6 Cara Memulai Bisnis Hamster, Perhatikan Perawatannya, Ya!

Share this Post

Table of Contents
shopee pilih lokal

Apakah kamu tertarik untuk bisnis hamster?

Hamster merupakan hewan peliharaan yang bisa mendatangkan keuntungan, lho.

Untuk bisa memiliki bisnis hamster, tentu saja kamu perlu memahami bagaimana cara budidayanya. Dengan begitu, hamster yang akan dijual dalam kondisi sehat.

Tenang saja, hamster termasuk dalam hewan yang mudah dirawat. Kamu pun bisa memulai bisnis hamster di rumah dengan modal yang tidak terlalu besar.

Mulailah ternak hamster kecil-kecilan terlebih dahulu dan coba untuk menjualnya. Seiring dengan keuntungan yang meningkat, kamu dapat mengembangkan bisnis hamster ke skala yang lebih besar.

Baca Juga: Bisnis Ikan Koi: Peluang Bisnis dan Tips Memulainya

Jenis Hamster untuk Dibudidaya

jenis hamster untuk dibudidayakan
Foto: Hamster Putih (pexels.com)

Sebelum memulai bisnis hamster, ketahui dahulu jenis-jenisnya berikut ini:

1. Hamster Campbell

Salah satu jenis hamster yang umum dibudidaya untuk dijual adalah campbell.

Hamster campbell memiliki ukuran yang kecil sehingga cenderung lebih lincah dibanding jenis lainnya.

Meski menggemaskan, tetapi hamster yang satu ini lebih agresif. Jika kamu tidak paham cara menghandlenya dengan baik, hamster cenderung suka menggigit.

Oleh karena itu, jenis hamster campbell tidak disarankan untuk dipelihara anak-anak.

2. Hamster Syrian

Jenis hamster lainnya yang dapat diternak untuk dijual menjadi bisnis hamster, yaitu syrian.

Hamster syrian memiliki ciri berupa bulu cokelat keemasan. Ukuran tubuhnya paling besar di antara jenis hamster lain sehingga mirip sekali dengan tikus.

Hamster yang juga dikenal sebagai ‘boneka beruang’ atau ‘hamster emas’ ini sangat jinak dan mudah untuk dirawat.

Pergerakannya pun lambat sehingga aman untuk dipelihara oleh siapa saja, termasuk anak-anak.

3. Hamster Winter White

Hamster winter white merupakan jenis hewan pengerat yang mirip dengan hamster campbell.

Karena sekilas tampak mirip, akan cukup sulit untuk membedakan hamster winter white dengan hamster campbell.

Nah, untuk membedakannya, hamster winter white biasanya lebih jinak dibandingkan dengan hamster campbell yang agresif.

4. Hamster Roborovski

Jenis hamster berikutnya yang juga umum untuk dipelihara dan banyak dijual adalah roborovski.

Hamster roborovski ini berukuran kecil dan sangat gesit pergerakannya. Oleh sebab itu, hamster roborovski sering kali dijadikan hewan untuk balap hamster.

Hamster yang satu ini membutuhkan perawatan yang andal. Tidak cocok untuk anak-anak karena kelincahannya.

Baca Juga: Tertarik Bisnis Cacing Tanah? Begini Cara Budidaya yang Tepat

Cara Memulai Bisnis Hamster

Lantas, bagaimana memulai bisnis hamster? Tentu saja, kamu perlu membudidayakannya agar bisa dijual kembali.

Berikut langkah-langkah yang bisa kamu lakukan dalam beternak hamster sehingga menghasilkan anakan yang sehat:

1. Memilih Jenis Hamster

cara memulai bisnis hamster
Foto: Hamster Kecil (pexels.com)

Sebelum memulai budidaya hamster, ada baiknya kamu memilih jenis hamster terlebih dahulu.

Bagi kamu yang masih pemula, bisa memilih jenis hamster yang mudah untuk dirawat. Misalnya, hamster syrian karena sangat jinak terhadap manusia.

Kamu juga bisa memilih hamster winter white. Hamster yang mirip dengan jenis campbell ini cenderung lebih jinak dan memiliki corak tubuh yang menarik.

Usahakan untuk memilih satu jenis hamster terlebih dahulu, ya. Dengan begitu kamu bisa lebih fokus dalam merawat dan mengembangbiakkannya.

2. Pilih Indukan Hamster

Agar bisa memiliki anakan hamster untuk dijual, tentu saja dalam mendirikan bisnis hamster kamu perlu melakukan pengembangbiakan.

Nah, cara pertama yang perlu kamu lakukan adalah memilih indukan hamster. Pilihlah hamster jantan dan betina yang sehat agar anak hasil perkawinannya berkualitas.

Lalu, bagaimana cara memilih indukan hamster yang tepat?

Caranya, kamu perlu melihat jenis kelaminnya dahulu. Dengan memegang hamster di bagian kepalanya, kemudian balik tubuh hamster hingga posisinya telentang.

Lihatlah jenis kelamin hamster di bagian bawah tubuhnya, tepatnya di antara kedua kaki belakang.

Adapun ciri-ciri indukan jantan yang baik, yaitu:

  • Memiliki vents sebagai penis dengan jarak 1-2 cm dari anus
  • Bulunya lebih panjang daripada hamster betina
  • Warna bulu cerah dan mengkilap
  • Kondisinya sehat, lincah, dan bersih

Sementara ciri-ciri indukan beritan yang baik ialah:

  • Memiliki vents sebagai vagina yang jaraknya berdekatan dengan anus
  • Bulu hamster betina lebih pendek dibandingkan jantan
  • Warna bulu cerah dan mengkilat
  • Dalam kondisi sehat, bersih, dan gesit

Baca Juga: Ingin Bisnis Ikan Cupang? Perhatikan 7 Hal ini

3. Persiapkan Kandang

tips bisnis hamster
Foto: Hamster Bermain (unsplash.com)

Setelah memilih indukan hamster yang sehat, bersih, dan lincah, kini saatnya kamu memikirkan tempat tinggalnya.

Pesiapkanlah kandang hamster yang layak. Ukuran yang ideal untuk kandang hamster, yaitu 30 x 30 x 30 cm. Bisa juga dibuat lebih besar agar lebih baik.

Kandang hamster umumnya dibuat dengan bentuk jaring, seperti dari besi yang tak mudah digigit. Dengan memiliki banyak lubang udara.

Kemudian di bagian bawah kandang harus diberi alas untuk tempat pasir atau serbuk kayu sehingga hamster bisa melindungi dirinya dari rasa dingin.

Usahakan untuk membuat kandang hamster yang tertutup sehingga terlindungi dari hujan dan panas. Selain itu, kandang tertutup bisa mencegah hamster keluar atau dari kandangannya.

Kandang seperti ini juga bisa menjaga hamster dari hewan pemangsa lain, seperti tikus atau kucing.

Jangan lupa untuk menambahkan tempat makan dan minum di dalam kandang hamster. Penggunaan tempat makan dan minum akan menjaga kebersihan diri hamster.

Jadi, tubuhnya selalu bersih dan corak atau motif pada bulunya tidak lusuh.

Kandang hamster sebaiknya rutin dibersihkan, minimal satu minggu sekali atau ketika kamu sudah mencium bau menyengat dari kotorannya.

4. Sediakan Pakan yang Cukup

Tidak hanya kandang, hal lain yang tak kalah penting untuk kamu persiapkan dalam memulai bisnis hamster adalah pakan.

Sediakanlah pakan yang cukup agar hamster yang kamu budidaya bisa tumbuh dan berkembangbiak secara sehat.

Jenis pakan yang paling baik untuk hamster adalah protein.

Protein yang digunakan sebagai pakan ini juga bisa meningkatkan gairah induk betina dan jantan sehingga berkembangbiak dengan baik.

Selain protein, kamu juga bisa memberikan pakan yang mengandung banyak ragi. Pakan dengan kandungan ragi dapat mencegah stres pada hamster.

Beberapa jenis pakan yang umum diberikan pada hamster, yaitu hamster mix, sayur dan buah, atau tanaman liar yang tidak beracun.

Baca Juga: 5 Tips Memulai Bisnis Ayam Petelur, Banyak Untungnya!

5. Mengembangbiakkan Hamster

perawatan anakan dalam bisnis hamster
Foto: Hamster di Telapak Tangan (unsplash.com)

Dalam mendirikan bisnis hamster, kamu perlu memerhatikan musim kawinnya.

Hamster jantan bisa kawin dengan beberapa ekor betina.

Namun, sebaiknya kamu memisahkan setiap kandangnya. Jadi, jangan kawinkan satu hamster jantan dengan banyak betina sekaligus di satu kandang.

Pemisahan kandang berguna untuk menghindari perkelahian antar hamster. Maka dari itu, lakukanlah pemindahan jantan ke kandang betina secara bergantian.

Umumnya, hamster jantan dan betina akan memiliki masa perkenalan selama seminggu. Agar tidak saling menyerang, coba berikan sekat terlebih dahulu di dalam kandang hamster.

Setelah keduanya lebih dekat, sekat boleh dilepaskan. Hamster betina dan jantan biasanya akan kawin satu kali selama 3 minggu.

Ketika hamster betina telah hamil, pisahkan dari hamster jantan. Proses kehamilan biasanya berlangsung selama 18 – 22 hari.

Dalam satu kali hamil, hamster betina bisa melahirkan 5-8 ekor anak hamster.

6. Merawat Anakan Hamster

Ketika hamster betina melahirkan anak-anaknya, sebaiknya kamu tidak membersihkan kandangnya selama 14 hari.

Biarkan perawatan dilakukan oleh induk hamster saja dan terpisah dari hamster lain.

Sebab, anakan hamster baru lahir yang kontak dengan manusia cenderung lebih mudah stres dan sakit.

Siapkanlah tempat yang nyaman bagi induk dan anakannya. Dengan menjaga suhu ruangan tidak terlalu rendah atau tinggi, tepatnya 21 derajat celcius.

Beri pakan kaya protein serta lemak sehat dan minum yang teratur agar nutrisinya tercukupi.

Untuk pakan anak hamster, kamu bisa menggunakan botol sipper yang diletakkan dengan rendah.

Hindari meletakkan mangkuk pakan di dalam kandang karena bisa menyebabkan anakan hamster celaka.

Agar anakan hamster tumbuh dengan baik, kamu bisa memberikannya suplemen organik. Vitamin hamster seperti ini biasanya dijual di toko khusus hewan.

Baca Juga: Tips Sukses Bisnis Ternak yang Perlu Kamu Ketahui

Itu dia cara memulai bisnis hamster yang bisa kamu coba. Apakah kamu tertarik untuk bisnis hamster?

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X