Pengertian Domain Authority Website dan Cara Mengukurnya

Share this Post

domain authority
Table of Contents
shopee pilih lokal

Domain authority adalah salah satu aspek penting yang perlu kamu perhatikan dalam mengelola situs web.

Hal ini karena domain authority memiliki pengaruh cukup besar untuk website dapat memeroleh ranking tinggi di mesin penelusuran seperti Google.

Dilansir dari HubSpot, domain authority adalah metrik pertama kali dikembangkan oleh Moz yang memprediksi seberapa besar kemungkinan suatu domain muncul di SERP dibandingkan dengan pesaingnya.

Skor domain authority adalah angka yang ditunjukkan dalam skala 1 hingga 100. Semakin tinggi skor domain authority yang diperoleh, semakin baik pula pengelolaan situs web kamu.

Dengan begitu, kamu bisa memiliki lebih banyak traffic karena situs web memeroleh ranking teratas di SERP.

Baca Juga: 7 Tips Usaha Seblak dan Prospek Bisnisnya, Menguntungkan?

Apa Itu Domain Authority?

Pengertian Domain Authority Website dan Cara Mengukurnya
Foto: Domain Authorithy (Freepik.com)

Domain Authority (DA) adalah metrik yang dikembangkan oleh Moz untuk menilai seberapa kuat atau berpengaruhnya suatu domain dalam hasil pencarian mesin pencari.

Skala peringkatnya berkisar dari 1 hingga 100, di mana semakin tinggi skornya, semakin besar kemungkinan situs tersebut untuk mendapatkan peringkat yang baik di halaman hasil pencarian.

Praktisi SEO memiliki tujuan utama untuk memastikan situs mereka selalu muncul di halaman pertama hasil pencarian Google.

Namun, menduduki posisi teratas di halaman pertama merupakan pencapaian yang luar biasa, karena hal ini dapat meningkatkan click-through rate (CTR) hingga 200% dibandingkan dengan situs yang berada di peringkat kedua.

Meskipun Domain Authority memiliki peran yang penting dalam strategi SEO, beberapa ahli telah meninggalkan metrik ini karena tidak berasal langsung dari Google.

Sebelumnya, Google menggunakan algoritma PageRank untuk menilai peringkat situs dengan memberikan nilai dari 0 hingga 10. Namun, algoritma ini sudah tidak digunakan lagi sejak tahun 2016.

Meskipun demikian, Domain Authority tetap menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam strategi SEO, karena dapat memberikan indikasi tentang seberapa kuat sebuah domain dalam persaingan dalam hasil pencarian.

Namun, untuk mencapai peringkat tinggi dalam hasil pencarian, tidak hanya DA saja yang perlu diperhatikan, tetapi juga faktor-faktor lain seperti kualitas konten, backlink, dan user experience.

Baca Juga: Cara Menarik Uang di TikTok dan 5 Cara Menghasilkannya!

Faktor yang Mempengaruhi Domain Authority

Pengertian Domain Authority Website dan Cara Mengukurnya
Foto: Search Engine (Freepik.com)

Untuk memahami bagaimana sebuah domain memperoleh skor Domain Authority, penting untuk mengetahui beberapa faktor yang memengaruhinya.

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi nilai Domain Authority:

1. Popularitas Domain

Salah satu cara untuk menilai popularitas sebuah situs adalah dengan melihat jumlah dan kualitas inbound link yang mengarah ke situs tersebut.

Namun, penting untuk dicatat bahwa hanya inbound link yang berkualitas yang akan dinilai oleh mesin pencari, dan dapat memengaruhi skor Domain Authority suatu situs.

Untuk mendapatkan inbound link berkualitas, ada beberapa strategi yang dapat digunakan.

Salah satunya adalah dengan aktif berpartisipasi dalam komunitas online seperti memberikan komentar pada situs lain yang relevan dengan niche kamu atau mempromosikan domain website di blogger, forum, atau komunitas terkait.

Dengan cara ini, situs kamu dapat mendapatkan lebih banyak inbound link berkualitas yang dapat meningkatkan popularitas dan skor Domain Authority-nya.

2. Banyaknya Aktivitas Domain

Dalam konteks Domain Authority, semakin lama sebuah domain website beroperasi, cenderung menunjukkan bahwa telah terjadi banyak aktivitas di dalamnya.

Kehadiran aktivitas ini bisa mencakup berbagai hal, seperti pembuatan konten baru, interaksi dengan pengunjung, pembaharuan, dan lain sebagainya.

Faktor-faktor ini menandakan adanya konsistensi dalam pengelolaan domain website tersebut.

Google dan mesin pencari lainnya cenderung melihat konsistensi aktivitas ini sebagai indikasi bahwa sebuah website dioperasikan dengan serius dan terus menerus.

Dengan adanya aktivitas yang terjadi secara berkelanjutan, Google akan cenderung memberikan penilaian yang baik terhadap kualitas dan otoritas domain tersebut.

Ini dapat berkontribusi pada peningkatan nilai Domain Authority dan meningkatkan peluang situs tersebut untuk mendapatkan peringkat teratas di hasil pencarian.

Baca Juga: 4 Contoh Surat Lamaran Berdasarkan Iklan, Perhatikan yuk!

3. Jumlah & Kualitas Konten

Selain faktor lamanya jangka waktu sebuah domain website beroperasi, kualitas dan kuantitas konten yang disajikan juga menjadi penilaian penting.

Hal ini dalam menentukan apakah suatu domain memiliki Domain Authority yang baik atau tidak.

Kualitas konten adalah kunci utama dalam menarik dan mempertahankan minat pengunjung.

Konten yang menarik, informatif, relevan, dan berkualitas cenderung mendapatkan respon yang lebih positif dari pengguna, memicu interaksi yang lebih tinggi, dan meningkatkan retensi pengunjung.

Selain kualitas, jumlah konten yang ada di dalam website juga berpengaruh.

Tingkat kuantitas konten dapat mempengaruhi seberapa banyak trafik yang dapat ditarik ke situs, serta kemungkinan mendatangkan pengunjung yang setia.

Dengan menyediakan beragam konten yang informatif dan bermanfaat, baik dalam bentuk artikel, video, atau infografis, website memiliki peluang yang lebih besar untuk menarik perhatian pengguna dan memperkuat otoritasnya di mata mesin pencari.

4. Backlink dari Situs yang Relevan

Backlink merupakan salah satu faktor kunci yang sangat penting dalam menentukan peringkat suatu website di mesin pencari.

Ketika sebuah website memiliki jumlah backlink yang tinggi, ini menandakan bahwa situs tersebut dianggap memiliki otoritas dan relevansi yang tinggi.

Ini terutama jika backlink tersebut berasal dari domain yang juga memiliki otoritas yang tinggi.

Karena pentingnya backlink, faktor ini juga sangat berpengaruh terhadap skor Domain Authority sebuah situs.

Backlink yang berasal dari situs-situs otoritatif dan terkait dengan niche situs akan memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan otoritas situs tersebut.

Studi yang dilakukan oleh Ahrefs menunjukkan bahwa sebanyak 55,24% website tidak menerima traffic organik karena kurangnya backlink yang mengarah ke situs mereka.

Hal ini menegaskan betapa pentingnya backlink dalam membantu meningkatkan visibilitas dan peringkat sebuah situs di hasil pencarian organik.

Dengan demikian, strategi untuk membangun backlink yang berkualitas dan relevan menjadi kunci dalam upaya meningkatkan skor Domain Authority dan trafik organik suatu situs.

Baca Juga: 50+ Marketing Quotes Yang Bisa Jadi Ide Pemasaran Bisnismu

Cara Mengukur Domain Authority

Pengertian Domain Authority Website dan Cara Mengukurnya
Foto: Mengoperasikan Laptop (Freepik.com)

Ada beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mengukur domain authority. Beberapa tools yang biasa digunakan dalam pengukurannya adalah Moz, Ahrefs, dan SEMrush.

Lebih lanjut, berikut cara mengukur domain authority berdasarkan tools yang digunakan:

1. Moz

Dikutip dari laman Monster Insights, Moz Link Explorer bisa digunakan untuk mengukur skor domain authority dari situs web mana pun.

Cukup memasukkan link situs web yang ingin diperiksa, lalu kamu bisa dengan mudah mengetahui skor domain authority.

Tidak hanya itu, tools Moz bahkan bisa memberikan informasi tentang jumlah domain root backlink unik dan jumlah peringkat kata kunci untuk domain tertentu.

Kamu juga dapat melihat lebih banyak laporan seperti tautan yang paling banyak diikuti ke situs ini, halaman teratas, anchor text, dan banyak lagi.

Ini dia langkah-langkah menggunakan Moz untuk mencari tahu skor domain authority yang dapat kamu lakukan:

  1. Kunjungi situs web resmi Moz dengan klik tautan berikut ini.
  2. Masukkan alamat situs web pada kolom analisis dan klik “Analyze”.
  3. Nantinya, kamu bisa langsung melihat skor domain authority beserta informasi lainnya seperti linking domains, inbounds links, dan ranking keywords.

2. Ahrefs

Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk dapat mengetahui domain authority adalah menggunakan tools bernama Ahrefs.

Namun Ahrefs tidak menggunakan istilah domain authority, melainkan menggunakan sebutan domain rating.

Untuk melakukannya pun mudah, berikut cara menggunakan Ahrefs sehingga kamu bisa megetahui skor domain authority dari suatu website:

  1. Buka situs web Ahrefs dengan klik link berikut.
  2. Masukkan alamat situs web yang ingin kamu cek pada kolom analisis Ahrefs.
  3. Kemudian klik “Check Authority”.
  4. Centang kotak “Im not Robot”.
  5. Selesai. Kini kamu bisa mengetahui skor domain rating dari situs web yang dianalisis.

3. SEMrush

SEMrush menjadi tools lain yang bisa kamu manfaatkan untuk mengecek skor domain authority.

Dengan SEMrush, skor domain authority ditunjukkan menggunakan istilah authority score.

Bagaimana cara menggunakannya? Ini dia langkah menggunakan SEMrush untuk mengetahui authority score dari sebuah website:

  1. Buka situs web resmi SEMrush dengan klik tautan berikut.
  2. Masukkan nama website yang ingin kamu periksa skornya di kolom analisis.
  3. Tunggu selama beberapa saat dan SEMrush akan menampilkan skor authority score yang kamu minta.

Baca Juga: Manfaat Custom Domain Bagi Bisnis, Berikut Tips Memilihnya

Tips Meningkatkan Domain Authority

cara meningkatkan domain authority
Foto: Ilustrasi Pengelolaan Website (Freepik.com)

Sebagai pemilik situs web untuk keperluan bisnis, tentunya kamu ingin memiliki skor domain authority yang bagus, bukan?

Nah untuk mewujudkannya, kamu bisa coba menerapkan beberapa tips di bawah ini agar domain authority situs web kamu dalam skor yang baik.

1. Sajikan Konten yang Menarik

Salah satu cara yang bisa kamu terapkan untuk meningkatkan skor domain authority adalah dengan menyajikan konten-konten menarik dan berkualitas.

Carilah keyword berkualitas tinggi untuk menyajikan konten yang menarik bagi target audiens di website kamu.

Dengan menyajikan informasi yang menarik dan bermanfaat, situs web kamu akan mendapatkan jumlah traffic besar.

Selain itu, konten berkualitas bisa membantu kamu dalam memertahankan audiens yang mengunjungi situs web. Mereka akan betah berlama-kama untuk menjelajah website.

Audiens yang terkesan pun tidak akan ragu untuk kembali mengunjungi situs web kamu.

Baca Juga: 15 Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Inggris yang Baik dan Benar

2. Pastikan Website Mobile-friendly

Tips selanjutnya yang bisa kamu coba untuk meningkatkan skor domain authority adalah dengan memastikan website telah mobile-friendly.

Maksudnya, pastikan situs web kamu bisa diakses melalui perangkat seluler.

Hal ini karena jumlah pengguna perangkat seluler di dunia sangat besar, sehingga penting bagi bisnis untuk menyediakan website yang bisa diakses melalui perangkat seluler.

Selain itu, Google biasanya mengindeks website yang bisa diakses oleh seluler. Google akan mengutamakan situs web yang mobile-friendly untuk ditampilkan pada halaman hasil penelusuran.

Jika kamu ragu apakah situs web saat ini sudah ramah seluler atau belum, cobalah untuk melakukan pengecekan melalui Google’s Mobile-Friendly Test.

Nantinya, Google akan memberikan seberapa hasil mengenai ramah situs web kamu untuk diakses menggunakan perangkat seluler. Google juga akan memberikan beberapa rekomendasi agar situs web kamu lebih mobile-friendly.

3. Terapkan Teknik SEO

Dalam mengelola website, sangat penting bagi kamu untuk selalu menerapkan teknik SEO. Jadi, pastikan halaman dan konten di situs web kamu sudah SEO-friendly.

  • Berikut beberapa cara yang bisa kamu tempuh dalam mengelola website agar lebih SEO-friendly:
  • Pastikan untuk membuat judul menarik dan mengisi bagian deskripsi yang menggambarkan isi konten.
  • Gunakan H1 dan H2 untuk bagian judul.
  • Bangun struktur URL dan permalink yang dioptimalkan sesuai kaidah SEO.
  • Pastikan untuk menggunakan gambar, video, dan elemen media lainnya yang berkualitas tinggi.
  • Tambahkan tautan internal pada setiap konten website kamu.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Optimasi SEO untuk Konten, Jangan Terlewat, Ya!

4. Bangun Backlink Berkualitas

Domain authority yang baik juga dipengaruhi oleh penggunaan backlink yang berkualitas. Bahkan, ini merupakan kunci utama untuk menghasilkan skor domain authority yang tinggi.

Untuk dapat membangun backlink yang berkualitas, dibutuhkan konten menarik. Selain itu, cobalah untuk mempromosikan konten agar kamu bisa mendapatkan lebih banyak traffic.

Agar backlink bisa bekerja secara efektif, cukup pertahankan backlink berkualitas tinggi dan hapus backlink dengan kualitas rendah.

Oleh karena itu, pastikan kamu memilih backlink yang telah terjamin kualitasnya. Misalnya, dengan menautkan link dari website tepercaya pada konten yang dibuat.

5. Tingkatkan Kecepatan Halaman

Cara lain yang bisa kamu tempuh untuk meningkatkan skor domain authority adalah meningkatkan kecepatan halaman.

Situs web yang memiliki waktu muat halaman lebih cepat memiliki keunggulan tambahan dibandingkan situs web yang bekerja lebih lambat.

Meningkatkan kecepatan halaman tidak hanya baik untuk skor domain authority situs web kamu, tetapi juga membuat pengalaman pengguna lebih baik.

Pada akhirnya, kamu bisa menghasilkan lebih banyak prospek maupun penjualan.

6. Membuat Strategi Media Sosial

Manfaatkan semua platform media sosial yang kamu miliki dengan memasukkan tautan situs di profil atau dengan membagikan artikel dan halaman dari situs kamu secara teratur.

Bagi para pebisnis, strategi posting juga dapat menjadi kampanye produk. Kamu dapat menentukan waktu posting yang relevan dengan konten yang dibagikan.

Misalnya, jika kamu ingin membagikan artikel tentang produk makanan, akan lebih efektif jika kamu melakukannya menjelang jam makan siang atau malam hari, saat audiens kamu cenderung sedang memikirkan tentang makanan.

Dengan demikian, kamu dapat menjangkau audiens target pada saat mereka paling rentan untuk terlibat dengan kontenmu.

7. Branding

Tersedia berbagai strategi branding yang bisa dilakukan, baik secara online maupun offline.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya mengenai media sosial, kamu juga dapat menggunakan platform tersebut untuk keperluan branding.

Di sisi lain, dalam dunia offline, kamu bisa mengorganisir acara atau interaksi langsung dengan audiens.

Contohnya, forum-forum diskusi seperti Kaskus sering menggelar acara “Kopdar” atau kopdar (kopi darat) untuk para anggotanya.

Kamu juga bisa mengadakan acara seperti pelatihan atau seminar, baik yang berbayar maupun yang gratis, untuk pelanggan atau masyarakat umum sebagai strategi branding.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Headset Gaming yang Terjangkau dan Berkualitas

Itu dia penjelasan seputar domain authority beserta cara mengukur dan tips mengoptimalkannya.

Semoga bermanfaat bagi kamu dalam mengelola situs web untuk bisnis, ya.

Sumber:

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X