5 Manfaat Psikologi Bisnis, Bantu Optimalkan Usahamu!

Share this Post

psikologi
Table of Contents

Psikologi adalah salah satu bidang ilmu pengetahuan yang memelajari tentang manusia. Mulai dari perilaku, fungsi mental, dan proses mental manusia melalui prosedur ilmiah. 

Ilmu psikologi dibagi menjadi berbagai jenis yang lebih spesifik. Contohnya, psikologi bisnis juga dikenal sebagai psikologi industri-organisasi.

Meski sering kali dianggap sebagai istilah yang sama, tetapi psikologi bisnis dan psikologi industri-organisasi merupakan dua hal yang berbeda.

Psikologi industri-organisasi adalah bidang yang mempelajari tempat kerja dan teori kelompok kecil dan menerapkannya pada masalah tempat kerja pribadi dan individu.

Ini berfokus pada karyawan, budaya perusahaan, produktivitas, moral, dan pembangunan tim.

Sementara psikologi bisnis, memiliki bidang lebih luas dari psikologi industri-organisasi dan menerapkan praktik dan teori psikologis pada masalah gambaran besar.

Mulai dari strategi bisnis, hubungan pemangku kepentingan, kinerja pasar, hingga operasi bisnis. Berikut penjelasan lengkap mengenai psikologi bisnis yang dikutip dari berbagai sumber.

Baca Juga: Hypnotic Marketing: Cara Meningkatkan Penjualan dengan Memengaruhi Pembeli

Pengertian Psikologi dari Segi Bisnis

pengertian psikologi adalah
(Foto pelaku bisnis fashion. Sumber: Pexels.com)

Mengutip dari laman University of The People, psikologi bisnis menggabungkan ilmu psikologi manusia dengan aplikasi bisnis praktis untuk meningkatkan lingkungan kerja bagi karyawan, meningkatkan produktivitas dalam bisnis, dan mengatur kelompok orang di perusahaan.

Dengan psikologi bisnis, seluruh aspek dalam usaha dapat ditingkatkan karena dapat membuat tempat kerja yang lebih baik, karyawan yang lebih produktif, atau produk dan layanan yang lebih baik.

Seorang ahli psikologi bisnis disebut juga dengan psikolog bisnis.

Psikolog bisnis dapat bekerja di berbagai tempat dan peran. Mereka mungkin bekerja di sektor swasta atau publik, dan untuk perusahaan kecil atau besar.

Secara pribadi, psikolog bisnis mungkin berada di posisi kepemimpinan, sumber daya manusia, manajemen kantor, serikat pekerja, dan administrasi pelatihan.

Sementara di sektor publik, psikolog bisnis dapat bekerja untuk berbagai departemen, seperti Departemen Urusan Veteran, Federal dan Penjara Negara, Departemen Pertahanan, Departemen Tenaga Kerja, hingga sistem sekolah umum.

Dalam praktiknya, seorang psikolog bisnis memeriksa karyawan dan perusahaan dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan lingkungan kerja.

Selain itu, seorang psikolog bisnis mengevaluasi tujuan perusahaan, strategi kerja, dan karyawan untuk menilai area dan alat untuk perbaikan.

Psikolog bisnis juga dapat membantu menilai calon karyawan untuk memastikan apakah mereka tepat untuk peran dan perusahaan, apakah calon karyawan dapat mengembangkan program kepemimpinan dan pelatihan sebagai karyawan baru dan meningkatkan keterampilan di tempat kerja.

Baca Juga: Psikologi Warna dan Penerapannya untuk Pemasaran

Fungsi Psikologi Bisnis

manfaat psikologi bagi bisnis
(Foto toko buah. Sumber: Pexels.com)

Peran psikologi adalah penting dalam kehidupan manusia, tak terkecuali dalam hal berbisnis. Ini dia beberapa fungsi psikologi bagi bisnis yang perlu kamu ketahui sebagai pengusaha:

1. Mengevaluasi Operasional Usaha

Fungsi psikologi dalam bisnis yang pertama, yakni bisa membantu pengusaha untuk melakukan evaluasi usahanya.

Psikolog bisnis dapat mengevaluasi penelitian ilmiah dan menunjukkan buktinya kepada perusahaan untuk menunjukkan manfaat intervensi di perusahaan.

Dengan menggunakan metode penelitian ilmiah tentang perilaku dan psikologi manusia, psikolog bisnis membantu perusahaan memahami masalah dan tantangan yang muncul di tempat kerja.

Selain itu, psikologi bisnis berkaitan dengan tugas manajemen dan administrasi mengenai kebijakan perusahaan. Termasuk membantu manajemen personalia dan bertanggungjawab dalam setiap posisi.

Dengan begitu, perusahaan dapat mengelola bisnisnya secara lebih baik dan lebih mudah dalam mencapai tujuannya.

2. Pengembangan Karyawan

Umumnya, fungsi psikologi adalah memelajari perilaku manusia. Maka dalam hal bisnis, psikologi juga bertanggungjawab dalam pengembangan karyawan.

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan oleh psikolog bisnis dalam perusahaan untuk mengelola karyawan.

Mulai dari membantu pemilihan karyawan, melakukan penilaian dan evaluasi karyawan, memberikan konseling karyawan, merancang inisiatif untuk kesehatan dan kesejahteraan karyawan, hingga merancang rencana untuk meningkatkan kinerja, efisiensi, dan motivasi karyawan.

Psikolog bisnis dapat menawarkan perspektif yang tidak bias (karena tidak boleh berprangsangka sehingga harus selalu profesional) dan psikologis tentang masalah pribadi dan interpersonal di tempat kerja.

Jadi, apabila ada karyawan yang tidak termotivasi setiap saat karena berbagai masalah psikologis, ekonomi dan pekerjaan.

Mereka dapat membantu karyawan untuk memecahkan masalah yang berbeda terkait dengan pekerjaan.

Baca Juga: Kenali 4 Perilaku Konsumen Berikut Agar Bisnismu Makin Untung!

3. Strategi Pemasaran

psikologi adalah
(Foto strategi marketing. Sumber: Unsplash.com)

Manfaat psikologi dalam bisnis yang selanjutnya, yaitu dapat membantu kamu dalam mengembangkan strategi pemasaran.

Kamu bisa memasarkan produk atau layanan dengan sukses jika dapat memanfaatkan perilaku konsumen atau menerapkan ilmu psikologi konsumen secara tepat.

Misalnya, kamu dapat menggunakan strategi emotional marketing atau pemasaran yang menyentuh sisi emosi calon pelanggan.

Menurut artikel Roger Dooley “Iklan Emosional Bekerja Lebih Baik” yang dikutip dari Crowdspring, dijelaskan bahwa campaign iklan emosional berkinerja hampir dua kali lipat lebih baik daripada iklan dengan fokus rasional.

Menunjukkan bagaimana suatu produk atau layanan dapat bermanfaat bagi kehidupan pelanggan dinilai lebih persuasif daripada menunjukkan daftar fitur kepada mereka.

Contohnya, kebanyakan orang suka merasakan emosi positif seperti kebahagiaan, koneksi, dan kebanggaan.

Sementara itu, mayoritas orang tidak menyukai kesedihan, kehilangan, ketakutan atau penyesalan.

Jadi, menghubungkan produk atau layanan kamu dengan perasaan positif atau menunjukkan bagaimana hal itu dapat menghilangkan emosi negatif adalah alat penjualan yang menarik.

Adanya psikolog bisnis juga dapat membantu perusahaan dalam melakukan penelitian terhadap pelanggan untuk mengevaluasi kebutuhan pelanggan dan kepuasan pelanggan.

Mereka pun dapat membantu perusahaan merevisi strategi pemasaran mereka menjadi lebih efektif.

Karena psikolog bisnis memiliki pemahaman yang bernuansa tentang perilaku manusia, mereka dapat memprediksi bagaimana pelanggan akan merespons strategi pemasaran baru.

4. Membantu Kepemimpinan Usaha Lebih Efektif

Fungsi psikologi dalam bisnis yang lainnya adalah dapat membantu kepemimpinan usaha kamu menjadi lebih efektif.

Hal ini karena seorang psikolog bisnis seringkali akan mulai bekerja dengan seorang pemimpin terlebih dahulu. Dengan begitu, para pemimpin dalam perusahaan dapat mengelola tim dan usahanya secara lebih baik.

Psikolog bisnis akan memberikan perspektif yang berbeda pada para pemimpin perusahaan untuk memecahkan masalah di tempat kerja.

Jadi, psikolog bisnis dapat menyarankan pengusaha dan CEO untuk membuat keputusan usaha berdasarkan penelitian ilmiah, hingga memperbaiki struktur organisasi dan manajemen bisnis.

Selain itu, psikolog dapat bekerja secara pribadi dengan CEO untuk membantu mereka dalam meningkatkan cara mereka berhubungan dengan orang lain.

Baca Juga: Ketahui Personalized Marketing, Pemasaran yang Bersifat “Customer-centric”

5. Menciptakan Lingkungan Kerja yang Nyaman

Tak hanya membantu operasional usaha dan para karyawannya, psikologi dalam bisnis juga bisa menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman.

Menurut Dr. Camille Preston yang dikutip dari Psychology Today, psikolog bisnis dapat membangun wawasan dari psikologi, ilmu saraf, dan bisnis sehingga mampu mendorong efektivitas serta kesejahteraan tempat kerja di tingkat individu, tim, maupun organisasi.

Psikolog bisnis tidak hanya menawarkan solusi untuk masalah, tetapi juga menyarankan bagaimana cara untuk implementasinya.

Itu dia penjelasan mengenai psikologi dalam bisnis. Semoga informasinya bermanfaat, ya.