Profil Alibaba Group, Kerajaan Bisnis Milik Jack Ma!

Share this Post

profil alibaba group
Table of Contents
shopee pilih lokal

Alibaba Group merupakan perusahaan besar yang dimiliki oleh orang terkaya di China, Jack Ma. Bagaimana perjalanan bisnisnya?

Alibaba merupakan platform jual-beli internasional yang khusus melayani transaksi antara bisnis dengan bisnis (B2B). Setelah dua dekade, Alibaba.com menjadi platform B2B terbesar di dunia.

Perusahaan ini sukses membuat gebrakan besar terhadap cara kerja ekspor-impor tradisional. Alibaba berhasil mempertemukan jutaan buyer dan supplier setiap harinya, serta mempermudah setiap orang untuk berbisnis dimana saja dan kapan saja.

Layaknya marketplace pada umumnya, Alibaba.com bekerja dengan membantu klien menemukan vendor atau supplier yang mereka butuhkan, melakukan negosiasi bisnis, dan transaksi ekspor-impor skala besar.

Melansir dari laman resminya, Alibaba Group merupakan platform grosir yang menghubungkan perusahaan dari negara A dengan perusahaan di negara B. Mereka melakukan transaksi jual-beli dalam jumlah besar. 

Selain Alibaba, ada juga AliExpress yang menjadi platform Business-to-Customer (B2C), yang menghubungkan perusahaan dengan konsumen secara langsung. Transaksi penjualan di AliExpress pun biasanya hanya melayani pemesanan dalam jumlah kecil. 

Baca Juga: Pengertian Pasar Primer, Simak Ciri dan Prosedur Transaksinya

Siapa Pemilik Alibaba Group ?

alibaba group
Foto: Jack Ma (Aljazeera.com)

Kerajaan bisnis Alibaba Group dimiliki oleh Jack Ma, orang terkaya seantero China saat ini. From zero to hero, ungkapan ini tampaknya bisa menggambarkan kesuksesan seorang Jack Ma dalam membangun bisnisnya.

Dahulu, Ia adalah seorang guru bahasa inggris di China, yang kemudian berubah menjadi seorang milyarder nomor satu di China. Bahkan, namanya juga masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia.

Sebelum mendirikan Alibaba, Jack Ma pernah menjadi seorang guru. Ia juga sudah puluhan kali mendaftar pekerjaan namun selalu ditolak. Ia pernah mendaftar menjadi karyawan KFC, dari 24 pelamar, hanya 23 orang yang diterima. Jack Ma adalah satu-satunya yang ditolak.

Dari 30 perusahaan yang Ia lamar, semuanya menolak Jack Ma. Hal itu membuatnya memilih menjadi guru bahasa inggris karena Ia dikenal fasih berbahasa inggris selain bahasa mandarin.

Jack Ma atau Ma Yun lahir di Hangzhou, 15 Oktober 1964. Ia tumbuh di lingkungan yang sederhana. Semasa hidupnya, Jack Ma muda harus berhadapan dengan berbagai masalah.

Ia pernah ditolak masuk ke sekolah yang Ia inginkan. Bahkan, sejak sekolah dasar Ia sudah menerima penolakan karena ujian matematikanya yang tak begitu baik.

Namun, bukan Jack Ma namanya jika tidak berhenti berusaha. Sejak usia 12 hingga 20 tahun, dia mengendarai sepedanya selama 40 menit ke sebuah hotel untuk belajar bahasa inggris.

Delapan tahun bergaul bersama turis asing benar-benar mengubah cara pandangnya tentang kehidupan. Apa yang Ia pelajari dari para turis itu sangat berbeda dari yang Ia pelajari di sekolah.

Ia pertama kali menggunakan internet pada 1995 dan mencari kata `beer` dan `China`. Saat itu, Ia tidak menemukan hasil pencarian yang diharapkan melalui internet.

Berbekal rasa penasaran, Ia lantas menciptakan laman website untuk jasa terjemahan bahasa China bersama seorang temannya.

Hanya dalam hitungan jam saja, Ia menerima banyak email yang membantunya membangun situs tersebut.

Kejadian itu menjadi dorongan besar baginya untuk mendirikan kerajaan bisnis terbesarnya, Alibaba Group yang begitu perkasa hingga kini. Bahkan, Alibaba menjadi retailer online terbesar kedua di China setelah Wal-Mart.

Baca Juga: Ingin Mulai Bisnis Gym? Pahami Dulu 7 Model Bisnisnya

Sejarah Berdirinya Alibaba Group

Profil Alibaba Group, Kerajaan Bisnis Milik Jack Ma!
Foto: Jack Ma Pendiri Alibaba (Listelist.com)

Melansir dari laman resminya, Alibaba Group didirikan pada tahun 1999 oleh Jack Ma bersama 17 rekannya.

Kedelapan belas pendiri Alibaba Group antara lain Jack Ma, Joseph Tsai, Jane Jiang, Trudy Dai, Jin Jianhang, James Sheng, Simon Xie, Lucy Peng, Toto Sun, Han Min, Eddie Wu, Cathy Zhang, Lou Wensheng, Zhou Yuehong, Tony Yiu, Jin Yuanying, Ma Chengwei, dan Shi Yufeng.

Sejak awal, mereka memiliki keyakinan bahwa internet dapat menghadirkan kesetaraan dengan memajukan UMKM untuk terus bertumbuh bersama teknologi.

Semangat itulah yang membuat mereka mendirikan satu situs web untuk membantu para eksportir, pabrik, dan pengusaha di China untuk menjangkau pasar internasional.

Kini, Alibaba Group telah tumbuh menjadi perusahaan teknologi terintegrasi dan merupakan salah satu perusahaan terbesar di dunia. Berikut timeline Alibaba yang menarik untuk dibahas!

Baca Juga: Profil Bisnis Fabelio, Perusahaan Furniture dan Interior

Tahun 1999: Alibaba Group Resmi Didirikan

Alibaba Group didirikan pada tahun 1999 oleh 18 orang yang dipimpin oleh Jack Ma. Pada tahun yang sama, Alibaba mendirikan marketplace pertama yang memfasilitasi transaksi dalam jumlah besar, bernama 1688.com.

Pada bulan Oktober, Alibaba mendapat pendanaan sebesar USD 5 juta dari konsorsium investor.

Tahun 2000: Alibaba Group Mendapat Pendanaan Kedua

Alibaba Group mendapatkan pendanaan sebesar USD 20 juta dari grup investor yang dipimpin oleh SoftBank. Pada bulan September, Alibaba menggelar West Lake Summit, forum para pemikir dan pelaku usaha berbasis internet.

Tahun 2001: Pelanggan Alibaba Group Tembus 1 Juta Orang

Alibaba Group merumuskan misi dan nilai-nilai perusahaan dan sukses melayani satu juta pelanggan hingga akhir tahun.

Tahun 2003: Meski Terdampak SARS, Alibaba Tetap Beroperasi

Pada tahun 2003, terjadi wabah penyakit SARS yang memaksanya menutup kantor dan memulangkan karyawan. Namun, Alibaba justru mendirikan Taobao.com dari apartemen Jack Ma.

Baca Juga: Profil Bisnis Juragan 99 Bos Arema FC, Mau Tahu?

Tahun 2004: Alibaba Group Mendapat Pendanaan Ketiga

Pada tahun 2004, Alibaba Group mendapatkan pendanaan USD 82 juta dari beberapa investor terkemuka. Alibaba juga menggelar forum internasional para pengusaha online dan sukses mendirikan beberapa paltform seperi Aliwangwang dan Alipay.

Tahun 2007-2009: Alibaba Meluncurkan Platform Baru

Alibaba mencatatkan diri di Main BoardHong Kong Stock Exchange. Pada bulan November 2007, Alibaba Group juga meluncurkan Alimama, platform pemasaran online. Alibaba juga mendirikan Alibaba R&D Institute serta Alibaba Cloud.

Tahun 2010: Alibaba Mengubah Nama Marketplace

Alibaba.com mengubah nama marketplace-nya di Tiongkok menjadi 1688.com. Taobao Marketplace juga memperkenalkan Juhuasuan, platform pemasaran penjualan dan pemasaran untuk flash sale.

Selanjutnya, Alibaba meluncurkan AliExpress untuk membantu para eksportir di Tongkok menjangkau dan langsung bertransaksi dengan pelanggan dari seluruh dunia.

Alibaba juga mengakuisisi Vendio, Auctiva, serta One-Touch, penyedia layanan satu atap untuk para eksportir China.

Tahun 2013-2015: Peluncuran OS Alibaba Smart TV dan Ekspansi Bisnis

Alibaba meluncurkan OS Smart TV dan melakukan ekspansi bisnis. Alibaba tercatat pernah merelokasi bisnisnya, meluncurkan aplikasi jejaring sosial, mengakuisisi perusahaan browser mobile, hingga memutuskan merger dengan Youku Tudou.

Baca Juga: Profil Michael Bambang Hartono, Orang Terkaya di Indonesia!

Tahun 2016-Sekarang: Alibaba Terus Melakukan Ekspansi dan Inovasi Bisnis

Mulai dari tahun 2016 sampai sekarang, Alibaba terus melakukan ekspansi bisnis. Perusahaan milik Jack Ma juga mengakuisisi beberapa perusahaan lain dan juga meluncurkan platform baru.

Hasilnya, Alibaba Group menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia yang memiliki ekosistem bisnis di berbagai bidang industri.

Itulah cerita tentang pendiri Alibaba, Jack Ma, serta kerajaan bisnis yang dibangunnya.

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X