Apa Itu Mikrotik? Ini Jenis dan Fungsinya yang Wajib Kamu

Share this Post

Table of Contents

Mikrotik merupakan salah satu pilihan yang dapat membantu para pengguna untuk mengakses layanan internet. Apa itu mikrotik?

Dikutip dari laman Technopedia, mikrotik adalah teknologi berbasis software yang memiliki sistem operasi Linux dan digunakan sebagai router jaringan.

Meski istilah ini bukan sesuatu yang asing lagi dalam penggunaan internet dan komputer, akan tetapi tidak semua orang memahaminya.

Agar kamu mengetahuinya lebih lanjut, simak penjelasan tentang apa itu mikrotik dalam artikel berikut, yuk.

Baca Juga: 7 Cara Aman Pakai WiFi Publik, agar Tak Mudah Diretas

Apa Itu Mikrotik?

apa itu mikrotik
Foto: Apa Itu Mikrotik (mikrotik.com)

Apa itu mikrotik? mikrotik adalah sistem operasi berbasis perangkat lunak yang dapat digunakan untuk mengubah komputer kamu menjadi router jaringan.

Mikrotik menggunakan sistem operasi berbasis Linux yang berfungsi untuk mendukung router jaringan. Dikutip dari laman Biro Administrasi Mutu Akademik dan Informasi Universitas Medan Area, sistem operasi (OS) ini sangat cocok untuk membangun manajemen jaringan komputer skala kecil hingga besar.

Dengan begitu, satu komputer bisa berfungsi sebagai router yang mendistribusikan jaringan internet ke komputer lainnya. Sekarang kamu paham soal apa itu mikrotik?

Baca Juga: Siaran TV Analog Dihentikan, Ini Kata Kominfo!

Sejarah Singkat Mikrotik

Sejarah Mikrotik (Canva.com)
Foto: Sejarah Mikrotik (canva.com)

Apa itu mikrotik? Perlu kamu ketahui, sebenarnya nama perangkat tersebut berasal dari sebuah perusahaan, lho. Seperti apa penjelasannya?

Setelah mengetahui apa itu mikrotik? Ada baiknya kamu ketahui soal sejarahnya. Dilansir dari laman Jcount mikrotik sendiri berawal dari perusahaan Latvia yang bernama MikroTik.

Perusahaan teknologi tersebut sudah bergelut di industri jaringan selama lebih dari 20 tahun dan sudah menjual lebih dari 10 juta routers. 

Perusahaan MikroTik tersebut didirikan pada tahun 1966 di Kota Riga, Latvia. Perusahaan inilah yang pertama memperkenalkan teknologi jaringan nirkabel ke dunia. Tak hanya itu, MikroTik juga pertama kali mengembangkan teknologi mesh networking. 

Apa saja yang dilakukan oleh perusahaan asal Latvia ini? Ada beberapa yang memang menjadi keahlian MikroTik, perusahaan ini bergerak di bidang penyedia routers, cloud services, dan perangkat lunak bagi sejumlah pihak. 

Awalnya, MikroTik bertujuan untuk membuat open-source dan routers nirkbel berperforma tingi untuk para penjaga keamanan IT.  

Ide pembuatan mikrotik sendiri berasal dari keinginan semua komputer harus terkoneksi dengan internet dan setiap perangkat juga harus terhubung. 

Lalu, dibentuklah tim John Trully dan Arnis Riekstins. Tim tersebut mencobanya dengan sistem operasi Linux dan MS DOS, kemudian dihubungkan dengan wireless LAN.  

Mereka mengembangkannya lewat versi Linux Kernel 2.2. Tak disangka-sangka, ini menjadi cikal bakal routers yang sekarang dipakai di banyak negara. 

Perusahaan MikroTik sendiri awalnya berfokus terhadap jasa pelayanan internet atau Internet Service Provider dengan menggunakan jaringan internet nirkabel. 

Namun lama-kelamaan, perkembangan zaman dan teknologi juga membuat perusahaan tersebut melebarkan sayap dengan membuat perangkat keras atau hardware. 

Perangkat keras tersebut menjadi penghubung dengan perangkat lunak. Keunggulan dari mikrotik terletak pada software yang ada di dalam routers.  

Perangkat ini yang menjadi cikal bakal apa itu mikrotik yang dienal sekarang.

Baca Juga: Kelebihan Internet Information Server, Server Web Punya Microsoft

Jenis-Jenis Mikrotik

jenis mikrotik
Foto: Hardware untuk Jaringan Internet (unsplash.com)

Kini, kamu sudah semakin paham dengan apa itu mikrotik, bukan?

Dalam penggunaannya, mikrotik dibagi ke dalam beberapa jenis, di antaranya:

1. Mikrotik RouterOS

Salah satu jenis mikrotik yaitu mikrotik routerOS. Ini merupakan mikrotik yang beroperasi dengan sistem berbais UNIX, sehingga pengguna bisa mengubah komputer biasa mereka menjadi router.

Tidak hanya dapat berfungsi sebagai router, mikrotik routerOS juga akan dilengkapi dengan berbagai fitur seperti hotspot, bridge, proxy server, firewall, dan lainnya.

Dengan mikrotik jenis ini, kamu langsung bisa menciptakan router sendiri.

2. Mikrotik RouterBoard

Ada juga jenis mikrotik routerboard yang memanfaatkan sistem operasi perangkat keras. Ini mirip dengan router internet pada umumnya.

Mikrotik yang beroperasi dengan sistem perangkat keras ini dikembangkan oleh perusahaan mikrotik sehingga harus memiliki sistem operasi routerOS untuk dapat bekerja.

Mikrotik routerboard memiliki ukuran yang sangat kecil dan praktis. Routerboard ini terdiri atas processor, RAM, ROM, dan memory flash.

Dengan mikrotik routerboard, kamu bisa menjalankan fungsi router tanpa tergantung pada perangkat komputer. Sebab, fungsi router telah tertanam di dalamnya.

Jenis mikrotik ini banyak dipilih karena lebih hemat biaya dengan penggunaan 2,3 watt saja, proses pemasangannya pun cukup mudah, dan komputer yang digunakan tidak harus berspesifikasi tinggi.  

Tentunya, kamu makin mengenal apa itu mikrotik sekarang.

Baca Juga: 6 Tips Hindari Backdoor Attack, Lindungi Akunmu dari Hacker!

Fungsi Mikrotik

fungsi mikrotik
Foto: Ilustrasi Jaringan Internet dan WiFi (unsplash.com)

Setelah mengetahui apa itu mikrotik, kamu mungkin penasaran tentang fungsi-fungsinya.

Ini dia penjelasan seputar apa itu mikrotik dilihat dari fungsinya.

1. Sebagai Getaway Internet Lokal

Salah satu fungsi mikrotik ialah sebagai getaway internet lokal. Maksudnya, mikrotik dapat berfungsi sebagai perangkat yang bisa mengontrol akses internet di sebuah jaringan.

Dalam hal ini, router mikrotik memiliki peran penting untuk mengatur lalu lintas data yang masuk dan juga keluar.

Tidak hanya itu, mikrotik juga dapat mengatur konten dari internet untuk diakses oleh pengguna internet atau komputer.

2. Sebagai Access Point WiFi

Apa itu mikrotik dilihat dari fungsi? Fungsi lain dari mikrotik yaitu sebagai access point WiFi. Hal ini karena mikrotik dapat membantu kamu untuk mendistribusikan jaringan dan sinyal internet ke berbagai penjuru.

Dengan berbagai fiturnya, mikrotik bisa digunakan untuk access point dan wireless fidelity. Oleh karenanya, mikrotik banyak digunakan untuk berbagai keperluan. Misalnya internet kantor, café, sekolah, kampus, dan lain-lain.

3. Mengelola Sistem Jaringan Komputer

Mikrotik juga bisa berfungsi untuk mengelola sistem jaringan komputer. Sebab, semua konfigurasi pada sistem jaringan yang ada di mikrotik dilakukan dengan cara terpusat dan tertata dengan rapi.

Dengan begitu, admin jaringan yang mengelola sistem jaringan komputer akan lebih mudah dan efisien.

4. Mengatur Firewall

Tidak hanya sampai di situ, fungsi mikrotik juga dapat membantu kamu dalam mengatur firewall.

Melakukan pengaturan firewall dengan mikrotik bisa bertujuan untuk memblokir lalu lintas dari IP address tertentu.

Pada saat kamu mengakses internet dengan komputer tertentu, akan ada pertukaran data yang terjadi. Ketika website yang bertugas mengirimkan data berisi virus atau informasi berbahaya, perangkat kamu bisa terancam mengalami dampak buruk.

Namun dengan mikrotik yang berfungsi sebagai firewall, hal buruk yang berisiko tadi bisa dicegah secara efektif.

Hal ini tentu akan sangat bermanfaat jika mikrotik digunakan untuk mengakses jaringan internet di lingkungan bisnis seperti area perkantoran. Admin IT yang mengelola semua perangkat akan lebih mudah dalam mengamankan jaringan.

Baca Juga: 8 Manfaat IoT, Internet of Things bagi Bisnis

5. Membuat Sistem Otentikasi

Tentunya, beberapa situs di internet mengandung forbidden content atau konten yang dilarang akses. Bila kamu mengaksesnya, dikhawatirkan dapat menimbulkan sistem error.

Mikrotik tentunya mendukung keberadaan sistem internet positif. Jadi, perangkat ini bisa memblokir situs-situs tersebut. 

6. Bisa Sebagai Hotspot

Sekarang ini, pastinya kamu membutuhkan internet di mana saja. Sayangnya, di beberapa tempat, kamu tidak bisa tersambung langsung dengan kabel jaringan internet. 

Apa itu mikrotik? Seperti yang sudah dijelaskan di atas ini merupakan perangkat yang bisa menangkap jaringan internet tanpa kabel. Untuk itulah, mikrotik bisa menjadi sebuah hotspot  sehingga kamu bisa terhubung dengan internet kapan dan di mana pun kamu berada.

7. Bisa Membuat PPPoE Server

Tahukah kamu apa itu PPPoE Server? Ini merupakan jaringan protokol yang dipakai untuk mengoneksikan antara komputer dan jaringan internet.

Nah, mikrotik ini bisa dipakai sebagai perangkat pelengkap dalam membuat sebuah jaringan PPPoE.

Baca Juga: 5 Cara Membuka Bisnis Wifi Rumahan yang Bawa Untung!

Fitur dalam Mikrotik

fitur mikrotik
Foto: Perangkat Mikrotik (mikrotik.com)

Usai memahami apa itu mikrotik, kamu juga perlu mencari tahu apa saja fitur yang ada di dalamnya.

Nah, untuk dapat menjalankan semua fungsi-fungsinya, mikrotik memiliki berbagai fitur pendukung, di antaranya:

  • Address List

Fitur ini berfungsi untuk mengelompokkan IP address berdasarkan nama.

  • Asynchronous

Fitur asynchronous berfungsi sebagai pendukung serial PPP dial-in atau dial-out dengan otentikasi CHAP, PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, radius, dial on demand, modem pool hingga 128 ports.

  • Bonding

Fitur bonding akan mendukung pengkombinasian beberapa antarmuka ethernet ke dalam satu pipa sehingga mendapatkan kecepatan internet yang tinggi.

  • Bridge

Bridge akan mendukung fungsi bridge spinning tree, multiple bridge interface, dan bridging firewalling.

  • Data Rate Management

Ini merupakan QoS yang memiliki dasar HTB yang menggunakan burst, PCQ, RED, SFQ, FIFO queue, CIR, MIR, dan limit peer to peer.

  • DHCP

Fitur mikrotik yang satu ini dapat mendukung DHCP tiap antarmuka. Mulai dari DHCP Relay, DHCP Client, multiple network DHCP, static and dynamic DHCP leases.

  • Firewall dan NAT

Fitur firewall dan NAT dapat mendukung pemfilteran koneksi peer to peer, source NAT dan destination NAT. Serta mampu memfilter berdasarkan MAC, IP address, range port, protokol IP, pemilihan opsi protokol seperti ICMP, TCP Flags, dan MSS.

  • Hotspot

Di dalam mikrotik terdapat Hotspot gateway dengan otentikasi RADIUS yang bisa support untuk limit data, SSL, dan HTTPS.

  • IPSec

IPSec memiliki fitur protokol AH dan ESP untuk IPSec; MODP Diffie-Hellmann groups 1, 2, 5; MD5 dan algoritma SHA1 hashing; algoritma enkirpsi menggunakan DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256; Perfect Forwarding Secresy (PFS) MODP groups 1, 2,5.

  • ISDN

ISDN dapat mendukung ISDN dial-in/dial-out. Dengan otentikasi PAP, CHAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius. Mendukung 128K bundle, Cisco HDLC, x751, x75ui, x75bui line protokol.

  • M3P

Ini merupakan mikrotik Protokol Paket Packer yang digunakan dalam wireless links dan ethernet.

  • MNDP

MNDP merupakan mikrotik Discovery Neighbour Protokol, seperti kebanyakan mempunyai dukungan untuk Cisco Discovery Protokol (CDP).

  • NTP

NTP merupakan Network Time Protocol untuk server dan clients yang bisa disinkronisasi menggunakan sistem GPS.

  • Point to Point Tunneling Protocol

PPTP, PPPoE dan L2TP Access Consentrator merupakan protokol otentikasi menggunakan PAP, CHAP, MSCHAPv1, MSCHAPv2 dan dapat diotentikasi dengan laporan Radius; enkripsi MPPE; kompresi untuk PPoE; limit data rate.

  • Proxy

Merupakan cache untuk FTP dan HTTP proxy server, HTTPS proxy; transparent proxy untuk DNS dan HTTP; yang dapat mendukung protokol SOCKS; mendukung parent proxy; dan static DNS.

  • Routing

Fitur ini terdiri dari routing statik dan dinamik; RIP v1/v2, OSPF v2, BGP v4.

  • SDSL

Merupakan fitur untuk mendukung Single Line DSL; mode pemutusan jalur koneksi dan jaringan.

  • VLAN

Mendukung Virtual LAN IEEE 802.1q untuk jaringan ethernet dan wireless; multiple VLAN; dan VLAN bridging.

  • VoIP

Berfungsi untuk mendukung aplikasi voice over IP.

  • WinBox

Merupakan sebuah aplikasi untuk remote dan mengkonfigurasi mikrotik itu sendiri.

Baca Juga: 8 Kegunaan Internet untuk Pengusaha, Tingkatkan Produktivitas Bisnis

Kelebihan dan Kekurangan Mikrotik

apa itu mikrotik? ini kelebihan dan kekurangannya
Foto: Router WiFi (unsplash.com)

Apabila kamu tertarik untuk menggunakan mikrotik setelah memahami apa itu mikrotik, mungkin perlu melakukan beberapa pertimbangan terlebih dahulu. Misalnya dengan menyimak beberapa kelebihan dan kekurangannya di bawah ini.

1. Kelebihan Mikrotik

  • Harganya terjangkau dengan berbagai fungsi dan fitur yang bermanfaat.
  • Tidak membutuhkan banyak sumber daya untuk operasinya.
  • Ada berbagai jenis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
  • Dilengkapi dengan berbagai protokol keamanan.
  • Memiliki tampilan program yang user-friendly sehingga mudah dipahami dan digunakan.
  • Praktis karena tidak membutuhkan banyak tempat.
  • Bisa mendukung berbagai model ethernet dan port jaringan.

2. Kekurangan Mikrotik

  • Dibutuhkan keahlian khusus jika ingin menggunakan mikrotik untuk skala besar.
  • Slot ethernet yang cukup terbatas sehingga perlu ditambah atau didukung oleh hub dan switch.
  • Layanan customer support yang kurang tanggap, sehingga cenderung lamban.
  • Kurang cocok digunakan untuk web proxy internal.
  • Apabila ada kerusakan yang cukup parah, akan sulit untuk diperbaiki dan perlu menggantinya dengan yang baru.

Itu dia penjelasan lengkap mengenai apa itu mikrotik. Kini, kamu sudah lebih memahaminya, bukan?