Panen Cuan Dari Bisnis Promotor Musik, Apakah Menjanjikan?

Share this Post

bisnis promotor
Table of Contents

Pandemi COVID-19 mulai reda, konser musik pun semakin ramai. Seberapa untung bisnis promotor musik pasca pandemi?

Konser musik adalah salah satu event menyenangkan yang dinantikan banyak orang. Pasalnya, melalui live concert setiap fans dapat berjumpa langsung dengan idolanya.

Bernyanyi bersama idola di atas panggung memiliki atmosfer yang lebih menyenangkan dan memberikan kepuasan tersendiri. Itulah mengapa konser musik tak pernah tergantikan.

Kamu tak akan bisa mendapatkan vibes yang sama jika menonton konser secara virtual. Terlebih lagi jika musisi yang diundang adalah musisi terkenal yang membawakan lagu-lagu favoritmu.

Sayangnya, selama pandemi banyak kegiatan yang ditiadakan, termasuk konser musik. Hal tersebut tentu cukup berdampak bagi para musisi dan pelaku bisnis promotor sebagai penyelenggara.

Bangkit dari pandemi, kini satu per satu mulai banyak konser musik yang diadakan di sejumlah daerah. Dari konser, kamu bisa belajar membangun bisnis promotor musik yang tak kalah mengasyikkan.

Penasaran? Simak sampai akhir, ya!

Baca Juga: Agregator Musik: Perkembangan Bisnis dan Daftar Perusahaan

Konsep Musik Kembali Ramai, Bisnis Promotor Panen Cuan?

bisnis promotor
(Foto konser musik. Sumber: Freepik.com)

Baru-baru ini, konser musik mulai bangkit kembali. Pada penghujung 2021, secara bertahap berbagai kegiatan luar ruangan sudah mulai diperbolehkan, termasuk penyelenggaraan konser.

Perlahan namun pasti, kini berbagai konser sukses diselenggarakan di berbagai wilayah. Salah satu yang menarik perhatian adalah konser yang diadakan di Jakarta Fair 2022 lalu.

Setelahnya, muncul berbagai acara musik lain yang turut mengundang musisi ternama dalam negeri. Antusias para fans pun semakin tinggi, bahkan, saat ini konser yang mengundang musisi luar negeri juga sudah banyak diselenggarakan.

Meskipun sempat vakum, rupanya konser musik memang memiliki tempat tersendiri di hati penggemarnya. Pandemi COVID-19 justru membuat para fans semakin tidak sabar untuk berjumpa langsung dengan musisi idolanya.

Sejalan dengan hal tersebut, geliat bisnis promotor juga semakin bergairah. Bahkan, kabarnya Justin Bieber juga akan melaksanakan konser di Indonesia pada awal November mendatang.

Bisnis promotor memang menjadi bagian tak terpisahkan dalam acara musik. Para promotor inilah yang mengundang dan membujuk para musisi agar bersedia hadir dalam sebuah konser.

Artinya, peran promotor menjadi sangat vital sebagai penghubung antara penyelenggara konser dengan musisi. Tentunya, dibutuhkan kemampuan komunikasi, negosiasi, dan reputasi yang baik.

Semakin banyak pengalaman, semakin terkenal musisi yang diundang, tentunya cuan yang didapat oleh bisnis promotor juga makin melejit. Ditambah lagi, tiket konser biasanya dijual dengan harga yang cukup tinggi.

Dengan berbagai peluang tersebut, tak berlebihan rasanya jika menjadikan bisnis promotor sebagai bisnis yang bisa menghasilkan banyak uang.

Baca Juga: 5 Peluang Bisnis K-Pop yang Menjanjikan, Bisa Banjir Cuan!

Apa yang Dikerjakan Oleh Bisnis Promotor?

Panen Cuan Dari Bisnis Promotor Musik, Apakah Menjanjikan?
(Foto panggung konser musik. Sumber: Freepik.com)

Dilansir dari Liveabout.com, promotor musik adalah seseorang yang mempublikasikan dam mempromosikan acara musik. Promotor mengatur konser, band, atau artis dan mengajak calon penonton untuk membeli tiket.

Bisnis promotor bekerja sama dengan musisi atau penyelenggara acara untuk merencanakan konser yang menarik. Promotor akan menegosiasikan budget yang dibutuhkan untuk mendatangkan musisi tertentu.

Promotor harus memastikan semua kebutuhan musisi di atas dan di luar panggung dapat terpenuhi dengan baik. Mulai dari mengurus kamar hotel, transportasi, konsumsi, alat musik, hingga urusan keamanan.

Promotor biasanya akan membuat kontrak yang menguraikan ketentuan perjanjian, biaya, tanggal dan waktu latihan, durasi penampilan musisi, dan kesepakatan lainnya.

Menurut Theartistnetwork.ws, seorang promotor musik akan mengundang artis berbakat untuk bermain di suatu tempat dan kemudian bertanggung jawab untuk menjual tiket. 

Promotor akan mempublikasikan acara yang diselenggarakan, menjual tiket, dan membayar band. Lokasi acara musik biasanya diadakan di klub, bar, stadion, dan festival terbuka.

Baca Juga: 8 Cara Memulai Bisnis Wedding Organizer, Simak!

Dari Mana Bisnis Promotor Menghasilkan Uang?

Panen Cuan Dari Bisnis Promotor Musik, Apakah Menjanjikan?
(Foto tiket konser. Sumber: Freepik.com)

Promotor musik merupakan agen yang menawarkan jasa untuk mengatur dan menyelenggarakan sebuah konser. Sama halnya seperti peran dari agen travel atau event organizer.

Bedanya, bisnis promotor lebih fokus pada acara musik dan mengundang musisi ternama sesuai permintaan kliennya. Lantas, darimana bisnis promotor menghasilkan uang?

Pertama, promotor musik bisa menghasilkan uang dari biaya jasa yang dipatok bagi klien. Artinya, klien harus membayar jasa promotor dengan kesepakatan tertentu.

Kedua, promotor musik bisa mendapatkan keuntungan dari komisi acara. Misalnya, promotor musik bisa menjalin kesepakatan dengan kliennya mengenai persentase komisi yang akan didapatkan dari keuntungan konser.

Ketiga, promotor bisa mendapat cuan dari unsur-unsur konser lainnya. Misalnya, menjual tiket khusus VIP, komisi dari tennant, penjualan makanan dan minuman, pendapatan layanan parkir, sponsor, penjualan merchandise, hingga pendapatan dari livestreaming.

Baca Juga: Dapat Cuan Besar dari Bisnis Dekorasi Pernikahan, Ini 6 Cara Memulainya! 

Bagaimana Cara Membangun Bisnis Promotor?

Panen Cuan Dari Bisnis Promotor Musik, Apakah Menjanjikan?
(Foto promotor musik. Sumber: Freepik.com)

Untuk menjadi promotor musik, pada dasarnya tidak ada pendidikan formal yang diperlukan. Keterampilan terpenting yang perlu dimiliki adalah kecintaan pada musik dan paham mengelola bisnis.

Seiring berjalannya waktu, promotor musik juga akan diisi oleh orang-orang yang terampil di bidangnya masing-masing. Misalnya, tenaga marketing, konten kreator, editor, kru antar jemput, dan lain-lain.

Keterampilan dasar yang perlu dimiliki oleh promotor musik adalah kemampuan negosiasi, sebab akan selalu terjadi proses tawar menawar dengan manajemen artis, hotel, dan pihak lainnya.

Memulai bisnis promotor sama halnya seperti membangun bisnis agen travel, event organizer, wedding organizer, dan sejenisnya. Kamu tak akan bekerja sendiri, kamu akan berkerja sama dengan pihak lain untuk mendukung jalannya acara musik.

Misalnya, bekerja sama dengan berbagai bisnis makanan untuk mengisi tennant, bekerja sama dengan konveksi untuk menjual merchandise, bekerja sama dengan usaha catering, hingga menjalin koordinasi dengan pihak kepolisian.

Jika tertarik dengan bisnis promotor, kamu bisa memulainya dari acara musik berskala kecil dahulu. Misalnya, membantu coffee shop untuk mengundang musisi lokal dan mengadakan live music. Kamu bisa memetik keuntungan darinya dengan menaikkan biaya musisi sebagai komisi.

Itulah penjelasan tentang bisnis promotor musik yang semakin menjanjikan pasca pandemi. Tertarik mencobanya?