Kisah Sukses Gucci, Sang Desainer Mantan Pelayan Hotel

Share this Post

Kisah Brand Gucci
Table of Contents
shopee pilih lokal

Gucci merupakan brand mewah dan terkemuka yang dikenal oleh masyarakat dunia. Bagaimana kisah suksesnya?

Dalam dunia fesyen, tentu kamu sudah cukup familiar dengan berbagai merek ternama dunia, Gucci salah satunya.

Merek terkenal itu begitu disukai karena desain, kualitas material, dan nilai prestise yang dimiliki.

Penggunaan brand mewah kerap kali mengasosiasikan aktualisasi diri atau keinginan untuk diakui oleh orang lain.

Pada dasarnya, orang-orang membeli sebuah produk sebagai cerminan atas kepribadian mereka.

Menurut Investopedia, selain karena kebutuhan dan tujuan lain, penggunaan brand mewah dapat merefleksikan diri dan menunjukkan eksistensinya di tengah masyarakat.

Dalam hal ini, Gucci merupakan salah satu brand internasional yang jadi buruan banyak orang.

Namun, tahukah kamu bahwa brand ini memiliki sejarah yang sangat panjang?

Dalam artikel ini, akan dibahas kisah brand Gucci menembus pasar global yang bermula dari sebuah butik kecil.

Simak ceritanya sampai akhir, ya!

Baca Juga: Sejarah Netflix, Pendiri, dan Perjalanan Bisnisnya

Sekilas Tentang Brand Gucci

gucci
Foto: Tas Gucci (Instagram.com/gucci)

Gucci merupakan salah satu brand paling bergengsi di dunia. Gucci didirikan oleh Guccio Gucci pada tahun 1921.

Ia mendapat ide mendirikan brand ini ketika bekerja sebagai pelayan di The Savory Hotel, London.

Awalnya, Gucci hanya menjual koper mewah. Namun kini, ada berbagai produk tas dan fashion mewah yang dijual.

Mulai dari pakaian, tas kulit, hingga sepatu. Semua produk tersebut dibuat dari hasil pemikiran desainer dan pengrajin dunia, dengan detail, desain, dan material yang selalu diperbarui.

Gucci banyak digunakan oleh public figure dunia untuk menghadiri acara-acara spesial karena nilai prestise yang dimilikinya.

Desain, kualitas, dan kemewahannya menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggunanya di seluruh dunia.

Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Melambung Tinggi, Berikut Faktanya

Sejarah Panjang Brand Gucci

Kisah Sukses Gucci, Sang Desainer Mantan Pelayan Hotel
Foto: Sejarah Gucci (Instyle.com)

Didirikan pada tahun 1921, Gucci menandai ulang tahunnya yang ke-100 pada 2021 lalu.

Setelah melalui berbagai perseturuan, upaya pengambilalihan, nyaris bangkrut, dan masalah lain, Gucci tetap eksis sebagai brand bergengsi dunia.

Perjalanan Gucci bermula pada tahun 1897. Saat itu, Guccio Gucci baru saja mendapatkan pekerjaan di Savory Hotel London sebagai bellboy.

Berikut timeline berdirinya Gucci yang dirangkum dari berbagai sumber.

Tahun 1902 – ketika bekerja di hotel, Guccio Gucci mendapat inspirasi untuk membuat dan menjual koper mewah karena melihat orang kaya pada saat itu yang menginap di hotel dengan koper mewahnya. Guccio Guci kemudian pulang ke kampung halamannya untuk membuat koper kulit, Franzi.

Tahun 1921 – Guccio Gucci meninggalkan Franzi dan membuka butik pertamanya di Via Vigna Nuova, Florence. Pada saat itu, Ia menjual beberapa aksesoris berkuda yang digemari oleh orang kaya pada masa itu.

Tahun 1935 – Italia mendapatkan sanksi yang mengakibatkan sulitnya memperoleh kulit sebagai bahan tas Gucci. Ia akhirnya menggunakan anyaman rami dan mulai mencetak logo pertamanya.

Tahun 1938 – Tiga putra Guccio (Aldo, Vasco, dan Rodolfo) membantu memperluas pasar Gucci ke Roma.

Tahun 1947 – kelangkaan bahan pasca Perang Dunia II mendorong lahirnya tas kulit babi dan tas bambu.

Tahun 1951 – Gucci membuka toko pertamanya di Milan dan pertama kalinya menggunakan warna hijau-merah-hijau yang kini jadi ciri khas mereknya.

Baca Juga: 5 Ide Bisnis Kertas Bekas, Olah Limbah Jadi Uang!

Tahun 1953 – Gucci membuka cabang baru di New York. Tak lama setelahnya, Guccio Gucci meninggal pada usia 72 tahun. Pembukaan toko baru ini mendapat sambutan baik dari penggemarnya.

Tahun 1955 – logo merek GG resmi didaftarkan sebagai identitas brand yang satu ini.

Tahun 1975 – Gucci menjual parfum pertamanya, Gucci No. 1 by Guy Robert.

Tahun 1981 – Gucci meluncurkan koleksi fesyen pertamanya dan sukses besar. Pada tahun yang sama, terjadi pertikaian keluarga, manajemen yang buruk, dan tuduhan penggelapan pajak.

Tahun 1982 – Rodolfo Gucci mengambil alih kepemimpinan perusahaan. Namun Ia meninggal setahun setelahnya dan digantikan oleh putranya, Maurizio.

Tahun 1989 – Dawn Mello dipilih menjadi direktur kreatif untuk meningkatkan pamor Gucci yang sempat menurun.

Tahun 1993 – Maurizio Gucci menjual sahamnya ke Invescorp sekaligus menandai berakhirnya keterlibatan keluarga Gucci dalam perusahaan.

Tahun 1994 – Dawn Mello digantikan oleh Tom Ford dan merilis desain pakaian yang lebih terbuka dan glamor.

Tahun 2004 – Tom Ford digantikan oleh Alessandra Facchinetti. Robert Polet menjadi CEO Gucci Group, dan Mark Lee (sebelumnya CEO Yves Saint Laurent) menjadi kepala merek.

Tahun 2006 – Setelah kepergian Facchinetti, Gucci bekerjasama dengan P&G untuk urusan produksi dan distribusi parfum.

Tahun 2007 – untuk pertama kalinya, Gucci membuat iklan TV yang mempromosikan parfumnya.

Tahun 2010 – Gucci merilis Gucci Playground, aplikasi iPad untuk pakaian anak-anak.

Tahun 2017 – penjualan Gucci meningkat 11% setelah sebelumnya mengalami penurunan pada 2015.

Tahun 2020 – saat pandemi COVID-19, Gucci meninggalkan pagelaran busana tahunan dan mengurangi pertunjukkan busana tahunannya. Sebagai gantinya, Gucci merilis koleksi terbaru dalam siaran digital yang berlangsung selama 12 jam.

Tahun 2021 – House of Gucci, sebuah film blockbuster yang menceritakan kehidupan keluarga Gucci akhirnya dirilis.

Kontroversi dari film Gucci ini dibuat tanpa persetujuan keluarga Gucci, sehingga mereka tidak mengakui film tersebut.

Baca Juga: Mengintip Peluang Bisnis Ekowisata di Indonesia

Mengapa Gucci Begitu Terkenal?

Kisah Sukses Gucci, Sang Desainer Mantan Pelayan Hotel
Foto: Popularitas Gucci (Instagram.com/gucci)

Tak hanya Gucci, banyak brand terkemuka dunia yang begitu eksis hingga saat ini, apa rahasianya?

1. Mempertahankan Ciri Khasnya

Gucci didirikan tahun 1921 di Florence, Italia. Hingga saat ini, kantor pusatnya tetap berlokasi di wilayah tersebut.

Sama seperti merek terkemuka lain, Gucci tetap mempertahankan ciri khas dari desain klasiknya. Termasuk memproduksi dan menjual barang-barang mewah dan peralatan berkuda.

2. Logo Sarat Makna

Logo GG Gucci dirancang oleh Aldo Gucci pada tahun 1944. Inisial GG merujuk pada Guccio Gucci sang pendiri merek ini.

Hingga kini, desain logo Gucci tak pernah berubah dan menandakan kekuatan nilai historis yang luar biasa.

3. Makna kata “Gucci”

Selama bertahun-tahun, Gucci tumbuh sebagai simbol kemewahan. Kata “Gucci” bahkan digunakan dalam istilah slang yang menggambarkan kemewahan dan keberanian.

4. Menembus Pasar Milenial

Gucci merupakan salah satu merek yang disukai milenial. Dengan begitu, generasi muda lainnya akan segera mengikuti tren tersebut.

Hal inilah yang terjadi saat ini, banyak anak muda yang menggunakan brand Gucci dan tak lama lagi akan disusul oleh generasi di bawahnya.

Baca Juga: 9 Tips Usaha Mie Ayam, Dijamin Bakal Laris!

5. Reputasi Merek

Selama satu abad, Gucci dikenal sebagai brand terkemuka dunia yang memiliki reputasi positif. Hal ini terlihat dari banyaknya public figure yang menggunakan produk Gucci.

Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri sekaligus menghilangkan keraguan masyarakat terhadap brand yang satu ini.

6. Standar Produk yang Tinggi

Gucci selalu menjaga kualitas bahan yang digunakannya. Standar produksinya yang tinggi menjadikannya sulit ditiru brand lain.

Itulah sebabnya ada banyak produk imitasi yang mencoba meniru brand ini untuk “mencuri” popularitasnya.

7. Eksklusivitas

Banyak brand yang memproduksi produk dalam jumlah besar secara terus menerus.

Hal ini mungkin dapat meningkatkan penjualan, namun juga mengurangi kemewahan produk yang dijual.

Beberapa seri produk Gucci diproduksi dan dijual secara terbatas. Hal ini membuat banyak orang bersaing untuk mendapatkannya meski dengan harga yang tinggi.

Tidak semua orang menyukai brand Gucci. Namun faktanya, begitu kamu menggunakan produk Gucci, orang-orang akan mengasosiasikan dirimu sebagai konglomerat.

8. Menyediakan Layanan Kustomisasi Di Beberapa Toko

Brand Gucci memperkenalkan layanan kustomisasi di beberapa toko, memungkinkan pelanggan untuk menambahkan monogram atau dekorasi khusus ke tas atau sepatu mereka.

Layanan ini memberikan pengalaman belanja yang lebih personal dan eksklusif, karena pelanggan dapat menciptakan produk yang sepenuhnya unik sesuai dengan preferensi mereka.

Beberapa toko Gucci yang menyediakan layanan kustomisasi termasuk toko Gucci di Milan, New York, dan Beverly Hills. Selain itu, Gucci juga menyediakan layanan kustomisasi online melalui situs webnya.

Baca Juga: 7 Tips Membangun Bisnis Daycare yang Sukses, Tertarik?

Produk Gucci dengan Harga Fantastis

Kisah Sukses Gucci, Sang Desainer Mantan Pelayan Hotel
Foto: Produk Brand Gucci (Pexels.com)

Setiap produk yang diproduksi oleh Gucci selalu terkenal dengan harganya yang tinggi, mulai dari tas, ikat pinggang, sepatu, hingga pakaian.

Semua produknya dapat membuat banyak orang terpesona, terutama karena harganya yang tinggi.

Baru-baru ini, Gucci memperkenalkan turban yang biasa digunakan oleh komunitas Sikh sebagai produk terbarunya.

Harga jualnya yang mencapai US$800 atau sekitar Rp11 juta menimbulkan protes dari komunitas Sikh.

Tindakan Gucci ini dianggap sebagai perbuatan yang tidak baik karena turban yang merupakan simbol agama disalahgunakan hanya demi keuntungan semata.

Selain turban, Gucci juga memiliki beberapa produk lain yang terkenal dengan harganya yang fantastis.

Hal ini menciptakan kontroversi terkait etika penggunaan simbol agama dan harga yang tinggi dalam industri fashion.

1. Gucci Men’s YA114217 I-Digital Grammy Special Edition Black Watch

Jika kamu mencari jam tangan tahan gores, Gucci Men’s YA114217 I-Digital mungkin menjadi pilihan yang tepat. Jam tangan ini terkenal karena ketahanannya terhadap goresan, dan harganya mencapai US$7.900 atau sekitar Rp114 juta.

Jam tangan ini dirancang khusus untuk acara Grammy Awards, menjadikan desainnya unik dan eksklusif.

Harga yang tinggi sejalan dengan karakteristik dan keistimewaan jam tangan ini yang dirancang untuk acara penghargaan bergengsi tersebut.

2. Gucci Crocodile Tote

Tas ini diklaim menjadi idaman banyak wanita, namun sayangnya, harga Crocodile Tote yang mencapai US$32 ribu atau sekitar Rp462 juta membuatnya menjadi barang mewah yang tidak dapat dijangkau oleh banyak wanita.

Crocodile Tote terkenal sebagai tas mewah dan berkualitas tinggi yang diproduksi di Italia, sehingga menjadi sangat diminati oleh para penggemar produk fashion yang menghargai keunggulan dan keeksklusifan.

3. Bamboo Tote

Gucci menawarkan produk yang menarik, yakni tas yang terbuat dari bahan bambu yang diberi nama Bamboo Tote. Tas ini dijual dengan harga US$32 ribu atau sekitar Rp462 juta.

Keistimewaan lainnya, Bamboo Tote dibuat secara langsung oleh tangan-tangan pengrajin di wilayah dekat Kota Florence, Italia. Tempat ini menjadi awal perjalanan brand Gucci dengan pembukaan toko pertamanya.

4. Jackie Crocodile Shoulder

Produk termahal selanjutnya adalah tas yang terbuat dari kulit buaya, yaitu Jackie Crocodile Shoulder. Tas ini dijual dengan harga yang sangat tinggi, mencapai sekitar US$37.400 atau sekitar Rp541 juta.

Menariknya, nama Jackie pada tas ini diberikan sebagai penghormatan kepada Jacqueline Kennedy, istri dari Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy.

Jacqueline sering dipanggil dengan nama Jackie oleh banyak orang.

5. Gucci Stuart Hughes Belt

Gesper ini mungkin menjadi yang paling mahal di dunia. Gucci Stuart Hughes Belt dijual dengan harga yang fantastis, mencapai US$250 ribu atau sekitar Rp3,62 miliar.

Gesper yang ditandai dengan logo dobel G yang dihiasi berlian ini memberikan kesan kemewahan dan kelas yang tinggi. Dipastikan, mengenakan gesper ini akan memberikan kesan yang luar biasa.

Baca Juga: Sejarah dan Strategi Bisnis Louis Vuitton, Brand Kenamaan Asal Prancis

Demikian cerita dan sejarah brand Gucci, salah satu merek paling bergengsi di dunia. Apakah kamu berniat mengoleksi tas mewah ini?

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X