Tim Desain Wajib Intip, Cek 7 Manfaat White Space pada Landing Page

Share this Post

white space
Table of Contents
shopee pilih lokal

White space yang disebut pula sebagai ruang negatif atau ruang kosong, merupakan ruang antar elemen dalam suatu komposisi. 

Ini adalah ruang kosong yang digunakan secara strategis dalam landing page mana pun untuk membuat area atau elemen tertentu menonjol.

Berbagai elemen tersebut, bisa berupa judul, teks isi, gambar, paragraf, tombol call to action (CTA), kolom, testimoni, video, dan lain-lain.

White space dalam desain halaman web apa pun, merupakan bagian mana pun dari halaman yang tidak diberi tanda. Dengan kata lain, ruang kosong pada sebuah halaman.

Dalam artikel ini akan dibahas lebih lanjut mengenai apa itu white space.

Mulai dari bagaimana penggunaannya dalam landing page dan fungsinya untuk meningkatkan CTR atau click-through rate.

Baca Juga: Apa Itu Design Sprint? Ini Pengertian, Tahapan, Aturan, dan Manfaatnya!

Pengertian White Space

white space
(Contoh landing page. Sumber: Freepik.com)

Dari segi desain, white space adalah area antara elemen desain. Menurut Interaction-Design, ini merupakan ruang dalam elemen desain individu.

Terlepas dari namanya, white space tidak harus putih. Ini bisa berupa warna, tekstur, pola, atau bahkan gambar latar belakang.

White space dapat menyebabkan masalah antara desainer dan klien.

Teori desain mempromosikan penggunaan white space untuk keanggunan dan memastikan pengalaman pengguna yang berkualitas. 

Sayangnya, banyak klien menganggapnya sebagai ruang kosong semata. Mereka mengira, itu bisa digunakan untuk menampung lebih banyak informasi atau elemen visual lainnya.

Sebaliknya, white space adalah alat yang hebat untuk menyeimbangkan elemen desain dan mengatur konten dengan lebih baik.

Dampaknya, dapat meningkatkan pengalaman komunikasi visual. 

White space bekerja di antara kata-kata dan gambar, sehingga membuat halaman situs web tidak terlihat sibuk.

Ketimbang menghubungi layanan pelanggan, audiens yang membacanya akan mencerna informasi lebih baik.

Orang menjadi frustrasi ketika informasi membombardir mereka. White space dapat menenangkan audiens, membiarkan mereka “bernapas”.

Seperti elemen interface lainnya, kamu sebagai desainer perlu memahami peran yang dimainkan white space dan bereksperimen untuk menemukan keseimbangan tepat.

Dalam hal mendesain situs web, ruang ini sangat penting. Tidak hanya dari sudut pandang estetika, tetapi juga dari perspektif pengoptimalan konversi. 

Menggunakan spasi secara efektif dapat membuat situs web lebih mudah dinavigasi, dipahami, dan ramah konversi.

Terutama dalam landing page, dapat mengarahkan pengguna lebih lancar ke CTA dan meningkatkan CTR.

Dalam sebuah penelitian yang diungkapkan oleh Hubspot, penggunaan ruang kosong untuk menyoroti atau menekankan elemen penting di situs web, dapat meningkatkan pemahaman pengunjung hampir 20%.

Setiap elemen di halaman web memainkan peran penting dalam hal mengonversi pengunjung. 

Inilah sebabnya mengapa semua elemen layak mendapat tempat yang mencolok di halamanmu. 

Keseimbangan antara elemen-elemen itulah yang membantu meyakinkan pengunjung situs untuk berkonversi menjadi prospek atau pelanggan.

Baca Juga: 7 Keuntungan Jual Desain Online, Ini Tips Memulainya!

Manfaat Penggunaan White Space dalam Landing Page

white space
(White space dalam landing page. Sumber: Freepik.com)

White space dapat digunakan dalam landing page. Secara tidak langsung, ruang kosong ini memiliki fungsi untuk meningkatkan CTR.

Mengapa bisa demikian? Hal ini karena penggunaan white space dalam landing page memiliki sejumlah manfaat.

Berikut ini penjelasannya.

1. Dapat Meningkatkan Keterbacaan

Meskipun kamu mungkin tidak memperhatikan seberapa banyak white space membantu keterbacaan saat berfungsi, kamu pasti tahu kapan ruang itu hilang.

Pernahkah kamu harus membaca dokumen dengan kata-kata tercetak sampai ke margin halaman? 

Bagaimana dengan chat dari teman yang mengirim paragraf panjang ketimbang baris terpisah? Tentu ini akan membuat matamu lelah membacanya.

Keterbacaan menjadi lebih penting secara online, karena pembaca menginginkan jawaban atas pertanyaan mereka dengan cepat. 

Mengutip dari Unbounce, sebuah studi dari ribuan pengguna internet menemukan bahwa pelanggan hanya membaca rata-rata 18% dari konten halaman web. 

Kamu tentu ingin membantu mereka menemukan 18% itu dengan cepat sebelum mereka keluar dari halaman landing page kamu.

2. Meningkatkan Kelas di Halaman Landing Page

White space merupakan ciri khas desain web modern.

Halaman dengan lebih banyak ruang kosong cenderung terlihat lebih rapi, bersih, dan berkualitas lebih tinggi. 

Meskipun bisa terasa seperti kamu “membuang-buang” ruang negatif, tetapi itu sama pentingnya dengan elemen desain lainnya.

3. Flow Pengguna secara Langsung

Setiap landing page memiliki hierarki visual yang memandu audiens melalui elemen desainnya. 

Kamu dapat mengontrol flow atau aliran itu dengan penempatan white space yang strategis. 

Saat kamu memberi elemen lebih banyak ruang kosong di sekitarnya, audiens lebih cenderung melihat elemen itu terlebih dahulu.

Desain landing page yang berfokus pada konversi, harus memiliki struktur yang baik. White space dapat menunjang struktur ini dengan baik.

Kamu bisa membuat hierarki informasi dengan memberikan ruang lebih banyak pada detail informasi yang paling penting.

Baca Juga: Jenis, Manfaat, dan Contoh Landing Page untuk Bisnismu!

4. Memisahkan Konten

white space
(Ilustrasi konten online. Sumber: Freepik.com)

Penggunaan white space juga dapat memisahkan teks dan bagian landing page untuk mengelompokkan ide-ide serupa dan meningkatkan keterbacaan. 

Ruang antara baris teks, judul, dan paragraf, dapat membantumu mencerna info dalam urutan yang diinginkan. 

Saat landing page kamu beralih topik, white space makro memperlancar transisi. Transisi ini diperlukan untuk menarik perhatian.

Aspek visual harus membawa fokus ke bagian terpenting pada landing page kamu.

Saat kamu memisah konten dengan spasi, kamu membantu pengunjung memberikan perhatian yang layak untuk setiap bagian.

5. Menciptakan Lebih Banyak Dampak

Berdasarkan prinsip desain landing page yang berpusat pada konversi untuk menarik perhatian, white space memungkinkan ruang lain untuk membuat lebih banyak dampak. 

Elemen utama yang dikelilingi oleh ruang ini, mengemas lebih banyak highlight tanpa membuat elemen terdekat lainnya mengalihkan perhatian audiens.

Baca Juga: Catat, Ini Dia 5 Manfaat CTR dan Cara Meningkatkannya

6. Meningkatkan Aspek User-friendly

Saat kamu menggunakan ruang kosong di landing page, kamu ingin pengguna melihatnya meski menggunakan gawai yang berbeda-beda. 

Jaga agar ruang kosong tetap konsisten di semua format tampilan, termasuk tata letak web dan seluler. 

Selain itu, pastikan penempatan white space di desktop tidak mengganggu atau membuat tumpang tindih pada perangkat yang lebih kecil.

Jika ingin meningkatkan fungsi untuk meningkatkan CTR, desain pada landing page harus dapat mengurangi gesekan.

Jangan sampai desain web jadi berbeda antara tampilan desktop dan seluler.

Apalagi, saat ini lebih banyak audiens yang menggunakan ponsel mereka untuk membuka situs web ketimbang di komputer.

Dengan lebih banyak audiens yang menggunakan seluler, kamu tentu ingin mereka memiliki pengalaman landing page yang hebat di gawai mana pun.

7. Mengoptimalkan Formulir Lead Capture

white space
(Ilustrasi formulir online. Sumber: Freepik.com)

Formulir lead capture dapat meningkatkan atau menghancurkan tingkat konversi landing page

Jika formulir tidak dirancang dengan benar, kamu memiliki risiko kehilangan pengunjung yang siap mengonversi tetapi dimatikan oleh formulir yang buruk. 

White space menghilangkan risiko ini karena kamu dapat dengan mudah memformat bidang formulirmu.

Mengutip dari Wordstream, prinsip Gestalt menjelaskan bahwa pengunjung cenderung mengabaikan elemen yang berdekatan satu sama lain. 

Kamu dapat menghindari hal ini dengan memiliki spasi yang cukup di antara bidang, sehingga pengunjung tidak bingung saat mencoba memasukkan informasi diri.

Baca Juga: 6 Fungsi Landing Page bagi Bisnis, Bisa Tingkatkan Brand Awareness!

Itulah penjelasan mengenai white space dan bagaimana manfaatnya jika diterapkan pada landing page.

Jadi, cek lagi landing page kamu, apakah desainnya sudah optimal?

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X