Resesi Ekonomi, Ini Dia Penyebab dan Dampaknya

Share this Post

dampak inflasi
Table of Contents

Apakah kamu tahu apa yang disebut sebagai resesi ekonomi?

Belakangan ini, istilah resesi ekonomi sedang ramai diperbincangkan oleh banyak orang.

Sebagai seorang pebisnis, kamu sebaiknya pahami mengenai apa yang dimaksud dengan resesi ekonomi.

Hal ini karena resesi memiliki dampak yang sangat luas bagi perekonomian, termasuk sektor bisnis.

Dikutip dari laman Investopedia, resesi ekonomi adalah penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan, meluas, dan berkepanjangan.

Sementara menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resesi ekonomi merupakan kondisi ekonomi suatu negara yang sedang memburuk, dilihat dari Produk Domestik Bruto (PDB) yang negatif, pengangguran meningkat, maupun pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal berturut-turut.

Kondisi ekonomi seperti ini sedang banyak dialami oleh beberapa negara di dunia. Salah satu penyebab utama ialah pandemi COVID-19 yang melanda sejak 2020 lalu.

Yuk, pahami apa itu resesi ekonomi lebih lengkapnya, mulai dari penyebab hingga dampaknya dalam artikel berikut ini.

Baca Juga: Dampak Resesi Ekonomi Amerika Serikat Bagi Indonesia dan 6 Penyebabnya

Penyebab Resesi Ekonomi

penyebab resesi ekonomi
(Foto ilustrasi inflasi. Sumber: Freepik.com)

Ada beberapa faktor yang menyebabkan ekonomi suatu negara mengalami resesi, yaitu:

1. Inflasi

Salah satu penyebab terjadinya resesi pereknomian adalah adanya inflasi yang berlangsung secara terus-menerus.

Mengutip Forbes, inflasi merupakan tren kenaikan harga dari waktu ke waktu.

Sebenarnya, inflasi bukan sesuatu hal yang buruk dan cukup wajar terjadi seiring berjalannya waktu. Namun, inflasi bisa berdampak besar dan sangat berbahaya.

Ketika sebuah negara sering mengalami inflasi dan berlangsung dalam jangka panjang, hal ini dapat menyebabkan resesi.

2. Gelembung Aset

Gelembung aset juga bisa menjadi penyebab terjadinya resesi dalam sektor ekonomi.

Di tengah ketidakstabilan ekonomi yang ada, banyak investor yang membuat keputusan secara emosional.

Investor yang panik biasanya akan menjual saham-sahamnya ketika kondisi ekonomi melemah.

Sebaliknya, investor bisa juga terlalu optimis di tengah kuatnya perekonomian. Istilah ini disebut sebagai “kegembiraan irasional”.

Fenomena tersebut dapat menggembungkan pasar saham dan real estatedan ketika pecah, terjadilah panic selling yang menghancurkan pasar sehingga memicu resesi.

Baca Juga: 7 Dampak Resesi Global Terhadap Indonesia

3. Guncangan Ekonomi

Penyebab resesi selanjutnya, yakni guncangan ekonomi yang terjadi secara tiba-tiba. Ketika ekonomi terguncang, dampaknya akan sangat serius.

Misalnya, terjadi penumpukan hutang yang dilakukan oleh masyarakat secara individu hingga perusahaan.

Besarnya hutang membuat peminjam membayar lebih tinggi. Hingga pada akhirnya, bisa saja mencapai titik puncak dan tidak sanggup lagi untuk melunasinya.

Ketika fenomena ini terjadi, akan ada banyak masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi bahkan perusahaan-perusahaan pun terancam bangkrut.

4. Tak Seimbangnya Produksi dan Konsumsi

Penyebab resesi ekonomi berikutnya, yakni ketika ada ketidakseimbangan produksi dan konsumsi. Hal ini karena jumlah produksi dan konsumsi yang seimbang merupakan pondasi utama pertumbuhan ekonomi.

Ketika jumlah produksi tinggi, tetapi permintaan konsumsi di pasar rendah, stok akan menumpuk. Persediaan barang pun memicu pihak perusahaan untuk mengeluarkan lebih banyak biaya.

Akibatnya, perusahaan hanya memeroleh laba kecil. Keberlangsungan operasionalnya pun dapat terancam.

5. Perkembangan Teknologi

Perkembangan teknologi mungkin membawa manfaat positif dalam beberapa hal, akan tetapi kondisi ini juga bisa memicu terjadinya resesi.

Misalnya dapat dilihat pada abad ke-19, di mana ada gelombang perbaikan teknologi yang membuat banyak perusahaan melakukan penghematan tenaga kerja.

Dewasa ini, kemunculan teknologi AI dan robot juga bisa saja menyebabkan resesi. Pasalnya, teknologi AI dan robot mengancam para pekerja kehilangan profesinya.

Baca Juga: Daftar Terbaru 25 Negara Terancam Bangkrut, Apakah RI Aman?

Dampak Resesi Ekonomi

dampak resesi ekonomi
(Foto pekerja depresi. Sumber: Pexels.com)

Tentu saja, keadaan ekonomi suatu negara memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan setiap orang.

Ada banyak sekali dampak yang ditimbulkan ketika sebuah negara mengalami resesi ekonomi, di antaranya:

1. Angka Pengagguran Meningkat

Ketika sebuah negara mengalami resesi, akan ada banyak perusahaan yang mengalami kesulitan menjalani operasionalnya.

Oleh karenanya, banyak terjadi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Akibatnya, angka pengangguran suatu negara menjadi lebih tinggi.

Pekerja yang terdampak resesi dan dirumahkan ini pun lebih rentan untuk mengalami masalah kesehatan mental. Hubungan mereka dengan orang lain juga bisa memburuk karena ketidakstabilan pribadi maupun keluarga.

2. Menurunnya Laba Perusahaan

Sektor bisnis akan sangat terdampak dengan adanya resesi ekonomi. Bagi kamu yang memiliki perusahaan, mungkin akan mengalami penurunan laba yang cukup signifikan.

Hal ini karena resesi ekonomi memicu penurunan daya beli masyarakat yang dipicu oleh fenomena pengurangan tenaga kerja besar-besaran.

Ketika ada banyak masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi, mereka pun akan sangat berhati-hati dalam membelanjakan uang. Biasanya, mereka akan lebih fokus pada kebutuhan pokok saja.

Selain konsumen, pemberi modal usaha pada perusahaan pun demikian. Investor mungkin akan memangkas suntikan modal sehingga perusahaan perlu mengurangi produksi dan potensi pendapatannya pun ikut berkurang.

3. Terjunnya Harga Saham dan Dividen

Dampak resesi ekonomi selanjutnya, menurunnya harga saham dan dividen.

Pasalnya, banyak perusahaan yang mengalami penurunan laba memiliki laporan keuangan dengan performa rendah.

Jadi, harga saham pun anjlok. Dividen juga berkurang, atau bahkan dihilangkan.

Kinerja instrument yang menurun pun memicu para investor untuk menempatkan dananya ke dalam bentuk investasi yang lebih aman.

Baca Juga: Dampak Inflasi Global, Apakah Indonesia Aman?

Resesi ekonomi rupanya juga berpotensi memberikan ancaman serius bagi bisnis. Apa saja dampaknya? Tonton video berikut, yuk!

Itu dia penjelasan singkat mengenai resesi ekonomi yang perlu kamu pahami.

Yuk, lebih waspada dengan kondisi ekonomi saat ini dan bersiaplah untuk menghadapi kemungkinan buruk yang ada. Dengan berhemat dan lebih bijak dalam mengelola keuangan.