5 Tips Bisnis Minyak Curah agar Keuntungan Melimpah

Share this Post

bisnis minyak jelantah
Table of Contents

Bisnis minyak curah bisa menjadi ide usaha dengan peluang keuntungan besar.

Hal ini mengingat ada banyak masyarakat yang membutuhkannya untuk keperluan memasak. Baik itu tingkat rumah tangga hingga industri kuliner.

Beberapa waktu lalu, minyak goreng menjadi hal yang langka. Masyarakat harus merogoh kocek cukup dalam untuk mendapatkan minyak goreng agar mereka bisa memasak.

Hingga pada akhirnya, pemerintah membuat kebijakan baru tentang cara pembelian minyak goreng curah.

Nantinya, masyarakat harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk bisa membeli Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR).

Kebijakan ini ditentukan dengan tujuan untuk mengawasi distribusi dan memberikan kepastian pada persediaan dan harga minyak goreng yang terjangkau untuk masyarakat.

Baca Juga: 5 Tips Membangun Usaha Grosir Sembako, Omzetnya Bisa Jutaan!

Tips Bisnis Minyak Curah

bisnis minyak curah
(Foto minyak goreng. Sumber: Freepik.com)

Tingginya permintaan masyarakat terhadap minyak goreng curah bisa kamu manfaatkan sebagai peluang usaha.

Bagi kamu yang tertarik untuk bisnis minyak curah, bisa menerapkan beberapa tips berikut:

1. Kerja Sama dengan Pabrik

Untuk bisa berjualan minyak goreng curah, kamu membutuhkan produsen atau distributor sebagai pemasok barang.

Oleh karena itu, kamu perlu melakukan kerja sama dengan pabrik minyak goreng untuk mendapatkan produk.

Kamu bisa datang langsung ke pabrik minyak goreng dan bertemu pemilik bisnisnya. Kemudian, coba jelaskan maksud dan kedatanganmu.

Ajukanlah diri kamu sebagai mitra bisnis mereka. Biasanya, akan ada kontrak kerja sama atau perjanjian antar kedua belah pihak jika kamu menjadi mitra.

Sebelum menyutujui surat kerja sama atau kontrak tersebut, coba pahami dahulu isinya. Kamu perlu berhati-hati karena hal ini berdampak langsung pada operasional bisnismu.

2. Beli Minyak Goreng Grosir

Selain bekerja sama dengan pabrik minyak goreng secara langsung, kamu juga bisa menjalankan bisnis minyak curah melalui pembelian grosir.

Biasanya, pembelian minyak goreng grosir seperti ini dilakukan pada agen-agen minyak goreng. Di setiap daerah, ada agen minyak goreng. Jadi, coba cari yang terdekat dengan lokasi bisnis kamu.

Dengan membeli minyak goreng secara grosir, kamu bisa memiliki stok produk yang cukup untuk dijual.

Selain itu, pembelian grosir juga biasanya akan lebih murah harganya. Namun, kembali lagi dengan pihak distributor yang menjualnya. Kamu perlu cermat dalam mencari agen minyak goreng.

Sebab, tak hanya persoalan harga yang perlu kamu perhatikan. Kamu juga perlu memastikan kualitas minyak goreng yang didapatkan dari distributor.

Baca Juga: Bisnis Minyak Jelantah dengan Peluang yang Menggiurkan

3. Lengkapi Syarat Izin Dagang

bisnis minyak curah
(Foto minyak untuk memasak gorengan. Sumber: Unsplash.com)

Tips selanjutnya yang perlu kamu terapkan agar bisnis minyak curah bisa beroperasi dengan lancar, yakni mengajukan izin dagang.

Baik industri kecil maupun besar, perlu mengajukan izin dagang agar setiap transaksi yang dilakukan memeroleh perlindungan di mata hukum.

Jadi, kamu bisa terhindar dari risiko penipuan atau kerugian lainnya.

Cobalah cari informasi mengenai syarat-syarat izin dagang. Lengkapilah dokumen tersebut dan lakukan pendaftaran dagang di instansi terkait.

Tidak hanya melindungi operasional usaha kamu, bisnis yang terdaftar juga bisa memeroleh bantuan modal dengan lebih mudah. Entah itu bantuan modal langsung dari pemerintah atau pengajuan pinjaman ke bank.

4. Tentukan Lokasi Usaha

Hal penting lainnya yang perlu kamu perhatikan dalam menjalankan bisnis minyak curah adalah lokasi usaha.

Lokasi usaha berperan penting untuk membantu kamu mendapatkan pelanggan. Oleh sebab itu, pilihlah tempat bisnis yang strategis.

Misalnya, di wilayah pemukiman yang ramai pelanggan, atau lokasi-lokasi strategis lainnya.

Tidak hanya memudahkan kamu untuk menjangkau pelanggan potensial, lokasi strategis juga bisa membantumu dalam melakukan stok barang.

Contohnya, jika stok produk minyak yang akan kamu jual dikirimkan distributor dengan kendaraan bermobil, lokasi strategis akan memudahkan mereka menemukan tempat usahamu.

Jadi, pastikan untuk mudah diakses dan ditemukan oleh pelanggan maupun distributor, ya.

Baca Juga: Punya Usaha Toko Kelontong, 6 Tips Perbaiki Manajemennya

5. Beri Edukasi Pelanggan

bisnis minyak curah
(Foto minyak di dalam wadah. Sumber: Pixabay.com)

Karena saat ini telah diberlakukan peraturan baru dalam membeli minyak goreng, sebagai pengusaha kamu perlu memberikan edukasi kepada pelanggan.

Cobalah untuk memahami kebijakan pemerintah yang baru ditetapkan. Kemudian, sosialisasikan hal ini kepada para pelangganmu.

Jelaskan pada mereka bahwa sistem jual beli minyak curah saat ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Bagi pelanggan, berikut ini cara membeli minyak goreng curah dengan aplikasi PeduliLindungi:

  1. Datang ke toko penjual Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR).
  2. Scan QR code yang ada di pengecer Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
  3. Perlihatkan hasil scan QR code yang ada di aplikasi PeduliLindungi. Apabila terdapat hasil dengan berwarna hijau, pelanggan bisa melakukan pembelian.

Sementara bagi pelanggan yang tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi, dapat membeli Minyak Goreng Curah dengan menggunakan KTP, caranya:

  1. Tunjukkan KTP kepada penjual Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR).
  2. Pihak penjual akan mencatat NIK setiap pelanggan yang membeli minyak goreng curah.
  3. Pelanggan bisa membeli minyak goreng curah.

Ada pun harga jual Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) yang ditentukan oleh pemerintah, yakni Rp14.000,-/liter.

Setiap penduduk dengan satu NIK, bisa membeli minyak goreng curah hingga 10 kg per harinya.

Itu dia beberapa tips bisnis minyak curah yang bisa kamu jadikan panduan saat berjualan sesuai ketentuan pemerintah. Semoga tips bisnis minyak curah di atas bermanfaat, ya.