Loyalitas Kerja: Ciri-Ciri, Cara Meningkatkan, dan Manfaatnya

Share this Post

Table of Contents

Mungkin kamu tidak asing lagi dengan istilah loyalitas kerja. Di dunia kerja, apa yang disebut loyal adalah karyawan yang bekerja untuk perusahaan dan selalu fokus pada kesuksesan perusahaan.

Bisa dikatakan, karyawan ini mendedikasikan waktu dan tenaganya untuk membantu perusahaan tumbuh dan berkembang.

Dilansir dari We Forum, loyalitas diperlukan karena bermanfaat untuk perkembangan karier karyawan dan juga untuk perusahaan itu sendiri.

Meski begitu, terdapat kesalahpahaman terbesar mengenai loyalitas di dunia kerja. Konon, loyalitas muncul apabila seorang karyawan telah bekerja untuk perusahaan selama bertahun-tahun.

Nyatanya, karyawan yang telah lama bekerja untuk perusahaan belum tentu bersikap loyal.

Ada hal-hal yang perlu diperhatikan agar dapat membuat loyalitas kerja terwujud. Yuk, simak selengkapnya dalam artikel ini!

Baca Juga: 12 Cara Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan yang Efektif

Ciri Karyawan dengan Loyalitas Kerja

loyalitas kerja
Foto: Karyawan Diskusi (unsplash.com)

Ada beberapa ciri yang dapat menentukan apa seorang karyawan memiliki loyalitas atau tidak. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Berani Berpendapat

Mereka yang punya loyalitas bukan berarti harus selalu setuju dengan apa yang diutarakan oleh atasannya.

Terkadang, karena ingin yang terbaik untuk perusahaan, seorang karyawan akan berani memberikan pendapatnya walaupun apa yang diutarakan adalah ketidaksetujuannya.

2. Mencintai Pekerjaannya

Loyalitas kerja dapat dilihat dari cara karyawan mencintai pekerjaannya. Mereka yang loyal tentunya tidak akan memandang pekerjaan sebagai beban yang asal selesai dikerjakan. 

Karyawan yang baik menyelesaikan pekerjaan sebagai tanggung jawab dengan sepenuh hati

3. Bekerja dengan Integritas

Ciri lain karyawan yang loyal dalam bekerja adalah mereka memiliki kualitas seperti bersikap jujur ​​dan punya moral yang baik.

4. Suportif kepada Rekan Kerja

Karyawan yang mendukung rekan kerjanya dengan layak dan membantu mereka meraih prestasi atau pencapaian merupakan ciri seseorang karyawan memiliki loyalitas kerja.

5. Mendukung Keputusan Pemimpin

Mendukung bukan berarti karyawan akan selalu mengiyakan keputusan pemimpinnya. Mendukung keputusan pemimpin diartikan dengan berkontribusi positif demi terwujudnya tujuan perusahaan yang telah disepakati bersama.

Baca Juga: Tipe-Tipe Budaya Kerja Perusahaan yang Wajib Dikenali

Cara Meningkatkan Loyalitas Kerja

Loyalitas Kerja: Ciri-Ciri, Cara Meningkatkan, dan Manfaatnya
Foto: Karyawan yang Sedang Rapat (unsplash.com)

Setelah mengetahui ciri-ciri karyawan yang loyal, mungkin kamu akan bertanya: bagaimana kemudian meningkatkan loyalitas karyawan pada saat bekerja?

Berikut adalah cara yang dapat kamu coba untuk meningkatkan loyalitas para karyawan:

1. Lakukan Manajemen SDM dengan Baik

Manajemen sumber daya manusia (SDM) yang buruk dapat mendorong seseorang meninggalkan perusahaan dibanding bertahan di sana.

Oleh karena itu, perusahaan harus mampu menunjukkan kualitas manajemen SDM agar reputasi dan profesionalisme dapat dipertahankan.

Perusahaan dapat melakukan pelatihan dan pengembangan agar para karyawan punya keterampilan kerja maupun keterampilan lain yang mumpuni. Hal inilah yang nantinya akan membuat para karyawan bertahan di perusahaan.

2. Hindari Micromanagement

Micromanagement adalah gaya manajemen yang membuat manajer atau pengawas melakukan pengawasan secara berlebihan terhadap hasil kerja bawahannya.

Terdengar baik, tetapi sebenarnya gaya ini sering kali membuat karyawan tidak nyaman.

Micromanagement justru memperlihatkan rasa tidak percaya perusahaan kepada para karyawannya. Selain itu, mikromanajemen malah menunjukkan rendahnya pemberdayaan tenaga kerja dan level kepuasan kerja.

Oleh karena itu, kamu dapat menghindari mikromanajemen dalam membangun kepercayaan karyawan yang nantinya turut menumbuhkan loyalitas kerja.

3. Menciptakan Lingkungan Kerja Kondusif

Tidak bisa dimungkiri bahwa lingkungan dan budaya kerja punya peran besar dalam membentuk performa, produktivitas, termasuk loyalitas pegawai.

Banyak karyawan yang memilih bertahan di perusahaan karena memang lingkungan kerjanya mendukung dan kondusif.

Oleh karenanya, ciptakan lingkungan kerja yang bukan hanya didukung oleh fasilitas peralatan atau sarana yang baik, tapi hadirkan juga budaya dan kebiasaan kerja yang baik.

Misalnya, perusahaan harus punya struktur keorganisasian yang dapat memberikan gambaran jelas terkait posisi masing-masing karyawan.

Perusahaan juga dapat membuat budaya kerja yang cair sebagai nilai tersendiri supaya mampu membuat karyawan betah.

Jadi, membangun lingkungan kerja nyaman, kondusif, dan suportif adalah cara meningkatkan loyalitas kerja yang harus diperhatikan.

Perusahaan harus mampu menciptakan lingkungan dan budaya kerja yang terbaik bagi karyawan.

4. Pentingnya Pengakuan dan Apresiasi

Perusahaan harus aktif memberi pengakuan dan apresiasi kepada karyawan yang memang berkontribusi banyak bagi pertumbuhan perusahaan.

Apabila tidak dilakukan, karyawan mungkin saja tidak betah berada di lingkungan kerja dan ingin mengundurkan diri. Pengakuan dan apresiasi membuat karyawan semakin loyal kepada perusahaan.

5. Beri Gambaran Jenjang Karir yang Jelas

Loyalitas kerja dapat dibangun dengan memberikan gambaran jenjang karir di perusahaan secara jelas, karena para karyawan ingin karir cemerlang dan memiliki posisi yang lebih baik.

Jenjang karir merupakan aspek yang mendorong karyawan bekerja dengan baik di perusahaan. Oleh karena itu, informasi mengenai karir dan jenjangnya akan memberi motivasi lebih kepada karyawan dalam bekerja.

Baca Juga: 7 Manfaat Kerja Sampingan Online, Berikut Jenisnya

Manfaat untuk Perusahaan

Loyalitas Kerja: Ciri-Ciri, Cara Meningkatkan, dan Manfaatnya
Foto: Karyawan yang Sedang Bekerja (unsplash.com)

Loyalitas kerja di perusahaan harus dibangun karena memang memberikan manfaat untuk perusahaan itu sendiri. Manfaat-manfaat tersebut di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Mendorong Produktivitas

Karyawan yang loyal punya inisiatif tersendiri untuk melakukan perbaikan dan kesuksesan bahkan untuk perusahaan.

Mereka penting untuk perusahaan karena mereka dapat menemukan cara baru untuk mengatasi tantangan pekerjaannya dan membantu perusahaan untuk terus berkembang.

Karyawan yang loyal, yang akan selalu siap dan bekerja lebih keras, secara tidak langsung memperbaiki lingkungan pekerjaan menjadi lebih baik lagi.

Karena karyawan yang mempunyai loyalitas kerja dapat menjadi role model bagi karyawan lain.

2. Meningkatkan Citra Perusahaan

Karyawan dengan loyalitas kerja dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan citra perusahaan. Hal ini karena sejatinya produk dari perusahaan adalah buah dari kerja para karyawan.

3. Mempercepat Produksi

Karyawan yang loyal dapat dengan cepat mengidentifikasi masalah yang terjadi di perusahaan dan tidak menyerah untuk membantu menyelesaikannya.

Dengan loyalitas kerja, para karyawan akan bekerja untuk mencari solusi atau cara membuat semua orang tetap termotivasi.

4. Karyawan Sebagai Bagian dari Rencana Pertumbuhan Perusahaan

Tiap perusahaan pastinya punya rencana untuk tumbuh dan berkembang, tetapi tidak semua perusahaan bisa mencapainya.

Perusahaan yang mampu berkembang cepat biasanya memiliki karyawan yang loyal terhadap perusahaannya.

Dengan loyalitas kerja, karyawan dapat bekerja di perusahaan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, perlakukanlah karyawan dengan rasa hormat.

Baca Juga: 7 Perbedaan Soft Skill dan Hard Skill, Karyawan Wajib Punya!

Demikian penjelasan mengenai loyalitas kerja yang kerja dibutuhkan sebagai aspek penting dalam kesuksesan perusahaan.

Kamu harus memperhatikan hal tersebut supaya bisnis yang kamu jalankan dapat berjalan dengan lancar dan karyawan akan bekerja dengan dedikasi tinggi.