Modal Buka Cafe Bisa Mulai dari Rp25 Juta, Simak Detailnya!

Share this Post

Table of Contents

Berminat memulai bisnis cafe? Kamu perlu menghitung modal buka cafe agar bisa menyesuaikan anggaranmu.

Minum kopi sudah jadi gaya hidup banyak orang. Baik tua maupun muda, kopi bisa sesuai dengan selera siapa pun.

Membuka cafe bisa menjadi salah satu peluang bisnis besar untuk memenuhi gaya hidup minum kopi. Fitur utama sebuah cafe tentu saja adalah kopi. Namun ada hal lain yang membuat orang datang ke cafe.

Misalnya, sebagai tempat meeting, tempat mengobrol, bahkan sebagai tempat bekerja. Oleh karena itu, tak jarang cafe dilengkapi oleh fasilitas Wi-Fi agar pengunjung betah berada di dalam cafe.

Baca Juga: 9 Ide Bisnis Modal 20 Juta yang Menguntungkan, Mau Coba

Perincian Modal Buka Cafe

modal buka cafe
Foto: Barista sedang Meracik Kopi (unsplash.com)

Memulai bisnis cafe memang menyenangkan, tetapi perlu anggaran yang tidak sedikit pula. Kamu perlu mengetahui berapa modal buka cafe dan menyesuaikannya dengan anggaranmu.

Setidaknya ada beberapa kategori modal buka cafe, yakni peralatan, bahan baku, perlengkapan, dan operasional. Berikut ini perincian modal buka cafe.

Modal buka cafe yang pertama, yakni peralatan. Kamu tentu butuh peralatan untuk membuat kopi.

Membuat kopi dengan cita rasa aslinya membutuhkan peralatan khusus. Tidak seperti kopi saset yang tinggal seduh saja.

Modal buka cafe selanjutnya, tentu bahan baku. Mulai dari biji kopi itu sendiri hingga bahan baku makanan dan minuman lain yang ada di menu cafe-mu.

Adapun perlengkapan merupakan modal cafe yang tak kalah penting lainnya. Ini mencakup gelas, piring, peralatan makan, meja, dan kursi.

Selanjutnya ada biaya operasional, seperti sewa tempat, gaji karyawan, retribusi, biaya gas, listrik, air, dan sebagainya.

Berikut ini perincian modal buka cafe, sebagai gambaran berapa banyak yang perlu kamu keluarkan untuk mendirikan bisnis cafe.

Perincian ini dibuat dengan asumsi kamu akan membuat cafe mini dengan menu terbatas.

1. Peralatan

  • Mesin espresso: Rp1.500.000,-
  • Mesin grinder: Rp500.000,-
  • Milk jug: Rp85.000,-
  • Kulkas 2 pintu: Rp2.000.000,-
  • Kompor gas 2 tungku: Rp275.000,-
  • Tamper untuk kopi: Rp300.000,-
  • Vietnam dripper: Rp55.000,-
  • Blender: Rp175.000,-
  • Alat seduh teh: Rp60.000,-

2. Bahan Baku

  • Biji kopi 5 kg: Rp325.000,-
  • Teh 1kg: Rp50.000,-
  • Susu 10 liter: Rp150.000,-

3. Perlengkapan

  • Meja + 2 kursi panjang (5 set): Rp3.750.000,-
  • Cangkir (20 buah): Rp600.000,-
  • Gelas kaca (20 buah): Rp500.000,-
  • Sendok teh (2 lusin): Rp40.000,-

Dari perincian modal buka cafe di atas, kamu membutuhkan sekitar Rp4.950.000. Adapun untuk bahan baku sebesar Rp525.000,- dan perlengkapan sebesar Rp4.890.000,-. Total keseluruhan, yakni Rp10.365.000,-.

Modal buka cafe ini belum termasuk biaya operasional. Biaya operasional bisa bervariasi, tergantung dari lokasi cafe-mu.

Jika lokasi cafe yang kamu pilih bagus, maka tentu harga sewa juga bisa melonjak. Selain itu, rate gaji karyawan juga berbeda di setiap kota.

Anggaplah kamu membutuhkan sekitar Rp10 juta hingga Rp15 juta rupiah untuk biaya operasional awal. Jadi, total modal buka cafe yang kamu butuhkan bisa mencapai Rp25 juta.

Angka ini pun bukan angka yang pasti. Jadi, pastikan kamu menyiapkan dana cadangan untuk bisnis cafe-mu ini.

Baca Juga: 7 Inspirasi Desain Warung Kopi Rumahan yang Instagramable!

Peluang Bisnis Cafe

modal buka cafe
Foto: Cafe sedang Ramai (unsplash.com)

Kini kamu sudah tahu berapa minimal modal buka cafe. Hal selanjutnya, yakni mempertimbangan peluang bisnis cafe.

Kamu mungkin bertanya-tanya, apakah bisnis cafe yang hendak dijalankan akan laku keras? Dari segi pasar, permintaan akan kopi akan selalu ada.

Banyak orang dewasa yang membutuhkan kopi setiap harinya. Mengonsumsi sudah menjadi bagian dari gaya hidup sebagian besar orang.

Namun, tingginya kebutuhan akan kopi tidak menjamin bisnis cafe-mu akan laris dan sukses. Ada banyak bisnis cafe yang akhirnya harus gulung tikar karena tidak mampu bertahan.

Faktornya banyak, mulai dari kompetitor yang banyak, lokasi kurang strategis, dan sebagainya. Melansir dari Chron, 50 jaringan kedai kopi teratas bisa menghasilkan 70% keuntungan di bisnis ini.

Adapun margin kotor untuk kafe mencapai 85%, tetapi kedai kopi kecil cenderung memiliki pendapatan operasional rata-rata hanya 2,5% dari penjualan kotor.

Dapat dikatakan peluang bisnis cafe cukup besar, tetapi kompetitornya juga banyak. Terutama jika kamu bersaing dengan kedai kopi besar dan franchise.

Namun, jangan khawatir. Jika kamu bisa membuat konsep yang unik dan rasa kopi yang lezat, bisnismu pasti bisa bertahan.

Jangan lupakan juga faktor pemilihan lokasi yang tepat dan pemasaran yang gencar.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Jenis Mesin Kopi Terbaik, Cocok untuk Usaha Kafemu

Tips dan Strategi Bisnis Cafe

kedai kopi
Foto: Desain Cafe (iPhoto Stock)

Setelah mengetahui seberapa besar kekuatan modal buka kafe yang kamu miliki, langkah selanjutnya tentu menjalankan bisnismu.

Namun, menjalankan bisnis cafe tidak bisa dilakukan asal-asalan. Kamu perlu berstrategi agar cafe-mu meraup untung dan bertahan dari persaingan usaha.

Berikut ini ada sejumlah tips dan strategi bisnis yang bisa kamu terapkan agar bisnis cafe-mu sukses dan dapat menekan biaya operasional.

1. Cari Pasokan Terbaik dengan Harga Kompetitif

Hal paling penting dari modal buka cafe, yaitu kopi itu sendiri dan bahan-bahan minuman serta makanan lainnya yang menunjang.

Kamu perlu mendapat pasokan bahan yang berkualitas, tetapi juga harganya kompetitif. Oleh karena itu, penting untuk bekerja sama dengan pemasok yang bagus.

Ketika kamu sudah bekerja sama dengan satu atau beberapa pemasok, sebaiknya tinjau kembali perjanjian kerja sama setahun sekali.

Jadi, kamu bisa menegosiasikan kesepakatan yang lebih baik.

2. Negosiasikan Ulang Perjanjian Sewa

Jika modal buka cafe kamu tidak mencukupi untuk membeli pula tanah dan bangunan usaha, tentu sewa menjadi pilihan alternatif.

Namun, tentunya kamu tidak ingin harga sewa naik terus setiap tahunnya. Pada saat inilah kamu perlu menegosiasikan kembali harga sewa.

Jika bisa, negosiasikan harga yang lebih rendah untuk biaya sewa usahamu. Hal ini bisa kamu lakukan dengan mencari tahu berapa harga sewa yang berlaku di wilayahmu.

Jika kamu menemukan harga sewamu jauh lebih tinggi ketimbang tempat-tempat usaha di sekitarmu, kamu bisa negosiasikan ulang harganya.

3. Lakukan Riset Terhadap Kompetitor

Tidak sedikit orang yang menjalankan bisnis cafe. Agar dapat bertahan dari persaingan, kamu pun harus melakukan riset terhadap kompetitor.

Mulai dari bagaimana cara kompetitor melakukan pemasaran, harga jual, rasa kopi, menu terbaru mereka, dan sebagainya.

Proses risetmu harus berkelanjutan, tidak terbatas pada saat kamu membuka bisnis. Kamu pun tidak harus membatasi risetmu terhadap cafe dengan ukuran sama.

Cek juga apa yang dilakukan oleh cafecafe besar. Kamu dapat mengadopsi hal-hal yang berhasil mereka lakukan, lalu menerapkan ide-ide tersebut di cafe milikmu sendiri.

Baca Juga: 7 Cara Menjadi Barista Andal untuk Para Pemula

4. Latih Karyawan untuk Melakukan Penjualan Sugestif

Cafe merupakan tempat yang ideal untuk melakukan penjualan sugestif. Penjualan ini dilakukan dengan cara memberikan rekomendasi menu pendamping yang tepat terhadap menu utama yang dipilih oleh pelanggan.

Strategi penjualan sugestif berhasil memiliki dampak positif pada laba. Cross selling dan up selling merupakan beberapa cara yang dipraktikkan untuk melakukan penjualan sugestif.

Latih karyawanmu untuk selalu bertanya kepada pelanggan apakah mereka ingin menambahkan lebih banyak pesanan.

Gunakan teknik ini untuk memperkenalkan barang baru dengan harga diskon kepada pelanggan.

5. Gunakan Jasa Delivery Online

Kamu bisa bekerja sama dengan platform delivery online untuk melakukan pengantaran pesanan.

Jasa delivery penting, karena makin banyak orang yang senang melakukan take away ketimbang minum kopi di cafe.

Hal yang perlu diperhatikan ketika kamu melakukan pengantaran, yaitu kemasan yang baik. Minuman rentan untuk tumpah, sehingga kamu harus memastikan kemasan kopimu aman.

6. Tingkatkan Penampilan Interior

Selain sinyal Wi-Fi kencang, hal lain yang membuat pengunjung betah adalah desain interior cafe yang menarik. Kamu pun perlu punya konsep yang jelas dalam menata desain interior.

Apakah kamu ingin menggambarkan lingkungan yang nyaman atau tampilan yang lebih modern? Dari sini, evaluasi kembali dekorasi ruangan, mana yang perlu ditambah atau dikurangi.

Kelebihan memiliki interior yang menarik dan Instagrammable, pengunjung akan berfoto dan mengunggahnya di media sosial.

Secara tidak langsung, mereka jadi memasarkan bisnis cafe-mu juga.

Baca Juga: Daftar Usaha Makanan Kekinian yang Bisa Kamu Coba

Demikian perincian modal buka cafe beserta peluang dan tipsnya. Semoga bermanfaat.