Tips Sukses Bisnis Ternak yang Perlu Kamu Ketahui

Share this Post

bisnis ternak
Table of Contents

Bisnis ternak akan terus menjanjikan karena permintaan terhadap hewan ternak sangat tinggi. Namun, untuk memulai suatu bisnis ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

Tentunya, tujuan untuk membangun sebuah bisnis adalah mendapat keuntungan yang sebesar-besarnya. Sama halnya Ketika kamu ingin merintis usaha atau bisnis ternak.

Namun, sebelum memulai kamu harus mencoba memahami dan memperrhatikan terlebih dahulu seluk beluk dunia peternakan.

Hal yang bisa kamu pelajari sebelumnya adalah jenis pakan, cara merawat, dan peluang bisnis yang akan didapat. Simak penjelasan berikut untuk informasi selengkapnya, ya!

Baca Juga: 9 Ide Bisnis untuk Pemula yang Bisa Kamu Coba

Beberapa Jenis Bisnis Ternak yang Bisa Kamu Coba

bisnis ternak
Source: Pixbay

Peluang bisnis ternak sangatlah beragam. Ada beberapa yang bisa dimulai dengan modal yang kecil, tetapi juga ada yang membutuhkan modal besar.

Berikut beberapa peluang bisnis ternak yang harus kamu ketahui:

1. Beternak Ayam

Bisnis ini dapat kamu mulai dengan memiliki sebidang tanah yang cukup untuk area kandang dan tempat ayam mencari makanan.

Peluang bisnis ternak ini tinggi karena ayam dan telurnya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari menu harian sebagian besar masyarakat Indonesia.

Namun, jika ingin menjadi peternak ayam rumahan, baik ayam kampung, petelur, maupun potong, kamu harus memastikan agar peternakan ini nantinya tidak mengganggu tetangga dan lingkungan sekitar.

Ternak ayam menurut laporan CNN Indonesia, merupakan salah satu bisnis peluang di Indonesia, terutama di pedesaan.

2. Beternak Kambing

Bisnis ternak ini memiliki peluang besar kerena permintaan daging kambing oleh beberapa pengusaha kuliner sangatlah tinggi.

Terlebih, jika mendekati Idul Adha permintaan kambing akan meningkat dengan tajam. Kmabing juga dicari saat orang-orang akan melakukan aqiqah anak. Beternak kambing cukup menjanjikan bukan?

Baca Juga: Ini Cara Membuat Surat Izin Tempat Usaha dan Persyaratannya

3. Beternak Sapi Potong

Kebutuhan daging sapi di Indonseia termasuk yang sangat tinggi. Sapi sendiri merupakan bahan utama dalam sajian masakan-masakan di restoran.

Sayangnya, ketersediaan daging sapi sendiri belum bisa memenuhi permintaan pasar, sehingga impor selalu menjadi pilihan.

Hal ini bisa kamu jadikan peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Jika kamu memiliki modal besar kamu bisa mencoba bisnis ternak ini.

4. Beternak Ikan Lele

Ternak ikan lele jadi salah satu opsi bisnis peternakan yang layak dipertimbangkan karena cukup menjanjikan.

Ikan lele sendiri cukup popular dengan makanan hasil olahan lele, salah satunya adalah pecel lele yang dapat ditemukan di banyak tempat.

Untuk kecepatan memanen ikan lele tergantung dari seberapa rutin ternak tersebut diberi makan. Tentunya cukup mudah, bukan?

Baca juga: 8 Ide Bisnis Modal 100 Juta, Apa Saja?

5. Beternak Burung Puyuh

Meskipun pamornya tidak sebesar kuliner daging ayam, daging burung puyuh menjadi bahan dasar yang kerap dicari oleh restoran-restoran kelas menengah ke atas.

Burung puyuh memiliki rasa yang khas, membuat kuliner dari daging burung puyuh ini diminati oleh masyarakat tertentu.

6. Beternak Bebek

Tahukah kamu, daging dan telur bebek dicari karena memiliki tekstur dan rasanya yang khas? Ini tentu jadi peluang bisnis yang harus diambil.

Dalam memelihara bebek, kandang dan lahan peternakan bebek harus selalu dijaga kebersihannya. Selain itu, ada aspek pencahayaan dan pengelompokkan bebek sesuai dengan ukuran perlu diperhatikan oleh kamu dalam menernaknya.

7. Beternak Udang

Selain diolah menjadi kerupuk, terasi, atau rempeyek, udang bisa menjadi salah satu komoditi utama di restoran-restoran sea food.

Ini sebabnya para produsen udang cukup banyak dicari oleh para pengusaha kuliner di Indonesia.

Untuk memulainya, kamu tidak perlu membuka tambak dengan ukuruan yang besar. Kamu cukup melakukan ternak udang menggunakan kolam terpal di rumah sendiri. Sederhana bukan?

8. Beternak Belut

Mungkin kamu belum tahu kalau belut bisa menjadi komoditi walaupun yang belum banyak diminati. Mungkin karena bentuknya yang menyerupai ular dan licin menyebabkan tidak semua orang mudah menikmatinya.

Namun, tahukah kamu olahan belut cukup banyak. Misalnya seperti kerupuk, keripik, rendang, sate, bahkan spaghetti belut pun ada yang sudah mulai dijual di berbagai outlet dan rumah makan.

9. Beternak Jangkrik

Kamu jangan lupa kalua jangkrik juga bisa diternakkan. Jangkrik dibudidayakan untuk dijual ke peternak atau pecinta burung kicauan.

Kamu tidak perlu khawatir selama terjaga kebersihan tempat dan diberikan asupan makanan secara rutin, jangrik dapat hidup di dalam wadah sederhana seperti drum bekas minyak atau juga ember bekas.

10. Beternak Ikan Hias

Salah satu bisnis ternak yang popular adalah beternak ikan hias. Dari mana peternak ikan hias mendapat keuntungan?

Peternak ikan hias akan memperoleh keuntungan dengan membesarkan bibit ikan menjadi ikan yang cantik dengan nilai jual tinggi di kalangan penggemarnya.

Partisipasi rutin dalam kompetisi atau pameran ikan hias juga menjadi salah satu cara membangun relasi dan menggenjot omzet di ternak jenis ini.

Baca Juga: Ide Bisnis Digital yang Cocok untuk Gen Z

Tips dan Cara Sukses Bisnis Ternak

Tips Sukses Bisnis Ternak yang Perlu Kamu Ketahui
Source: Pixbay

Untuk sukses bisnis ternak kamu harus memerhatika beberapa faktor pentingnya. Berikut faktor penting yang harus kamu pahami:

1. Pilih Bibit Unggul

Dengan bibit unggul kamu dapat menghasilkan hewan ternak yang sehat dan juga berkualitas tinggi.

Hal ini berlaku untuk segala jenis ternak yang bakal kamu geluti nantinya. Karenanya kamu wajib mengetahui seluk beluk mengenai jenis hewan yang akan dipilih agar tidak salah membeli bibit.

Bibit unggul bisanya dibandrol dengan harga yang mahal. Namun, ingat bahwa faktor ini juga adalah kunci bisnis karena dengan bibit unggul ternak kamu akan menghasilkan ternak yang sehat, berbobot, dan memiliki nilai jual tinggi.

Oleh karena itu, kamu dapat meraih untung besar dari usaha yang dijalankan.

2. Pilih Lokasi dan Jaga Kebersihan Kandang

Lokasi yang dipilih sebagai kendang ternak haruslah lokasi jauh dari pemukiman warga. Tujuannya agar bau yang tidak sedap tidak mencemari udara di lingkungan tempat tinggal kamu.

Bau dari limbah atau kotoran hewan ternak ini bisa saja mengganggu dan membuat warga sekitar tidak nyaman bahkan menimbulkan suatu penyakit.

Selain itu, kamu juga harus menerapkan standar kebersihan dan melakukan pembersihan kandang ternak secara rutin.

Pastikan untuk tidak membuang kotoran ternak di sungai, sawah, atau tempat yang dibutuhkan oleh banyak orang. Tujuannya tentu untuk menjaga kesehatan masyarakat sekitar.

3. Perhatikan Makanan dan Vitamin Ternak

Selain harus memilki bibit yang unggul, kamu juga harus memberikan pakan dengan kualitas yang baik agar hewan yang kamu pelihara sehat dan gemuk.

Pakan dengan kualitas unggul membuat ternak terhindar dari berbagai penyakit yang dapat merugikan kamu.

Kamu juga dapat menambahkan vitamin. Ini penting karena hewan rentan terhadap penyakit, sehingga peningkatan sistem imun itu sangat penting terlebih bila rutin melakukan vaksin.

Baca Juga: 10 Ide Jualan Makanan Online Untuk Berbisnis, Menarik!

Nah, apakah bisnis ternak cukup menjanjikan? Semoga kamu bisa melakukan bisnis ternak serta cermat dalam memulai bisnisnya, ya!