Pentingnya Broadcast Message Bagi Bisnis, Berikut Tips Membuatnya

Share this Post

Table of Contents
shopee pilih lokal

Kamu mungkin sudah tak asing lagi dengan broadcast message. Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang pesan broadcast bagi bisnis.

Sebagian besar orang pasti pernah menerima pesan dari sebuah brand yang berisi penawaran atau promosi. Entah itu yang dikirim dalam bentuk SMS maupun pesan di WhatsApp.

Pesan broadcast merupakan strategi pemasaran yang berbiaya rendah, tetapi hasilnya cukup optimal untuk meningkatkan brand awareness sekaligus penjualan.

Oleh karena itu, cukup banyak brand yang mengirimkan pesan broadcast sebagai bagian dari teknik pemasaran mereka.

Baca Juga: Pahami 4 Strategi Mobile Marketing Biar Iklanmu Ditonton

Broadcast Message

broadcast message
Foto: Pengguna Smartphone (pexels.com)

Dilihat dari pengertiannya, broadcast message merupakan pesan singkat yang dikirim secara massal kepada banyak penerima sekaligus.

Meningkatnya jumlah pengguna ponsel seiring waktu, membuat pesan broadcast menjadi salah satu pilihan beriklan yang cukup efektif.

Kini, brand akan lebih mudah untuk terhubung dengan pelanggan mereka melalui pesan broadcast yang dikirimkan.

Laporan yang dikutip dari CloudCall menunjukkan bahwa 95% pesan teks akan dibuka oleh penerimanya hanya dalam waktu tiga menit.

Jadi, pesan penawaran dari brand kamu kemungkinan besar akan dibaca oleh calon pelanggan yang menerimanya.

Sebelum media sosial setenar sekarang, pesan broadcast akan dikirimkan dalam bentuk SMS. Namun kini, banyak juga brand yang mengirimkan pesan broadcast melalui WhatsApp.

Meski begitu, eksistensi SMS broadcast tetaplah ada. Bahkan, brand mungkin mengombinasikan kedua pesan broadcast tersebut untuk hasil yang lebih optimal.

Baca Juga: SMS Blast: Tips dan Penerapannya sebagai Media Pemasaran

Pentingnya Broadcast Message

manfaat broadcast message
Foto: Smartphone (unsplash.com)

Ada beberapa alasan mengapa sebuah brand perlu menggunakan broadcast message untuk keperluan promosi bisnisnya, di antaranya:

1. Menjangkau Lebih Banyak Pelanggan

Dengan pesan broadcast, kamu bisa menjangkau lebih banyak pelanggan secara lebih mudah.

Sebab, pesan penawaran yang dibuat bisa langsung dikirimkan kepada banyak penerima hingga ratusan orang dalam satu waktu.

Terlebih saat ini, ada banyak sekali jumlah pengguna smartphone. Siapa pun yang memiliki kontak berupa nomor telepon bisa dijadikan sebagai penerima pesan broadcast oleh brand.

Asalkan mereka memang sesuai dengan target audiens dari merek tersebut.

2. Bersifat Multifungsi

Broadcast message sangatlah multifungsi, lho. Dengan pesan broadcast, kamu tak hanya bisa memberikan pesan penawaran kepada penerima.

Kamu juga bisa menjadikan pesan broadcast untuk memberikan informasi terkini terkait merek. Contohnya dengan mempromosikan media sosial brand agar pelanggan tetap up-to-date terkait merek.

Selain itu, kamu dapat menggunakannya sebagai pengingat pembayaran kepada pelanggan.

Misalnya saat pelanggan meninggalkan pesanan mereka di keranjang belanja e-commerce atau marketplace, pihak brand bisa mengirimkan pesan persuasif agar pelanggan melakukan checkout.

Kamu pun dapat menggunakan pesan broadcast untuk mendorong pelanggan berbelanja kembali. Dengan begitu, pelanggan akan melakukan transaksi terus-menerus yang pada akhirnya mengubah mereka menjadi pelanggan loyal.

4. Dapat Dipersonalisasi

Jika kamu ingin membuat pesan penawaran yang dapat dipersonalisasi sesuai dengan penerimanya, bisa menggunakan broadcast message.

Dengan pesan yang dipersonalisi, penerima akan merasa lebih diapresiasi. Misalnya, dengan menyebutkan nama mereka.

Hal ini juga bisa menciptakan kedekatan antara brand dengan para pelanggannya.

Melansir SMSbroadcast, pesan yang dipersonalisasi bisa menarik perhatian si penerima sehingga mereka tertarik untuk melakukan tindakan tertentu sesuai CTA di dalamnya.

Personalisasi pesan juga dapat meningkatkan loyalitas sekaligus mempertahankan pelanggan yang sudah ada.

Baca Juga: Cara Jualan Online Mudah Melalui Chat Commerce WhatsApp Business

5. Tingkatkan Feedback dan Penjualan

Melalui pesan broadcast, kamu dapat meningkatkan feedback atau keterlibatan dari pelanggan kepada brand.

Menurut laporan, sebanyak 9 dari 10 orang yang telah terpaku dengan ponsel mereka akan membuka pesan yang masuk.

Lain halnya dengan email, pesan penawaran dari brand yang dikirim melalui email akan lebih besar kemungkinannya untuk diabaikan.

Selain itu, pesan broadcast merupaka cara beriklan yang mobile-friendly. Penerima bisa mengaksesnya langsung dengan ponsel mereka hanya dalam satu klik.

Tidak hanya meningkatkan keterlibatan pelanggan, tetapi juga bisa membantu kamu memeroleh lebih banyak penjualan dan keuntungan.

6. Hemat Biaya dan Mudah Dilakukan

Keuntungan lain dari pesan broadcast ialah karena ini merupakan cara promosi yang hemat biaya.

Maka tak heran, banyak brand yang menggunakan pesan broadcast untuk beriklan. Terutama para pemilik UMKM atau perusahaan kecil yang belum memiliki anggaran iklan besar.

Meski demikian, tingkat keberhasilan iklan melalui pesan broadcast lebih tinggi, lho.

Selain itu mengirimkan pesan penawaran melalui broadcast sangat mudah untuk dilakukan.

Kamu hanya perlu menyusun kalimat penawaran semenarik mungkin, memilih penerima, lalu tekan ‘kirim’ kepada pelanggan. Tanpa perlu repot membuat desain konten atau biro iklan.

Cara seperti ini tentu saja sangat efisien dari segi bisnis karena memungkinkan brand untuk terhubung dengan pelanggan secara lebih cepat dan mudah.

Baca Juga: 10 Media Promosi Online Paling Efektif, Apa Saja ya?

Tips Membuat Broadcast Message

tips membuat broadcast message
Foto: Penggunaan Smartphone untuk Komunikasi (pexels.com)

Setelah mengetahui seberapa pentingnya pesan broadcast, kamu mungkin tertarik untuk menggunakannya sebagai strategi pemasaran.

Namun sebelum menerapkannya, simak dahulu beberapa tips membuat pesan broadcast berikut ini:

1. Buatlah Sederhana dan Jelas

Buatlah pesan yang jelas, tetapi tetap singkat dan sederhana. Jadi penerima yang akan membaca pesanmu bisa mengertinya secara lebih mudah.

Ketika pesan yang kamu kirim terlalu panjang, rentang perhatian sang penerima mungkin akan lebih pendek. Mereka pun akan sulit memahami isi di dalamnya.

2. Gunakan Kalimat Menarik

Tips berikutnya, pastikan kamu menggunakan kalimat yang menarik dalam membuat pesan penawaran.

Jangan lupa untuk memerhatikan tata bahasa yang digunakan. Pastikan menggunakan bahasa yang mudah untuk dipahami, ya.

3. Jangan Lupa Tambahkan CTA

Ketika kamu sudah menyusun kalimat penawaran yang menarik, jangan lupa untuk menambahkan CTA (Call-to-Action) dalam broadcast message tersebut.

Sesuaikanlah CTA dengan isi pesan yang akan kamu kirimkan. Jika ingin memberikan diskon produk atau layanan, tambahkanlah kode voucher beserta link e-commerce atau marketplace merekmu.

Apabila pesan broadcast kamu ingin mengingatkan pelanggan untuk melakukan pembayaran. Coba tambahkan link pembayaran agar pelanggan bisa mengaksesnya dengan mudah.

Intinya, tambahkanlah CTA beserta link lain yang berkaitan dengan tujuan pengiriman pesan. Jadi, penerima pesan broadcast bisa langsung melakukan tindakan yang kamu kehendaki.

Baca Juga: Tips Copywriting dengan 2 Teknik yang Cepat Dipelajari

4. Tentukan Waktu Pengiriman

Hal penting lain yang perlu kamu perhatikan dalam membuat pesan broadcast, yaitu menentukan waktu pengiriman.

Kirimlah pesan penawaran di waktu yang tepat. Jadi, penerima tak merasa terganggu.

Sesuaikanlah pengiriman broadcast message dengan waktu terbaik. Misalnya di kala makan siang atau sore hari setelah aktivitas.

Dengan begitu, pesan broadcast akan lebih mungkin untuk dibuka oleh penerima.

Itu dia penjelasan lengkap mengenai broadcast message yang bisa brand gunakan untuk keperluan promosi. Apakah kamu tertarik untuk memanfaatkannya agar penjualan meningkat?

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X