Mengenal Profesi Packer, Tugas dan Skill yang Harus Dimiliki

Share this Post

Table of Contents
shopee pilih lokal

Packer adalah individu yang menyiapkan barang yang sudah jadi untuk dikemas dan dikirim. 

Tugas mereka meliputi memeriksa keberadaan barang yang akan dikemas, memastikan barang tersebut dibungkus dengan aman sesuai dengan standar dan persyaratan perusahaan, serta memuat barang ke dalam palet agar siap dikirim.

Para pekerja yang berperan sebagai packer memiliki tugas yang penting dalam persiapan barang yang akan dikirim.

Mereka bertanggung jawab untuk memastikan bahwa produk jadi yang akan dikemas telah siap untuk proses pengiriman. 

Langkah pertama dalam tugas mereka adalah melakukan pemeriksaan terhadap barang yang akan dibungkus.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua barang yang perlu dikemas sudah ada dan siap untuk proses selanjutnya.

Setelah memeriksa keberadaan barang, packer kemudian melanjutkan dengan memastikan bahwa barang-barang tersebut dikemas dengan aman dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan. 

Proses pengemasan dilakukan dengan cermat untuk memastikan bahwa barang tidak akan rusak atau terganggu selama proses pengiriman. 

Packer juga memperhatikan setiap detail pengemasan, termasuk penggunaan material yang tepat dan pemenuhan persyaratan khusus yang mungkin diberlakukan oleh perusahaan.

Selain melakukan pengemasan, bagian lain dari tugas packer adalah memuat barang-barang yang sudah dikemas ke dalam palet atau wadah pengiriman yang sesuai. 

Proses ini memerlukan ketelitian agar barang dapat diatur dengan rapi dan efisien sehingga siap untuk dikirim ke tujuan akhir. 

Yuk simak lebih lanjut mengenai tugas seorang packer, kemampuan yang dibutuhkan, dan hal-hal penting lainnya!

Baca Juga: Profesi Checker Gudang, Simak Tugas Dan Skill Yang Diperlukan!

Seperti Apa Tugas Packer?

tugas seorang packer adalah
Foto: Orang Packing Barang (freepik.com)

Tugas seorang packer melibatkan serangkaian tanggung jawab yang mendetail dalam persiapan dan pengiriman barang:

1. Mengemas, Menimbang, dan Memberi Label Barang Jadi

Seorang packer harus teliti dalam melakukan proses pengemasan. Ini mencakup langkah-langkah seperti memilih kemasan yang tepat sesuai dengan jenis barang yang akan dikirim, memasukkan barang ke dalam kemasan, dan menimbangnya jika diperlukan agar memastikan jumlah yang tepat. 

Selain itu, memberikan label yang jelas dan akurat pada kemasan merupakan langkah penting untuk identifikasi yang tepat saat proses pengiriman atau penyimpanan.

2. Mematuhi Pedoman Perusahaan dalam Pengemasan

Tugas penting lainnya dari seorang packer adalah harus memahami dan mengikuti setiap pedoman yang telah ditetapkan oleh perusahaan terkait proses pengemasan. 

Hal ini termasuk pemilihan bahan kemasan, teknik pengemasan yang sesuai, dan tata cara penanganan barang agar mencapai tujuan dengan keamanan dan keutuhan yang terjaga.

3. Mengidentifikasi dan Membuang Barang Cacat

Sebelum barang dikirim kepada pelanggan, seorang packer harus melakukan inspeksi menyeluruh terhadap setiap barang yang akan dikirim. 

Mengidentifikasi barang yang cacat, rusak, atau tidak memenuhi standar kualitas yang ditetapkan sangat penting.

Barang-barang seperti ini harus disingkirkan agar hanya barang-barang berkualitas yang sampai ke tangan pelanggan.

4. Penggunaan Bahan Pengemas dengan Benar

Bagian penting dari pekerjaan seorang packer adalah menggunakan bahan pengemas dengan tepat. 

Ini termasuk memilih alat-alat seperti perkakas tangan, lem, paku, bantalan, atau bahan lain yang diperlukan sesuai dengan jenis barang yang akan dikemas. 

Penggunaan bahan dengan benar akan membantu menjaga keamanan barang selama proses pengiriman.

5. Pencatatan Lengkap Masuknya Barang ke Gudang

Tugas lain dari seorang packer adalah bertanggung jawab untuk mencatat dengan teliti setiap barang yang masuk ke dalam gudang.

Catatan ini mencakup detail barang, jumlah, kondisi, serta tanggal masuknya ke gudang. 

Hal ini penting untuk memantau stok barang, mengidentifikasi kebutuhan pengiriman, dan menjaga inventaris yang terorganisir dengan baik.

Melalui pemahaman mendalam terhadap setiap aspek tugasnya, seorang packer tidak hanya menjalankan tugas fisik pengemasan. 

Melainkan juga berperan dalam memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai dengan standar perusahaan untuk memastikan keberhasilan dalam proses pengiriman dan pengelolaan barang.

Baca Juga: Black Market Atau Pasar Gelap, Ini Contoh Transaksinya

Kemampuan yang Dibutuhkan oleh Seorang Packer

Mengenal Profesi Packer, Tugas dan Skill yang Harus Dimiliki
Foto: Petugas Packing (freepik.com)

Seorang packer membutuhkan sejumlah keterampilan yang beragam dan spesifik untuk menjalankan proses pengemasan dan pengiriman barang dengan baik.

Beberapa kemampuan yang perlu dimiliki seorang packer adalah:

1. Kemampuan Mengemas dengan Teliti

Seorang packer harus memiliki kemampuan dalam memilih jenis kemasan yang tepat sesuai dengan jenis barang yang akan dikirim. 

Mereka perlu mengerti bagaimana cara membungkus barang dengan aman, menjaga keutuhan barang selama proses pengiriman, serta memberikan perlindungan yang diperlukan agar barang tidak rusak.

2. Efisiensi dalam Pekerjaan

Keterampilan ini mencakup kemampuan untuk bekerja dengan cepat dan efisien. 

Seorang packer harus mampu menyelesaikan tugas-tugas pengemasan dan pengiriman dalam waktu yang sesuai tanpa mengorbankan kualitas hasil kerja.

3. Ketelitian pada Setiap Detail

Memperhatikan setiap detail penting dalam proses pengemasan sangatlah penting. Kesalahan kecil dapat berdampak besar pada kondisi barang saat sampai di tujuan. 

Oleh karena itu, packer perlu memastikan bahwa setiap langkah diambil dengan hati-hati.

4. Koordinasi Tangan-Mata yang Baik   

Koordinasi antara tangan dan mata adalah aspek yang diperlukan packer dalam mengemas barang dengan benar. 

Keterampilan ini membantu dalam menjaga keakuratan dan kecepatan dalam proses pengemasan.

5. Kemampuan Mendengar dengan Baik

Kemampuan untuk mendengarkan dan memahami instruksi yang diberikan oleh atasan atau petunjuk khusus terkait pengemasan dan pengiriman barang adalah hal yang sangat penting. 

Ini memastikan bahwa pekerjaan dilakukan sesuai dengan kebutuhan.

6. Pengetahuan yang Mendalam tentang Prosedur

Memiliki pemahaman yang baik terhadap prosedur-prosedur yang berlaku dalam pengemasan dan pengiriman sangatlah berguna.

Ini memastikan bahwa packer dapat bekerja sesuai dengan standar perusahaan.

7. Pemahaman tentang Pergudangan

Memahami prinsip-prinsip dasar pergudangan seperti cara menyimpan barang, mengatur gudang dengan efisien, dan menata barang-barang dalam gudang adalah keterampilan yang diperlukan bagi seorang packer.

8. Pemahaman dan Kemampuan Menggunakan RF Scanner

Memahami dan menggunakan perangkat RF scanner membantu dalam melacak dan mengelola inventaris barang dengan lebih efisien, memastikan kelancaran proses distribusi.

9. Keterampilan Menangani Barang secara Manual

Kemampuan menangani barang dengan hati-hati secara manual sangat penting untuk memastikan barang tetap dalam kondisi baik selama proses pengemasan dan pemindahan barang.

10. Ketepatan Waktu dalam Menyelesaikan Tugas

Keterampilan untuk bekerja sesuai dengan waktu yang telah ditentukan membantu menjaga kelancaran proses pengiriman dan memastikan barang sampai tepat waktu.

11. Fleksibilitas dalam Jam Kerja

Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan jadwal kerja yang berubah-ubah, terutama saat ada perubahan jam kerja atau peningkatan volume pekerjaan, adalah keterampilan yang sangat berharga bagi seorang packer.

12. Kekuatan Fisik dan Stamina yang Cukup

Pekerjaan sebagai packer memerlukan kekuatan fisik yang cukup untuk menjalankan tugas-tugas pengemasan dan pengiriman barang dengan efektif.

13. Kemampuan Menghadapi Tekanan Kerja

Keahlian dalam mengelola tekanan kerja, terutama saat volume pekerjaan meningkat tajam pada masa-masa sibuk, sangat penting bagi seorang packer untuk tetap efektif dan produktif.

Keterampilan-keterampilan tersebut tidak hanya mendukung dalam melakukan tugas-tugas operasional.

Melainkan juga membantu packer untuk menjaga kualitas dan ketepatan dalam menjalankan proses pengemasan dan pengiriman barang sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Baca Juga: 10 Manfaat Analisis SWOT Bagi Evaluasi Bisnis

Bedanya Packer dan Picker

bedanya packer dan picker
Foto: Orang Mengecek Barang (freepik.com)

Menurut laman Go Get, pembeda antara packer dan picker adalah esensi yang membedakan peran keduanya dalam proses pengemasan dan distribusi barang. 

Kendati keduanya terlibat dalam rangkaian pengiriman barang, perbedaan mendasar dalam metode kerja mereka memengaruhi bagaimana barang diproses dan dipindahkan.

Pertama, packer adalah individu atau mesin yang memiliki tanggung jawab utama untuk mengemas barang atau produk ke dalam kemasan yang sesuai. 

Peran mereka bisa terletak di berbagai tempat, mulai dari lingkungan pabrik hingga gudang besar. 

Tugas utama packer adalah memastikan bahwa barang-barang yang diurusnya dikemas dengan rapi, aman, dan siap dikirim ke pelanggan atau dijual ke pasar.

Proses pengemasan yang dilakukan oleh packer melibatkan berbagai teknik kemasan yang tepat sesuai dengan jenis barang yang dihadapi. 

Hal ini mencakup pembungkusan yang rapi, pengisian kemasan, dan pemberian label yang jelas dan akurat. Mereka memastikan bahwa setiap produk siap untuk diatur sesuai dengan standar pengiriman atau penjualan. 

Fleksibilitas packer terlihat dalam kemampuannya mengelola berbagai jenis barang. Mulai dari makanan yang membutuhkan penanganan khusus hingga barang-barang elektronik yang rentan terhadap kerusakan.

Sementara itu, picker adalah individu atau sistem yang fokus pada pencarian dan pengambilan barang dari tempat penyimpanan yang telah ditentukan. 

Mereka biasanya beroperasi di gudang atau pusat distribusi dan memiliki tugas utama untuk menemukan barang-barang yang telah dipesan oleh pelanggan atau yang akan dikirim ke lokasi tertentu.

Picker menggunakan sistem manajemen inventaris atau daftar pesanan untuk mengetahui di mana barang disimpan. 

Setelah menemukan lokasi barang, mereka melakukan pengambilan dengan teliti sesuai dengan pesanan yang ada. 

Proses pengambilan barang ini sangat penting karena menentukan ketersediaan barang untuk proses pengemasan dan pengiriman selanjutnya.

Jadi, perbedaan inti antara packer dan picker tidak hanya terletak pada tugas yang mereka lakukan, tetapi juga pada peran yang saling melengkapi dalam rantai pasokan. 

Packer bertugas untuk mengemas barang dengan cermat, sementara picker bertanggung jawab menemukan dan mengambil barang dari tempat penyimpanan yang tepat.

Kerja sama erat antara packer dan picker sangatlah penting. Tanpa koordinasi yang baik di antara keduanya, proses pengemasan dan distribusi barang bisa terganggu, mempengaruhi kualitas pengiriman dan kepuasan pelanggan. 

Dengan pemahaman yang kuat mengenai perbedaan dan keterkaitan peran keduanya, rantai pasokan dapat berjalan dengan lebih lancar, efisien, dan tepat waktu.

Baca Juga: Ini 5 Perbedaan Supplier Dan Distributor, Jangan Tertukar Ya!

Industri Apa yang Membutuhkan Packer dan Picker?

Mengenal Profesi Packer, Tugas dan Skill yang Harus Dimiliki
Foto: Orang Sedang Packing (freepik.com)

Industri-industri tertentu memiliki manfaat yang signifikan dengan mempekerjakan para packer dan picker. 

Hal ini terutama terjadi dalam sektor ritel, logistik, gudang manufaktur atau grosir, pusat distribusi, dan toko di dalam kantor.

Pekerjaan picker dan packer memiliki peran yang krusial dalam menjaga kelancaran operasional dan efisiensi proses bisnis di industri-industri ini.

Para pekerja picker bertanggung jawab untuk menemukan barang-barang yang diperlukan dalam penyimpanan dan mengambilnya sesuai dengan pesanan atau kebutuhan. 

Mereka bekerja di gudang atau pusat distribusi, menggunakan sistem manajemen inventaris atau daftar pesanan untuk mengidentifikasi lokasi barang dan melakukan pengambilan dengan cepat dan tepat. 

Keakuratan dan kecepatan dalam pekerjaan picker sangat penting agar pesanan bisa diproses dengan efisien.

Sementara itu, pekerja pengepakan (packer) memiliki tugas untuk mengemas barang dengan rapi dan sesuai standar sebelum barang tersebut dikirim ke pelanggan atau lokasi tujuan lainnya. 

Mereka harus memastikan bahwa barang dikemas dengan aman dan tepat sebelum proses pengiriman dilakukan. 

Kualitas pengemasan memengaruhi keadaan barang saat sampai di tangan pelanggan, sehingga keterampilan pengepakan yang baik sangat diperlukan.

Untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan operasional, perusahaan sering melatih pekerja paruh waktu berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dimiliki. 

Hal ini dilakukan untuk membentuk tim pekerja paruh waktu atau packer paruh waktu yang terlatih dan sudah memahami sistem kerja perusahaan. 

Mereka bertindak sebagai cadangan yang siap untuk bertugas dalam situasi tertentu, memastikan kelancaran operasional bisnis, terutama pada saat lonjakan pesanan atau dalam situasi darurat lainnya.

Keberadaan picker dan packer yang terlatih serta sistem pengaturan tim paruh waktu ini membantu industri-industri ini menjaga produktivitas dan efisiensi, serta memastikan pelayanan yang baik kepada pelanggan dengan menjaga kualitas pengiriman barang yang baik dan tepat waktu.

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X