4 Cara Kerja White Hat SEO dan Strategi Menerapkannya

Share this Post

white hat SEO
Table of Contents

Istilah White Hat SEO nampaknya masih belum familiar bagi banyak orang. Apa pengertiannya dan bagaimana strateginya?

Ketika kamu membuat website untuk bisnis, tentunya kamu ingin situs webmu muncul dari urutan teratas hasil pencarian Google. Menempati peringkat teratas mesin pencari memang sangat berguna bagi bisnis.

Sebab, bisnismu akan lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan. Kemungkinan terjadinya penjualan juga akan semakin besar. Guna meningkatkan visibilitas situs web, kamu dapat menerapkan berbagai strategi SEO.

Inilah mengapa semakin majunya bisnis digital, kebutuhan akan jasa SEO juga semakin tinggi. Bagi content creator atau pemilik bisnis digital, mengetahui dasar-dasar strategi SEO sangatlah penting.

Baca Juga: 10 Strategi SEO yang Sering Terlupakan Saat Menulis Artikel

Teknik SEO sendiri dibedakan menjadi White HatSEO dan black hat SEO. White HatSEO sendiri merupakan teknik SEO yang mengikuti aturan Google. Sementara itu, Black Hat SEO merupakan kebalikannya.

Lantas, bagaimana cara menerapkan strategi White HatSEO bagi bisnis?

White Hat SEO VS Black Hat SEO

white hat seo
(Foto Google Analytics. Sumber: Unsplash.com)

Mengutip dari Wordstream, White HatSEO mengacu pada taktik SEO yang sejalan dengan syarat dan ketentuan mesin pencari utama, termasuk Google.

White Hat SEO adalah kebalikan dari Black Hat SEO. Umumnya, White Hat SEO mengacu pada praktik apa pun yang meningkatkan peringkat pencarian situsmu di Search Engine Results Page (SERP) sambil menjaga integritas situs web agar tetap mematuhi dalam persyaratan layanan mesin pencari. 

Taktik ini berjalan dengan tetap mengikuti aturan dan batasan yang diberikan oleh Google. Contoh White Hat SEO meliputi:

  • Menawarkan konten dan layanan berkualitas.
  • Waktu pemuatan situs yang cepat dan UI yang mudah digunakan.
  • Menggunakan meta decription yang kaya kata kunci.
  • Navigasi situs mudah digunakan.

Sebaliknya, Black Hat SEO dilakukan dengan membeli tautan atau menggunakan teknik SEO yang menipu. Taktik apa pun yang dianggap menipu atau berbahaya bagi pengguna masuk dalam Black Hat SEO. 

Taktik ini sangat berisiko dan seiring dengan berkembangnya algoritma Google, semakin kecil kemungkinannya untuk dapat digunakan.

Baca Juga: Local SEO Adalah Optimisasi Pencarian Lokal, Ini 5 Strateginya!

Manfaatkan layanan SEO dari SIRCLO Store agar website jualan online kamu dapat ditemukan banyak calon pelanggan dan berpeluang muncul di halaman pertama Google. Khusus pengguna Basic dan Professional Plan SIRCLO Store, kamu bisa langsung masuk ke admin panel, cari menu “Pemasaran”, lalu pilih “Layanan Marketing”. Kamu juga bisa klik banner berikut:

4 Cara Kerja White Hat SEO dan Strategi Menerapkannya

Kaitan Antara White Hat SEO dan Algoritma Google

4 Cara Kerja White Hat SEO dan Strategi Menerapkannya
(Foto Traffic Situs Web. Sumber: Unsplash.com)

Menurut Mangools, algoritma pencarian Google adalah sistem kompleks yang memungkinkan Google untuk menemukan, memberi peringkat, dan mengembalikan halaman yang paling relevan untuk kata kunci pencarian tertentu.

Artinya, algoritma Google merupakan kriteria yang dimiliki Google dalam memberikan peringkat kepada situs web.

Dengan begitu, teknik White Hat SEO harus mengikuti aturan alogoritma Google. Lantas, bagaimana cara kerjanya?

1. Gunakan Kata Kunci yang Jelas

Penggunaan kata kunci merupakan win-win solution dari SEO. Untuk memberikan hasil pencarian yang relevan, Google harus memahami apa sebenarnya yang sedang dicari oleh pengguna.

Google harus memahami hal-hal berikut:

  • Apa sebenarnya arti atau makna dari kata-kata yang dicari?
  • Apa tujuan yang diinginkan pengguna dengan mencari kata-kata tersebut?
  • Apakah kata-kata yang dicari sensitif dengan waktu dan butuh informasi terbaru?

Sebagai contoh, kata kunci “tas lokal murah” cukup jelas dipahami, baik dari segi makna maupun tujuan pengguna.

Namun, terkadang ada kata kunci yang sulit dipahami. Sebagai contoh, kata kunci “tas” yang mengandung arti sangat luas.

Baca Juga: 10 Cara Membuat Website Mobile Friendly untuk Tingkatkan SEO

2. Relevansi Halaman

Kedua, mesin pencari Google akan menemukan halaman web yang relevan dengan kata kunci yang dicari. Dengan kata lain, Google harus menampilkan halaman web yang dapat menjawab pertanyaan pengguna.

Semakin jelas kata kunci yang digunakan, maka halaman yang tampil juga sebagai relevan. Sebagai contoh, jika kamu mencari “tas lokal murah”, tentu akan langsung muncul kumpulan artikel rekomendasi brand tas lokal.

Jika hanya mencari kata “tas”, maka hasil pencarian juga tidak akan spesifik. Artinya, teknik SEO mengharuskanmu menggunakan judul artikel yang juga spesifik.

Baca Juga: Yuk, Ketahui Cara Menggunakan Google Keyword Planner!

3. Kualitas Konten

Sangat mungkin ada jutaan halaman untuk setiap kata kunci yang dicari. Maka dari itu, Google harus mengutamakan halaman yang menyajikan konten berkualitas dan menunjukkan kredibilitas.

Salah satu elemen kuncinya adalah algoritma PageRank yang memperhitungkan kualitas dan kuantitas tautan yang mengarah ke sebuah halaman web.

Algoritma PageRank adalah salah satu dari banyak algoritma yang merupakan bagian dari sistem peringkat Google.

PageRank adalah nilai numerik yang ditetapkan ke setiap halaman untuk membantu memprioritaskan hasil pencarian.

Ada 3 faktor utama yang mempengaruhi PageRank, yaitu:

  • jumlah backlink.
  • kualitas (PageRank) dari halaman yang ditautkan.
  • jumlah link pada halaman yang ditautkan.

Sederhananya, semakin banyak backlink dari halaman berkualitas yang kamu tautkan, semakin tinggi kemungkinan Google akan menganggap halaman webmu sebagai halaman berkualitas tinggi.

Mengingat backlink sendiri merupakan salah satu teknik SEO yang tak boleh dilupakan.

4. Kegunaan Halaman

Setelah membahas relevansi dan kualitas konten, kamu harus mematikan bahwa situs webmu memiliki kegunaan dan user friendly. Misalnya, halaman webmu harus cukup responsif, memiliki UI yang bagus, mudah dimuat, dan cukup aman.

Misalnya, Google memasukkan Core Web Vitals yang merupakansatu set metrik yang terkait dengan kecepatan, responsivitas, dan stabilitas visual. Metrik ini dimasukkan ke dalam algoritma sebagai faktor penentu peringkat Google pada tahun 2021.

Baca Juga: 6 Cara Menulis Meta Description SEO Friendly untuk Web

Pentingnya White Hat SEO

4 Cara Kerja White Hat SEO dan Strategi Menerapkannya
(Foto Blog Writer. Sumber: Unsplash.com)

Menurut Arimetrics, teknik White Hat SEO bisa sangat penting untuk sebuah situs web karena jika kamu tidak mengikuti aturan, situs dapat diblokir oleh Google dan mesin pencari lainnya. 

Mesin pencari nomor satu, Google, dikunjungi oleh jutaan orang setiap hari dan setiap kunjungan memiliki potensi situs untuk ditemukan oleh pengguna baru.

Google tidak merupakan sumber lalu lintas yang kuat untuk sebuah situs web dan dapat mempengaruhi traffic situs web.

Kamu harus mempertimbangkan semua hal yang tersirat dalam sebuah situs web dan juga memikirkan apa yang akan terjadi jika menggunakan cara-cara ilegal (Black Hat SEO). 

Jika situsmu sudah masuk daftar hitam Google atau bahkah sudah terkena banned, tidak ada jaminan situsmu dapat dipulihkan lagi. Penangguhan situs oleh Google dapat berlangsung permanen dan memiliki konsekuensi besar bagi sebuah situs.

Artinya, dalam menerapkan strategi SEO kamu harus mengikuti aturan algoritma Google dan cara kerja yang sudah ada. Sebaiknya, jangan menggunakan cara-cara ilegal yang berpotensi membuat situsmu diblokir oleh Google.

Nah, itulah penjelasan tentang White Hat SEO beserta strateginya yang perlu kamu ketahui.