5 Tips Memulai Bisnis Ayam Geprek, Dijamin Laris!

Share this Post

Bisnis Ayam Geprek
Table of Contents

Bisnis ayam geprek bisa menjadi sebuah peluang yang menjanjikan, lho.

Kekayaan kuliner khas Indonesia memang tak pernah ada habisnya.

Menurut beberapa sumber, Indonesia memiliki ribuan kuliner yang tersebar di setiap daerah. Kuliner tersebut banyak dijadikan sebagai bisnis baru.

Kuliner ayam geprek pastinya sudah sangat familiar di lidah masyarakat Indonesia. Hampir di setiap sudut jalan selalu ada kios yang menjual kuliner satu ini. Terbukti, bisnis ayam geprek memang sangat menjanjikan.

Ternyata, ayam geprek juga punya sejarahnya, loh. Tahukah kamu kapan ayam geprek pertama kali dibuat? Menurut beberapa sumber, ayam geprek pertama kali dibuat tahun 2003 di Yogyakarta.

Pada saat itu, seorang penjual ayam tepung bernama Ibu Ruminah diminta oleh seorang mahasiswa untuk menggeprek ayam goreng dan menambahkan sambal.

Saat ini, ayam geprek telah dikreasikan dengan berbagai tambahan dan bumbu pelengkap. Mulai dari ayam geprek mozzarella, ayam geprek rumput laut, dan dipadukan dengan berbagai jenis sambal.

Makanan bercita rasa pedas apalagi menggunakan sambal memang selalu menjadi buruan pecinta kuliner. Oleh karenanya, bisnis ayam geprek kian menjanjikan.

Baca Juga: Bisnis Food Truck, Inovasi Usaha Kuliner Unik yang Bisa Kamu Coba

Peluang Bisnis Ayam Geprek

5 Tips Memulai Bisnis Ayam Geprek, Dijamin Laris!
Foto: Ayam Geprek (freepik.com)

Seberapa besar peluang bisnis ayam geprek? Seperti yang dibahas sebelumnya, bahwa lidah masyarakat Indonesia umumnya sangat menyukai rasa pedas. Apalagi, jika rasa pedas tersebut berasal dari sambal.

Tahukah kamu? Menurut Tim Peneliti UGM, Indonesia memiliki 322 jenis sambal. Sebanyak 257 jenis sambal di antaranya digunakan untuk masakan. Berbagai macam jenis sambal ini tentunya bisa kamu kombinasikan dengan si ayam geprek.

Contohnya, kamu bisa membuat menu ayam geprek sambal bawang, ayam geprek sambal roa, ayam geprek sambal manga, dan masih banyak lagi. Kamu tak perlu khawatir kehabisan ide dan resep untuk mengkreasikan ayam geprekmu.

Di samping itu, bahan-bahan utama yang dibutuhkan untuk membuat ayam geprek juga mudah didapat. Kamu bisa membelinya di warung, pasar tradisional, maupun di penjual sayur gerobak.

Untuk urusan pemasaran, kamu bisa menjual ayam geprek di dekat rumah atau menjualnya melalui aplikasi pemesanan makanan. Dijamin, bisnis ayam geprekmu akan banjir cuan!

Baca Juga: 10 Ide Bisnis Modal 100 Ribu, Ada yang Nyaris Tanpa Modal!

Ide Bisnis Ayam Geprek

5 Tips Memulai Bisnis Ayam Geprek, Dijamin Laris!
Foto: Ayam Goreng (freepik.com)

Membuat ayam geprek memang susah-susah gampang. Sebab, kamu tentu perlu menemukan komposisi yang pas agar gurihnya ayam dan pedasnya sambal menyatu dengan sempurna.

Namun, kamu tak perlu khawatir. Saat ini, resep dan tutorial membuat ayam geprek sudah bisa kamu dapatkan di berbagai buku resep, blog, hingga video YouTube.

Kamu bisa mengkreasikan beberapa bumbu dalam racikan sambal yang kamu buat.

Tentu akan lebih baik jika kamu berhasil menemukan resep sambalmu sendiri. Nantinya, kamu bisa menjadikannya sebagai signature menu dari bisnis ayam geprekmu.

Selain sambal, kamu juga bisa memadukan ayam geprek dengan topping lain. Misalnya, mozzarella, bumbu rumput laut, saus mentai, dan lain-lain.

Cara Memulai Bisnis Ayam Geprek

5 Tips Memulai Bisnis Ayam Geprek, Dijamin Laris!
Foto: Memasak Ayam Geprek (freepik.com)

Dalam memulai bisnis ayam geprek, tentunya hal pertama yang perlu kamu siapkan adalah modal. Ini mencakup tempat usaha, biaya, bahan baku, peralatan, hingga keterampilan.

Selain itu, kamu juga perlu menentukan target pasar.

Berkaitan dengan biaya awal untuk bahan baku dan peralatan, kamu perlu melakukan riset atau survey untuk mengetahui harga terkini. Biaya-biaya yang tergabung dalam modal harus kamu bedakan menjadi biaya tetap dan biaya variabel.

Biaya tetap adalah biaya yang tidak akan berubah meskipun kegiatan bisnis mengalami perubahan. Contohnya, biaya sewa tempat dan biaya peralatan masak seperti penggorengan.

Sebaliknya, biaya variabel adalah biaya yang dipengaruhi oleh kegiatan usaha. Contohnya biaya bahan baku seperti ayam, cabai, minyak goreng, dan tepung.

Pemisahan biaya tetap dan biaya variabel dilakukan untuk memudahkanmu dalam menentukan harga jual dan keuntungan.

Baca Juga: 10 Ide Jualan Makanan Online Untuk Berbisnis, Menarik!

Tips Usaha Ayam Geprek

5 Tips Memulai Bisnis Ayam Geprek, Dijamin Laris!
Foto: Memasak di Dapur (freepik.com)

Selanjutnya, kamu perlu mengetahui beberapa tips berikut untuk membantu bisnis ayam geprekmu agar cepat untung. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Pilih Lokasi yang Strategis

Sebelum memulai, pastikan kamu telah memilih lokasi jualan yang strategis. Jika ingin berjualan di rumah, pastikan lingkungan rumahmu ramai dan tidak ada pesaing.

Namun, jika kamu ingin berjualan di warung tenda, kios, atau ruko, pilihlah lokasi yang mudah diakses dengan area parkir yang memadai. Misalnya di dekat pasar, sekolah, atau perkantoran.

2. Hadirkan Menu yang Otentik

Tips selanjutnya yaitu kamu bisa menghadirkan menu ayam geprek yang otentik.

Kamu bisa mencoba meracik bumbu sambalmu sendiri, kemudian menjadikannya sebagai signature menu yang menarik. Dengan begitu, konsumen akan mengingatnya sebagai ciri khas ayam geprekmu.

3. Gunakan Bahan Terbaik

Cita rasa terbaik dari sebuah masakan sangat dipengaruhi oleh bahan yang digunakan. Maka dari itu, kamu perlu menggunakan bahan-bahan terbaik dalam meracik ayam geprek.

Jika perlu, kamu juga bisa menampilkan bahan-bahan segarmu di etalase agar pembeli semakin yakin dengan ayam geprek yang kamu jual.

4. Terus Berinovasi

Seperti yang kita ketahui, setiap makanan dengan cita rasa lezat yang laris di pasaran akan selalu ditiru oleh kompetitor.

Jangan sampai menu ayam geprekmu justru ditiru dan jadi kurang laris. Maka dari itu, kamu perlu terus berinovasi menciptakan resep dan cita rasa baru.

5. Gunakan Kemasan yang Bersih dan Menarik

Tips terakhir ini bisa kamu lakukan untuk menjaga kepercayaan konsumen. Kamu wajib menggunakan kemasan yang bersih dan aman.

Sebaiknya, hindari penggunaan styrofoam. Kamu bisa menggunakan kotak dari anyaman bambu. Selain aman, kemasan tersebut juga terlihat lebih menarik.

Baca Juga: Contoh Analisis SWOT Usaha Makanan, Yuk Catat!

Itulah beberapa ide dan tips memulai bisnis ayam geprek. Besarnya peluang pasar tentunya menjadi daya tarik yang bisa kamu coba.