Warteg Kharisma Bahari: Sejarah dan Cara Gabung Frachise

Share this Post

warteg kharisma bahari
Table of Contents
shopee pilih lokal

Warteg Kharisma Bahari sudah sangat familiar di telinga orang Indonesia. Usaha ini sudah punya lebih dari 800 cabang, lho!

Warung Tegal (warteg) merupakan salah satu usaha kuliner legendaris di Indonesia. Hampir di setiap sudut jalan hingga gang sempit, kamu bisa menemukan keberadaan warung makan ini.

Warteg dikenal dengan menu rumahannya yang beraneka ragam dan dijual dengan harga relatif murah. Masakan khas warteg juga terkenal enak, layaknya masakan rumah sendiri.

Hal tersebut hanyalah beberapa alasan mengapa warteg tetap eksis di Indonesia meski di tengah gempuran usaha kuliner lain yang lebih modern. Uniknya, warteg hadir dalam dua bentuk usaha.

Ada warteg yang dimiliki dan dikelola secara mandiri. Artinya, semua modal, masakan, sampai pelayanan pembeli dilakukan oleh pemilik itu sendiri dan dibantu oleh beberapa karyawan.

Selain itu, ada juga warteg yang hadir dalam bentuk franchise. Salah satu franchise warteg legendaris yang sudah punya lebih dari 800 cabang adalah Warteg Kharisma Bahari.

Mendengar namanya saja tentu kamu sudah tidak asing lagi. Pasalnya, warteg yang satu ini memang sangat mudah di temukan dan tersebar di banyak lokasi, termasuk di sekitar rumahmu.

Ingin tahu kisah dan kiprah Warteg Kharisma Bahari di Indonesia? Simak artikel ini sampai akhir, ya!

Baca Juga: 7 Rekomendasi Aplikasi Warung, Permudah Kelola Bisnismu

Sejarah Warteg Kharisma Bahari

warteg kharisma bahari
(Foto interior warteg. Sumber: Wartegkharismabahari.com)

Warteg Kharisma Bahari didirikan oleh sosok pekerja keras yang hanya menamatkan pendidikan Sekolah Dasar (SD). Sayudi, merupakan sosok dibalik gagahnya Warteg Kharisma Bahari yang sudah mempunyai ratusan cabang di Indonesia.

Melansir dari berbagai sumber, cerita sukses Sayudi dimulai ketika Ia mengadu nasib ke Jakarta pada usia 20-an tahun bersama kakaknya.

Setibanya di Jakarta, Ia bekerja sebagai pedagang asongan di sebelah warteg milik kakaknya yang berlokasi di Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Setiap kali berdagang, Ia harus bermain “petak umpet” dengan petugas agar tidak ditertibkan. Kondisi tersebut membuatnya berpikir untuk membuka usaha warteg setelah beberapa tahun menjadi pedagang asongan.

Pada tahun 1996, Sayudi memutuskan untuk mengambil pinjaman sebagai modal untuk membuka warteg pertamanya di Jakarta Selatan. Wartegnya saat ini bernama MM (Modal Mertua).

Pasalnya, Mertua Sayudi sampai meminjamkan sertifikat tanah sebagai jaminan untuk mendapatkan pinjaman modal dari bank.

Pada mulanya, wartegnya itu berdiri di bangunan semi permanen yang dibuat oleh pemerintah daerah saat itu. Setelah mendapatkan pinjaman modal, Ia menyewa tempat usaha dan memindahkan lokasi wartegnya.

Perjalanan bisnisnya bukan tanpa hambatan. Ia pernah bangkrut dan memutuskan kembali berdagang asongan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

Namun, bukan Sayudi namanya jika tidak bekerja keras. Pria yang akrab disapa Yudi ini kembali membangun usaha warteg dengan mengakuisisi warteg milik temannya yang hampir bangkrut.

Kendala yang Ia hadapi tak berhenti sampai disitu. Usaha wartegnya pernah terancam terkena gusuran. Namun, reformasi 1998 membuat rencana penggusuran tersebut dibatalkan.

Wartegnya pun mampu bertahan selama 10 tahun berjalan. Dari hasil usahanya itu, Ia kemudian memutuskan membuka warteg sendiri dengan nama Warteg Kharisma Bahari.

Baca Juga: Perhitungan Bisnis Warung Indomie, Modal Cuma Rp800 Ribu?

Ide Awal Membuka Franchise

Warteg Kharisma Bahari: Sejarah dan Cara Gabung Frachise
(Foto warung makan. Sumber: Freepik.com)

Warteg Kharisma Bahari menjadi usaha rumah makan dalam bentuk franchise yang membuatnya memiliki ratusan cabang.  

“Ide awal membuka kemitraan kharisma bahari group berawal dari ketidak sengajaan. Awalnya kami punya cabang tiga, dua cabang cuma dikelola karyawan saja. Karena semakin lama semakin berantakan, dan minus. Akhirnya, kami mengajak teman atau keluarga yang ingin membuka warteg yang tidak punya modal dengan pembagian hasil 50-50,” dikutip dari laman Warteg Kharisma Bahari.

Sejak itu, berdirilah usaha kemitraan Bahari Group dan mulai diisi oleh para investor. Hanya dengan sekali beli satu outlet warteg seharga Rp130 juta (di luar biaya sewa tempat), kamu sudah bisa memiliki waralaba yang satu ini.

Akan tetapi, jika karyawan warteg didatangkan dari Kharisma Bahari, maka sistem kemitraannya menggunakan konsep bagi hasil dengan porsi 50:50.

Saat ini, Warteg Kharisma Bahari telah memiliki lebih dari 100 mitra terdaftar dan lebih dari 800 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca Juga: 5 Tips Sukses Buka Usaha Warung Makan, Dijamin Dapat Cuan!

Keunggulan Warteg Kharisma Bahari

Warteg Kharisma Bahari: Sejarah dan Cara Gabung Frachise
(Foto menu warung makan. Sumber: Freepik.com)

Warteg Kharisma Bahari dikenal sebagai salah satu usaha kuliner paling senior di Indonesia. Kesuksesannya tentu disebabkan oleh berbagai faktor dan standar pelayanan yang baik. Bahari Group memiliki 3 prioritas dalam menjalankan bisnisnya, seperti:

  • Menu lengkap dan murah: sebagai pelopor, Warteg Bahari menghadirkan berbagai menu makanan murahan dengan harga yang sangat terjangkau. Menu makanan yang dihidangkannya ini mampu bersaing dengan gerai makanan lain. Pasalnya, warteg memang memiliki pangsa pasar yang cukup unik.
  • Mengutamakan pelanggan: Warteg Bahari memberikan jaminan kepuasan pelanggan hingga 99%. Artinya, dengan memiliki lisensi bisnis warteg ini, kamu memegang brand kuliner yang kuat dengan image yang baik di mata konsumen.
  • Tim support 24/7: demi menjaga kualitas makanan dan pelayanan, Warteg Bahari juga memiliki tim yang dapat membantu semua mitranya jika menghadapi masalah teknis.
  • Kebersihan: setiap penikmat kuliner tentu ingin menikmati makanan di tempat yang bersih. Oleh karenanya, Warteg Bahari sangat mengutamakan kebersihan dan diklaim sebagai warteg bersih pertama di Indonesia.
  • Keamanan: menariknya, Warteg Kharisma Bahari juga dilengkapi dengan kamera CCTV sebagai standar keamanan untuk mencegah tindakan kriminal.
  • Kenyamanan: selain kebersihan dan keamanan, Warteg Bahari juga menciptakan tempat makan yang nyaman untuk semua orang.

Selain berbagai prioritas utama di atas, Warteg Kharisma Bahari juga memiliki beberapa keunggulan dibandingkan usaha kuliner lainnya.

Baca Juga: 7 Inspirasi Desain Warung Kopi Rumahan yang Instagramable!

1. Brand yang Kuat

Dengan pengalaman bertahun-tahun dalam industri kuliner, Warteg Bahari tentu memiliki brand image yang sangat kuat. Tentunya tak mengherankan jika usaha ini sudah memiliki ratusan mitra dan cabang di Jabodetabek.

Kekuatan brand-nya inilah yang membuat mitra Warteg Bahari terus bertambah dan sukses tumbuh menjadi salah satu usaha kuliner terbesar di Indonesia.

2. Pemilihan Lokasi

Dalam memilih dan membuka cabang baru, Warteg Bahari sangat selektif dalam memilih lokasi warteg. Tim Bahari Group akan mengutamakan lokasi strategis yang berada di dekat pasar, area perkantoran, pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan lain-lain.

Warteg Kharisma Bahari memilih lokasi yang strategis agar dapat menjangkau target pasar yang lebih potensial dan memastikan agar mitranya dapat memperoleh keuntungan.

3. Bimbingan Bisnis

Dalam menjalin kemitraan, Bahari Group akan memberikan bimbingan bisnis kepada calon mitra dan calon pengelola warteg agar bisnis dapat berjalan dengan lancar.

Dalam menjalankan usaha waralaba, bimbingan dari pemilik merek akan sangat penting untuk menjamin kesetaraan standar dan rasa makanan antar cabang warteg.

Dengan begitu, rasa menu Warteg Bahari akan konsisten meskipun memiliki ratusan cabang berbeda.

4. Menu Khas Nusantara

Warteg Bahari menghidangkan berbagai menu khas nusantara dengan cita rasa lokal yang ramah di lidah semua orang Indonesia. Ditambah lagi, menu Kharisma Bahari dijual dengan harga yang terjangkau.

Keunggulan kompetitif inilah yang membuatnya mampu bersaing dengan gempuran usaha kuliner kekinian yang bermunculan dalam beberapa tahun ini.

Baca Juga: Usaha Warung Teknologi yang Menggiurkan, Begini 6 Cara Membangunnya

Cara Gabung Franchise Warteg Kharisma Bahari

Warteg Kharisma Bahari: Sejarah dan Cara Gabung Frachise
(Foto menu warung makan. Sumber: Freepik.com)

Untuk bergabung menjadi mitra Warteg Kharisma Bahari, kamu bisa mengunjungi laman resminya melalui tautan ini.

Sebagai informasi, kamu bisa menyiapkan modal mulai dari Rp130 juta sampai Rp160 juta untuk memiliki cabang warteg ini.

Jika kamu ingin menjalin kemitraan namun tak memiliki waktu untuk mengelola warteg, Bahari Group juga menyediakan pengelola untuk membantumu mengurus warteg.

Sebagai catatan, lokasi warteg harus strategis seperti yang dijelaskan sebelumnya. Selain itu, lokasi cabang baru juga tidak boleh berdekatan dengan outlet yang sudah ada dan akan disurvei oleh tim Bahari Group.

Franchise Warteg Bahari sendiri memiliki empat bentuk usaha. Pertama, Warteg Selaras Bahari yang bisa dijalankan oleh pemula yang masih belajar. Kedua, Warteg Subsidi Bahari yang sesuai untuk budget minim.

Ketiga, Warteg Mamoka Bahari yang paling ideal untuk budget minimal dan banyak dipilih oleh mitra. Terakhir, Warteg Kharisma Bahari untuk kamu yang memiliki budget menengah.

Baca Juga: 5 Tips Memulai Bisnis Ayam Bakar, Bisa Langsung Cuan!

Tips Sukses Menjalankan Bisnis Warteg

Warteg Kharisma Bahari: Sejarah dan Cara Gabung Frachise
(Foto menu warteg. Sumber: Freepik.com)
shopee pilih lokal
shopee gratis ongkir

Warteg Kharisma Bahari dikenal sebagai warteg modern yang punya prospek menjanjikan.

Bisnis warteg modern punya pasar yang tetap, yaitu pekerja kantoran, keluarga, dan mahasiswa. 

Mereka memilih membeli lauk matang dengan alasan tidak sempat memasak. Pekerja kantoran di Jakarta, misalnya, mereka berangkat pagi dari rumah menuju tempat kerja. 

Tentu memerlukan waktu untuk memasak dan mempersiapkan diri ke kantor. Nah, membeli masakan matang di warteg adalah pilihan tepat. 

Pekerja yang masih tinggal sendiri alias indekos juga lebih memilih membeli masakan di warteg.

Mahasiswa bisa dibilang pelanggan tetap warteg. Terutama bagi mereka yang uang sakunya pas-pasan dan ingin makan kenyang.

Kamu bisa membidik mahasiswa menengah ke atas dengan membuka franchise Warteg Bahari, dengan interior yang nyaman, tetapi dengan menu rumahan dan ramah di kantong. 

Jika dalam sehari saja ada 30 orang yang datang dan membeli makanan di wartegmu dengan harga Rp20.000, dalam sehari kamu sudah mendapat omzet Rp600.000,-.

Angka tersebut belum termasuk pesanan nasi kotak atau nasi bungkus. Jika membuka usaha Warteg Kharisma Bahari di area perkantoran, peluang keuntungannya tentu akan semakin besar.

Jika kamu belum memiliki cukup modal untuk membuka franchise Warteg Bahari, kamu bisa menjalankan usaha warung makan kecil-kecilan dengan mengadaptasi konsep warteg yang sudah populer.

Berikut beberapa tips menjalankan bisnis warteg modern yang bisa kamu coba.

1. Pilih Lokasi Strategis

Langkah pertama, yaitu kamu perlu memilih lokasi strategis. Seperti yang dilakukan Warteg Bahari, kamu bisa memilih lokasi di dekat lingkungan perkantoran, sekolah, tempat tinggal, pusat layanan umum, dan lain-lain. 

Kamu tidak harus membuka warung baru, kamu bisa bekerja sama dengan warteg konvensional dan mengubah tampilannya menjadi kekinian. Tentunya dengan sistem bagi hasil yang adil. 

Selain itu, membuka warung makan dengan memanfaatkan halaman rumah atau garasi mobil juga bisa jadi alternatif yang lebih hemat modal.

2. Ciptakan Keamanan dan Kenyamanan 

Selanjutnya, kamu harus mengatur tampilan atau interior warteg agar terasa lebih aman dan nyaman. Misalnya, mengecat ulang dengan warna yang menyegarkan. Kamu juga bisa menambahkan ornamen atau hiasan dinding yang keren.

Untuk tempat duduknya, kamu juga bisa membuatnya ala kafe dengan kursi kayu. Tempat duduk memutar ala warteg juga bisa kamu pertahankan agar ciri khasnya tidak hilang. 

Selain itu, kamu juga harus memperhatikan fasilitas. Misalnya pendingin ruangan, wastafel, kipas angin, area parkir, sampai keberadaan kamera CCTV bila memungkinkan.

Baca Juga: 10 Peralatan Kedai Kopi yang Perlu Kamu Miliki untuk Usaha

3. Berinovasi Pada Menu 

Sesuai dengan namanya, warteg selalu menghadirkan menu rumahan. Sebagai pembeda, bisnis warteg modern bisa juga dilengkapi dengan menu kekinian seperti ayam kecap, ayam saus tiram, dan sebagainya. 

Jangan lupa gunakan bahan-bahan yang segar untuk masakan yang ada di wartegmu untuk menjaga kualitas masakan. Kamu bisa menyediakan menu-menu yang paling digemari oleh pelanggan dan ramah di lidah semua orang.

Setiap harinya, kamu juga bisa mengganti menu agar pelanggan tidak bosan dan terkesan monoton. Jika memungkinkan, kamu juga bisa membuat konsep baru dengan menjual menu paketan. 

Pasalnya, warteg konvensional sering kali mengubah menu kemarin sore menjadi menu “baru”. 

Kamu juga perlu mencari pemasok bahan-bahan segar yang bisa menjadi sajian terbaik untuk melengkapi bisnis warteg modern yang kamu rintis. 

4. Sediakan Menu Catering

Guna meningkatkan penjualan, kamu dapat membuat model penjualan baru dengan menyediakan layanan catering rumahan atau kantoran.

Pasalnya, banyak orang yang tak sempat memasak makanan namun tak ingin repot keluar rumah. Dengan menyediakan layanan catering, kamu bisa meraup keuntungan lebih besar.

Terlebih lagi, jasa catering banyak dicari untuk berbagai acara, mulai dari acara syukuran hingga pernikahan.

Tak hanya itu, kamu juga bisa menyediakan paket langganan selama satu minggu atau satu bulan, terutama saat bulan puasa. Kamu bisa menghadirkan paket catering sahur dan berbuka puasa.

Baca Juga: Usaha Pecel Lele, Ini Perhitungan Modal dan Cara Memulainya

5. Konsisten Dalam Marketing

Terakhir, kamu harus punya pemasaran yang andal. Promosikan warteg modernmu di media sosial, seperti Instagram atau Facebook. Buat konten-konten menarik yang bikin orang penasaran. 

Kamu juga bisa bekerja sama dengan food blogger atau pemilik akun Instagram kuliner untuk mempromosikan warteg modernmu. 

Pasalnya, Warteg Kharisma Bahari sendiri beberapa kali mendapat review dari food vlogger terkenal.

Jangan lupa bekerja sama dengan kurir makanan online agar pelanggan lebih mudah jika ingin membeli makanan di wartegmu.

Itulah penjelasan tentang bisnis Warteg Kharisma Bahari yang punya peluang bisnis sangat menjanjikan.

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X