6 Tips Memulai Bisnis Outsourcing Bagi Pemula

Share this Post

bisnis
Table of Contents
shopee pilih lokal

Peluang yang besar masih bisa dimanfaatkan oleh kamu yang ingin memulai bisnis outsourcing.

Perusahaan-perusahaan di Indonesia dapat mengerjakan semua sektor operasional karena menerapkan sistem bisnis outsourcing.

Sistem yang sudah banyak dilakukan oleh perusahaan Indonesia ini mampu mengatasi masalah sebuah perusahaan, terutama kekurangan sumber daya manusia.

Selain itu, salah satu keuntungan menggunakan jasa bisnis outsourcing adalah dapat menekan biaya operasional dan mempermudah sistem perekrutan karyawan dalam sebuah perusahaan.

Nah, apakah kamu tertarik memulai perusahaan bisnis outsourcing?

Jika iya, sebaiknya mulai memahami dulu pengertian dan bagaimana cara memulai bisnis satu ini. Simak ulasannya di bawah ini.

Baca Juga: 6 Tips Memulai Bisnis Outsourcing Bagi Pemula

Pengertian Bisnis Outsourcing

6 Tips Memulai Bisnis Outsourcing Bagi Pemula
Foto: Pengertian Bisnis Outsourcing (Unsplash.com)

Dilansir dari techtarget, outsourcing adalah sistem bisnis dimana sebuah perusahaan menggunakan jasa perusahaan lain atau pihak ketiga untuk melakukan pekerjaan tertentu.

Sedangkan outsource adalah pihak ketiga atau perusahaan yang menyediakan jasa-jasa penyediaan tenaga kerja. Praktik ini sering kamu temukan di mall, perkantoran, dan manufaktur.

Sistem bisnis outsourcing pertama kali dilakukan pada tahun 1989 dan menjadi sistem ekonomi bisnis yang terus berkembang dari tahun 90an hingga sekarang.

Pada periode 2001-2004, presiden pada waktu itu yakni Megawati Soekarno Putri, mengeluarkan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang mengatur keberadaan perusahaan alih daya secara legal di Indonesia.

Perusahaan penyedia tenaga kerjawajib memenuhi hak-hak dari pekerja karena sudah berbadan hukum.  Namun, banyak pekerja yang protes terhadap Undang-Undang ini dikarenakan tidak memberikan kejelasan pada status pekerja outsourcing.

Baca Juga: Memahami Arti BNOB Saat Belanja Online, Perhatikan Yuk!

Bagaimana Cara Kerja Sistem Outsourcing?

6 Tips Memulai Bisnis Outsourcing Bagi Pemula
Foto Cara Kerja Sistem Outsourcing (Freepik.com)

Hal yang membedakan sistem kerja outsourcing dan kerja biasa adalah saat perekrutan tenaga kerja.

Biasanya, pelamar akan direkrut serta diseleksi oleh perusahaan pihak ketiga dan akan segera bekerja ke perusahaan pihak pertama setelah tanda tangan kontrak selesai.

Karyawan yang sudah memenuhi syarat akan bekerja di perusahaan pihak pertama hingga batas waktu yang telah disepakati dalam perjanjian kontrak.

Perjanjian kontak tersebut bisa melewati Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).

Sedangkan perihal upah, gaji seorang karyawan outsourcing akan dibayarkan oleh perusahaan pihak ketiga yang telah ditagihkan dan dibayar kepada perusahaan pihak pertama.

Dalam kenyataannya, pekerjaan outsourcing mencangkup beberapa jenis pekerjaan, apa saja jenis pekerjaan dari bisnis ini?

Jenis Pekerjaan Outsourcing

6 Tips Memulai Bisnis Outsourcing Bagi Pemula
Foto Jenis Pekerjaan Outsourcing (Unsplash.com)

Menurut UU No. 3 tahun 2003 pasal 64 ayat 2, ada beberapa jenis pekerjaan yang bisa dilakukan oleh pekerjaan outsource, jenis pekerjaan tersebut meliputi:

  • Pekerjaan dilakukan secara terpisah dari kegitan utama.
  • Pekerjaan dilakukan melalui perintah langsung atau tidak langsung dari pemberi pekerjaan.
  • Pekerjaan merupakan kegiatan penunjang perusahaan secara keseluruhan.
  • Pekerjaan tidak menghambat proses produksi pekerjaan.

Pekerja outsourcing dapat diperjakan untuk membantu sebuah perusahaan tanpa menggangu alur perusahaan inti dan bukan mengerjakan pekerjaan utama dari sebuah perusahaan.

Jenis-jenis pekerjaan yang dimaksud adalah petugas kebersihan (cleaning service), penjaga keamanan (security), petugas call center petugas penyedia makanan, pekerja pabrik, dan kurir.

Lalu, bagaimana cara memulai menjadi pebisnis perusahaan outsourcing? Jika kamu tertarik untuk menjadi salah satunya, cermati ini.

Baca Juga: Begini Cara Membuat Podcast Yang Menarik Didengar

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Outsourcing?

6 Tips Memulai Bisnis Outsourcing Bagi Pemula
Foto Cara Memulai Bisnis Outsourcing (Freepik.com)

Peluang yang besar masih bisa dimanfaatkan oleh kamu yang ingin memulai bisnis outsourcing. ini dikarenakan banyak perusahaan yang memilih untuk menggunakan jasa pihak ketiga karena dinilai lebih efektif.

Perusahaan outsourcing adalah perusahaan yang berbentuk Perusahaan Persero alias PT yang berbadan hukum, sehingga pendirian perusahaan ini mengikuti ketentuan yang ada pada UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perusahaan Perseroan Terbatas.

Ada pun persayaratan yang harus kamu untuk mendapatkan izin operasional mendirikan perusahaan outsourcing adalah sebagai berikut:

  • Salinan akta pendirian perusahaan dan pengesahan sebagai badan hukum berbentuk PT dari Kementerian Hukum dan HAM.
  • Salinan anggaran dasar yang menyatakan bahwa kegiatan usaha yang kamu dirikan merupakan penyedia jasa pekerja atau buruh.
  • Salinan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tkamu Daftar Perusahaan (TDP).
  • Salinan bukti wajib lapor ketenagakerjaan di perusahaan.

Setelah persyaratan di atas terpenuhi, selanjutnya, kamu juga wajib memenuhi kriteria selanjutnya di bawah ini agar kamu bisa mengajukan izin operasional penyediaan jasa dan ketenagakerjaan ke dinas terkait.

  • Perusahaan berbentuk badan hukum Perseroan Terbatas (PT) yang didirikan dibawah peraturan undang-undang.
  • Mengantongi TDP.
  • Mengantongi izin usaha.
  • Telah mempunya izin operasional.
  • Memiliki alamat kantor yang tetap dan jelas.
  • Memiliki bukti wajib lapor ketenagakerjaan.
  • Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Itulah syarat-syarat yang harus kamu siapkan untuk mendirikan Perusahaan bisnis outsourcing.

Selanjutnya, mari kita bahas tips menjalankan bisnis outsourcing agar perusahaan kamu banyak dikenal oleh banyak pihak.

Baca Juga: 6 Perbedaan Promosi Online Dan Offline, Mana Lebih Baik?

Tips Menjalankan Bisnis Outsourcing

6 Tips Memulai Bisnis Outsourcing Bagi Pemula
Foto: Tips Menjalankan Bisnis Outsourcing. (Freepik.com)
shopee pilih lokal
shopee gratis ongkir

Tips-tips di bawah ini dapat mempermudah usaha kamu dalam mendapatkan klien, apalagi untuk kamu yang baru saja merintis bisnis ini dari awal. Bagaimana tipsnya? Mari bahas!

1.  Kredibilitas

Hal yang pertama dilihat oleh klien atau perusahaan pihak pertama ialah kredibilitas dari perusahaan kamu. Apa saja yang dapat meningkatkan kredibilitas perusahaan?

Buatlah website perusahaan yang semenarik mungkin agar klien percaya terhadap perusahaan kamu.

Setelah itu, lengkapi website kamu dengan informasi call center untuk memudahkan klien menanyakan informasi yang belum dimengerti. Selanjutnya, siapkan iklan atau brosur yang dapat menarik minta klien.

2.  Lakukan ATM

Sistem Amati, Tiru, dan Modifikasi (ATM) masih menjadi senjata pamungkas dalam berbagai lini bisnis, termasuk bisnis outsourcing.

Cari tahu bagaimana pesaing bisnis kamu menjalankan usahanya, lalu lakukan metode yang berbeda dan lebih diinginkan oleh klien.

3.  Aktif

Aktif dalam menjemput bola bisa kamu jadikan sistem utama jika kamu baru merintis perusahaan outsourcing.

Karena bisnis ini merupakan sistem penyediaan jasa, kamu harus aktif dalam mencari klien dengan menggunakan jasa iklan atau menjemput bola.

4.  Memberikan Pengetahuan Produk Terhadap Sales

Sales yang baik adalah sales yang mengetahui pengetahuan produk dari perusahaan kamu, sehingga saat sedang memasarkan perusahaan kamu, klien menjadi lebih percaya dan mengetahui semua informasi yang dibutuhkan.

5.  Memahami Pemahaman Bisnis

Selain para sales, kamu juga harus mengetahui pemahaman bisnis atau business lifecyle dari perusahaan outsourcing. Ini bertujuan untuk menjaga hubungan kerja sama jangka panjang terhadap klien.

6.  Berikan Jaminan

Hal terakhir yang bisa yakinkan kepada klien kamu adalah adanya jaminan terhadap kualitas pekerja yang akan bekerja di pihak pertama.

Kamu dapat melakukan monitoring setiap minggu atau bulanan terhadap pekerja kamu agar kualitas tetap terjaga.

Selain itu, kamu juga bisa menerapkan sistem reward and punishment agar pekerja kamu semakin terpacu untuk melakukan pekerjaan dengan baik dan benar.

Itulah beberapa hal yang harus kamu ketahui sebelum memutuskan untuk mendirikan perusahaan bisnis outsourcing.

Dengan mengetahui pengertian, jenis, dan tipsnya, diharapkan kamu dapat sukses di sektor bisnis outsourcing.

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X