Google Tag Manager Adalah Pengelola Tag Pemasaran, Ini 5 Manfaatnya

Share this Post

Google tag manager adalah
Table of Contents
shopee pilih lokal

Google Tag Manager adalah sistem pengelolaan tag gratis yang memungkinkanmu untuk mengelola dan menerapkan tag pemasaran, berupa snippet kode atau tracking pixel.

Hal tersebut bisa kamu lakukan di situs web atau aplikasi mobile tanpa perlu mengubah kode apa pun. Kamu pun tidak perlu punya kemampuan seorang web developer untuk menggunakan Google Tag Manager.

Lalu, bagaimana cara kerjanya? Mengutip dari Orbit Media Studios, cara kerja Google Tag Manager adalah informasi dari satu sumber data dibagikan dengan sumber data lain melalui platform ini.

Sumber data yang dimaksud, yakni dari situs web kamu ke Google Analytics. Manfaat Google Tag Manager adalah ketika kamu memiliki banyak tag untuk dikelola karena semua kode disimpan di satu tempat, pekerjaanmu bisa jadi lebih ringan.

Lalu, apa itu Google Analytics? Menurut Evolve Systems, Google Analytics adalah alat analitik gratis yang digunakan untuk menganalisis keberadaan situs web dan aplikasi bisnismu. 

Ini merupakan platform komprehensif yang menyediakan pengukuran mendalam tentang kampanye digital dan pemasaran. 

Bagaimana hubungan keduanya? Google Analytics berperan sebagai pusat untuk menganalisis data situs web. Adapun Google Tag Manager adalah alat untuk mengirimkan titik data. 

Google Tag Manager pada dasarnya mengontrol informasi apa yang dikirim ke Google Analytics untuk dianalisis. 

Jadi, Google Tag Manager adalah platform untuk menerapkan dan menyimpan tag tanpa kapasitas untuk memeriksa laporan yang dianalisis. Itulah sebabnya data dikirim ke Google Analytics.

Bersama-sama, Google Tag Manager dan Google Analytics melacak serta membuat analisis penting untuk mengukur dan meningkatkan situs web.

Adapun link untuk membuat Google Tag Manager, kamu bisa mengaksesnya ke alamat URL ini: https://tagmanager.google.com/

Baca juga: Apa Itu Algoritma Google? Ini Update Terbarunya!

Manfaat Google Tag Manager untuk Bisnis Online

google tag manager adalah
(Foto Google Search. Sumber: Freepik.com)

Berdasarkan penjelasan sebelumnya, kamu tentu sudah mulai memahami bahwa Google Tag Manager merupakan alat penting untuk pelacakan performa di situs web atau aplikasi.

Namun apa saja manfaat lain yang bisa kamu dapat dari menggunakan alat gratis dari Google ini?

1. Menghilangkan Risiko Downtime Situs Web

Tag sangat kuat untuk analisis web yang mendalam. Namun, pemberian tag membuka potensi bagi anggota tim non-teknis untuk merusak frontend situs web dalam beberapa klik.

Tugas Google Tag Manager adalah mengurangi risiko tersebut. Kamu dapat memberikan akses terbatas kepada pengguna tertentu, sehingga dapat menyetujui pemberian tag apa pun sebelum ditayangkan.

Google Tag Manager melindungi fungsi situs web atau aplikasi mobile kamu dan memastikan tidak ada downtime.

2. Loading Situs web Akan Lebih Cepat

Dalam hal kesuksesan situs web, kecepatan halaman merupakan salah satu faktor terpenting.

Setiap kali kamu menambahkan tag ke situs web, kamu berisiko memperlambat kecepatan halaman. Situs web kamu jadi berkinerja buruk dan pengunjung pun frustrasi.

Kamu tidak dapat melacak tag jika pengunjung bahkan tidak akan tinggal cukup lama untuk menunggu loading situs web. 

Mengutip dari Matomo, 1 dari 4 pengunjung akan meninggalkan situs web yang membutuhkan waktu lebih dari 4 detik untuk loading.

Perbedaan kecepatan loading hanya 0,1 detik, dapat memengaruhi setiap langkah perjalanan pelanggan.

Di sisi lain, Google Tag Manager adalah opsi ringan yang hanya membutuhkan satu tag tunggal. Menggunakan tag manager untuk melacak peristiwa, dapat membuat perbedaan pada kinerja situs web dan pengalaman pengguna.

Baca juga: 7 Macam-macam Search Engine, Tak Hanya Google, Lho!

3. Efisiensi Lebih Besar untuk Pemasaran

google tag manager adalah
(Ilustrasi tugas pemasaran. Sumber: Freepik.com)

Waktu sangat penting dalam pemasaran. Makin lama waktu yang dibutuhkan untuk meluncurkan kampanye, makin besar kemungkinan kamu kehilangan peluang penjualan.

Menunggu tim TI untuk memberi tag pada halaman terima kasih sebelum memasang iklan, secara langsung tidak efisien dan berdampak pada profit situs web.

Google Tag Manager adalah alat yang cocok digunakan oleh tim pemasar untuk meluncurkan kampanye lebih cepat dan lebih efektif.

4. Mengontrol Semua Tag Pelacakan dan Pemasaran di Satu Tempat

Melacak tag apa yang ada di situs web dan di mana mereka berada merupakan tugas rumit jika kamu tidak menggunakan Tag Manager. 

Tag yang tidak dikelola, dapat dengan cepat menumpuk dan menyebabkan kesalahan pada alat analitik, seperti menghitung satu konversi menjadi dua kali.

Menggunakan Google Tag Manager untuk memusatkan tag di satu tempat yang mudah dikelola, akan mengurangi kemungkinan kesalahan manusia. 

Sebagai gantinya, tim kamu akan dapat dengan cepat melihat tag apa yang sudah ada. Jadi, mereka tidak menggandakan pelacakan.

5. Mengurangi Beban Pekerjaan Tim TI

google tag manager adalah
(Ilustrasi tugas tim TI. Sumber: Freepik.com)

Manfaat terbesar Google Tag Manager adalah mengurangi beban kerja tim TI. Tim TI memiliki tugas yang lebih penting daripada menambahkan tag ke situs web. 

Dengan adanya tag manager, pekerjaan tim TI jadi lebih ringan dan bisa fokus pada tugas dengan prioritas lebih tinggi.

Pemberian tag, meskipun penting untuk pemasaran, berpotensi menciptakan banyak pekerjaan ekstra bagi web developer. Memasukkan kode untuk setiap tag individual itu memakan waktu.

Daripada membebani tim TI, berdayakan tim pemasaran kamu dengan kemampuan untuk menambahkan tag dengan beberapa klik.

Baca juga: 5 Fungsi Google My Business dan Cara Menggunakannya

Cara Menggunakan Google Tag Manager

google tag manager adalah
(Google Tag Manager memudahkan pekerjaan. Sumber: Freepik.com)

Seperti yang sudah diungkapkan sebelumnya, Google Tag Manager adalah alat penting untuk pelacakan situs web atau aplikasi mobile.

Alat ini memiliki potensi untuk melacak sejumlah situs web dan aktivitas pemasaran digital yang tampak tak ada habisnya.

Namun ada beberapa cara umum penggunaan Google Tag Manager oleh banyak bisnis. Cara menggunakan Google Tag Manager adalah sebagai berikut.

1. Melacak Jumlah Unduhan PDF

Banyak bisnis menawarkan brosur atau e-book dalam bentuk PDF yang dapat diunduh di situs web. 

Kamu tentu tidak akan tahu seberapa efektif pemasaranmu jika tidak memiliki akses ke data tentang unduhan.

Google Tag Manager digunakan untuk melacak unduhan PDF dan mempelajari kinerjanya. Setelah kamu dapat melacaknya, kamu dapat mengubah data yang dikumpulkan menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti.

Kamu dapat melihat mana PDF yang paling populer dan tidak, kemudian memahami apakah kinerjanya sudah baik atau buruk.

Dengan demikian, kamu dapat mencari cara meningkatkan kinerja unduhan tersebut, lalu melacak kemajuannya kembali melalui Google Tag Manager.

2. Melacak Perilaku Scrolling

Alasan lain untuk menggunakan Google Tag Manager adalah kemampuannya untuk melacak perilaku scrolling di situs web.

Memahami bagaimana pengguna mengunjungi situs web dan berinteraksi dengan konten, dapat memberikan wawasan yang signifikan tentang aktivitas situs.

Kamu dapat memeriksa halaman apa yang biasanya banyak interaksi, konten apa yang lebih atau kurang menarik, serta di mana pengunjung biasanya berhenti scrolling.

Dengan data yang dikumpulkan, kamu dapat mengembangkan gambaran lengkap tentang bagaimana sebagian besar pengunjung scrolling di setiap halaman situs web. 

Dari sini, kamu dapat membuat strategi untuk meningkatkan pengalaman pengguna di situs web.

Baca juga: Jenis-jenis Web Cache dan Manfaatnya Bagi Situs Kamu

3. Melacak Klik terhadap Tautan

Keuntungan Google Tag Manager adalah kemampuannya untuk melacak klik tautan, khususnya tautan yang diklik pengunjung saat berada di situs web kamu. 

Mengetahui perilaku mengeklik pelanggan, dapat memberikan informasi berharga tentang perjalanan pengunjung di situs web.

Bagaimana pengunjung berpindah dari satu halaman ke halaman lain di situs web, apakah dari tautan pada kolom artikel terkait atau dari tempat lain?

Selain itu, kamu bisa memahami apakah call to action (CTA) yang kamu buat berkinerja baik atau buruk.

Dengan data yang kamu dapat, kamu bisa menganalisis dan membuat strategi baru. Misalnya memanfaatkan halaman dengan klik yang banyak untuk menggiring konversi lebih banyak.

Kemudian, pelajari apa yang membuat CTA memiliki rasio klik tinggi dan perbaiki tulisan CTA yang menghasilkan sedikit klik.

4. Melacak Form Submission

Form submission adalah aspek penting dari situs web pada bisnis. Mulai dari mendaftar untuk buletin, mengisi kuesioner, hingga mendaftar untuk suatu acara, setiap formulir memiliki fungsi dan tujuan tertentu. 

Fungsi Google Tag Manager adalah memastikan bahwa pengiriman formulir dilacak secara akurat.

Dengan menggunakan Google Tag Manager untuk melacak form submission, kamu dapat membuat laporan prospek situs web dan mengukur ROI (return on investment).

5. Melacak Aktivitas Video

Video adalah strategi pemasaran digital yang sedang tren yang makin populer. Dengan munculnya konten video, ada kebutuhan untuk memahami bagaimana pengguna berinteraksi dengan konten tersebut.

Dengan menggunakan Google Tag Manager, kamu bisa mengetahui bagaimana orang melihat video, berapa lama mereka menontonnya, hingga kapan mereka berhenti menonton.

Informasi yang dikumpulkan dari video yang kamu unggah, dapat memengaruhi strategi video bisnis.

Misalnya, sebagai pertimbangan untuk membuat video selanjutnya, konten apa yang disukai audiens, dan durasi video yang ideal untuk pengunjung situs web.

Baca juga: 10 Aplikasi Membuat Video di Youtube Terbaik, Gratis dan Praktis!

Itulah penjelasan singkat mengenai Google Tag Manager. Google Tag Manager adalah alat bantu yang bermanfaat untuk mengelola tag pemasaran pada situs web atau aplikasi mobile.

Belanja Harga Murah + Gratis Ongkir + Cashback

X