12 Tips Foto Produk Makanan ala Fotografer Profesional

Share this Post

Table of Contents
shopee pilih lokal

Bisnis seperti restoran, truk makanan, toko roti, toko kelontong, dan sejenisnya terus berkembang berkat kekuatan foto produk makanan yang mereka unggah. Oleh karena itu, penting untuk tahu tips foto produk makanan yang menarik.

Meski demikian, menghasilkan foto produk makanan yang berkualitas tidak selalu harus melibatkan penyewaan fotografer profesional atau investasi dalam peralatan mahal. 

Bahkan pemula dapat menghasilkan foto yang terlihat profesional dengan menggunakan sesuatu yang sederhana seperti aplikasi kamera pada ponsel pintar. 

Berikut ini adalah beberapa tips foto produk makanan yang menarik ala fotografer profesional yang dapat kamu ikuti!

Baca Juga: 10 Cara Melatih Manajemen Waktu Yang Baik, Coba Yuk!

Tips Foto Produk Makanan

Jika kamu mencari ide dasar fotografi makanan khususnya untuk pemula dan blogger, tenang saja.

Ada beberapa tips foto produk makanan yang mudah, serta beberapa teknik dasar yang dapat meningkatkan keterampilan fotografi kamu. 

1. Plating Makanan dengan Cantik

tips foto produk makanan
Foto: Orang Plating Makanan (freepik.com)

Menurut laman Shopify, para ahli di bidang kuliner menggunakan istilah plating untuk menggambarkan cara menyusun secara estetis hidangan. 

Meskipun terkadang terlihat sepele, penataan hidangan di atas piring sebenarnya memiliki peran yang sangat penting.

Karena ketika seseorang menyantap hidangan, cita rasa makanan dapat dipengaruhi oleh tata letak visualnya. 

Hidangan yang diatur dengan baik tidak hanya memberikan kesan yang menggoda mata, tetapi juga membuat orang cenderung menganggapnya lebih lezat dan sehat.

Ketika kamu hanya memiliki gambar sebagai alat untuk berkomunikasi dengan pengguna, plating menjadi langkah awal untuk menciptakan kesan bahwa hidangan yang difoto memiliki rasa yang enak dan mengundang selera, sebagaimana terlihat. 

Sebelum mulai mengabadikan momen dalam gambar, sangat penting untuk mempertimbangkan bagaimana cara kamu menyusun hidangan dengan gaya yang menarik.

Kamu bisa mencari inspirasi sebanyak-banyaknya dari foto-foto hidangan ala fine dining yang tersedia di internet.

2. Jangan Susun Semua Makanan dengan Gaya yang Sama

Tips foto produk makanan lainnya adalah jangan menyusun semua hidangan dengan cara yang seragam.

Apabila kamu mengabadikan makanan yang memiliki campuran, seperti salad atau sup, hindari penempatan elemen hidangan yang terlalu berlebihan.

Ini bukan berarti kamu tidak perlu menyusun makanan sama sekali. Namun lebih baik membayangkan suasana alami di alam.

Seperti taman yang dihiasi oleh bunga berwarna-warni yang sedang mekar atau hutan yang indah dengan pepohonan yang berkarakter.

Apabila kamu mengambil gambar makanan yang lebih unik, seperti smoothie pelangi atau kue galaksi, memaksimalkan visual dalam penyajian menjadi kunci utama. 

Jenis makanan ini lebih mengandalkan keseimbangan warna dan presisi garis, mirip dengan konsep lukisan, gambar, atau patung.

3. Pastikan Pencahayaan Bagus

tips foto produk makanan yang menarik
Foto: Orang Potret Makanan (freepik.com)

Pencahayaan yang optimal merupakan kunci untuk menonjolkan tekstur dan keseimbangan warna dalam foto produk makanan kamu. 

Memilih sumber cahaya yang tepat untuk makanan kamu melibatkan pertimbangan mengenai bagian makanan yang ingin kamu fokuskan. 

Apakah kamu ingin menampilkan kesegaran dari potongan daging sapi yang baru dimasak, atau memperlihatkan tekstur unik dari sepotong keju yang diiris dengan sempurna?

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan pencahayaan terbaik dalam foto kamu:

  • Hindari pencahayaan langsung dari depan. Cahaya dari depan cenderung menciptakan sorotan yang tajam pada foto kamu, sehingga makanan bertekstur tidak akan kontras dengan cara yang memperkuat teksturnya, membuatnya terlihat datar dan kurang menarik.
  • Sebaliknya, pilih cahaya dari samping. Pencahayaan dari samping merupakan metode yang baik untuk menonjolkan bayangan dan sorotan dari tekstur makanan tertentu. Ini sangat penting ketika kamu mengambil gambar makanan yang memiliki banyak variasi tekstur, seperti sandwich atau burger.
  • Perhatikan bayangan yang tajam. Meski ingin menonjolkan tekstur makanan, bayangan yang terlalu tajam dapat mengganggu. Jika kamu melihat bayangan tajam, sesuaikan sudut cahaya atau posisi kamera untuk menyeimbangkan bayangan dalam bingkai dan menekankan tekstur makanan.
  • Gunakan cahaya lembut dan merata. Bayangan tajam juga dapat dihindari dengan menggunakan pencahayaan yang lebih lembut. Jika kamu mengambil gambar di bawah cahaya matahari alami, lakukan di dekat jendela pada hari mendung. Jika kamu berada di studio, gunakan cahaya redup atau permukaan reflektif untuk menyebarkan cahaya ke subjek kamu.
  • Manfaatkan cahaya alami bila memungkinkan. Meski memungkinkan untuk mendapatkan hasil bagus di bawah pencahayaan buatan, penggunaan cahaya alami seringkali memberikan hasil yang lebih baik. Cahaya alami, terutama pada hari mendung, memberikan intensitas yang cukup untuk menonjolkan tekstur makanan tanpa memberikan bayangan tajam yang mengganggu.

Baca Juga: 9 Cara Branding Produk Makanan Agar Makin Cuan Di 2024!

4. Gunakan Bahan-Bahan yang Fresh

Foto produk makanan berkaitan dengan penampilan hidangan, sehingga pastikan setiap komponen makanan berada dalam keadaan yang optimal. 

Daun selada dalam salad yang layu, atau tomat yang kurang segar bisa merusak hasil foto kamu. Hindari mencari sudut yang mungkin dapat menyembunyikan kekurangan tersebut, karena seringkali cara ini tidak efektif.

Sebaiknya, pilihlah bahan-bahan segar untuk setiap komponen dalam produk makanan kamu, meski hanya sekadar hiasan.

5. Jangan Terpaku pada Satu Sudut Pengambilan Foto

12 Tips Foto Produk Makanan ala Fotografer Profesional
Foto: Makanan di Piring (freepik.com)

Menurut laman Photojaanic, dalam hal sudut pengambilan gambar, tidak ada aturan yang dapat diterapkan secara universal.

Setiap jenis makanan memiliki sudut yang berbeda yang memperlihatkan penampilan terbaiknya.

Sebagai contoh, sepiring keju dan buah terlihat paling menarik ketika difoto dari atas. Sementara taco atau burger terlihat paling menggoda jika difoto dari angle samping. 

Meskipun demikian, hal ini bukan berarti hanya ada satu sudut yang sesuai untuk setiap jenis makanan. Sebaliknya, kadang-kadang diperlukan variasi sudut untuk memenuhi kebutuhan visualisasi makanan.

Jadi, tips foto produk makanan lainnya adalah eksplorasi berbagai sudut pandang untuk setiap hidangan, dan jangan ragu untuk bereksperimen serta berkreasi!

6. Jangan Biarkan Makanan Terlalu Lama

Beberapa jenis makanan memerlukan tindakan cepat dan penanganan yang efisien setelah disiapkan.

Misalnya, sayuran hijau dalam salad akan mulai layu setelah beberapa waktu, sementara daging dapat tampak sedikit kering jika dibiarkan terlalu lama. 

Pastikan kamu sudah mengatur segalanya sebelum makanan disajikan sehingga kamu dapat segera bertindak saat makanan siap untuk dihidangkan.

Jika perlu penataan sebelum foto produk makanan, gunakan piring atau mangkuk kosong untuk menyusun komponen makanan.

Lalu, gantilah dengan piring yang sebenarnya setelah semuanya sudah siap.

7. Jangan Menaruh Terlalu Banyak Makanan di Piring

Mungkin terasa menggoda untuk meletakkan banyak makanan di piring, tetapi hal tersebut tidak akan menghasilkan tampilan yang menarik di layar kamera. 

Terlalu banyak makanan di piring hanya akan menyulitkan orang yang melihatnya untuk fokus pada elemen-elemen utama.

Foto produk makanan melibatkan prinsip kesederhanaan. Jadi berikanlah cukup ruang di piring agar mereka dapat sepenuhnya menikmati keindahan makanan tersebut. 

Baca Juga: Cara Menghitung Persediaan Barang Dagang, Wajib Tahu!

8. Manfaatkan Properti dan Gaya

tips foto produk makanan
Foto: Seorang Fotografer (freepik.com)

Sama seperti sentuhan ringan makeup bisa menciptakan keajaiban dalam pemotretan, begitu pula halnya dengan penggunaan properti dan gaya dalam foto produk makanan. 

Meskipun fotografi makanan mungkin terlihat sederhana, penataannya sebenarnya merupakan tantangan tersendiri.

Jadi, tips foto produk makanan yang baik adalah dengan tetap mempertahankan kesederhanaan dan kebersihan, terutama dalam pemilihan properti. 

Karena makanan harus menjadi pusat perhatian utama dalam foto, sebaiknya hindari penggunaan barang pecah belah dan peralatan makan yang dapat mengalihkan fokus dari keindahan makanan, tidak peduli seberapa menariknya tampilannya. 

Pilihlah warna-warna netral untuk properti dan latar belakang, dan biarkan makanan menjadi elemen utama yang menonjol.

Karena akan ada pengambilan gambar dari jarak dekat, pastikan bahwa piring, mangkuk, dan seluruh peralatan makan tetap bersih dan asli. 

Hindari adanya retakan atau tumpahan cairan pada properti kamu (kecuali jika disengaja untuk menciptakan gaya tertentu). 

Saat kamu memperbesar gambar untuk menangkap detail makanan, setiap kekurangan akan terlihat dengan jelas dan dapat mengalihkan perhatian dari makanan itu sendiri.

Kamu juga dapat menambahkan ide kreatif dalam penggunaan properti dengan mengintegrasikan produk cetakan foto untuk meningkatkan penampilan properti dalam gambar.

Dalam hal penataan, lakukan riset sebelumnya untuk mengetahui trik agar makanan terlihat lebih menggugah selera. 

Misalnya, menambahkan sedikit minyak pada sayuran dan daging dapat membuatnya berkilau dan terlihat lezat.

Sementara, penambahan sedikit air pada salad akan memberikan kesan kesegaran yang lebih terlihat.

9. Tambahkan Cerita

Tips foto produk makanan selanjutnya adalah menambahkan cerita pada gambar yang kamu ambil.

Jika kamu ingin menambahkan usaha ekstra, berikan sentuhan kreatif dan ceritakan kisah di balik hidangan tersebut. Seperti asal mula hidangan atau waktu panen bahan-bahan yang digunakan.

Gunakan wadah tagine untuk menyajikan hidangan tagine ala Maroko, daun pisang untuk hidangan nasi campur, atau sumpit untuk pad thai. 

Daun kering berwarna coklat pada musim gugur dapat dijadikan hiasan pelengkap untuk menyertai sup labu atau pai apel.

Namun, tetaplah mempertahankan kesederhanaan dalam pilihan kamu dan hindari penambahan ornamen berlebihan.

10. Mengabadikan Gambar dengan Memanfaatkan Ruang Kosong

Tips foto produk makanan ala fotografer adalah menyisakan ruang kosong dalam frame.

Banyak fotografer cenderung memilih antara dua pendekatan utama saat mengambil foto produk makanan:

  • Mengisi Bingkai untuk Menampilkan Keseluruhan Hidangan

Fotografer sering memilih untuk menampilkan seluruh hidangan dalam satu frame.

Pendekatan ini memberikan gambaran menyeluruh tentang makanan dan dapat menciptakan tampilan yang menggoda selera. 

Dengan mengisi bingkai, fotografer dapat menangkap komposisi menyeluruh dari hidangan tersebut.

  • Mengambil Foto dari Jarak Dekat untuk Menonjolkan Detail Lezat

Sebaliknya, beberapa fotografer memilih untuk mendekati objek makanan untuk menyoroti detail-detail kecil yang membuat hidangan terlihat lebih menggugah selera. 

Pendekatan ini memungkinkan fokus pada tekstur, warna, dan presentasi yang lebih rinci.

Namun demikian, terkadang fotografer melupakan pendekatan lain yang tak kalah penting, yaitu mengambil gambar dengan membiarkan sebagian area foto kosong atau minim objek.

Ini dapat memberikan keuntungan tersendiri, termasuk membantu klien dalam menambahkan elemen seperti logo atau teks pada gambar. 

Membiarkan ruang kosong juga memberikan tampilan yang bersih dan profesional pada foto.

Jadi, selain dari dua pendekatan utama, tips foto produk makanan yang menarik adalah menyisakan ruang kosong untuk menambah dimensi dan fleksibilitas dalam hasil akhir foto makanan kamu.

11. Hindari Peningkatan Saturasi Berlebihan

12 Tips Foto Produk Makanan ala Fotografer Profesional
Foto: Orang Mengedit Foto (freepik.com)
shopee pilih lokal
shopee gratis ongkir

Terkadang, pengeditan dapat menjadi kurang berhasil, dan para fotografer makanan mungkin tergoda untuk meningkatkan saturasi terlalu banyak.

Dengan tujuan agar gambar makanan terlihat lebih menggugah selera dengan semua warnanya.

Memang, makanan cenderung terlihat lebih lezat ketika warnanya menonjol. Namun, salah satu tips foto produk makanan yang menarik adalah tidak berlebihan menambah saturasi saat mengedit foto.

Karena hal tersebut hanya akan membuatnya terlihat tidak alami dan aneh. Disarankan untuk tetap mendekati warna asli sebisa mungkin.

Baca Juga: Cara Menghitung Persediaan Barang Dagang, Wajib Tahu!

12. Atur Tingkat Kecerahan dan Kontras

Kontras mengacu pada perbedaan antara area gelap dan terang dalam sebuah gambar.

Menambahkan kontras yang lebih tajam antara wilayah yang terang dan gelap dapat meningkatkan detail gambar.

Berbagai perangkat lunak pengedit foto memiliki metode yang berbeda untuk menyesuaikan kecerahan dan kontras gambar kamu. 

Pada Photoshop, kamu dapat melakukannya dengan memilih Layer > New Adjustment Layer > Brightness/Contrast. 

Ini akan membuka panel dengan penggeser yang memungkinkan kamu menyesuaikan tingkat kecerahan dan kontras pada foto kamu.

Memberikan sedikit peningkatan pada tingkat kecerahan dan kontras akan menonjolkan variasi warna, sorotan, dan bayangan pada gambar kamu, menghasilkan foto yang lebih menarik secara visual.

Itulah beberapa tips foto produk makanan agar produk kamu semakin menarik. Selamat mencoba!

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X