8 Keuntungan Venture Capital Bagi Startup, Sudah Tahu?

Share this Post

venture capital
Table of Contents

Apa itu venture capital?

Dalam berbisnis, tentu saja kamu membutuhkan uang sebagai modal. Selain dari dana pribadi, kamu bisa mendapatkan venture capital untuk menunjang perkembangan usaha.

Dikutip dari laman Investopedia, venture capital atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut dengan modal ventura.

Ini adalah bentuk ekuitas swasta dan jenis pembiayaan yang diberikan investor kepada perusahaan pemula (startup) atau usaha kecil yang diyakini memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.

Umumnya, venture capital berasal dari investor kaya, bank investasi, dan lembaga keuangan lainnya. Modal ventura ini tak hanya berupa uang, tetapi juga bisa dalam bentuk keahlian teknis atau manajerial.

Dengan venture capital, perusahaan pemula atau usaha kecil yang memiliki potensi pertumbuhan baik akan dapat mengembangkan usahanya ke arah yang lebih baik.

Baca Juga: Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Crowdfunding

Manfaat Venture Capital

manfaat venture capital
(Foto manfaat venture capital. Sumber: Pexels.com)

Tentu saja, ada berbagai keuntungan yang bisa perusahaan dapatkan dari venture capital. Berikut manfaat modal ventura bagi perusahaan yang dirangkum dari beragam sumber:

1. Memeroleh Pendanaan

Manfaat utama dari venture capital adalah perusahaan kamu bisa mendapatkan pendanaan sebagai modal usaha.

Dengan modal ventura, kamu bisa menggunakannya untuk membangun usaha. Mulai dari penelitian dan pengembangan produk, riset pasar, bisnis, dan penyusunan rencana bisnis.

Umumnya, pemodal ventura akan memberikan bantuan dana usaha dengan jumlah tertentu bergantung pada kebijakan atau potensi perusahaannya.

Bahkan dalam beberapa kasus, perusahaan startup bisa mendapatkan venture capital selama beberapa kali untuk memeroleh jumlah dana usaha yang dibutuhkan.

2. Memberi Dukungan Manajemen Risiko

Selain memeroleh bantuan dala bentuk uang, pemodal ventura juga dapat memberikan dukungan manajemen risiko bagi perusahaan.

Seperti yang kamu ketahui, perusahaan startup memiliki banyak risiko yang besar. Dengan venture capital, pemilik startup pun akan lebih mampu untuk mengelola risiko tersebut.

Melansir Fit Small Business, perusahaan startup akan lebih mungkin untuk menghindari masalah besar jika mereka memiliki tim yang berpengalaman dalam mengawasi pertumbuhan dan operasi.

Melalui mitra dan investor yang berpengalaman, perusahaan pun akan lebih berpeluang untuk mencapai kesuksesan.

Baca Juga: Ketahui 7 Jenis Pinjaman Modal Usaha dan Tips Memilihnya

3. Tidak Membutuhkan Agunan

venture capital
(Foto tanpa agunan. Sumber: Pexels.com)

Berbeda dengan modal yang diperoleh dari pinjaman, venture capital tidak mewajibkan kamu untuk menyerahkan harta benda berharga sebagai agunan.

Jadi, kamu tidak perlu menyumbangkan aset pribadi tambahan untuk pertumbuhan bisnis.

Sedangkan jika kamu mendapatkan modal melalui pinjaman, kamu akan diminta untuk menjaminkan beberapa bentuk aset pribadi sebagai jaminan.

Sementara itu, perjanjian bisnis dari modal ventura tidak memerlukan jaminan aset pribadi saat perjanjian dibuat.

Pendanaan dari pemodal ventura juga terbukti aman bagi perusahaan karena mereka terpercaya dan memiliki landasan hukum yang mengatur operasionalnya.

Kamu pun tidak perlu melakukan pembayaran bulanan kepada pemodal ventura. Sebagai gantinya, kamu dapat berinvestasi kembali dengan cara meningkatkan kualitas produk, mempekerjakan tim yang lebih besar, atau memperluas operasi lebih lanjut.

Jika startup gagal atau ditutup, tidak ada kewajiban untuk membayar kembali investor pemodal ventura.

4. Memberikan Saran Manajerial yang Berpengalaman

Manfaat venture capital lainnya bagi perusahaan pemula atau usaha kecil, yakni bisa mendapatkan saran dari para pemimpin yang sudah memiliki banyak pengalaman.

Hal ini karena mayoritas pemodal ventura merupakan orang-orang yang memiliki pengalaman menskalakan perusahaan, memecahkan masalah sehari-hari dan jangka panjang, hingga memantau kinerja keuangan perusahaan.

Meski mungkin mereka tidak memiliki latar belakang bekerja di startup, orang-orang tersebut justru sering memiliki pengalaman membantu startup untuk mencapai kesuksesan.

Bagi kamu yang baru terjun ke dunia bisnis, memiliki mitra kerja seperti ini pasti akan sangat membantu untuk mengembangkan perusahaan ke arah yang lebih baik.

Oleh sebab itu, manfaatkanlah hal tersebut sebaik mungkin. Jadikanlah mereka sebagai sumber daya kepemimpinan yang berharga untuk mendukung usahamu.

Melansir E-Finance Management, seorang anggota dari perusahaan modal ventura biasanya akan ditunjuk sebagai dewan direksi dari perusahaan rintisan.

Hal ini memungkinkan keterlibatan aktif pemodal ventura dalam keputusan perusahaan, seperti membangun strategi, bantuan teknis, sumber daya, dan lainnya yang berperan penting bagi kesuksesan usaha.

Baca Juga: Ini Perbedaan Startup dan Unicorn yang Perlu Kamu Ketahui

5. Menjangkau Jaringan Bisnis

venture capital
(Foto: menjangkau jaringan lebih luas. Sumber: Pexels.com)

Dalam menjalankan sebuah usaha, penting bagi kamu untuk memiliki mitra. Namun, ketika kamu fokus untuk mengembangkan bisnis, kamu cenderung tidak memiliki waktu untuk menjalin jaringan bisnis.

Di sini lah venture capital berperan. Mereka bisa mengenalkan kamu kepada berbagai mitra yang dapat membantu usahamu.

Dengan begitu, perusahaan kamu akan lebih mudah untuk berkembang ke arah yang lebih dekat pada keberhasilan.

Hal ini karena pemodal ventura juga membutuhkan banyak mitra untuk mengembangkan usaha tempatnya berinvestasi.

Jika kamu memiliki banyak mitra bisnis, maka akan lebih mudah bagi kamu untuk menjalin kemitraan baru, membangun hubungan yang lebih baik dengan klien, merekrut karyawan profesional di bidang tertentu, hingga dapat meningkatkan perputaran pendanaan di masa depan.

6. Bantuan dalam Mempekerjakan dan Membangun Tim

Untuk mencapai keberhasilan usaha, tentu dibutuhkan pekerja ahli di bidangnya. Nah, pemodal ventura ini bisa membantu kamu dalam menempatkan orang-orang profesional pada posisi yang penting.

Pemodal ventura merupakan orang-orang yang telah berpengalaman dalam bisnis sehingga dapat membantu kamu untuk mempekerjakan dan membangun tim.

Ketika kamu membuka lowongan pekerjaan agar posisi-posisi tersebut dapat terisi, calon karyawan pun biasanya akan lebih tertarik untuk bekerja pada startup yang memiliki venture capital daripada startup tanpa sumber pendanaan karena dinilai lebih berisiko.

Baca Juga: Apa Itu Hustler, Hipster, dan Hacker? Ini Fungsinya dalam Startup

7. Meningkatan Publisitas

Mayoritas pemodal ventura memiliki tim hubungan masyarakat dan kontak media. Oleh sebab itu, kamu bisa meningkatkan publisitas dan eksposur perusahaan dari venture capital.

Perusahaan startup kamu pun akan lebih mudah dikenal oleh masyarakat sebagai pelanggan hingga mitra dari perusahaan lain.

Bekerja dengan perusahaan venture capital dapat menambah kredibilitas sebuah startup. Apalagi, jika kamu termasuk pemain baru di pasar.

Dengan publisitas dan eksposur dari venture capital, perusahaan yang baru kamu rintis akan lebih diperhatikan oleh calon karyawan, pelanggan, mitra, dan perusahaan modal ventura lainnya yang tertarik untuk menyalurkan dana.

8. Peluang untuk Ekspansi Usaha

Manfaat lain dari venture capital, yakni bisa meningkatkan peluang bagi kamu untuk melakukan ekspansi usaha.

Hal ini karena pemodal ventura dapat membantu bisnis kamu untuk terus berkembang sehingga meningkatkan peluang kesuksesan.

Dalam mengembangkan usaha, para pemodal ventura juga akan memberikan kamu bimbingan. Bahkan tak jarang, investor akan selalu siap untuk mengambil risiko karena mereka percaya pada kesuksesan perusahaan jangka panjang.

Oleh sebab itu, pembiayaan dari perusahaan venture capital sangat bermanfaat bagi perusahaan rintisan (startup) dengan biaya awal yang tinggi dan riwayat operasi yang terbatas.

Baca Juga: 8 Tips Jadi Socialpreneur, Pebisnis yang Berikan Dampak Positif untuk Masyarakat

Itu dia manfaat venture capital bagi perusahaan pemula dan usaha kecil yang baru mengembangkan bisnisnya. Semoga informasinya bermanfaat, ya.