Ini 8 Tips Buka Usaha Sendiri, Bisa Pakai Fitur SIRCLO Store

Share this Post

buka usaha sendiri
Table of Contents

Ingin buka usaha sendiri?

Tentunya ada banyak hal yang kamu harus pikirkan dan rencanakan sebelum benar-benar memulainya.

Salah satunya, kamu harus mempelajari terlebih dahulu seluk beluk bisnis yang akan kamu dalami. 

Selain itu, kamu perlu mempelajari juga bagaimana cara menjalankan bisnis itu sendiri. Ketika buka usaha sendiri, ada banyak aspek yang perlu diperhatikan.

Mulai dari bagaimana cara membuat perencanaan bisnis, mengembangkan produk atau jasa, melakukan pemasaran, hingga mempelajari akuntansi.

Dari mana kamu bisa mempelajari ini semua?

Ada banyak platform di luar sana yang bersedia membagikan ilmu dan informasi penting seputar bisnis, salah satunya SIRCLO Store.

Kamu bisa belajar buka usaha sendiri dengan cara mudah, dengan SIRCLO Store. Penasaran? Simak informasi di bawah ini, ya!

Baca Juga: Ide Bisnis Telur Gulung dan 8 Usaha Makanan Inovatif Lainnya

Tips Buka Usaha Sendiri

buka usaha sendiri
(Memulai usaha sendiri. Sumber: Freepik.com)

Buka usaha sendiri bisa mudah atau tidak sama sekali. Semua itu tergantung dari kesiapan kamu dalam memulainya. 

Kamu butuh perencanaan matang dan tujuan yang jelas. Jadi, kamu tidak kehilangan arah ketika menjalankan bisnismu.

Jika kamu masih bingung harus mulai dari mana, berikut ini ada sejumlah langkah buka usaha sendiri yang bisa kamu ikuti.

1. Tentukan Jenis Bisnis Apa yang Akan Dimulai

Ini merupakan bagian terpenting dari upaya buka usaha sendiri. Kamu harus menentukan jenis bisnis yang akan kamu mulai.

Apakah ada ceruk yang kamu minati? Atau misalnya kamu ingin mengubah hobi menjadi bisnis? 

Ini hanya beberapa pertanyaan yang perlu kamu tanyakan pada diri sendiri sebelum memulai bisnis.

Untuk mengetahui jenis bisnis apa yang ingin kamu mulai, buat daftar hal-hal yang kamu sukai. Misalnya, yoga, keuangan pribadi, hewan peliharaan, film, makanan, dan pakaian.

Selanjutnya, gunakan tools seperti Google Trends atau alat lainnya untuk menganalisis tren daftar kesukaanmu di Google. 

Ini akan membantumu memahami seberapa populer daftar idemu dan menentukan kelangsungan bisnismu dalam jangka panjang.

Perhatikan kata kunci mana yang paling populer dan kembali tanyakan pada diri sendiri, apakah kamu ingin memulai bisnis di bidang tersebut?

2. Pilih Model Bisnis

Setelah menemukan ide bisnis, pikirkan bagaimana kamu akan menjalankannya. Di sinilah model bisnis berperan.

Mengutip dari Oberlo, model bisnis adalah strategi bagaimana kamu akan memberikan nilai dengan idemu dan menghasilkan uang dari basis pelanggan.

Ada beberapa model bisnis yang bisa kamu pertimbangkan. Kamu bisa melakukan affiliate marketing dan mendapatkan komisi dari setiap pemasaranmu yang berhasil.

Kamu juga bisa melakukan freelancing dengan memberikan layanan sesuai keterampilan yang kamu punya.

Model bisnis lain, ada coaching and consulting, software as a service (SaaS), e-commerce, hingga membuat produk informasi.

3. Lakukan Riset Pasar

buka usaha sendiri
(Ilustrasi riset pasar. Sumber: Freepik.com)

Langkah selanjutnya untuk buka usaha sendiri, kamu perlu memperjelas target pasarmu. Dengan kata lain, siapa yang akan kamu layani?

Langkah ini sangat penting. Kamu bisa memasukkan dirimu sendiri sebagai bagian dari audiens target.

Jika kamu menyukai hal-hal yang berhubungan dengan skin care dan mengetahui seluk beluk bahan yang tepat untuk perawatan kulit tertentu, mungkin di sinilah potensimu.

Kamu tahu apa yang kamu butuhkan, kemudian mencari tahu kriteria audiens target yang kurang lebih sama denganmu.

Baca Juga: Tujuan Riset Pasar untuk Tarik Pelanggan, Ini Tips Melakukannya

4. Tetapkan Tujuan yang Realistis

Salah satu alasan terbesar kegagalan dalam bisnis berasal dari ekspektasi yang naif.

Ada banyak orang yang buka usaha sendiri, tetapi cepat menyerah karena hasilnya tidak sesuai ekspektasi mereka.

Perbedaan antara bisnis sukses dan yang gagal adalah ketekunan. Jangan hanya menunggu pelanggan datang dengan sendirinya.

Kamu harus proaktif melakukan promosi usahamu. Jika strategi pertamamu tidak berhasil, cepatlah beralih ke strategi selanjutnya.

Ketimbang fokus pada penjualan pertama, kamu bisa fokus pada pembuatan konten untuk mengarahkan lalu lintas yang relevan. 

Bisa juga sebelum kamu memulai bisnis, bangunlah basis pengikut di media sosial agar kamu memiliki audiens ketika waktu peluncuran tiba.

5. Buat Rencana Bisnis Satu Halaman

proses pengembangan produk baru
(Membuat rencana bisnis. Sumber: Freepik.com)

Kecuali kamu butuh mengajukan pinjaman ke bank, kamu tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk membuat rencana bisnis. 

Buatlah rencana bisnis di selembar kertas ketika mau buka usaha sendiri. Siapa tahu, dari sini berbagai ide untuk mengembangkan bisnismu jadi mengalir.

Membuat perencanaan bisnis itu penting. Namun membuatnya jadi lebih sederhana juga penting, agar kamu dapat dengan mudah menerjemahkannya ke dalam aksi.

6. Dapatkan Umpan Balik

Setelah memantapkan diri dengan suatu ide bisnis, menetapkan beberapa tujuan, dan membuat rencana, saatnya untuk mendapatkan umpan balik tentang idemu. 

Inti dari tahap umpan balik, yaitu untuk mendapatkan opini kedua tentang bagaimana kamu dapat meningkatkan idemu. 

Ketimbang meminta umpan balik tentang ide bisnis, mintalah umpan balik tentang komponen tertentu darinya. 

Kamu mungkin perlu berhati-hati meminta umpan balik dari orang-orang terdekatmu. Karena takut kamu akan gagal dalam buka usaha sendiri, mereka terkadang memberi opini agar kamu sebaiknya mempertahankan pekerjaan dengan pemasukan stabil.

Sebaiknya, kamu minta umpan balik kepada orang yang sudah berpengalaman menjalankan bisnis atau sekaligus bertanya pada konsultan.

Baca Juga: Pentingnya Customer Feedback, Begini Cara Mendapatkannya

7. Beri Nama pada Bisnismu

Membuat nama bisnis yang sempurna bisa jadi sulit, terutama jika kamu ingin domain .com menyertainya. 

Kamu dapat menggunakan generator nama bisnis gratis untuk membantu menemukan nama.

Sebagian besar merek mencoba memasukkan kata kunci mereka dalam nama merek, seperti “Rana Fashion”, “Batik Jaya”, dan sebagainya.

Namun, beberapa merek bisa membuat nama yang unik yang mudah diingat pelanggan.

Nama bisnis yang kamu pilih harus menarik, mudah diingat, mudah dieja ketika didengar, memiliki nama pengguna dan domain yang tersedia, dan ringkas.

8. Urus Legalitas Bisnismu

Langkah selanjutnya dalam buka usaha sendiri, yaitu mengurus legalitas bisnismu.

Dapatkan izin usaha, NIB (Nomor Induk Berusaha), hak cipta, sertifikat halal, dan berbagai berkas lainnya yang dibutuhkan bisnismu.

Hal ini penting untuk dilakukan agar kamu tidak terkena masalah pada kemudian hari. Terutama dalam soal pelaporan pajak bisnismu.

Jadi, makin cepat kamu mendaftarkan bisnis ke institusi terkait, kamu makin aman dari perspektif hukum.

Baca Juga: Viral Tantangan Keripik Pedas, Intip Peluang Bisnisnya yuk!

Buka Usaha Sendiri? Belajar dengan Cara Mudah dengan SIRCLO Store

Ini 8 Tips Buka Usaha Sendiri, Bisa Pakai Fitur SIRCLO Store
(Buka usaha baru dengan SIRCLO. Sumber: SIRCLO Photo Stock)

Seperti yang sudah dibahas di atas, ada beberapa model bisnis yang bisa kamu pertimbangkan untuk digunakan.

Salah satunya, ada e-commerce. Jika kamu sudah memantapkan hati untuk buka usaha sendiri berbasis e-commerce, SIRCLO Store bisa sangat membantumu!

Sebagai perusahaan e-commerce enabler, SIRCLO menyediakan berbagai layanan yang dibutuhkan untuk mempermudah para pebisnis untuk mengelola e-commerce.

Mulai dari integrasi marketplace, chat commerce, hingga pembuatan situs web, semuanya bisa kamu lakukan dengan SIRCLO Store.

Jika kamu masih bingung bagaimana cara menggunakan platform SIRCLO Store, jangan khawatir!

Kamu bisa belajar dengan cara mudah melalui Pusat Bantuan terkait pengoperasian platform SIRCLO Store.

Tim Support SIRCLO juga siap sedia menjawab setiap pertanyaan dan membantu mengatasi kendala yang kamu hadapi.

Butuh lebih dari itu? SIRCLO Store juga memiliki Blog sebagai pusat informasi. Di sini, kamu bisa mendapat berbagai pengetahuan mengenai istilah-istilah bisnis.

Jika kamu butuh inspirasi, ada banyak bahasan mengenai ide bisnis yang bisa kamu gali di sini.

Ada juga segmen Cerita SIRCLO yang berisi kisah sukses sejumlah pengusaha yang bisa jadi sumber inspirasimu

Tentunya, ada banyak tips pula seputar desain, media sosial, platform pendukung bisnis, marketplace, pengaturan keuangan bisnis, dan lain-lain.

Jangan lupa untuk mengikuti SIRCLO di Facebook, Instagram, YouTube, dan Medium untuk mendapatkan berbagai informasi menarik. 

Cek terus media sosial SIRCLO, karena SIRCLO rutin mengadakan webinar seputar bisnis. Informasinya bisa dengan cepat kamu dapat jika mengikuti media sosial SIRCLO.

Baca Juga: Layanan E-commerce dari SIRCLO, Bantu Sukseskan Bisnismu!

Itulah sejumlah tips buka usaha sendiri yang bisa kamu terapkan. Belajar tentang bisnis dengan mudah, bisa dengan SIRCLO Store!