Indonesia Raih Posisi #2 Jadi Destinasi Wisata Halal Dunia

Share this Post

wisata halal
Table of Contents
shopee pilih lokal

Sebagai negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, Indonesia pun memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata halal.

Baik secara lokal hingga kancah internasional.

Tak tanggung-tanggung, pariwisata halal Indonesia telah menduduki peringkat kedua menurut The Global Muslim Travel Index (GMTI) 2022. Sementara pada posisi pertama, berhasil diraih oleh negara Malaysia.

Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, Indonesia berhasil naik peringkat dari posisi keempat.

Oleh karena itu, pemerintah akan berusaha untuk mengerahkan tenaga agar Tanah Air menjadi destinasi pariwisata halal terbaik di dunia.

Sebab, potensi wisata Tanah Air yang ramah akan wisatawan muslim sangatlah besar untuk menarik perhatian pelancong dari berbagai negara.

Baca Juga: Peluang Usaha Travel Saat Pandemi Mereda dan Cara Memulainya

Potensi Wisata Halal di Indonesia

potensi wisata halal di Indonesia
(Foto Masjid Serambi Mekkah. Sumber: syariatislam.bandaacehkota.go.id)

Melansir laman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, pariwisata halal merujuk pada layanan tambahan amenitas, atraksi, dan aksesibilitas yang ditujukan dan diberikan untuk memenuhi pengalaman, kebutuhan, dan keinginan wisatawan muslim.

Untuk mewujudkan pariwisata halal, ada beberapa hal yang perlu dipenuhi.

Mulai dari penyediaan makanan halal, fasilitas pendukung untuk beribadah, seperti mushola dan tempat wudhu, hingga pelayanan ramah muslim lainnya.

Dengan begitu, para wisatawan bisa mengeksplor daerah wisata secara lebih nyaman sekaligus memenuhi kebutuhan spiritualnya sebagai seorang muslim.

Indonesia sebagai destinasi pariwisata halal memiliki potensi yang besar untuk terus maju dan menjadi yang terbaik di dunia.

Pasalnya, Indonesia pernah beberapa kali sukses menyabet penghargaan untuk pariwisata halal di tingkat global.

Misalnya pada 2019, Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai Wisata Halal Terbaik di Dunia versi Global Muslim Travel Index (GMTI) mengungguli 130 negara peserta lainnya.

Selain itu, Indonesia juga berhasil menduduki posisi keempat dalam penghargaan dalam World Halal Tourism Award 2016 di Abu Dhabi dengan jumlah peserta 16 negara lainnya.

Dengan perolehan prestasi tersebut, Indonesia memiliki peluang yang besar untuk menjadi negara yang memiliki pariwisata halal terbaik di mata global.

Terlebih, sebagian besar penduduk Tanah Air menganut agama Islam. Jadi, dinilai lebih mudah untuk mewujudkan pariwisata yang halal di berbagai daerah.

Majunya pariwisata halal ini bisa menghasilkan kontribusi lebih bagi perekonomian di tingkat lokal maupun nasional.

Dengan demikian, masyarakat sekitar dapat menjadi lebih sejahtera.

Pasalnya, akan ada banyak lapangan pekerjaan baru yang mampu menyerap kelompok produktif di daerah sekitar pariwisata.

Baca Juga: Intip Peluang Bisnis Travel Umroh Pasca Pandemi, Yuk!

Destinasi Wisata Halal di Indonesia

Indonesia Raih Posisi #2 Jadi Destinasi Wisata Halal Dunia
(Foto Masjid Raya Sumatera Barat. Sumber: unp.ac.id)

Ada beberapa wilayah di Indonesia yang memiliki peluang besar sebagai pariwisata halal terbaik, di antaranya:

1. Aceh

Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam termasuk dalam salah satu destinasi pariwisata halal di Indonesia.

Wilayah yang juga disebut sebagai “Serambi Mekkah” ini telah memiliki berbagai tempat wisata yang ramah untuk para pendatang muslim.

Misalnya Masjid Raya Baiturrahman, Museum Tsunami Aceh, Pulau Weh, Danau Laut Tawar, Pulau Rubiah, dan masih banyak lagi.

Sejauh ini, Aceh telah berhasil memeroleh bebagai penghargaan untuk kategori pariwisata halal. Sebut saja pada Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2019, Aceh menduduki posisi kedua sebagai wisata ramah muslim di Indonesia. 

World Halal Tourism Award 2016 juga menobatkan Aceh sebagai World’s Best Airport for Halal Travellers – Sultan Iskandar Muda International Airport dan World’s Best Halal Cultural Destination.

2. Sumatra Barat

Sumatra Barat menjadi daerah Nusantara selanjutnya yang memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan sebagai pariwisata halal di Indonesia.

Daerah penghasil rendang yang memiliki cita rasa khas dan telah diakui dunia tersebut punya sejumlah destinasi ramah muslim.

Misalnya Masjid Raya Sumatra Barat, Jam Gadang, Danau Singkarak, Makam Syeikh Burhanuddin Ulakan, Miniatur Mekkah, dan masih banyak lagi.

Tak tanggung-tanggung, Sumatra Barat pernah meraih tiga penghargaan sekaligus dalam ajang World Halal Tourism Award 2016.

Dengan kategori World’s Best Halal Destination, World’s Best Halal Tour Operator, dan World’s Best Halal Culinary Destination.

Baca Juga: Ini 5 Peluang Emas Bisnis Pariwisata, Kamu Pilih Mana?

3. Lombok

Wilayah di Indonesia berikutnya yang juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pariwisata halal adalah Lombok.

Ada sejumlah penghargaan yang pernah diperoleh Lombok sebagai destinasi wisata ramah pelancong muslim.

Mulai dari menduduki posisi pertama dalam Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2019, hingga World Halal Tourism Award 2016 untuk kategori World’s Best Halal Beach Resort, World’s Best Halal Honeymoon Destination, dan World’s Best Halal Tourism Website. 

Adapun destinasi halal di Lombok yang wajib untuk dikunjungi wisatawan muslim, yaitu Masjid Raya Hubbul Wathan Islamic Center NTB, Masjid Kuno Bayan, Makam Batu Layar, dan lainnya.

4. Kepulauan Riau

Daerah di Indonesia dengan potensi wisata halal lainnya adalah Kepulauan Riau.

Salah satu destinasi Kepulauan Riau yang ramah akan wisatawan muslim, yaitu Masjid Sultan Kepulauan Riau di Pulau Penyengat.

Pemerintah pun berencana untuk menjadikan Pulau Penyengat ini sebagai ikon pariwisata halal di Kepulauan Riau.

Sebab, daerah tersebut merupakan titik nol Kesultanan Islam Riau dan Johor.

Daerah yang terkenal dengan berbagai sajian abon sebagai makanan khasnya ini juga didukung oleh berbagai fasilitas untuk wisatawan.

Misalnya dengan adanya dua bandara internasional di Riau, 84 rute bis, dan area jalan sepanjang 1.374.004 km untuk mendukung mobilisasi.

Baca Juga: 6 Tips Menjalankan Bisnis Bus Pariwisata

5. DKI Jakarta

Ibukota Indonesia, DKI Jakarta juga masuk dalam jajaran destinasi pariwisata ramah muslim berikutnya.

Salah satu tujuan utama untuk wisatawan muslim yang berkunjung ke wilayah Jakarta adalah Masjid Istiqlal.

Tempat ibadah umat Islam tersebut merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara, lho.

Selain itu, wilayah DKI Jakarta juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang ramah akan wisatawan muslim.

Misalnya dengan adanya 510 hotel bersertifikat halal dan 5 hotel tipe syariah, 7.795 masjid, 20 situs heritage Islam, hingga 19 moslem friendly attraction.

Keunggulan wilayah Jakarta sebagai destinasi pariwisata halal ditunjukkan dengan prestasinya yang berhasil memenangkan World’s Best Hajj & Umrah Operator pada ajang World Halal Tourism Award 2016.

Itu dia peluang pariwisata halal Indonesia yang berpotensi besar untuk terus maju secara global, beserta deretan wilayah wisata yang wajib dikunjungi para umat muslim.

Untuk ke depannya, pemerintah diharapkan mendukung upaya peningkatan pariwisata halal di Indonesia agar bisa menyumbang lebih banyak pundi-pundi bagi perekonomian nasional.

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X