Good Manufacturing Practices adalah Standar Kualitas Manufaktur

Share this Post

good manufacturing practices adalah
Table of Contents

Good manufacturing practices adalah sebuah sistem yang diterapkan dalam sebuah manufaktur. Para produsen yang memproduksi komoditas tertentu wajib memenuhinya.

Manufaktur yang membuat produk-produk krusial seperti obat-obatan, wajib memenuhi pedoman good manufacturing practices

Jika tidak, konsekuensi yang harus diemban sangatlah tinggi. Misalnya menyebabkan efek samping yang buruk hingga kematian. 

Namun, pedoman ini tidak hanya dipraktikkan dalam manufaktur farmasi. Produsen makanan, minuman, kosmetik, alat kesehatan, dan lain-lain juga perlu menerapkannya.

Di tingkat internasional, misalnya, ada World Health Organization (WHO) yang membuat pedoman good manufacturing practices terkait farmasi. 

Di Indonesia, ada Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) yang mengawasi praktik produksi agar sesuai aturan.

Baca juga: 7 Prinsip Lean Manufacturing yang Utamakan Efisiensi Bisnis

Pengertian Good Manufacturing Practices

good manufacturing practices adalah
(Para pekerja pada pabrik manufaktur. Sumber: Freepik.com)

Mengutip dari WHO, good manufacturing practices adalah sistem untuk memastikan bahwa produk diproduksi dan dikendalikan secara konsisten sesuai dengan standar kualitas. 

Good manufacturing practices atau GMP ini dirancang untuk meminimalkan risiko yang terlibat dalam produksi apa pun yang tidak dapat dihilangkan melalui pengujian produk akhir. 

Biasanya penerapan good manufacturing practices adalah pada produsen makanan, minuman, suplemen, farmasi, kosmetik, hingga alat kesehatan.

Pada produksi berbagai produk yang disebutkan di atas, terdapat risiko utama. Risiko tersebut, yakni kontaminasi produk yang tidak terduga, menyebabkan kerusakan kesehatan, atau bahkan kematian. 

Selain itu, label yang salah pada wadah dapat membuat pasien menerima obat yang salah. Risiko lain, bahan aktif yang tidak mencukupi atau terlalu banyak, mengakibatkan pengobatan tidak efektif atau ada efek samping. 

Good manufacturing practices mencakup semua aspek produksi. Mulai dari bahan awal, tempat dan peralatan, hingga pelatihan dan kebersihan pribadi staf. 

Prosedur tertulis dan terperinci sangat penting untuk setiap proses yang dapat memengaruhi kualitas produk jadi. 

Harus ada sistem untuk memberikan bukti terdokumentasi bahwa prosedur yang benar diikuti secara konsisten pada setiap langkah dalam proses manufaktur, setiap kali suatu produk dibuat. 

Adapun WHO telah menetapkan pedoman terperinci untuk praktik manufaktur farmasi yang baik. 

Banyak negara sudah merumuskan persyaratan mereka sendiri untuk good manufacturing practices dengan mengacu dari pedoman WHO.

Setiap produsen sebaiknya menerapkan pedoman ini. Hal ini karena membuat produk berkualitas buruk justru merupakan pemborosan.

Dalam jangka panjang, biayanya akan lebih mahal ketika menemukan kesalahan setelah dibuat daripada mencegahnya sejak awal. 

Pedoman atau sistem ini dirancang untuk memastikan bahwa kesalahan tidak terjadi. Penerapan good manufacturing practices adalah investasi dalam membuat produk yang berkualitas baik. 

Baca juga: Perusahaan Manufaktur Adalah, Ciri, serta Contohnya

Apa Saja Penerapan Good Manufacturing Practices?

good manufacturing practices adalah
(Penerapan standar sanitasi pada manufaktur. Sumber: Freepik.com)

Berdasarkan penjelasan di atas, kamu pasti sudah mulai memahami apa itu good manufacturing practices. WHO bahkan sudah membuat panduannya, khusus untuk produksi farmasi.

Namun penerapannya tidak hanya pada bidang farmasi. Produsen makanan, minuman, suplemen, dan sebagainya juga dapat menerapkannya.

Pertanyaannya kemudian, seperti apa sajakah penerapan good manufacturing practices? Berikut ini perinciannya!

1. Manajemen Mutu

Penerapan pertama good manufacturing practices adalah manajemen mutu. Ini merupakan prinsip yang berfokus untuk memastikan bahwa produk yang diproduksi sesuai dengan tujuan penggunaannya. 

Pada produksi makanan, ini artinya memastikan bahwa makanan tersebut memenuhi standar keamanan dan kualitas yang ditentukan Badan POM. 

Jadi, tidak boleh ada produk mentah, kedaluwarsa, atau tidak diolah dengan benar, yang tentu berpotensi merugikan konsumen atau menyebabkan pencemaran.

2. Sanitasi dan Kebersihan

Penerapan lain good manufacturing practices adalah sanitasi dan kebersihan. Tidak ada yang lebih penting daripada sanitasi dan kebersihan, terutama untuk produsen obat, kosmetik, dan makanan. 

Ini mencakup segala sesuatu yang dapat menyebabkan kontaminasi, jika kebersihan dan sanitasi yang baik tidak dilakukan. Satu 

langkah yang dapat diambil produsen untuk memastikan sanitasi dan kebersihan sudah layak, yaitu dengan memasang sistem drainase antikarat berbasis food-grade

Mengutip dari Food Safe Drains, sistem drainase ini adalah drainase di lantai yang antikarat dan tahan terhadap hal-hal seperti suhu ekstrem, korosi, dan bakteri.

3. Lokasi Produksi yang Tepat

Tempat produksi manufaktur harus berada di lokasi yang sesuai, bebas dari risiko kontaminasi apa pun. Ini merupakan penerapan good manufacturing practices lainnya.

Selain itu, manufaktur harus dirancang untuk membantu meminimalkan risiko potensi kesalahan dalam operasi dan harus mudah dibersihkan dan dirawat.

Baca juga: Bagaimana Cara Mencari Supplier? Simak 8 Tipsnya

4. Peralatan

Sama seperti persyaratan lokasi, setiap peralatan di dalam tempat produksi harus dirancang, ditempatkan, dan dipelihara agar berfungsi sebagaimana dimaksud. 

Semua peralatan juga harus dibersihkan dan disimpan secara teratur sesuai dengan prosedur yang benar, dan dilepas jika ditemukan cacat atau tidak berfungsi.

5. Bahan Baku

Penerapan selanjutnya dari good manufacturing practices adalah terkait bahan baku. Setiap bahan untuk produksi harus disimpan dengan benar. 

Selain itu, inventarisasi bahan baku yang ada di manufaktur harus tersedia dan diperbarui secara berkala. 

Perlu pula dokumentasi dari mana bahan tersebut berasal. Hal ini untuk memastikan kualitas bahan baku.

6. Personel

Keberhasilan penerapan good manufacturing practices adalah kedisiplinan personel tempat produksi. 

Setiap orang yang bekerja untuk manufaktur tersebut harus terlatih dan memenuhi syarat melakukan pekerjaan yang ditugaskan. 

Mereka harus memiliki kesadaran yang jelas tentang berbagai prinsip good manufacturing practices dan menerima pelatihan terus-menerus.

Jadi, keterampilan kerja mereka selalu up to date dan sesuai aturan Badan POM.

Baca juga: 4 Cara Mendapatkan Baju Murah Tangan Pertama dari Pabrik, Dijamin Laris Manis!

7. Validasi dan Kualifikasi

Langkah-langkah penting dari proses manufaktur harus divalidasi untuk memastikan semuanya memenuhi pedoman kualifikasi good manufacturing practices tertentu. 

Tinjauan berkala terhadap proses ini juga akan membantu memastikan bahwa kualitas produk tetap tinggi dan konsisten.

8. Menangani Keluhan

Faktor kunci lain dari good manufacturing practices adalah penanganan keluhan. Semua perusahaan dan manufaktur harus memiliki sistem yang sesuai dengan pedoman ini untuk menangani keluhan. 

Sistem pengaduan yang ideal harus mencakup solusi yang disiapkan untuk semua kemungkinan yang dapat terjadi pada manufaktur.

Baca juga: 5 Peran Customer Service Representative dan Fungsinya dalam Bisnis

9. Dokumentasi

Penerapan lain dari good manufacturing practices adalah dokumetasi. Menyimpan catatan menyeluruh merupakan bagian penting yang harus ada dalam perusahaan mana pun. 

Segala sesuatu tentang manufaktur harus didokumentasikan dengan cara yang jelas dan dapat dibaca. 

Semua dokumen harus disimpan dalam sistem yang terorganisasi. Jadi, manajer dapat dengan mudah menemukan dan merujuk ke berbagai aspek manufaktur setiap saat.

10. Inspeksi dan Audit Kualitas

Langkah lain yang masuk ke dalam good manufacturing practices adalah inspeksi dan audit kualitas.

Dengan melakukan inspeksi dan audit secara teratur, manufaktur dapat memastikan bahwa mereka mematuhi pedoman ini dengan benar. 

Pemeriksaan ini juga akan membantu menjaga manufaktur agar tidak lupa mengikuti pedoman. Jika tidak, mereka akan terkena konsekuensi serius.

Baca juga: Penjelasan Audit, dari Tahap, Manfaat, dan Tips Melakukannya

Manfaat Good Manufacturing Practices pada Bisnis

good manufacturing practices adalah
(Penerapan standar keamanan pada manufaktur. Sumber: Freepik.com)

Berdasarkan penjelasan sebelumnya, kamu tentu memahami bahwa fokus utama good manufacturing practices adalah kesehatan, keamanan, dan kepuasan konsumen akhir. 

Mengikuti pedoman yang berlaku memang bisa jadi pekerjaan yang rumit dan menyulitkan. Namun, jika produsen dapat mengikutinya dengan baik, tentu akan membawa keuntungan bagi bisnis dan karyawan.

Good manufacturing practices adalah persyaratan mendasar. Apabila dipatuhi dengan ketat dan tanpa penyimpangan, praktik ini dapat membawa berbagai keuntungan bagi semua pihak.

Menurut Fraser Property, berikut ini adalah sepuluh manfaat utama good manufacturing practices yang berkualitas:

  • Konsumen pada akhirnya akan menerima produk yang berkualitas tinggi, aman, dan layak untuk dikonsumsi.
  • Good manufacturing practices memberikan pedoman produksi yang jelas untuk memastikan bahwa produkmu memenuhi standar kualitas yang diharapkan.
  • Mengurangi jumlah kesalahan atau penyimpangan yang mengakibatkan produk tidak sesuai standar. Konsistensi produk sangat penting untuk menjaga reputasi merekmu.
  • Menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi karyawan saat bekerja.
  • Mendorong sikap positif di antara karyawanmu. Sangat penting bagimu agar karyawan patuh terhadap pedoman good manufacturing practices.
  • Membangun sistem yang sederhana dan standar untuk melacak data serta informasi. Dengan menerapkan good manufacturing practices, proses ini jadi lebih mudah dan menghemat waktu.
  • Mendukung manajemen, pengawasan, dan fleksibilitas penilaian.
  • Pencegahan cacat yang muncul dalam proses produksi dan menghilangkan risiko masalah terulang kembali.
  • Meningkatkan kualitas produksi secara keseluruhan dan mengurangi biaya produksi.
  • Mempromosikan sistem kontrol yang sehat yang memungkinkan tempat produksimu mempertahankan standar sanitasi dan kebersihan tertinggi.

Baca juga: Apa Itu Lean Startup? Berikut Manfaat dan Langkah-langkahnya

Itulah penjelasan menyeluruh mengenai good manufacturing practices. Good manufacturing practices adalah aturan dasar yang wajib kamu terapkan untuk kualitas produk terbaik.