Rahasia Sukses Eatlah Jadi Brand Rice Box Terpopuler!

Share this Post

rahasia sukses eatlah
Table of Contents
shopee pilih lokal

Eatlah merupakan salah satu pelopor rice box kekinian di Indonesia. Brand satu ini punya banyak menu yang lezat, berikut rahasia suksesnya!

Bisnis kuliner di Indonesia memang tidak ada matinya. Sebagai kebutuhan dasar manusia, usaha makanan akan terus berkembang dan tumbuh subur. Kini, makanan tak hanya dinikmati untuk mengusir lapar saja.

Lebih dari itu, makanan sudah menjelma menjadi sarana hiburan dan penghilang penat banyak orang. Mengonsumsi makanan lezat bisa menimbulkan rasa bahagia dan kepuasan tersendiri.

Tak mengherankan jika wisata kuliner pun kini semakin populer di tengah masyarakat. Makanan ibarat bahasa cintanya banyak orang. Makanan menjadi hidangan yang mampu menyatukan banyak orang dalam satu meja yang sama.

Bahkan, seringkali makanan itu sendiri yang menjadi topik obrolan. Salah satu brand yang banyak diperbincangkan dan punya banyak penggemar adalah Eatlah. Pelopor rice box kekinian ini punya banyak menu yang lezat.

Ingin tahu rahasia suksesnya? Simak sampai akhir, ya!

Baca Juga: 9 Cara Memulai Usaha Rice Box, Ingin Mencobanya?

Sosok Womanpreneur Di Balik Eatlah

eatlah
Foto: Charina Prinandita (forbes)

Dibalik suksesnya Eatlah dalam industri kuliner tanah air, ada sosok womanpreneur hebat yang pernah masuk Forbes 30 Under 30.

Charina Prinandita adalah sosok wanita inspiratf dibalik suksesnya Eatlah. Ia menjalankan bisnis ini bersama rekannya, Riesky Vernandes. Awalnya, Ia dan Riesky sering merindukan masakan Indonesia ketika berkuliah di Singapura.

Ia kerap makan salted-egg chicken yang menjadi kuliner dengan cita rasa yang cocok dengan lidah orang Indonesia.

Charina dan Riesky memiliki keahlian memasak, kemudian mereka mencoba bereksperimen dengan memasak telur mata sapi, ayam krispi, dan nasi hangat.

Kemudian pada tahun 2014, mereka mengenalkan resep masakannya kepada Michael Chrisyanto yang bekerja sebagai konsultan branding. Pada tahun 2016, Eatlah lahir dan gerai pertamanya berdiri dengan beragam menu lokal.

Menu andalannya tentu saja nasi ayam saus telur asin. Menariknya, Charina tidak mempekerjakan orang-orang berpendidikan tinggi.

Ia memilih memberdayakan orang-orang dari lulusan sekolah menengah dan mengajarinya dengan sabar.

Buah dari kesabarannya itu membuat bisnis nasi ayam saus telur asinnya ini semakin dikenal luas oleh masyarakat.

Baca Juga: Bisnis Nasi Kebuli, Ini Peluang dan Tips Memulainya

Membangun Bisnis Eatlah

Rahasia Sukses Eatlah Jadi Brand Rice Box Terpopuler!
Foto: Gerai Eatlah (instagram.com/eatlahjkt)

Ide membangun brand ini pertama kali dicetuskan tahun 2016 bermodalkan uang sebesar Rp45 juta yang dipinjam dari orang tua. Kini, omzetnya bisa mencapai miliaran rupiah.

Tak butuh waktu lama, dalam waktu kurang dari setahun modal awal tersebut sudah kembali dan mulai memetik keuntungan. Ide cemerlang dalam bisnis kuliner ini sukses memenangkan hati pelanggan.

Selang dua tahun, bisnis ini sudah memiliki setidaknya 14 gerai di Jabodetabek, Bandung, dan Semarang.

Dalam satu bulan, semua gerainya sukses menjual hingga 9000 kotak nasi salted egg chicken.

Baca Juga: Gurihnya Cuan Usaha Nasi Kuning, Ini Dia 5 Tips Bisnisnya!

Rahasia Sukses Eatlah

Rahasia Sukses Eatlah Jadi Brand Rice Box Terpopuler!
Foto: Ealted Egg Chicken Rice (eratlahjkt.com)

Berawal dari gerai pertamanya, Charina tak menyangka bahwa antusiasme pelanggannya begitu tinggi. akhirnya Ia pun memperluas jaringan bisnisnya dengan membuka banyak gerai di Jabodetabek dan Bandung.

Sebelum sukses seperti sekarang, Charina butuh waktu sekitar 7 bulan untuk menemukan resep salted egg chicken yang lezat dan bisa diterima oleh lidah orang Indonesia.

Kesuksesan bisnisnya juga disebabkan oleh cara penjualannya yang beragam. Dengan memanfaatkan online delivery seperi GoFood dan GrabFood, bisnis ini mampu meraih keuntungan penjualan dengan cepat.

Pada awalnya, penjualan melalui online delivery dilakukan untuk menekan biaya operasional. Sebab, brand hanya membutuhkan dapur untuk memasak dan tidak membutuhkan tempat besar untuk pelanggan.

Cara tersebut rupanya memiliki dampak besar bagi pertumbuhan bisnis Eatlah, sebab pendapatannya didominasi dari online delivery. Ada pun sasaran dari bisnis ini adalah pekerja generasi milenial terdekat dari gerainya.

Menariknya, harga jual makanannya di beberapa kota di Indonesia memiliki perbedaan. Misalnya saja harga jual di Jakarta dan di Semarang tentu tidak bisa disamaratakan, sebab terdapat perbedaan UMR.

Hingga kini, Eatlah belum membuka jalinan kerja sama berupa franchise agar dapat mempertahankan kualitas rasa dari setiap gerainya.

Tantangan utama dari waralaba memang soal cara mempertahankan rasa dan kualitas dari setiap mitra.

Rice bowl salted egg ini tampil dengan konsep kekinian. Eatlah menggunakan kemasan dengan desain yang simpel dan fotogenik. Oleh karena ini, banyak pelanggan yang memfoto dan mempostingnya ke media sosial.

Selain itu, kemasannya ini juga membuat makanannya jadi lebih mudah dan aman saat dibawa. Pelanggan yang memesan secara online atau takeaway jadi bisa menikmati makanannya dengan lebih praktis dan tidak ribet.

Alhasil, secara tidak langsung para pelanggannya turut berperan dalam mempromosikan brand yang satu ini. Selain itu, tampilan ayam krispinya yang dibaluri dengan aneka saus ini juga sangat lezat dan eye catching.

Itulah mengapa banyak orang yang jatuh cinta pada menunya pada pandangan pertama. Alhasil, muncul rasa penasaran untuk mencicipi ayam krispi saus telur asinnya.

Kini, Eatlah hadir dengan berbagai menu yang lebih variatif, lezat, dan terjangkau. Kunci sukses memulai bisnis memang diawali dengan kesabaran, keinginan untuk belajar, dan berani mencoba. Sebab, banyak bisnis sukses yang berawal dari hobi dan keisengan.

Baca Juga: 10 Bisnis Franchise di Bawah 5 Juta, Bisa Cepat Balik Modal!

Konsep dan Menu

Tentunya menu adalah hal paling penting dalam mengelola bisnis kuliner. Eatlah menerapkan konsep dan menu yang paling relevan dengan warga lokal. Hal ini dilakukan semata-mata untuk menarik minat pelanggan.

Berikut ini adalah konsep dan menu yang diterapkan oleh Eatlah:

1. Fokus pada Makanan Tertentu

Eatlah mungkin terkenal dengan satu atau beberapa menu khas, seperti ayam goreng, nasi kepal, atau varian makanan cepat saji lainnya yang disesuaikan dengan selera lokal.

2. Inovasi Menu

Inovasi dan kreasi menu baru secara berkala untuk menarik minat pelanggan dan menjaga mereka tetap tertarik.

3. Penyesuaian Selera Lokal

Menu seringkali disesuaikan untuk memenuhi selera lokal, menggunakan bumbu atau cara penyajian khas daerah tersebut.

Nah, itulah rahasia sukses Eatlah yang begitu inspiratif. Yuk, bangun usaha kulinermu sendiri dengan ide yang out of the box!

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X