5 Tips Menjalankan Bisnis Properti Di Tengah Ancaman Resesi

Share this Post

bisnis properti saat resesi
Table of Contents
shopee pilih lokal

Meski dibayangi resesi, bisnis properti tampaknya masih menjanjikan. Berikut kiat-kiat menjalankan bisnis properti di tengah resesi!

Dalam kondisi ekonomi yang semakin memburuk, banyak negara di dunia yang kini memasuki jurang resesi. Indonesia sendiri sudah mengalami peningkatan inflasi dalam beberapa waktu terakhir.

Akibatnya, sejumlah kebijakan diambil oleh Bank Indonesia, salah satunya menaikkan suku bunga. Kenaikan suku bunga berdampak langsung terhadap kenaikan bunga cicilan rumah dan properti.

Alhasil, banyak pihak yang memprediksi bahwa tahun mendatang, bisnis properti akan semakin lesu.

Akan tetapi, pendapat tersebut sebenarnya bisa dipatahkan selama kamu mampu menyusun strategi bisnis yang tepat. Pasalnya, properti merupakan aset jangka panjang yang tidak akan mengalami penyusutan nilai.

Lantas, bagaimana kiat menjalankan bisnis properti di tengah ancaman resesi?

Baca Juga: Bisnis Konstruksi dan Properti Selalu Diminati, Ini 9 Jenisnya

Potensi Bisnis Properti di Bawah Bayangan Resesi

5 Tips Menjalankan Bisnis Properti Di Tengah Ancaman Resesi
(Foto miniatur rumah. Sumber: Freepik.com)

Memasuki penghujung tahun 2022, situasi ekonomi global semakin terpuruk. Beberapa ahli menyebutkan bahwa tahun 2023 mendatang akan dipenuhi tantangan ekonomi.

Hal tersebut turut berdampak terhadap berbagai pelaku usaha di berbagai sektor, terutama yang bersinggungan langsung dengan masyarakat. Sektor properti menjadi salah satu bisnis yang terdampak langsung krisis ekonomi global.

Pasalnya, ketika bank sentral menaikkan suku bunga, maka bunga cicilan rumah juga berpotensi naik. Alhasil, banyak orang yang berpikir ulang ketika ingin mengambil cicilan properti.

Ditambah lagi, banyak orang yang kini lebih mengefisienkan penggunaan uangnya demi menjaga kondisi finansial yang baik. Pasalnya, gelombang PHK dan naiknya harga-harga juga menjadi ancaman utama.

Meski di tengah ketidakstabilan ekonomi, beberapa pengusaha properti tetap optimis bahwa bisnisnya akan tetap menarik meski di bawah ancaman resesi.

Dalam sebuah pernyataan, Marketing Director PT Agung Podomoro Land Tbk Agung Wirajaya menyampaikan keyakinannya bahwa industri porperti akan tumbuh positif tahun depan.

Menurutnya, Indonesia memiliki kekuatan ekonomi yang baik dan diprediksi akan terus tumbuh positif pada tahun 2023.

Ditambah lagi, kebutuhan properti khususnya hunian atau rumah masih cukup besar di Indonesia, baik rumah pertama maupun sebagai aset investasi.

Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan, backlog atau kekurangan tempat tinggal di Indonesia saat ini masih tinggi, mencapai 12,75 juta unit.

Ditambah lagi, pengusaha properti juga menyadari bahwa sektor properti merupakan investasi yang paling aman meski di tengah ancaman krisis ekonomi maupun gejolak sosial.

Baca Juga: BI Rate: Pengertian, Cara Kerja dan Fungsinya

Jenis Bisnis Properti yang Menjanjikan

5 Tips Menjalankan Bisnis Properti Di Tengah Ancaman Resesi
(Foto rumah KPR. Sumber: Freepik.com)

Ada beberapa jenis bisnis properti yang menjanjikan dan selalu diminati oleh masyarakat, yakni:

1. Rumah

Bisnis properti dalam bentuk jual beli rumah atau sewa selalu menjanjikan setiap tahun. Ada banyak pengembang yang membuka lahan untuk membangun komplek perumahan.

Selain developer besar, bisnis jual-beli atau sewa rumah dalam skala kecil juga selalu menarik untuk dijalankan. Misalnya, bisnis kontrakan, kos-kosan, atau jual-beli rumah pribadi.

2. Tanah

Tanah merupakan salah satu aset investasi jangka panjang yang paling aman. Pasalnya, harga tanah cenderung stabil bahkan terus meningkat seiring dengan kemajuan daerah.

Tanah atau lahan banyak dibeli sebagai tempat untuk membangun rumah maupun fasilitas lain. Terlebih lagi, ketersediaan lahan di kota-kota besar saat ini semakin langka.

3. Ruko

Ruko atau rumah toko juga termasuk jenis bisnis properti paling menjanjikan. ruko banyak dicari oleh pelaku usaha sebagai tempang berjualan. Selain itu, banyak juga bisnis kecil yang menyewa ruko untuk digunakan sebagai lokasi kantor.

4. Apartemen

Apartemen termasuk jenis properti pribadi yang bisa disewakan kepada orang lain. Kamu bisa mendaftarkan apartemen pribadimu ke penyedia online travel agent seperti Traveloka, Tiket.com, dan sebagainya.

Menaiknya, banyak pemilik apartemen yang mengambil cicilan properti tersebut dan langsung menyewakannya. Dengan begitu, biaya cicilan apartemen diambil dari keuntungan sewa yang didapatkan.

5. Peralatan Properti

Ada berbagai peralatan properti yang bisa dijual atau disewakan. Misalnya, beberapa jenis alat konstruksi, instalasi rumah, dan sebagainya.

Baca Juga: 7 Strategi Melindungi Bisnis dari Bencana Alam

Tips Sukses Menjalankan Bisnis Properti

5 Tips Menjalankan Bisnis Properti Di Tengah Ancaman Resesi
(Foto bisnis sewa rumah. Sumber: Freepik.com)

Berikut ini beberapa tips sukses menjalankan bisnis properti yang bisa kamu coba!

1. Pahami Situasi Ekonomi

Menurut Business2community, langkah pertama yang perlu dilakukan dalam menjalankan bisnis properti adalah memahami situasi ekonomi terkini.

Kamu perlu mengetahui kondisi inflasi saat ini, daya beli masyarakat, dan harga properti rata-rata yang ada di pasaran. Dengan mengetahui situasi pasar, kamu dapat menyesuaikan bisnismu sesuai dengan market yang ada.

Selain itu, kamu juga dapat membaca peta persaingan kompetitor dan mampu menyusun strategi bisnis yang paling ideal.

2. Mulai Dari Properti yang Dimiliki

Menjalankan bisnis properti memang butuh modal besar. Kamu membutuhkan biaya untuk konstruksi, termasuk pembangunan, penataan, dan renovasi.

Jika kamu memiliki modal yang terbatas, kamu bisa menjalankan bisnis properti mulai dari aset yang kamu miliki saat ini. Alih-alih membangun kos-kosan, kamu bisa menyewakan kamar kosong di rumahmu menjadi kos-kosan.

Contoh lainnya adalah dengan memanfaatkan garasi rumah sebagai lapak sewaan untuk usaha. Dengan memanfaatkan properti yang sudah ada, kamu bisa menjalankan bisnis dengan lebih minim biaya.

3. Perluas Relasi

Kunci sukses bisnis properti adalah dengan membangun relasi sebanyak-banyaknya. Pasalnya, semakin banyak kenalan yang kamu miliki, semakin besar potensi propertimu dilirik oleh pasar.

Selain itu, relasi yang luas juga bermanfaat jika kamu ingin melakukan pembangunan atau perbaikan. Kamu jadi mengetahui siapa orang-orang yang bisa membantumu dalam melakukan kegiatan konstruksi.

Baca Juga: 7 Tips Menjadi Makelar yang Sukses, Bisa Dapat Komisi Besar!

4. Rawat Properti Dengan Baik

Jika memiliki aset properti yang masih kosong, maka kamu tetap perlu merawatnya secara teratur. Mulai dari membersihkannya setiap hari, memeriksa kondisi listrik dan air, hingga melakukan pengecatan ulang jika diperlukan.

Banyak penghuni properti yang mengeluhkan kondisi hunian yang kotor, bau, dan masalah kenyamanan lainnya. Oleh sebab itu, pastikan propertimu dalam kondisi bersih dan nyaman sebelum dijual atau disewakan, ya!

5. Coba Pemasaran Melalui Website

Pemasaran properti bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui situs web. Kamu bisa menampilkan detail informasi properti yang kamu miliki dan semua dokumentasi yang mendukung.

kamu juga bisa membuat website sendiridengan mudah dan praktis menggunakan SIRCLO Store.

Menggunakan jasa pembuatan website dari SIRCLO Store, kamu bisa membuat website dengan tampilan yang menarik dan responsif, memungkinkan transaksi langsung di website, kemudahan memasarkan produk, tersedia fitur resi otomatis, dan terhubung dengan toko online.

Penasaran? Klik di sini untuk informasi lebih lanjut dan pendaftarannya, ya!

Itulah penjelasan tentang kiat sukses menjalankan bisnis properti saat resesi yang bisa kamu terapkan.

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X