang nikmat tentu dipengaruhi oleh kualitas bahan yang kamu gunakan. Maka dari itu, kamu harus memilih bahan dengan kualitas terbaik.

Dengan kualitas rasa yang baik juga, kamu tidak akan segan untuk mematok harga pecel lele dengan angka yang tinggi.

Ada kualitas, ada juga nilainya. Karenanya kualitas rasa merupakan hal yang harus kamu tingkatkan dan pertahankan.

5. Kebersihan Tempat

Karena warung pecel lele identik dengan warung kaki lima yang ada di pinggir jalan, maka dari itu kebersihan tempat menjadi persoalan yang sering dipermasalahkan oleh pembeli.

Secara umum, dalam menjalankan usaha kuliner, kamu harus benar-benar memperhatikan kebersihan. Karena kebersihan dapat memengaruhi kenyamanan pembeli, terutama bagi mereka yang makan langsung di tempat.

Pembeli tentunya mengharapkan kenyamanan pada tempat makan yang mereka datangi. Sebagai penjual pecel lele, ini merupakan kewajiban yang perlu kamu penuhi.

Baca Juga: Aneka Gorengan Unik untuk Dijual, Bisnismu Bakal Laris!

Itulah beberapa tips dan cara memulai usaha pecel lele. Semoga informasi ini bisa memotivasi kamu untuk semakin yakin menjalankan usaha satu ini!

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X